My Dream Namja, Sungmin

Title     : My Dream Namja : Part Sungmin

Cast     : Lee Sungmin Super Junior dan Son Seo Hye (Piluu)

Song    : Angel ost. Haru – Super Junior

—-

“Lihat saja! Aku pasti bisa bersamanya suatu saat nanti!”

Itulah kata-kata yang sempat dianggap tidak masuk akal oleh semua orang, termasuk dirinya sendiri. Son Seo Hye yeoja asli Indonesia itu tak pernah lelah untuk mengharapkan hal yang sebagian besar mengganggapnya tidak mungkin. Dia memilih seorang Sungmin Super Junior. Mr. Pink untuk menjadi pasangan hidupnya. Member Super Junior  yang terkenal manis dan cute itu telah memukau hatinya.

Sampai suatu saat dia menghadapi kenyataan kalau dirinya memiliki seorang tunangan yang telah dipersiapkan ayahnya. Dan siapakah namja ini?

Lee Sungmin Super Junior.

Bagaimana bisa? Tentu saja bukan hal yang tidak mungkin  mengingat ayahnya adalah seorang diplomat. Dan yang lebih tak diduga lagi adalah, ayahnya Sungmin itu teman SMA ayah Seo Hye.

Maka hari ini telah diputuskan kalau dia akan berangkat ke Korea, menemui tunangannya itu.

***

Super Junior dorm…

“Mwo????” semuanya terpana mendengar penjelasan Sungmin.

“Aku sendiri tidak tahu keputusan appa sampai appa mengumumkannya saat makan malam” Sungmin merenggut.

Ia sangat tidak ingin dijodohkan oleh yeoja manapun dibelahan dunia ini. Ia hanya ingin bertunangan dan menikahi yeoja yang benar-benar dia pilih. Sungmin sudah mencoba menolak, namun appanya sama sekali tidak mendengarkannya. Ummanya hanya bisa menenangkan hati putranya tercinta. Hari ini saja dia pergi ke dorm tanpa pamit pada appanya.

“Hyung hadapi saja hyung” Kyuhyun menepuk-nepuk bahu Sungmin.

“Ah~ aku tidak suka yeoja yang biasa-biasa saja!” Sungmin memegangi kepalanya sebagai ekspresi bingung dan pusing.

Semua member Super Junior hanya bisa saling pandang sambil mengangkat bahu.

***

Seo Hye meletakkan barang-barangnya dilemari yang telah disiapkan oleh pihak pengelola apartemen. “Appa sudah menyiapkan segalanya” bisiknya sambil tersenyum.

Ya, dia bahagia menjadi seorang tunangan biasnya tercinta. Bagaimana tidak?

Namja yang selama ini dipujanya dalam hati menjelma menjadi nyata. Terlebih lagi menjadi seorang pasangan hidup baginya. Seo Hye membuka jendela apartemennya dan menatap langit biru. Ia tidak menyadari kalau calon tunangannya merasakan hal yang berbanding terbalik dengannya.

***

“Waeyo??” Ryeowook menanyakan hal yang dia akan tahu jawabannya kepada Sungmin.

“Karena aku tidak berjumpa dengannya jadi aku tidak akan pernah menyukainya!” teriak Sungmin. Semua member Super Junior terkejut. Mereka diminta tolong oleh orang tua Sungmin agar dia mau hadir mala mini dirumah, menyambut calon tunangannya.

“Hyungie~ calm down” pinta Siwon.

“Bagaimana aku bisa tenang kalau kalian berpihak pada appa?” Sungmin semakin kesal.

“Please, calm down” pinta Yesung.

Eeteuk dan Hangeng memeluk Sungmin, berusaha menenangkan namja satu itu.

“Hyung harus hadir!” Donghae masih berusaha membujuk.

“Aniya!!!” Sungmin lagi-lagi menolak.

“Kau harus mencobanya Sungmin” Heechul membuka mulutnya.

“Tapi hyung? Aku benar-benar tidak bisa”

“Karna kau bahkan belum mencoba sama sekali!” Shindong jadi ikutan kesal.

Semuanya mengangguk tanda setuju. Akhirnya Sungmin berhasil ditundukkan dan akan hadir menemui calon tunangannya.

***

“Aku harus pakai apa?” Seo Hye berkali-kali mencocokkan beberapa pakaian ditubuhnya. Pakaian sudah bertumpuk-tumpuk diranjangnya. Malam ini dia diminta hadir dikediaman keluarga besar Lee Sungmin dan tentu saja akan ada supir keluarga Sungmin yang akan menjemputnya.

Kenapa harus Seo Hye yang datang bukannya dari pihak namja?

Mudah saja. Sungmin seorang idola dan sampai ditemukan kepastian maka hal ini akan dirahasiakan dari pihak luar. Maka dipilihlah sebuah dress merah muda. Seo Hye ingin menggenakan warna kesukaan Sungmin. Dia ingin tampil berkesan didepan namja itu.

Lain lagi dengan Sungmin yang bahkan sama sekali tidak mempersiapkan dirinya serapi mungkin. Ia hanya menggunakan setelan jas apa adanya. Terlihat sekali diwajahnya kalau dia tidak menyukai acara ini.ummanya berkali-kali memberikannya semangat namun Sungmin masih tetap enggan.

“Dia yeoja yang manis” ummanya tersenyum. Namun yang keluar dari mulut Sungmin hanyalah bantahan demi bantahan, “Umma. Aku tidak peduli yeoja itu manis, cantik atau sejenisnya. Aku tidak mengenalnya maka aku tidak akan pernah menyukainya”.

Akhirnya sang umma hanya bisa diam tersenyum menatap putra kesayangannya itu.

***

Kediaman keluarga Sungmin cukup megah. Seo Hye sampai terpukai dibuatnya. Namun ia segera menguasai dirinya dan melangkah anggun menuju ruang tamu yang tentunya sudah dipersilahkan sipengiring.

“Annyeonghaseyo Seo Hye ah~” sambut seorang wanita paruh baya yang malam itu tampak formal, anggun dan penuh karisma.

“Ajumma” Seo Hye membungkuk sopan.

“Seo Hye, kau sudah tumbuh dewasa dan manis”

“Kamsahamnida ajusshi” Seo Hye tersenyum senang karena mendapatkan sambutan yang baik. Ia merasa dihargai.

“Sungminie~ dimana kau nak?” ummanya menatap berkeliling mencari sosok Sungmin yang sejak tadi hanya duduk diam tanpa tertarik dengan kegiatan didepannya.

“Mwo umma?” sahutnya dengan cuek.

Seo Hye menoleh kearah asal suara dan akhirnya dia menemukan biasnya. Seo Hye kini bisa menatap biasnya dengan nyata.

“Son Seo Hye imnida” Seo Hye lagi-lagi membungkukkan badannya tanda hormat. Sungmin hanya balas mengangguk lalu kembali menatap makanan didepannya dengan tak berselera.

“Apa oppa sedang tidak enak badan?” Seo Hye berusaha untuk terlihat peduli meski kenyatannya dia benar-benar khawatir.

Sungmin menatap yeoja itu sekilas lalu kembali diam. Seo Hye pun terdiam karena ia menyadari respon Sungmin yang kian mendingin.

Makan malam itu pun berlangsung dengan kaku. Sungmin benar-benar tidak tertarik sementara itu Seo Hye merasa kecewa akan sikap Sungmin.

***

Keesokkan harinya…

Orangtua Sungmin sudah merencanakan hari ini agar Seo Hye bisa menghabiskan waktu bersama Sungmin. Bahkan orang tuanya sampai-sampai meminta izin pada pihak SM dan Super Junior agar Sungmin tidak mengikuti pelatihan hari ini.

Mall pusat Korea.

Seo Hye melirik-lirik etalase sebuah toko pakaian. Ia tampak berminat, dengan sekejab dia masuk ke toko itu sambil menarik tangan Sungmin.

“Kau mau apa lagi?” Sungmin tampak malas menanggapinya.

Seo Hye tidak begitu memperhatikannya. Ia sibuk dengan beberapa setelan dan dress berwarna pink. “Oppa~ ini cantik sekali” Seo Hye tersenyum.

Sungmin hanya memperhatikan tingkah yeoja itu tanpa berminat sama sekali.

“Aku mau beli ini, apakah ini cocok untuk ku?” Seo Hye menunjukkan baju yang dipilihnya kepada Sungmin yang hanya menanggapinya sambil mengangkat bahu.

Seo Hye terdiam sejenak. Ia langsung mengambil satu setel pakaian lalu membayarnya dengan credit card dikasir. Sungmin masih sama, berdiri didepan toko tanpa tertarik sama sekali. Seo Hye menarik nafas dalam-dalam lalu berusaha tersenyum, bersikap seperti biasanya.

“Oppa, kau tampak lelah. Mari sudahi saja acara hari ini!” Seo Hye mencoba untuk mengerti keadaan Sungmin. Namja itu hanya diam sambil berjalan didepan Seo Hye. Ia memasuki sebuah fast food.

“Makan dulu. Aku lapar” serunya.

Seo Hye mencoba tersenyum lalu mengikuti langkah Sungmin.

“Kau mau makan apa?”

“Uhm… terserah oppa saja”

“Aku tanya kau mau makan apa, bukan apakah kau mau sama dengan ku?”

Seo Hye tersentak mendengar ucapan Sungmin. Ia ingin membantah, namun Sungmin tidak memberikannya kesempatan. Sungmin langsung memesan makanan dan membayarnya.

“Makanlah!” Sungmin meletakkan menu untuk Seo Hye didepannya.

Seo Hye hanya mengangguk pelan.

Usai makan mereka kembali kemobil. Suasana didalamnya tampak dingin. Sungmin tak sekali pun tersenyum hari ini. Seo Hye tidak berani bertanya. Sungmin menyetir dalam diam lalu mengeluarkan HPnya. Rupanya ia menelepon member Super Junior yang lain.

“Annyeonghaseyo… bagaimana kabar kalian? … Hhaa.. aku kangen pada kalian… Tidak juga. Disini agak mebosankan… mala mini aku akan kembali kedorm usai mengantar Seo Hye… apa yang kalian lakukan selama aku tidak ada? … Mwo?! Kalian menemui So Nyu Shi Dae dan KARA tanpa aku?! Berani sekali kalian meninggalkan aku! … aku akan segera kesana”

Sungmin menutup teleponnya. Ekspresi cerianya kembali hilang. Seo Hye menangis tanpa suara. Disini agak membosankan? Apa aku sebegitu membosankannya?, Seo Hye terus bertanya-tanya dalam hati.

***

Sudah satu minggu berlalu. Hubungan Sungmin dan Seo Hye  tidak juga membaik. Sungmin selalu bersikap dingin padanya. Namja itu tidak pernah tahu kalau tiap malam Seo Hye menangis akan sikap dinginnya.

Malam ini pun begitu. Seo Hye menangis dikasurnya.

“Oppa~ Waeyo?? Sikap mu terus menyakiti ku oppa!”

Seo Hye terus menangis sampai ia lelah. Ia sama sekali tidak mengira kalau tunangannya sekaligus biasnya sangat tidak menyukai kehadirannya.

Super Junior dorm..

Sungmin bertarung dalam fikirannya sendiri. Otak dan hatinya terus berkutat tiada henti. Apakah aku terlalu kasar padanya? Apakah aku terlalu menyakitinya? Apakah aku terlalu kejam padanya? Tapi aku tidak ingin menikahinya. Aku tidak bisa menyukainya. Batinnya terus berperang. Hati nuraninya terus-terusan protes akan tindakannya yang mungkin saja sudah keterlaluan.

***

Hari ini Seo Hye diminta datang keasrama Super Junior. Sungmin ingin membicarakan soal hubungan mereka. Atau itulah yang Seo Hye kira sampai ia datang kesana.

“Annyeonghaseyo oppa~” sapa Seo hye pada member Super Junior yang lain. Mereka menyambut dengan hangat. Para member satu per satu memberikan senyum persahabatan.

Rupanya saat itu Sungmin tengah berada diruang ganti.

Seo Hye bermaksud menghampirinya sambil membawakan makanan yang sengaja ia masak untuk Sungmin. Seo Hye membuka pintu itu tanpa mengetuknya terlebih dahulu. Pemandangan yang ia lihat cukup mengejutkan.

Sungmin sedang berciuman dengan seorang yeoja.

Kotak bekal yang ia bawa langsung jatuh kelantai dan menimbulkan bunyi berisik. Eunhyuk dan Siwon kembali untuk melihat keadaan. Mereka terkejut mendapati Seo Hye menangis didepan ruang ganti mereka. Siwon mengintip kedalam dan mendapati Sungmin bersama seorang yeoja yang tampak tak kalah shocknya.

“Mianhae~” lirih Seo Hye.

Lalu ia menabrak Eunhyuk dan terus berlari bersama air matanya. Yeoja yang bersama Sungmin tadi langsung keluar. Siwon dan Eunhyuk menatap Sungmin dengan marah, “Apa yang kau lakukan didalam sini dengan seorang yeoja hah?!” Eunhyuk membentaknya.

“Kau sudah punya tunangan yang mencintaimu” Siwon ikutan protes.

Keduanya langsung pergi mencari Seo Hye. Sungmin masih diam terpaku. Ia belum bisa mengambil tindakan apapun.

***

“Seo Hye!” Siwon memanggilnya berkali-kali.

Yeoja itu sama sekali tak berhenti. Ia terus berlari. Eunhyuk mencegatnya dari depan.

“Seo hye! Berhenti berlari!” pinta Eunhyuk.

“Minggir kalian!! Leave me alone now!!” teriak Seo Hye.

Namun Siwon dan Eunhyuk masih bergeming.

“Seo Hye??” Siwon tampak putus asa.

“Jangan dekati aku!! Kalian pasti  tau soal ini!! Tapi kalian menyembunyikannya dari ku! kalian benar-benar jahat! Aku kecewa dengan kalian semua!!” yeoja itu terus menangisa dan berteriak. Ia benar-benar marah dan sakit hati atas tindakan Sungmin.

Hangeng jebetulan lewat dan melihat keadaan yang tampak tak beres.

“Ada apa?” tanyanya.

“Sungmin hyung, bersama yeoja diruang ganti” jawab Eunhyuk.

“Mwoo??”  Hangeng terkejut.

Sungmin berlari mencari Seo Hye dan kedua member yang lainnya. Ia hendak mendekat namun tertahan. Seo Hye sedang kalut, dia mengeluarkan semua isi hatinya yang selama ini dipendamnya.

“Tidak hanya bersama yeoja!! Mereka berciuman!!” teriak Seo hye. Ketara sekali ada rasa sakit yang mendalam dihatinya. Eunhyuk, Siwon dan Hangeng terkejut.

“Aku selama ini berusaha sabar melihat sikapnya yang dingin! Aku terus berusaha agar dia menoleh pada ku walau hanya satu kali. Kenyataannya?! Dia benar-benar tidak mempedulikan aku dan menganggap ku tidak ada!! Apa kalian tahu?? Aku bisa saja membencinya dan memutuskan semua ini! Tapi aku tidak bisa! Aku benar-benar tidak bisa melakukkannya! Dia… dia bias ku. Aku menyukainya jauh sebelum aku mengetahui kalau aku tunangannya. Aku tidak bisa membenci Sungmin oppa” Seo Hye menangis. Tubuhnya bergetar hebat akibat tangisannya yang kian memilukan.

Hangeng memeluknya dan membiarkan yeoja itu menangis sepuasnya.

“Han oppa~ aku benar-benar tidak bisa membencinya. Aku terlalu mencintainya” Seo Hye terus menangis. Hangeng berusaha menenangkannya. Sungmin diam ditempatnya yang agak jauh dari sana. Namun jaraknya cukup untuk bisa mendengar teriakan-teriakan Seo Hye.

“Saeng, tenang ya?” Eunhyuk juga menenangkannya.

“Oppa~ apa salah ku padanya? Dia sangat membenci ku! dia bilang bersama ku itu membosankan! Oppa~ dia begitu tidak menginginkan aku. Bagaimana aku bisa tenang? Jelaskan pada ku!!” Seo Hye terduduk dipinggir jalan sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

Hangeng dan Siwon ikut jongkok didepannya. Hangeng mengusap kepala Seo Hye dan Siwon mengusap bahu yeoja itu. Mereka benar-benar berharap semuanya akan membaik.

Sungmin tidak melanjutkan langkahnya.

Dia bimbang. Dia bingung akan melakukan apa jika ia sampai dihadapan yeoja itu.

Dan hari itu berakhir dengan penuh rasa sakit hati yang dialami Seo Hye.

***

Seo Hye mengemasi barang-barangnya. Ia memutuskan untuk pulang hari ini ke Indonesia. Dia lelah atas perlakuan Sungmin meski ia tidak bisa membencinya sama sekali.

“Kau yakin akan pulang hari ini?” Seoyeon, teman Indonesianya yang kebetulan tetangga apartemennya menanyakan hal itu berkali-kali.

Seo Hye tidak bergeming. Dia tetap berniat pulang.

“Kau yakin takkan menemuinya lagi?” kali ini Ji Byung-lah yang diliputi rasa keheranan.

“Kalian kenapa sih?! Ini urusan ku dan aku sangat yakin! Jadi jangan terus-terusan menanyakan hal yang sama pada ku! kalau kalian terus menggangguku lebih baik kalian keluar!” Seo Hye yang masih kalut langsung membentak teman-temannya.

Keduanya terdiam lalu kembali membantu tanpa mengatakan sepatah kata apa pun.

***

Seoyeon menelepon kenalannya diSuper Junior, Donghae.

“Oppa! Mana Sungmin oppa? Aku mau bicara padanya sekarang juga … Sungmin oppa?? Cepat kemari!! Seo Hye akan pulang ke Indonesia, tak bisakah oppa mencoba untuk menyukainya? Oppa~ ku mohon”

Sebelum ketahuan Seo Hye, Seoyeon langsung memutus telepon itu. Ji Byung bertugas mengawasi Seo Hye sejak tadi langsung merasa lega. Berhasil tidaknya rencana mereka tergantung dari Sungmin sendiri.

Super Junior dorm…

“Kau payah! Kau tidak mau menemuinya?” Heechul tampak kesal.

“Hyung yakin?” Kyuhyun juga keheranan.

Sungmin masih bergeming.

“Bagaimana kalau yeoja itu takkan pernah kembali lagi?” Eeteuk menanyakan hal yang sedikit aneh menurut Sungmin.

“Hyung, kau bicara seolah dia akan pergi jauh saja”

“Kau pikir Indonesia itu dekat dan bisa ditempuh dengan jalan kaki?” tanya Kangin.

Semua masih menanti keputusan akhir Sungmin. Mereka membiarkan Sungmin memikirkannya sendiri.

Semua bayangan yeoja itu berlarian di otaknya. Ia masih bimbang dengan perasaannya sendiri. Tak hanya sampai disitu. Senyuman Seo Hye kembali dalam benaknya. Ia tidak meminta kakinya untuk bergerak, namun entah kenapa ia melangkah dengan cepat ketempat dimana yeoja itu sekarang berada meski ia sendiri tak yakin.

Member Super Junior yang lain agak khwatir dan menyusulnya dengan mobil.

***

“Seo Hye, mianhae jika selama ini kami agak membuat mu kesal” Ji Byung dan Seoyeon mengantarkan Seo Hye kebandara.

“Ani. Seharusnya aku yang minta maaf pada kalian” Seo Hye tersenyum.

Mereka turun dari taksi dan menyebrangi jalan untuk sampai kebandara dihadapan mereka.

Sungmin melihatnya. Ia langsung turun dari mobilnya. Ia berlari sebisanya.

Member Super Junior mengawasinya. Mereka menunggu adegan selanjutnya.

Saat Seo hye hendak masuk kebandara, Sungmin yang masih menyebrangi jalan langsung meneriaki namanya.

“SON SEO HYE!!”

Ketiga yeoja itu langsung menoleh. Seo Hye meneteskan air matanya. Ia sudah pasrah akan hari ini. Dia tidak menyangka kalau Sungmin akan menemuinya. Seo Hye rupanya memang sangat mencinta Sungmin. Ia menyambut namja itu.

Sungmin bernafas lega karena langkah kaki Seo Hye terhenti atas kehadirannya. Ia tidak sadar kalau dia maih berada ditengah jalan. Sebuah truk besar melaju dengan cepat.

Seo Hye menyadarinya, ia langsung melepaskan kopernya dan berlari kearah Sungmin.

Ia memeluk namja itu.

Seperti dalam adegan cepat.

Semuanya tidak terlihat sampai darah segar mengalir dijalan raya tersebut.

Ji Byung dan Seoyeon berteriak bersamaan menyebut nama teman mereka. Member Super Junior berhamburan keluar.

Sungmin shock. Ia masih dipeluk yeoja yang sampai beberapa detik lalu dilihatnya. Seo Hye bersimbah darah.

“Oppa~” lirih Seo Hye.

“Oppa~” ucapnya semakin lirih.

Sungmin menatap yeoja didepannya. Pakaiannya bersimbah darah.

“Mworago?” Sungmin tampak menahan tangisnya.

“Oppa~ jongmal joahe… saranghaeyo~ Oppa~” Seo Hye menangis namun tersenyum.

“Ne~ jangan banyak bicara. Aku akan membawa mu kerumah sakit. Bertahanlah!”

Saat Sungmin hendak menggendongnya. Seo Hye langsung bicara lagi.

“Tidak perlu. Aku takkan sanggup bertahan lagi oppa” Seo Hye tersenyum pilu.

“Seo Hye… saranghaeyo~”

“Jjinja?”

“Ne~”

“Bisa ucapkan sekali lagi?”

“Ne~ saranghaeyo”

“Oppa~”

Seo Hye menangis dalam pelukkan Sungmin. Dan beberapa detik kemudian ia menghembuskan nafas terakhirnya. Sungmin memeluk yeoja itu semakin erat. Ia menyadarinya dan berusaha membangunkan yeoja yang bersimbah darah itu. Ia berharap Seo Hye akan terbangun lalu tersenyum sambil bilang kalau dia baik-baik saja.

Namun kenyataan tidak begitu. Seo Hye telah pergi menghadap Tuhannya. Sungmin menangis. Ada perasaan bersalah dan sedih dalam dirinya. Ia baru saja menyadari perasaannya setelah ia kehilangan. Ia menyesali semuanya.

Orang-orang yang berkerumun hanya bisa melihat kejadian itu dengan pilu.

***

9 comments

  1. rahma · May 10, 2011

    sedih bgt

  2. Min sung gi · December 31, 2011

    Author~
    hiks..hiks..:'(
    siwon oppa ama kyu oppa g’ b’jodoh..skarang sungmin oppa ditinggal mati..
    Hiks..
    Daebak..hiksh..

  3. trya001 · April 21, 2012

    hikz , sedihhhh bgt ;(

  4. storyofmydream · July 3, 2012

    tragis banget sih thor…TT

  5. audrey · July 19, 2012

    demi apapun.. sedih bngt thor.. dibaca berulang jg ttp nangis

  6. ega · August 5, 2012

    ceritanya nyesek banget

  7. Monica cyntia · November 10, 2012

    Yaampuun.. Sedih banget.. Aku bca nya smpe nangis… :”)

    Tpi knpa sungmin bru bilang saranghae wktu seo hye udh sekarat..

  8. Jo Fany · January 3, 2013

    Ya ampuunn ngenes bnget yah.. Baru ge sungmin oppa ny baik, eh cwek ny malah pergi

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s