Vampire Family [Part 7]

Standard

Tittle : Vampire Family
Author : Kim Seoyeon a.k.a Ichen Aoi
Inspirasi : Vampire Knight – Manga Jepang
Ide cerita : Vampire Knight dengan berbagai macam perubahan
Cast : Jessica SNSD / Seohyun SNSD
Hankyung Super Junior / Donghae Super Junior / Kyuhyun Super Junior
Suport cast : Kiseop & Eli U-KISS / Yoona SNSD
Minho & Jonghyun SHINee / Victoria & Krystal f(x)

Keadaan Jessica pulih dengan sangat lambat. Seohyun pun memutuskan untuk tidak masuk sekolah demi menjaga eonninya itu. Siang itu cahaya mentari agak meredup. Padahal ramalan cuaca sudah memberitahukan kalau hari itu cuacanya akan cerah.
“Seohyun, berapa lama lagi waktu kita?”
Jessica menatap keluar jendela. Kali ini tatapannya tidak lagi setegas dulu. Cahaya matanya perlahan meredup. Keputusan yang sulit sedang menghadangnya didepan sana. Seohyun melirik kalender yang terpasang didinding. Ia menatapnya sambil menghitung dalam hari, ia menarik nafas dalam sebelum memberitahukan eonni – nya atas waktu yang tersisa.
“Tiga hari eonni… tiga hari lagi…” ucap Seohyun lemah.
Jessica dapat merasakan suara Seohyun bergetar menunjukkan perasaannya yang sesungguhnya. Jessica memejamkan matanya sesaat, sebutir air mata jatuh dipipinya.
“Seohyun, apa kau sudah siap?”
“Selamanya aku akan memilih bersama mu eonni, hanya eonni yang ku punya didunia ini”
Jessica akhirnya memandang Seohyun yang kini duduk didepan meja rias sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Jessica tahu kalau dongsaengnya itu sedang menangis. Namun tidak ada jalan lagi, menyelamatkan diri mereka, membalaskan dendam dan menuntaskan semuanya atau sebaliknya, membiarkan makhlum malam berkeliaran bebas.
***
Rumah mewah itu lagi – lagi kedatangan tamu asing. Kemarin mereka kedatangan Yoona dan kali ini mereka kedatangan pelayan setia kerajaan. Bukan semacam pelayan pengurus rumah. Pelayan setia kerajaan hamper sama dengan guardian. Hanya saja guardian bekerja khusus untuk raja dan keluarganya, sedangkan pelayan bekerja untuk rakyatnya.
Seorang namja tinggi, putih dan tampan berwajah tegas dan ia datang bersama dua orang yeoja dengan tatapan yang keras, kuat dan sedikit angkuh untuk menunjukkan kewibawaannya. Mereka mendarat dengan mulus, menjejakkan kaki mereka dihalaman rumah itu. Sayap hitam kelelawarnya masih terbentang lebar.
“Disinikah kediaman Yang Mulia Raja, Pangeran dan guardiannya?” tanya namja itu pada kedua yeoja dibelakangnya tanpa menoleh sama sekali.
“Ne” jawab yeoja berambut panjang gelombang itu dengan yakin.
“Kalian kan dapat mengetahuinya lewat data sekolah manusia itu!” ucap yeoja berambut panjang lurus dengan sedikit jengkel.
Kiseop dan Eli keluar dari dalam rumah. Dalam sekejab ketiganya menghilangkan sayap kelelawar dan taring mereka. Mereka ber – 3 melangkahkan kaki untuk mendekat kearah ke – 2 guardian itu.
“Kalian datang?” tanya Eli dengan enggan.
“Hyung tidak menginginkan kedatangan kami?” namja itu tersenyum.
“Kedatangan kalian pasti sebuah kabar buruk” Kiseop tersenyum sinis.
Namja dan kedua yeoja itu tersenyum mendengarnya. Lalu mereka berlima memasuki kediaman keluarga itu.

Hankyung duduk dimeja panjang bersama kedua namdongsaengnya disisi kanan – kirinya. Kiseop dan Eli mengambil alih untuk berdiri disisi kiri – kanan Hankyung. Sentara tiga orang baru itu berdiri diujung meja, lurus menghadap Hankyung.
“Kami datang menghadap, Yang Mulia Raja”
Namja itu membungkukkan tubuhnya diikuti kedua yeoja dibelakangnya.
“Katakan, ada kabar apa yang ingin kalian sampaikan?” tanya Hankyung tanpa basa – basi.
“Waktu kita tersisa tiga hari lagi. Menemukan dan membunuh dua hunter yang tersisa, atau selamanya keturunan vampire akan terbelenggu dan musnah” namja itu menatap Hankyung dengan matanya yang tegas.
“Choi Minho, kau adalah bendahara disekolah itu. Kau pasti mengetahui sesuatu”
“Saya hanya bendahara saja Raja, Krystal – lah yang memiliki banyak informasi tentang hal itu dan pelayan petarung jarak jauh, hanya Victoria noona yang tersisa”
Kiseop mendelik kearah Victoria. Seandainya Victoria adalah seorang namja, maka ia merupakan pesaing terberat Kiseop.
“Tiga hari…” bisik Donghae pelan.
“Kami sudah menyiapkan semuanya, termasuk tempat permata keabadian itu” lanjut Minho.
“Apa ada informasi lain?” Hankyung masih berusaha mengorek informasi lain.
“Peramal menitipkan pesan kuno” jawab Krystal dengan lembut.
“Apa isinya?’ tuntut Kyuhyun tidak sabar.
Krystal mengambil sebuah botol kecil dari sakunya. Botol bening seukuran jari kelingking itu ia buka tutupnya. Asap lembut keluar dari dalamnya dan menimbulkan suara.

Waktu yang tersisa adalah tiga hari…
Hanya ada tiga pilihan…
Membunuh para hunter atau terbunuh oleh para hunter…
Atau… Pengorbanan besar yang akan menyebabkan rasa kehilangan…
Salah satunya harus terjadi…
Takdir tidak akan bisa dihindari demi mendapatkan permata keabadian…
Permata itu akan membawa kehidupan dan kedamaian…

Asap itu hilang bersama suara itu. Krystal kembali menutup botol kecil itu dan menaruhnya didalam sakunya. Donghae dan Kyuhyun menatap Hankyung, mereka semua menanti keputusan yang akan keluar dari seorang raja itu.
“Persiapkan semuanya! Aku akan segera menentukan pilihan!”
Mendengar ucapan Hankyung, dengan segera Minho, Krystal dan Victoria bersimpuh lalu berbalik dan keluar rumah itu. Mereka kembali pergi dengan sayap hitam mereka.
Hankyung meninggalkan ruangan itu. Eli dan Kiseop saling pandang lalu mengangguk. Mereka akan menyiapkan semua perlengkapan yang diperlukan. Kyuhyun memegangi dada kirinya yang sesak, ia langsung pergi kekamarnya dilantai atas.
Donghae masih diam mematung dalam waktu yang cukup lama. Kemudian langkah kakinya membawa ia keluar.
***
Keadaan Jessica sudah pulih sepenuhnya. Seohyun berkali – kali melatih kekuatannya hingga menimbulkan cuaca yang tidak menentu didaerah sekitar apartemennya. Jessica melirik jamnya, waktu mereka bukan tinggal 3 hari lagi melainkan 2 hari 12 jam.
*brak!*
Pintu apartemen itu terbuka dengan keras. System keylock yang tidak mungkin bisa dibuka semudah itu menandakan kalau yang datang bukanlah orang biasa. Donghae datang dengan mata berkilat merah dan gigi taringnya yang muncul.
“Mau apa kau?” Jessica langsung mengambil posisi didepan Seohyun.
“Sica, kita harus pergi!”
“Pergi? Pergi untuk apa?”
“Waktu nya tinggal sedikit”
“Aku tahu itu! Aku akan menyelesaikan semuanya!”
Jessica memutuskan untuk mengabaikan namja itu. Seohyun membiarkan mereka berdua menyelesaikan urusan mereka, ia masih sibuk berlatih.
“Sica! Dengarkan aku!”
“Donghae – ssi, berhenti melakukan hal yang merepotkan begini!”
Donghae hendang memegang tangan Jessica, namun dia mengurungkan niatnya. Donghae mendekati Jessica dan menatapnya dalam. Jessica memalingkan wajahnya, Seohyun memutuskan untu jalan – jalan keluar.
“Seo!”
“Selesaikan masalah kalian dulu eonni”
Jessica hanya bisa menghela nafas pasrah saat Seohyun pergi meninggalkannya bersama Donghae. Donghae kini menghela nafas berat.
“Sica, ikutlah dengan ku!”
“Jangan bercanda! Ini semua ada hubungannya dengan kehidupan hunter dan vampire. Aku tidak akan menyerahkan diri ku semudah itu kepada musuh ku!”
Jessica berbalik lalu mengambil beberapa peralatan makan bekas sarapan untuk ditaruh di westafel. Donghae mengikutinya sambil berusaha meyakinkannya.
“Sica, aku akan melindungi mu!”
“Jangan bercanda!”
“Aku serius!”
“Lee Donghae! Tiga hari! Waktu kita tiga hari! Kau bersama kaum mu yang mati atau aku dan Seohyun yang harus mati. Hanya ada itu!”
Jessica kesal karena Donghae tidak pernah mau berhenti dan menyerah untuk mengganggunya, meskipun ia tahu akan sepi rasanya tanpa namja itu disisinya.
“Jessica! Dengarkan aku! Berhentilah menjadi yeoja yang terus membantah, dengarkan ucapan ku sekali ini saja… Kalian tidak akan menang melawan kaum ku!”
Donghae membentak Jessica, kesabarannya sudah habis. Sedangkan Jessica sendiri kini memandangnya dengan marah.
“Jangan membentak ku dan memerintah ku seolah kau itu memiliki hubungan dengan ku!”
“Sica… Kalau kau tidak bersikap dingin, mungkin kita…”
“Jangan bermimpi!”
Donghae menghela nafas berat, menatap Jessica sekilas lalu ia melangkahkan kakinya menuju pintu keluar.
“Sica… Aku pergi, tapi aku akan menemui mu lagi!”
“Terserah!”

*cklek!*

Jessica berbalik saat mendengar suara pintu yang tertutup itu. Donghae sudah tidak ada. Ia menghela nafas berat lalu duduk di sofa dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya lalu terisak pelan.
***
Pemandangan itu masih sama. Sepanjang pinggiran sungat Hangang dipenuhi para seniman – seniman jalanan. Seohyun sesekali tersenyum memandang para pelukis yang tengah sibuk itu. Seohyun menatap langit lalu tersenyum miris.
“Apa setelah itu aku masih bisa melihat langit?” tanyanya lebih kepada dirinya sendiri.
“Tentu saja bisa, kenapa tidak?”
Suara seorang namja mengusik pikirannya. Suara itu begitu familiar ditelinganya. Seohyun menoleh ke sisi kanannya dan ia menjumpai Kyuhyun yang sedang menegadah kelangit sambil memejamkan matanya dan tersenyum. Angin menerpa wajah namja itu. Seohyun dapat merasakan pipinya merona merah, ia menunduk tepat saat Kyuhyun membuka matanya dan menoleh kearahnya.
“Kenapa menunduk? Kau tidak ingin melihat ku?”
“Berhenti mengganggu ku!” ucap Seohyun pelan namun tegas.
“Seohyunie… Setelah tiga hari… Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi”
“Aku tahu itu, maka menjauhlah dari ku kalau kau tidak ingin pertempuran dimulai sebelum waktunya. Aku sedang tidak ingin bermain – main!”
Seohyun membalikkan badannya namun secara reflex Kyuhyun menahan tangannya. Seohyun dapat merasakan energynya ditarik. Kyuhyun sama sekali tidak melepaskannya.
“Le…pas…kan…aku…”

*bruk!*

Seohyun langsung terduduk ditanah berumput itu. Kyuhyun melepasnya lalu memasang sarung tangannya. Dan membantu Seohyun berdiri sambil tersenyum.
“Kalau tidak begini, kau akan lari”
Seohyun merasa kakinya tidak bisa menopang tubuhnya dengan baik. Dan Kyuhyun menggendongnya untuk duduk dikursi taman pinggiran sungai Han terdekat.
“Seohyun… Bagaimana kalau kau jadi vampire saja?”
Pertanyaan Kyuhyun membuat yeoja itu tersentak. Ia menatap Kyuhyun dengan tatapan tidak percaya. Sementara Kyuhyun menatanya dengan serius.
“Maksud oppa?”
“Aku akan membuat mu menjadi vampire, dengan begitu kita tidak perlu bertarung kan?”
Seohyun mencoba berdiri namun energynya belum pulih.
“Aku tidak akan pernah mau menjadi salah satu dari kalian!”
“Seo…”
“Jangan bicara lagi! Aku tidak akan pernah mau. Aku lebih memilih mati bersama Jessica eonni daripada harus menjadi seorang penghisap darah!”
Kyuhyun dapat melihat tubuh Seohyun bergetar hebat
“Seo kau…”
“Aku mau pulang…” lirih yeoja itu.
Kyuhyun mengangguk khawatir, ia membantu Seohyun untuk kembali ke apartemennya.
***
Hankyung menatap rak buku di ruang kerjanya dengan sedikit bimbang. Ia berkali – kali menarik nafasnya dalam. Lalu akhirnya ia mendekati rak buku itu dan mengucapkan sesuatu yang tidak begitu jelas, semacam mantera. Rak buku itu terbelah dua dan menunjukkan jalan masuk kesuatu tempat. Hankyung dengan pakaian modis ala modelnya itu melangkahkan kakinya saat ia sudah berada ditempat aneh itu, pakaiannya berubah menjadi jubah sang raja. Dan rak buku itu kembali tertutup. Hankyung melirik tembok kosong dibelakangnya, tempat dimana seharusnya ada rak buku yang tersambung diruang kerjanya.
Kini ia berada dalam ruangan yang sangat mewah dan luas. Dimana – mana dipenuhi foto keluarga kerajaan. Ini adalah ruang kerja pribadi para raja dan tidak sembarang orang bisa masuk kesana. Hankyung melangkahkan kakinya keluar ruangan itu. Beberapa pelayan yang lewat dilorong itu terkejut, lalu membungkuk sebagai tanda pemberian hormat.
Hankyung melangkah dengan tegas dan penuh wibawa sepanjang lorong itu. Ia pun tiba diruangan besar yang tertata dengan rapi. Banyak orang berpakaian rapi disana. Saat melihat kedatangan Hankyung semuanya langsung memberikan salam penghormatan. ia duduk di singgasananya. Semua menatapnya.
“Kalian tahu kehadiran ku disini pasti ada alasannya!”
Semua mengangguk sebagai tanda mengerti.
“Aku sudah memilih calon ratu untuk mendampingi ku memimpin negeri ini” lanjut Hankyung, para audience langsung saling pandang dan tersenyum bahagia.
“Namun…” lanjut Hankyung yang membuat semuanya terdiam.
“Dia adalah permata keabadian… Dia seorang hunter”
Dengungan sebagai tanda protes mulai menjalar. Dan taring – taring mereka bermunculan. Namun tidak akan ada satu orangpun yang bisa melukai keluarga kerajaan dan mereka menjunjung tinggi kemuliaan para keluarga raja.
“Bagaimana bisa Yang Mulia?? Bagaimana bisa seorang hunter menjadi Ratu?”
“Hanya cara itu yang aku bisa lakukan. Mereka hanya tinggal berdua, apa kalian tega membunuhnya?” lanjut Hankyung.
“Tapi kami tidak ingin keluarga kami terbunuh!” protes salah satu dari mereka.
Semuanya mengangguk setuju.
“Aku pastikan semuanya tidak akan terjadi, akan ku patahkan ramalan itu dengan cara ku. Jika kalian semua masih mendukung ku dan mempercayai ku, tolong tunggu aku. Jika tidak, aku akan mengundurkan diri dari tahta tertinggi ini” putus Hankyung dengan getir.
Semua diam lalu memngangguk, mereka memilih untuk menunggu Hankyung. Bagaimana pun juga hanya yang berdarah murnilah yang istimewa dan memiliki kedudukan tertinggi.
***
Hari ini Hankyung semakin cemas. Donghae dan Kyuhyun pun tampak semkin lemah. Mereka masih memikirkan bagaimana caranya untuk membawa pergi kedua yeoja itu. Eli dan Kiseop semakin siap bertempur. Sedangkan Jessica dan Seohyun terus berlatih keras.

Malam ini Hankyung sudah mengambil sebuah keputusan besar dalam hidupnya, tidak ada cara lain. Dia harus membawa Jessica kedunianya. Ia terbang dengan sayap kelelawar hitamnya lalu ia tiba diapartemen Jessica dan Seohyun.
Jessica dapat merasakan aura kuatnya sedangkan Seohyun sudah terlelap sejak tadi, ia tampak sangat lelah dan membuat Jessica tidak tega untuk membangunkannya. Jessica melangkahkan kakinya lalu ia membuka pintu apartemennya untuk melihat keadaan, namun didepan pintunya sudah berdiri seorang Hankyung.
“Kau…”
Hankyung langsung memegang lengan Jessica dan menyedot energynya cukup banyak dan membuat Jessica tidak bisa berbuat apa – apa.
“Kau… Han…oppa…”
Jessica pun pingsan. Ia membawa Jessica pergi dari sana.
***
Dua hari lagi…

Keesokkannya Seohyun bangun, namun ia tidak menjumpai Jessica dimana pun. Ini tidak seperti biasanya, Jessica adalah tipe yeoja yang akan bangun siang. Namun hari ini berbeda, dia tidak ada disana. Tidak ada yang lain yang bisa dipikirkannya selain seorang Lee Donghae. Ia segera menelepon namja itu.
“Oppa!” / “Nugu?”
“Seohyun” / “Wae Seo?”
“Sica eonni hilang!” / “MWO?”
“Ne. Sica eonni tidak ada disini!” / “Bagaimana bisa?”
“Mollayo oppa! Tolong bantu aku mencari eonni” / “Ne! arra! Aku akan segera kesana!”
*klik!*

“Kyuhyun! Ikut aku!”
Donghae mengambil jaketnya dengan tergesa – gesa.
“Wae hyung?”
Kyuhyun sama sekali tidak mengalihkan perhatiannya dari computer dihadapannya.
“Ppali Kyu! Sica hilang!”
“Mwo? Bagaimana bisa??”
Kyuhyun langsung berdiri dan mensejajari langkah Donghae keluar dari kediaman mereka dan mereka pun pergi dengan mobil sport yang dibelikan Hankyung untuk mereka.

Hankyung membawa Jessica ke negerinya. Ia akan memperkenalkannya didepan umum. Tidak ada cara lain untuk menyelamatkan nyawanya. Sementara Hankyung masih terlelap dikamar lain, kamar pribadinya, ia menyiapkan sebuah kamar khusus untuk Jessica. Dan Jessica sendiri terkejut melihat pakaian yang dikenakannya. Gaun mewah khas negeri vampire. Ia menatap sekelilingnya, ternyata ia berada dalam sebuah kamar mewah yang tidak ia kenal. Kepalanya masih tersa berat dan pusing.
“Han oppa!” ucapnya kesal ketika ia mengingat kejadian semalam.

*cklek*

“Apa kau Jessica Jung?”
Seseorang ahh… lebih tepatnya tiga orang masuk kekamar itu tanpa permisi. Jessica menatap dua diantaranya dengan terkejut, mereka adalah hoobaenya disekolah.
“Minho? Krystal?”
Minho menatap yeoja itu dengan lekat.
“Kau… Sica noona? Tidak ku sangka kau adalah hunter itu!”
“Aku sudah menduga kau vampire, aura mu begitu kuat”
Jessica menatapnya dengan tatapan tajam. Minho memandang Jessica dengan tatapan mencemooh lalu mendelik marah.
“Kau tidak akan pernah menjadi ratu kami, noona!”
Victoria tersenyum kecil lalu mendekati Jessica. Sayangnya Jessica masih dalam kondisi yang sangat lemah, Hankyung terlalu banyak menghisap energynya.
“Kau… akan mati!” desis Victoria kejam.
Minho dan Krystal hanya tersenyum singkat.
“Lepaskan aku!” bentak Jessica saat tangan lentik Victoria mengentuh tangannya.
Minho tersenyum singkat lalu ia menaruh telapak tangannya 3 cm diatas kepala Jessica dan mengucapkan sesuatu hingga akhirnya lagi – lagi membuat Jessica pingsan.
Dengan segera Minho beserta kedua yeoja itu membawanya pergi dalam sekejab. Sedangkan Hankyung sama sekali belum menyadari keadaan ini.
***

Apa yang akan terjadi selanjutnya?
Apakah Donghae, Kyuhyun dan Seohyun berhasil menemukan Jessica?
Apakah Hankyung bisa mencegah peperangan itu terjadi?
Apa yang akan dilakukan Minho, Victoria dan Krytal terhadap Jessica?


Coming Soon


VAMPIRE FAMILY ::: LAST PART

Takdir kalian tidak dapat diubah…
Ini adalah kesempatan terakhir untuk kalian…
Atau kehidupan kaum kalian akan berakhir…

“Aku tidak akan melepaskannya!”
“Dia tidak bisa menjadi Yang Mulia Ratu!”
“Jangan tinggalkan aku, ku mohon…”
“Percayalah pada ku”
“Hyung, apa yang sebenarnya sudah kau lakukan terhadapnya?”
“Mianhae, aku memang tidak bisa hidup tanpanya”
“Aku sudah tidak tahan… Aku bisa mati kapan saja, maka lupakan aku”
“Tidak boleh! Kau itu harus terus bersama ku!”
“Akhirnya aku bisa tenang… Kalian semua bisa berbahagia sekarang”
“AANNDDDDWAAAAAAAAAAEEEEEEEEEE!!

Jika kehidupan ini berakhir…
Aku ingin kau mengingat ku…
Bahwa dulu kita pernah bersama…

Maaf untuk tindakan lebih lanjut, dengan amat sangat menyesal saya memberlakukan penggunaan PASSWORD pada LAST PART. Syarat untuk mendapatkannya adalah, silahkan comment dari part 1 sampai part ini. Lalu kirimkan SMS kenomor yang tertera pada attention diatas lengkap dengan nama anda saat meng – comment ^^ mianhae and gomawo..
Formatnya adalah :
Nama(spasi)Vampire Family Last Part(spasi)ID/Nama kalian saat mengcomment dipart 1-7
Example :
Aoi Vampire Family Las Part Ichen_Aoi

Maka ID/Nama Ichen_Aoi akan kami check kebenarannya dari part 1 – 7.

NB : Admin mencheck setiap saat, jadi bisa tahu apakah benar readers mengcomment atau tidak. Mianhae dan gomawo harap dimaklumi mengingat author ybs kecewa atas pebandingan viewers dan commentar juga likers yang begitu mencolok.

About these ads

35 responses »

  1. salma vampire family last part salma
    nb: chingu aku termasuk raeder baru, jadi komentnya waktu aku baca terahir. klo g aku koment d ff yang terahir muncul, jadi klo ketinggalan part aku komennya d part yg terahir aku baca

  2. Wah,, keren critanya,.. jadi pengen tau klanjuttannya :)
    tapi kok dah last part…?padahal seru ceritanya …

    .mian, akku reader baru d sini,, jadi comment2nya ada d ff terbaru :)

  3. Haduh, bnr2 mati pnsrn sma last part nya. Bnr2 bth p’juangan utk bisa baca endingnya.
    Oia, thor. Aku udah comment dr 1-7 *bisa dilihat thor . aku baca.y nonstop. Jd jgn heran kalo komen ku semua tanggal.y sama hehe
    Aku mau minta pswd, Tlg di bales ya…

  4. kak minta fasword last partnya donk,aku baru baca tapi udah baca dari awal itu juga bacanya sekalian. tolong ya kak>>>>ma kasih ^_^

  5. thor kerenn nih ff… Tambah penasaran sama nasibnya Vampire sama Vampire Hunternya :o
    HaeSica , SeoKyu-nya ?? Daebakk thor~^^

  6. Dwi yanti vampire family last part dwi yanti
    Heum penasaran ma endingx hee sy reader baru and suka banget ma ff yang fantasi. Hee izin minta password dunk thor n kirimx kmana?

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s