Only You Oppa – [One Shoot]

Cast     : SHINee and You

Author : Kim Seoyeon a.k.a Ichen Aoi

—–

Apa?! SHINee ke Indonesia?! Lagi?? Hueee… Gue harus dapetin tiketnya! Harus! Soalnya tahun lalu gue gagal dapetin ntu tiket gara-gara dapet kabarnya telat hiks…

Gue harus kasih tahu hal ini sama Any, Dinda, Bella dan Piluu. Harus! Daripada gue sendirian ke acara konser nanti hHee..

“Anyyyy…!!” belum sempat gue menyelesaikan kata-kata. Any langsung menyuruh gue diam dan tersenyum, “Tiket SHINee kan?”. Wew! Rupanya udah pada tahu. Gue telat lagi rupanya.

“Guys! Gue udah mesenin tiket lima orang untuk kita” Piluu dan Dinda datang dengan senyum mengembang. “Mana tiketnya?” Bella langsung menodong keduanya dengan riang.

“Pulang nanti kita ambil sama-sama” jawab Dinda sambil menaruh tasnya dikursi.

“Yang bayar?” tanya gue penuh harap klo itu tiket gratis. Dasar otak gratisan!

“Bayar masing-masing lah~ plus pajak yeh” jawab Dinda dengan senyum isengnya.

“Beh~ bayar harga tiketnya aja deh!” Any langsung membuka bukunya untuk mulai belajar.

***

Pulang sekolah…

Kami pergi kestasiun tv negeri yang mengadakan acara tersebut. Gue nabrak seorang cowok yang berpeampilan aneh. Dia menjatuhkan sesuatu. Belum sempat gue mengembalikannya, cowok itu sudah gak kelihatan lagi.

“Apa tuh?” Dinda menanyakan dengan penuh minat.

Gue memeriksa benda itu, “I-pod”.

“Weh~ maauu~” Bella langsung menunjukkan wajah penuh minat.

“Gag bisa! Gue yang nemuin” gue langsung mengantongi i-pod itu. Yang lain tampak cemberut. Yahhh… bagaimana pun juga kan gue yang nemuin.

***

Perjalanan pulang didalam angkot… *gak elite yah? Hhaa..*

Gue bener-bener kesel sama abang angkot yang muterin lagu dangdut masa kini yang liriknya sumpah gak banget!! Mana batere HP abis lagi. Gue mau dengerin music darimana dah? Oh iya! I-pod tadi. Saat gue mengeluarkan i-pod itu dan memeriksa playlistnya. Rupanya isinya serba SHINee semua meski ada beberapa lagu DBSK dan Super Junior juga SNSD. Apa cowok yang tadi SHAWOL juga yah? Bisa ajakan tadi dia kesana buat ambil tiket. Lumayan deh.

***

“Kok bisa sih, hyung?” Key bertanya dengan penasaran.

“Tadi hyung bawa gak?” tanya Minho.

Onew masih sibuk mengobrak-abrik isi tasnya.

“Hyung kelupaan terus ditinggal dimana gitu?” kali ini Taemin yang bicara.

“Tadi gue bawa kok” Onew masih meyakinkan dirinya kalau dia tadi bawa i-pod.

“Ya udah beli lagi aja. kayak orang susah aja deh” sahut Jonghyun sambil nyengir.

Dengan segera dirinya dihujani timpukan bantal.

“Ya udah deh” sahut Onew pasrah.

***

Hari konser persahabatan Indonesia-Korea…

“Hueee.. penuh! Untung kita dapet tempat strategis” Any duduk dikursi yang nomornya tertera ditiket. “Sapa dulu yang milih” jawab Dinda bangga. Yang lain tersenyum.

Pembawa acara hadir. Dan untuk MC cowok ditunjuk Kevin member U-Kiss bersama MC ceweknya artis Indonesia.

*ceritanya dalam bahasa Inggris*

“Selamat malam untuk para tamu undangan dan para tamu lain yang telah hadir dalam acara ini” ucap Kevin yang mulai menebarkan senyumannya.

“Aihh~ tuampauan!” seru Dinda.

“Mauuuu~” gerutu gue gak jelas.

“Ok! Kami akan menghadirkan pertunjukkan kreasi seni tradisional dua Negara dan bintang tamu kita yaitu dari Indonesia ada Agnes Monica, J-Rocks dan D’Massiv” ucap si MC cewek.

“Dari Korea ada Wonder Girl dan yang pasti kalian tunggu-tunggu yaitu U-Kiss” Kevin tertawa. MC cewek langsung menepuk bahunya pelan, “Kevin kau benar-benar sangat percaya diri”. Kevin lagi-lagi menyebarkan senyum manisnya, “Ok! Setelah saya dan U-Kiss aka nada boyband yang pasti kalian idam-idamkan yaitu SHINee”

Lagi-lagi gemuruh tepuk tangan berderu.

Tiba-tiba aja gue kebelet pipis.

“Anyyy… anterin kekamar mandi yuk!” pinta gue dengan nada memelas.

“Eh? Tapi kamar mandinya disebelah mana?” tanya Any bingung.

Karna gue juga gak tahu jadi gue hanya bisa menggeleng.

“Dinda anterin yuk” kali ini gue meminta Dinda. Yah kalau kekamar mandi paling gak harus ditemenin dua orang biar mereka bisa ngobrol pas gue pipis hHe..

Akhirnya Any dan Dinda mengantarkan gue kekamar mandi.

***

Huaaa… kamar mandinya disebelah mana?! Nyasar!!

Kami bertiga muter-muter nanmun tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan kalau ada kamar mandi ada didekat sini.

Untung saja ada crew acara yang sejak tadi ngeliat kami mondar-mandir. Mungkin mereka melihat kami serasa anak hilang atau iba kali ya sama gue yang daari tadi jingkrak-jingkrakkan nahan pipis?

“Maaf ada yang bisa saya bantu?” tawarnya.

“Toilet” jawab gue singkat.

Dia tersenyum lalu menunjukkan kami toilet terdekat. Kami tidak tahu kalau didekat situ ada ruang ganti SHINee.

Beberapa saat kemudian…

“Udah?” tanya Any.

“Udah nih. Gomawo yah” jawab gue penuh rasa lega.

Namun tiba-tiba hal yang gak disangka-sangka muncul didepan gue. Hal yang paling gue benci nomor 1 didunia! KECOA!

“HUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!”

Tanpa pikir panjang gue lari tanpa arah dan tujuan. Dan gue juga gak tahu kalau ge terpisah dari Any dan Dinda. Masih dalam keadaaan antara ketakutan dan geli setengah mati.

“Ihhhh”

Kalau lo semua takut kecoa otomatis lo bakal ngerasain bulu kuduk lo merinding.

“Huaaa!! Kecoa!! Hieeyyy!!”

Begonya lagi gue mikir kalau disamping gue ada Dinda. Lalu refleks gue meluk tuh orang.

“Huaa!! Ommo!! Appa! Umma! Huaa… Onnie, Oppa! Saeng!! Help!” begonya lagi lo akan terus teriak-teriak gak jelas. Tanpa tahu siapa yang udah lo peluk.

“Calm down” ucap orang yang gue peluk dan suaranya… namja? Setau gue Dinda itu yeoja deh. Akhirnya dengan gerakan slow motion lo bakal ngelirik kearah orang yang telah lo peluk sembarangan dan LUCKY! Dia adalah Onew SHINee. Cowok di SHINee yang selama ini lo puja jadi suami lo, pacar lo bahkan selingkuhan lo!

“ Oppa?”

Seru kekaguman keluar dari mulut gue. Ya Tuhan, tangan gue gak bergerak sedikit pun untuk melepaskan pelukkan ini. Semoga Onew merasakan sensasi kekaguman gue padanya.

Andai saja hal itu berlangsung lama. Huh! Sialnya ada interuspsi suara yang mengganggu.

“Hyung, bentar lagi tampil” ituuu… Taemin! Namja imut itu!

Mau pingsan rasanya. Pelukkan gue kelepas tanpa sengaja dan babonya, kaki ini malahan lemas dan tak sanggup menopang tubuh saking shocknya.

*pluk!*

Rasakan sensasi saat Minho lah yang menangkap mu agar tidak jatuh. Benar-benar menyerap kehati. *lebay*.

“Noona baik-baik saja kan?” tanya Key. Emang sih kamu seneng banget diselamatkan dan ditemukan secara live oleh mereka tapii.. noona?! Gue kan saeng!! Emang muka gue tuaan mana sih sama dia?? Imut-imut gini juga!

“17 tahun” interuspsi gue agar mereka tidak memanggil noona lebih dari ini.

“Oh… mianhe~” jawab Key malu-malu. Lo akan berfikiran ‘Gila! Ini namja biasa apa bidadaranya surga sih?!’.

Suara MC diluar sudah meminta SHINee menaiki panggung dan Onew meminta crew agar mengantar gue keluar.

***

Lagu pertama yang mereka bawakan adalah Obsession yang mengingatkan gue akan obsesi gue untuk pergi ke Korea dan bertemu dengan namja-namja idol itu.

“Dari mana aja lo?” Dinda langsung menyerbu gue dengan pertanyaan.

“Nyasar. Kalau gue cerita lo semua pasti gak bakal percaya apa yang gue alami didalam tadi”

“Ssstt.. gue mau menikmati penampilan SHINee dulu” bisik Piluu.

Alhasil gue diam dan menatap lurus kedepan berharap kalau Onew dapat melihat gue disini entah bagaimana caranya, gue gak peduli. Onew lebih suka noona-noona daripada gadis yang lebih muda darinya. Memiliki suara yang indah juga salah satunya. Dan gue? Entahlah, apa yang gue punya untuk dia. Nihil.

Gue hanya bisa menikmati suara Onew lewat lagu-lagu yang mereka bawakan diantaranya A-Yo, Quasimodo, Ready or Not, Hello, Lucifer, Noona is So Pretty dan masih banyak lagi deh.

***

Belakang panggung…

“Ada yang jatuh dari saku gadis tadi” Jonghyun mengamil i-pod dilantai.

“Itu bukannya punya JinKi hyung?” Minho memperhatikannya baik-baik.

Onew, Taemin dan Key langsung mendekati Jonghyun dan Minho.

“Kok bisa sama dia?” Key bertanya dengan penasaran. Onew mengingat-ngingat kejadian yang lalu. Berharap dia bisa menemukan jawaban.

“Ah! Dia cewek yang gue tabrak distasiun tv kemarin”

Ke empat member lainnya mengangguk. Dengan segera mereka melihat isi i-pod itu. Disana isi lagunya masih lengkap hanya saja ada lambang hati disetiap lagu solo milik Onew.

“Hyung, tampaknya kamu biasnya” Key menepuk bahu Onew pelan.

“Ah lihat hyung! Ada coretan dibelakangnya” Taemin menunjukkan sisi belakang i-pod.

Mereka membaca tulisan yang berbunyi ‘Onew always be My Love’.

Mereka saling bertukar pandangan.

Kilas balik kemarin sore…

“Ah… i-pod milik SHAWOL tampaknya. Biar deh gue coret biar jadi hak milik hHe…”

Gue mengeluarkan cat timbul yang baru saja dibeli tadi dari D’Steplez, toko alat tulis dan foto copy dekat sekolah. “Tulis apa ya?”. Lo akan mempertimbangkan dengan baik-baik jika ingin mencoret i-pod yang pastinya mahal karena ada lebel apple.

‘Onew always be My Love’

Tulisan yang bagus. hHee…

Kembali kemasa sekarang…

“Gue akan biarkan dia memilikinya” Onew menatap keempat dongsaengnya.

“Eh? Hyung yakin?” Minho tahu kalau i-pod itu tidak bisa lepas dari Onew.

“Ne~ Gwaenchana. Berikan aku kertas dan pulpen”

Key membawakan Onew apa yang dia minta. Onew mulai menulis diatas kertas itu. Ia melipatnya dengan rapi lalu meminta crew membawa kertas itu bersama i-pod miliknya agar diberikan pada seorang gadis tak dikenal.

“Berikan ini pada gadis yang tadi” Onew meminta crew tersebut untuk membawanya.

“Tapi kan saya tidak tahu gadis mana yang kamu maksud mengingat ada ribuan gadis yang hadir disini” crew tersebut kebingungan.

“Berikan aku seragam crew. Buka lima pintu keluar. Biar aku dan para member lain mengawasi siapa saja yang keluar. Atur setertib mungkin agar kami bisa menemukannya. Pakai earphone ini dan beritahu aku kalau salah satu dari kalian menemukannya”

“Ne hyung” jawab keempat dongsaengnya dengan kompak.

***

“Aduh jalan keluarnya pake dijaga segala sih! Tinggal keluar juga!” gerutu Dinda.

“Supaya tertib tau!” jelas Bella.

“Takut kayak tahun lalu, member SHINee dijambak-jambak” Piluu memberikan asumsi.

“Mungkin” ucap Any singkat.

Sementara teman-teman mu sedang mengeluk. Lo malah asyik dengan pikiran lo sendiri. Yang hanya ada dipikiran lo Cuma satu, kejadian bertemu SHINee secara live bukan diatas panggung.

***

“Itu gadis yang tadi!”             Minho menunjuk kearah mu tanpa kamu sadari karna dia menyamar dengan baju crewnya.

“Aku akan menahannya” seru salah satu crew tv.

“Hyung aku menemukannya” Minho memberitahu Onew lewat earphone.

“Aku akan kesana”

***

“Maaf anda bisa kepinggir sebentar. Crew kami ada perlu dengan anda”

Apa-apaan ini? Gue dihadang crew. Sementara itu Any, Bella, Piluu dan Dinda diminta untuk menunggu diluar oleh para crew.

“Ada keperluan apa?” tanya gue dengan sedikit takut.

Apa gue melakukan kesalahan sampai mereka menahan  gue seperti ini?

***

“Hyung ingin memberikannya sendiri?” tanya Minho sambil menimbang bungkusan ditangannya yang berisi kertas dan i-pod  milik Onew.

“Tidak. Biar crew yang memberikan ini padanya” Onew meminta salah satu crew untuk memberikannya pada gadis itu. Disana ia dapat melihat kegelisahan gadis itu yang tanpa tahu alasan mengapa dia ditahan oleh para crew.

***

“Ini ada sesuatu untuk mu” seorang crew memberikan sebuah bungkusan padamu.

“Gomawo! Aku bisa pergi?” gue berharap agar secepat mungkin dilepaskan. Gue gak mau teman-teman gue menunggu lebih lama dari ini.

“Maaf telah merepotkan. Silahkan” crew itu tersenyum. Cukup tampan kalau gue gak lagi kesal karna disuruh menunggu dan ditahan hanya karna dia ingin menyerahkan sebuah bungkusan.

“Apa sih? Kok lama banget?” Any langsung menanyai mu hal itu begitu melihat mu keluar dari kerumunan.

“Nih! Crew mau ngasih ini ke gue”.

Gue benar-benar penasaran dengan isinya. Bagaimana kalau dibuka sekarang saja.

“KYAAAA!!”

Terdengar teriakan ribuan SHAWOL wanita. Rupanya member SHINee sedang memasuki mobil mereka. Bahkan keempat teman mu ikut mengaguminya. Sementara lo sendiri sibuk membuka bungkusan ditangan itu yang ternyata isinya i-pod yang kemarin masih ditangan lo.

Lalu sebuah sebuah surat.

Dongsaeng.

Mianhe ya atas pertemuan singkat tadi jika tidak begitu mengesankan bagi mu.

Gomawo

Karena telah merawat i-pod kesayangan ku walau hanya satu hari.

Apa aku bias mu?

Aku senang bertemu dengan SHAWOL yang ternyata menjadikan aku biasnya.

Aku tidak bisa memberikan apa-apa pada mu.

Apa aku begitu berarti bagi mu? Sampai-sampai kau menuliskan hal yang membuat ku tersipu antara malu dan bahagia, dibagian belakang i-pod ku.

Ah~ aku tidak bisa berkata apa-apa lagi.

Aku terlalu terharu dan bahagia juga malu.

Jika kau tidak terkesan dengan pertemuan hari ini, aku akan berikan kamu i-pod ku agar kamu terkesan dan terus mengenang ku dipertemuan hari ini.

Rawat i-pod ku baik-baik dan jaga dia seolah dia adalah aku.

Gomawo~

-Lee Jin Kii SHINee-

“OPPA!!”

Teriak mu tanpa sadar. Dengan segera kamu berlari mengejar mobil SHINee yang sudah lewat jauh. Kau menangis dan berlutut dijalanan.

“Oppa~ berkesan… hari ini sangat berkesan… biarkan aku menemui mu walau hanya satu kali lagi… OPPA~!”

***

“Darimana hyung tahu data tentangnya?” Taemin bertanya dengan penuh minat.

“Aku meminta crew untuk menanyakan nama dan nomor HPnya. Lalu aku mencocokkannya dengan data pemegang tiket. Disana yang tertera adalah nama temannya. Tapi aku lihat formulir pemesan tiket. Ternyata temannya juga mengisikan biodata dirinya. Nah aku sedang melihat account fb dan twitternya” jawab Onew panjang lebar.

“Lalu apa yang kau temukan?” Jonghyun menatap laptop didepannya.

“Lihat update-an ini” Onew menunjukkannya pada keempat member lainnya.

Key membacanya.

“You’re always be My Love, Jin Ki Oppa. Only you, oppa. I will always remember you, oppa. Oppa, I want to say… Oppa, Joahe! Oppa saranghaeyo!”

“Tampaknya dia sangat suka pada mu, hyung” Minho mengemut lollipopnya dengan perlahan. Onew hanya tersenyum, “Aku akan terus mengawasi gadis kecil itu”.

Sementara itu lo sama sekali gak tau kalau lo diawasi oleh idola lo sendiri. Yah… gue manjalani hari-hari gue secara biasa dengan terus merawat i-pod sakral yang jelas hanya akan gue miliki satu dalam seumur hidup gue. Satu, dari orang yang berarti sekali dan tidak akan pernah gue capai meski gue udah mencoba berbagai cara untuk berada dekat dengannya. Hanya dia… Only You Jin Ki Oppa.

–END–

6 comments

  1. siryeo · December 11, 2011

    huhu T.T
    seandainya itu bisa terjadi…❤ RYEOWOOK OPPA SARANGHAE❤

  2. storyofmydream · July 3, 2012

    mauuuu juga dong hhehe

  3. Rin · April 15, 2013

    onew TT
    bagus thor ceritanya b(^^)d

  4. AnnMin · March 2, 2014

    berharap bener2 bs terjadi dalam hidupkuuu….
    huaaaaaaaaaaaaaa…..
    Sungmin Oppaaaaaaaaaaaaa……
    so sweet banget siyyyyy ffnyaaaa🙂🙂

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s