Part 1 : Friends and Love

Tittle : Friends and Love
Author : Ichen Aoi a.k.a Kim Seoyeon
Song : all song Hey! Say! JUMP (Hey! Say! Best & Hey! Say! 7)
School : Horikoshi Gakuen

Cast boys :
Hey! Say! JUMP members
1. Name : Yuto Nakajima
Class : 2D
2. Name : Yamada Ryosuke
Class : 2D
3. Name : Chinen Yuri
Class : 2D
4. Name : Daiki Arioka
Class : 2A
5. Name : Inoo Kei
Class : 3A
6. Name : Kota Yabu
Class : 3B

Cast girls :
1. Name : Aoi Amakusa (ichen)
Class : 2C
2. Name : Kazune Akihime (bella)
Class : 2C
3. Name : Yuki Tachibana (dea)
Class : 2B
4. Name : Dizura Hizaki (dinda)
Class : 2B
5. Name : Hyakka Ameryu (piluu)
Class : 2B
6. Name : Ichigo Misaki (any)
Class : 2A
7. Nama : Momoyuki Sakurai (dheika)
Class : 2A

Horikoshi Gakuen, sekolah swasta besar di Tokyo, Jepang tampak lenggang. Seperti biasa hanya ada pelajar sekolah itu sendiri yang sibuk dengan kegiatan masing-masing. Kalau dilihat dari luar, sekolah ini memamng merupakan sekolah yang sangat megah untuk ukuran sekolah pada umumnya. Keistimewaan sekolah ini adalah penggolongan pelajar yang terbagi menjadi tiga. Orang yang bisa bersekolah disini adalah seorang idola, anak pejabat / orang kaya dan orang yang benar-benar cerdas serta berbakat dalam olahraga. Bahkan masalah bayarannya pun sebanding dengan Todai (Universitas Tokyo).

(Song : Hitomi No Screen)

Yuto memasang headsetnya ditelinga sambil melangkah menyusuri koridor. Ia memasukkan tangannya kedalam saku celananya. Sedangkan tasnya berada dibahu sebelah kanannya. Ia berpapasan dengan seorang siswi yang hanya ia kenal wajahnya namun ia tidak tahu pasti siapa namanya. Siswi itu memakai headset sambil mengamati i-podnya, mungkin sedang memilih list lagunya.
*bruk!*
Keduanya jatuh dilantai koridor. I-pod siswi itu terlempar membentur tembok.
“Argh! I-pod ku!” ia berdiri lalu menatap Yuto dengan bengis.
“Gomen” Yuto berusaha membuat seulas senyuman dibibirnya.
“Ck!” tidak ada tanggapan lain yang keluar dari mulutnya kecuali keluhan.
“Aku akan menggantinya, kamu kelas berapa?”
“2C. kau tahu?! Aku baru saja membelinya kemarin dank au merusaknya!”
“Aku akan menggantinya setelah manager memberikan uang ku. Oh ya, nama mu?”
“Aoi. Aoi Amakusa”
“Aku…”
“Yuto Nakajima member Hey! Say! JUMP. Aku sudah tahu itu, jadi kau tidak perlu memperkenalkan dirimu”
Yuto terdiam. Aoi mengambil i-podnya yang langsung mati gara-gara kejadian tadi. Ia menatap Yuto sekilas lalu pergi. Sedangkan Yuto hanya mengangkat bahunya sambil pergi menuju kelasnya sendiri.
***
(Song : Time)

Seperti biasa, Kazu selalu datang terlambat. Begitu juga dengan hari ini.
“Huaaaaaaaaaaaaaaa!!! Gerbang keburu dikunci!!” Kazu mempercepat langkahnya.
*tin tin!*
Suara klakson mobil cukup mengejutkannya. Kaca belakang mobil terbuka dan menampakkan sebuah senyuman manis plus imut milik seorang cowok.
“Mau bareng?? Silahkan. Kebetulan aku juga di Horikoshi”
Ia memberikan tempat duduk dikursi belakang, disampingnya. Tanpa pikir panjang Kazu membuka pintu mobil itu dan duduk disampingnya. Cowok itu tersenyum menatap tingkah gadis disampingnya.
“Siapa nama mu?”
“Kazune”
“Eh??”
“Kazune Akihime, 2C”
Kazu tampak sangat gemetaran. Bagaimana tidak? Jika dia terlambat lagi hari ini maka konsekuensinya dia harus pulang dan memanggil orangtuanya sedangkan ia diTokyo sendirian. Jadi? Dia harus memanggil siapa?.
“Aku Chinen, 2D”
Mendengar nama itu, Kazu langsung menoleh dan mengamatinya dari atas sampai bawah.
“Heh?! Bagaimana bisa aku bersama member Hey! Say! JUMP?”
“Tentu saja bisa. Karena kau langsung masuk kedalam mobil ku”
Chinen memperlihatkan deretan gigi putihnya yang tersusun rapi dengan senyuman yang begitu menawan. Kazu nyaris saja mimisan kalau dia tidak ingat soal menciptakan image didepan cowok idaman, maka dia hanya menanggapinya dengan tersenyum gugup.
Mereka pun berangkat sekolah bersama.
***
(Song : Shinku)

Yama, sepreti biasa berusaha melewati kelas 2A meski jelas dia tidak ada kepentingan apapun selain melihat seorang siswi dikelas itu, Dizura. Ada yang membuat Yama menyukai gadis itu. Semua karena awal perjumpaan mereka dalam upaca penerimaan siswa baru tahun lalu. Saat ia kehilangan nametagnya, Zura datang dengan senyumnya sambil menyerahkan nametag milik Yama.
Sementara itu didalam kelas, Ichigo menatap Yama. Ia mengaguminya sejak pertamakali Yama membatunya membawakan barang-barang milik Nakamura sensei. Saat itu ia kesulitan dan nyaris jatuh dari tangga, untung saja Yama datang dan membantunya. Sejak itulah Ichigo tahu kalau Yama adalah orang yang baik dan ia menyukainya.
“Ohayou!”
Daiki datang sambil melemparkan senyum kesegala penjuru. Dia memang pelajar yang sangat ramah dikelas 2A dan dia juga seorang pelajar terbaik dikelasnya. Ia selalu diam-diam melirik Ichigo, sosok gadis yang rajin dimatanya. Dan ia menaruh perhatian padanya.
Zura langsung berdiri begitu melihat Daiki datang.
Ia menyapanya, “Ohayou~ bagaimana hari mu kemarin? Apa melelahkan?”
Semua orang disekolah ini tahu banyak hal tentang Hey! Say! JUMP dan sub groupnya. Bagaimana tidak? Setiap acara, mereka selalu tampil dan mengundang banyak tamu ke Horikoshi hanya demi melihat boyband itu.
“Lumayan. Zura, apa kau tahu apa yang akan dikerjakan Ichigo sepulang sekolah nanti?”
Daiki membetulkan almamaternya. Zura hanya mengangkat bahu sambil melirik kearah Ichigo yang sibuk dengan buku-bukunya.
***

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s