I Want You To Say Saengil Chukkae – [One Shoot]

Cast : SHINee and You

Author : Kim Seoyeon a.k. a Ichen Aoi

———

Gue ngelirik kalender poster Super Junior yang nempel manis dikamar gue. Humph… 2 hari lagi. Gue menandai tanggal itu dengan spidol biru. Lalu kembali duduk didepan laptop.

“Enaknya ngerjain apa ya?”

Haduhh~ gue bingung. Abisnya gak ada tugas, terus gue belum search MV KPop idol yang baru. Jadi? Mari online!! hHaa…

♫ Gaseumi sorichyeo marhae jayuro-un nae yeonghon Eonjena cheo-eumui imaeum euro neoreul saranghae ♫

Ah~ ada telepon rupanya, “Annyeonghaseyo~… Ne~…Ne~…humph! … Yoi dah! … beres!”. Hufh mau online malah ditelepon Dhini buat nemenin dia ke Mall, ya sudah deh. Toh gue juga nganggur dirumah.

***

“Itu bagus kok Dhin~”

“Duuh~ kurang high-class gitu tau~”

“Maunya yang gimana?”

“Yang mewah!”

“Cari ditempat lain deh yuk!”

Aduh~ udah hampir tiga jam gue muter-muter nemenin Dhini Cuma buat nyari dress. Rasanya betis gue udah bekonde nih!

“Wow! Keren!” teriak Dhini kagum yang otomatis bikin mat ague ngelirik.

Damn! Gue kira cowok cakep gak tahunya dress aneh yang menurut gue sobek-sobek. Yah gue tahu sih itu emang modelnya, model kain cabikkan macan.

“Liat gadget yuk~”

Ajak gue gak sabaran. Abisnya bête juga nemenin tanpa ada hasil.

“Mau ngapain?”

“Beli ijuk! Yah beli gadgetlah~”

Sahut gue setengah kesel. Rupanya Dhini dapat membaca isi hati gue.

“Capek ya? hHee.. gue traktir makan siang deh”

“Beneran lo ya!”

“Suer!”

“Temenin gue beli TabletPC dulu”

“Sip!”

Akhirnya setelah sekian lama muter-muter, Dhini pun bersedia nemenin gue beli TabletPC.

***

“Yang biru ada?” tanya seorang cowok yang pakaiannya lumayan rapet kayak intel sedang tugas. Gue agak aneh juga ngeliatin nih cowok. Ah sudahlah.

“Mba, TabletPC yang blue?” tanya gue gak sabaran.

“Disebelah sana” tunjuknya.

Saat gue mau ngambil TabletPC itu rupanya ada tangan lain yang juga ingin mengambil benda yang sama. Tanpa sengaja tangan dia megang tangan gue. Saat gue melirik rupanya dia itu cowok aneh yang tadi.

“Mianhe” sahutnya.

“Ne~ Gwaenchana”

Agak gak enak juga sih.

“Mau ambil yang ini?”

“Ehm~ tidak usah. Untuk mu saja” jawab dia.

Gue yakin kalau dia tadi tersenyum. Sayangnya gue gak bisa ngeliat wajahnya. Abisnya dia pake kacamata hitam juga sih.

“Gomawo~” sahut gue riang sambil pergi buat ngebayar TabletPC dan gue gak sadar kalau Kartu Pelajar gue jatoh didepan cowok itu.

Karena gak sadar jadi gue langsung pergi gitu aja dan begonia lagi gak denger panggilan si cowok.

***

Keesokkan harinya…

“Hyung, gue nemuin ini diMall pas kemarin gue nyari TabletPC” Minho ngasih sebuah Kartu Tanda Pelajar kepada Onew.

“Balikinlah~ itukan ID card. Siapa tahu yang punya butuh” Onew memberikkannya kembali pada Minho sambil meneruskan kegiatannya dengan Jonghyun.

“Balikin? Gimana caranya?”

“Haduuhh~ lo tinggal kesekolahnya aja. itukan ada alamatnya” Key menjelaskan dengan gak sabaran. Taemin masih sibuk ditempat tidurnya.

“Ne~ Kau benar!”

Minho langsung mengambil jaketnya dan Key melempar kunci mobil yang langsung dilemparnya kearah Minho yang menangkapnya dengan sigap.

“Aku pergi keluar sebentar ya”

Keempat member SHINee hanya mengangguk sekedarnya.

***

“Lo udah cari?”

“Udah!”

“Di dompet? Tempat pensil?”

“Nihil!”

Sumpah gue panic banget hari ini. Soalnya tadi diumumin kalau besok ada pemeriksaan. Dan itu berarti semua yang kita bawa harus lengkap dan sesuai dengan peraturan. Lalu apa yang gue panikkan??  Kartu Pelajar gue ilang!

“Ah~ gue udah dijemput cowok gue. Sorry y ague gak bisa bantuin lo”

Tasya pergi dan gue hanya bisa mengangguk lemah. Where are you My ID Card??

Sementara itu didepan gerbang…

“Duuh~ mana ya? Kok gak keluar-keluar sih?”

Minho mulai lelah menunggu sejak tadi. Dan sekolah didepannya sudah terlihat sepi.

Minho turun dari mobilnya lalu bertanya pada satpam sekolah.

“Oh~ si eneng gelis mah belum pulang. Mungkin sebentar lagi” jawab si satpam saat Minho menunjukkan cewek yang dicarinya. Minho memperhatikan Kartu Pelajar itu baik-baik.

“Besok dia ulang tahun ya?” Minho tersenyum kecil.

Lalu…

Ah~ bodo ah! Gue mau pulang aja. Mampir ke pos satpam dulu deh.

“Paaakkk~”

“AH! Eneng gelis! Ini ada yang nyari.”

Eh? Who? Nyariin gue?? Ah~ cowok ini keren dari stylenya sayangnya pake kacamata hitam. Kok kayaknya gue pernah liat gaya yang begini ya?

“Ini, saya mau kembalikan Kartu Pelajar kamu”

Cowok itu ngeluarin dompetnya lalu menyerahkan Kartu Pelajar gue.

“Eh? Kok bisa?”

“Kemarin kita bertemu untuk membeli TabletPC dan kau menjatuhkan ini”

“Huaaa~ terimakasih sekali!!”

Sumpah gue seneng banget!

Dan begonya lagi kebiasaan klo lagi bahagia gue keluar, yaitu suka meluk orang yang bikin gue bahagia. Dan gue lakukan itu SEKARANG!! Dengan cowok gak dikenal.

“Maaf!”

“Ya”

Dan mungkin karna gue terlalu erat memeluknya sambil mengguncang tubuhnya, kacamata hitam yang dia pake sampai jatuh. Dan… Lo tahu siapa yang baru aja gue peluk dengan sembarangan dan bela-belain kesekolah Cuma buat balikin Kartu Pelajar gue?? MINHO SHINee. Idol Korea yang gambarnya nemplok segede gaban dikamar gue.

Sumpah gue malu banget!! Rasanya gue ingin mencair aja deh.

“Maaf?” tanyanya sambil mengambil kacamata dan mengantonginya.

“Eh??” gue terpesona dan Cuma bisa bengong ngeliatin namja tampan didepan gue.

“Kau baik-baik saja?” tanyanya dengan lembut.

Bagaimana bisa gue baik-baik saja setelah memeluk bias gue?! Bagaimana caranya gue tenang?? Dan lo, Minho SHINee apa lo gak denger detak jantung gue yang terpacu cepat? Ahh~ lebay lagikan??

“Maaf ya tadi gue asal peluk” baru kali ini gue minta maaf sama cowok sambil nunduk.

“Gak apa-apa kok. Oh ya, besok kamu ultah ya?”

“Heh??”

Lho?? Kok dia bisa tau? Jangan-jangan dia suka sama gue udah lama terus dia nyari tahu tentang gue. Tunggu! Dia kan idol Korea. Mana kenal dia sama cewek biasa asal Indonesia kayak gue. Ajaib! Tapi kok bisa? Apa dia temen kecil gue dulu ya?

“Saya tahu dari Kartu Pelajar mu” jawabnya tanpa ditanya.

BLEZ!

Hati gue melorot kebawah. Udah dengan pedenya ngira idol kayak dia ngenalin plus suka sama gue, gak tahunya dia tahu dari KTP gue. Untung mulut gue yang ekstrim belon bilang plus nanya soal dia itu fans gue ato bukan. Kalau iya?! Bisa malu setengah mati deh!

“Iya”

“Oh~ karna aku sudah tahu ultah mu. Maka aku harus memberi mu hadiah. Tunggu aku besok disini ya” kali ini dia tersenyum dengan amat sangat menawan hati.

“Oppa~”

Dia mengangguk lalu pergi dengan mobilnya. Dan gue? Hanya bisa terpukau terpesona oleh aura si Flaming Charismatic SHINee itu.

***

Gue pulang terus masuk kamar secepat mungkin dan…

BLAM!

Nyiumin posternya Minho. Gak lupa gue sambil senyam-senyum, jingkrak-jikrakkan dan nyanyi-nyanyi gak jelas. Mungkin lo semua bakal mikir kalau gue gila atau lebay. But, coba aja kalau lo semua jadi gue. Mungkin lo semua bakal plus nangis-nangis lebay. hHaa… Damai!

“Sayang~ kamu gak makan dulu?”

“Iya ma bentar”

Sahut gue dengan ceria. Sangat ceria!

Semoga hari ini cepat berganti dengan esok.

***

Hari ultah yang gue tunggu-tunggu…

Dan percuma semalaman gue mikir mau make apa untuk ketemu Minho. Toh nyatanya hari ini kan gue sekolah, ya udah pake seragam deh.

“Lo kenapa sih? Kok seneng banget? Gila ya?”

“Aduhh Sya~ ini tuh gue lagi seneng banget!”

“Why?”

“Klo gue certain lo pasti gak akan percaya deh”

“Bikin penasaran aja deh”

Lalu dari kejauhan terlihat seorang cowok melambaikan tangannya kearah Tasya.

“Cowok lo noh!”

“Besok aja deh ceritanya, bye~”

“Bye juga~”

Tasya pun pergi dan gue menunggu Minho sendirian didepan gerbang. Gue akan menunggunya. Ya! Gue mau dia bilang met ultah pake bahasa dia. Gue Cuma mau diultah gue yang ke-17 ini menjadi sangat special dengan ucapan kebahagiaan dari dia. Idola gue, bintang gue.

Dua jam kemudian…

Sumpah! Minho lama banget!

“Neng, tunggu dipos bapak aja sambil duduk”

“Makasih pak”

Gue terpaksa nunggu oppa didalam pso satpam, meski gue akui gak romantic tapi gue capek dan ggue rasa kaki gue keram.

Tiga jam kemudian…

Ah rasanya gak sopan nunggu dia disini. Ya sudah deh didepan gerbang saja.

“Neng, bapak mau pulang neng. Apa neng masih nunggu jemputan?”

“Iya nih pak. Kok lama banget yah?”

“Mungkin eneng bisa pulang pake angkutan umum”

“Makasih pak. Saya tunggu jemputan dulu biar aman hHe..”

Satpam pamit pergi dan gue? Masih menunggu Minho oppa.

Minho oppa, apakah kau lupa janji mu hari ini?

Mana hadiah yang kau janjikan dihari ulang tahun ku?

Minho oppa~

Aku tidak butuh apa pun dari mu…

Aku hanya inginkan satu hal… I want you to say Saengil Chukkae…

Just like that! Oppa~ ku mohon datanglah…

Tanpa sadar gue menangis dibawah hujan dan masih menunggu Minho oppa serta janjinya.

***

Rumah sakit…

“Minho kecelakaan!” teriak Key saat Onew tiba.

“Ah?! Kau serius Kibum?”

“Aku tidak bercanda untuk hal yang seperti ini hyung”

Suster menghampiri keempat member SHINee yang menunggu didepan kamar perawatan Minho.

“Ini benda yang ditemukan didalam mobil korban”

“Terimakasih” Jonghyun menerima sebuah bungkusan besar.

“Ini hadiah untuk gadis itu” Taemin memandang kardus itu.

“Kau yakin?” Jonghyun mananyakan kepastian.

“Ya! Aku kan membantu hyung membungkusnya”

Rupanya hal ini sampai  ketelinga para petinggi SM Entertainment. Mereka langsung meminta SHINee kembali ke Korea. Dan hari itu juga mereka bersama crew membawa Minho ke Korea.

***

Dua minggu kemudian…

“Lo kenapa?” Tasya terus-terusan menanyai gue. Dan gue sendiri gak tau harus jawab apa.

“Gak kenapa-kenapa kok”

Yah… gue masih mencoba meyakinkan diri gue kalau pertemuan dengan Minho oppa itu adalah ilusi gue semata. Semua itu tampak nyata karna gue menginginkannya.

Tapi~ kenyataannya tidak begitu.

Gue masih ingat ucapannya dan tatapannya juga senyumnya.

“Mau ikut ke cafe gak?”

“Gue langsung pulang aja ya. Lagi gak enak badan”

Seperti biasa, teman-teman gue pergi dan gue pulang ke rumah. Sepi~ memang disana tidak ada ortu gue, mereka sedang keluar kota. Jadi sekarang ini hanya ada gue dan pembantu gue.

“Non, tadi ada kiriman barang”

“Mana?”

“Udah dikamar non”

“Makasih ya bi”

Dengan segera gue lari keatas menuju kamar gue. Disana, ditempat tidur gue ada sebuah bingkisan berwarna pink. Apa yang akan lo lakuin klo lo nemu hadiah?

Dibuka!! Gue membukanya dengan semangat 45. Berharap isinya dapat membuat gue lupa tragedy dihari ultah gue.

Sebuah Boneka beruang pink.

Itu yang gue dapatkan disana. Ada kartu ucapannya juga.

Hai yeoja~

Senang bertemu dengan mu…

Menemukan Kartu Pelajar mu…

Mencari siapa diri mu untuk kembalikan Kartu Pelajar mu…

Menunggu mu berjam-jam didepan sekolah…

Semuanya terasa begitu menyenangkan…

Saengil Chukkae yeoja…

_Choi Minho_

Bukan! Bukan seperti ini yang ku inginkan! Mending gue online deh. Jangan pedulikan semua yang Minho bilang. Lagipula itu pasti hanya perbuatan iseng temen-temen gue.

Ah search berita deh uhm.. ini dia web berita All KPop langganan gue. Nah ini dia postingan terbaru nih.

HEH?? MINHO KECELAKAAN??

Biar gue baca dulu sebentar…

“Dua minggu lalu Minho SHINee mengalami kecelakaan saat sedang berlibur diIndonesia. Dan dia langsung dilarikkan kerumah sakit terdekat. Setelah pihak SM Entertainment tahu, mereka langsung menarik SHINee kembali ke Korea…”

Eh? Jangan-jangan~

♫ kamun dunun wie kiss hanun naldo wajulkkayo♫

Ah siapa yang menelepon gue sore ini?? Humph agak malas sih ngangkatnya.

“Hallo”

“Annyeonghaseyo”

Eh? Suara namja? Terus bahasa Korea? Iseng banget sih! Mau ngeledekin gue gara-gara gue ngarep sama Minho SHINee? Rese banget sih!

“Siapa ya?”

“Pasti hadiah ku sudah sampai”

“oh~ boneka beruang? Terimakasih”

“Maaf, ini siapa ya?”

“Hai yeoja~ Senang bertemu dengan mu. Menemukan Kartu Pelajar mu.

Mencari siapa diri mu untuk kembalikan Kartu Pelajar mu. Menunggu mu berjam-jam didepan sekolah. Semuanya terasa begitu menyenangkan. Maafkan aku tidak bisa menepati janji ku dihari itu. Mianhe~”

“…”

“Yeoja?”

“……… Minho oppa?”

“Ne~”

“Ini beneran Minho oppa?”

“Ne~”

“Oppa~”

“Apa yang kau inginkan dari ku?”

“Oppa, I want you to say Saengil Chukkae”

“Saengil chukkae my yeoja”

“Oppa~”

*klik! Tuuutt tuuut*

Eh? Teleponnya putus!! Gue harus telepon balik!

“Annyeonghaseyo”

“Annyeonghaseyo”

“Minho oppa?”

“Bukan saya Key Kibum”

“Dimana Minho oppa?”

“Dia sudah pulih namun belum sadar”

“Lalu tadi siapa yang menelepon ku?”

“Tidak ada”

“Ada! Aku yakin!”

“Mian”

*klik! Tuuuuttt tttuuuttt…*

Lalu kalau bukan Minho oppa, siapa yang menellepon ku? apakah mungkin salah satu dari mereka?

SHINee’s dormitory

“Kenapa kau matikan, Minho?” Key menatap Minho bingung.

“ Aku hanya ingin ucapkan saengil chukkae, aku takut jika aku mendengar suaranya lebih lama maka aku bisa kembali ke Indonesia”

“Bagaimana bisa kau menyukainya dalam waktu satu hari?” Jonghyun mengerutkan alisnya.

“Karena cinta tidak pernah mengenal waktu”

“Lalu kenapa kau menyuruh Kibum berbohong?” Onew malah jadi bingung.

“Karena aku tidak ingin dia mengharapkan ketidak pastian ku”

“Apa benar hyung ingin semua berakhir begini?” Taemin menatap Minho dengan lugu.

Minho hanya diam dan kembali kekamarnya sambil mengeluarkan foto copy-an Kartu Pelajar sang yeoja yang ditemuinya diIndonesia.

Sementara itu, lo gak tahu sama sekali kalau Minho masih ada untuk lo.

—END—

One comment

  1. dewifazira · December 11, 2013

    kyaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!bener2 deh….baca ff ini bikin aku jadi gila!!!!huh…kalo sampe terjadi pada aku….aku bisa mati karnamu oppa….ya ampun…ngeliat foto wink’y aja udah bikin aku sesak nafas…gimana kalo aku liat mata’y langsung…dipegang ama minho oppa O.O…dikasi kado sama oppa…melihat senyuman’y….hukk!!..udah2….ngebayangin aja udah bikin bener2 sesak nafas…..apapun..ff’y keren….bikin lagi ya…kalo boleh main cast’y minho oppa terus ya…fighting!! ^_^

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s