Love in Seoul (Part 2)

Tittle    : Love In Seoul

Author : Kim Seoyeon a.k.a Ichen Aoi

Cast :

Super Junior: Leeteuk, Shiwon, Kyuhyun dan Donghae

SNSD: Taeyon, Jessica, Yuri, Soyoung dan Seohyun

SHINee: Minho dan Taemin

-Leeteuk POV-

Jarang-jarang aku keluar rumah untuk berjalan-jalan dipusat kota. Maklum saja, aku sedang menikmati cuti ku dari kantor. Rasanya sudah kangen sekali dengan celotehan riang Donghae dan Jessica juga Yuri. Mungkin baru minggu depan aku kembali dengan berbagai acara tv baru yang disiapkan pihak SM Entertainment untuk ku. Eh? Ada pelukis jalanan. Dia tampak piawai sekali. Oh ya! Aku akan memintanya untuk melukis Taeyon, kebetulan aku punya fotonya dihp ku. “Maaf, bisa buatkan aku lukisan gadis ini?” ucap ku sambil duduk disampingnya.

-Kyuhyun POV-

Seorang cwok menyodorkan ku foto seorang gadis dihpnya. “Uhmm.. baiklah” aku akan dengan senang hati membantunya. Gadis yang tampaknya periang itu mungkin kekasihnya.

“Apa kau mau memberikan kado lukisan pada kekasih mu ini?”

“Ahhh.. bukan, dia bukan kekasih ku” sahutnya yang membuat ku agak bingung. Sekaligus malu karena kelancangan sok tahu ku ini. “Maaf ya aku sudah lancang”. Dia tersenyum “Dia ini junior ku semasa SMA”. Tampaknya dia menyukai gadis dalam foto itu. Dan dia bercerita panjang lebar tentangnya.

-Leeteuk POV-

Aku sudah menceritakan semuanya pada sipelukis ini.  Pendengar yang baik dan membuat ku merasa lega. Tapi tampaknya ada yang aneh. Dia terus sebentar-bentar melirik kearah si badut. Beberapa saat aku juga memperhatikan badut itu. Saat badut itu membuka topeng kepalanya, aku baru tahu alasan sipelukis memandanginya terus. Karna sang badut adalah seorang gadis yang cantik. “Kau menyukainya. Tampak sangat menyukainya” aku menepuk bahu si pelukis itu. Dengan segera wajahnya memerah. “Ahh.. aku takkan menganggu mu. Selesaikan gambar ini kapan saja selama wajah yang disana tidak menghalanginya” aku menepuk bahunya pelan sambil pamit pergi. Dia hanya diam tersipu.

***

-Taeyon POV-

Bahagianya!! Karena hari ini aku sudah berhasil ngobrol dengan si dia. Benar-benar tampan kalau dilihat dari dekat. Hhee.. besok aku akan lebih berusaha lagi. Apa aku harus mengundang Leeteuk oppa lagi? Rasanya tidak enak terus-terusan merepotkannya. Tapi mungkin aku bisa tanya dulu pada oppa.

***

-Taemin POV-

Eh?? Noona?! Benar! Dia noona yang tadi pagi. Apa aku akan menyapanya atau tidak. Kali ini dia bersama temannya. Ahh aku akan menyapanya.

-Yuri POV-

Eh?? Mahasiswa yang tadi pagi?? Wahh.. kenapa sama seperti tadi pagi? Dia memperhatikan ku terus. Aku akan ajak eonni duduk dibelakang.

-Minho POV-

Kenapa sih? Rasanya noona itu risih sekali. Dan tampaknya aku pernah bertemu dengannya. Dimana ya? Euhmm.. dimana ya? Ah! Benar! Dia noona tadi pagi. Pantas aku merasa pernah melihatnya. Eh? Dia pergi kebelakang bis.

-Jessica POV-

Kenapa sih Yuri? Dia tampak risih dan mengajak ku duduk dibelakang. Kami melewati seorang pelajar yang wajahnya tampak tak asing bagi ku. Saat kami melewatinya, dia tersenyum kearah ku. Eh… apa dia mengenal ku?

-Taemin POV-

Keberanian ku rupanya belum cukup. Aku hanya bisa tersenyum saat dia berjalan kebagian belakang bis dan berharap noona itu mengenali ku. Meski tampaknya dia hanya balas tersenyum tanpa mengenal ku. Menyedihkan!

***

Toko sepatu..

-Jessica POV-

Akhirnya sampai didepan toko sepatu tempat Soyoung bekerja. Cukup mudah menemukannya. Karena terletak langsung dekat halte bis. Aku langsung melonjak gembira karena melihat toko tersebut ramai pengunjung.  Itu berarti aku berguna berada disana dan memiliki kegiatan. Karna gembira aku tidak sengaja menginjak kaki penumpang lain saat sedang berjalan menuju pintu keluar bis.

“Adow!”

-Taemin POV-

“Adow!” waahhh.. sakit sekali, ada yang menginjak kaki ku. Apa dia tidak lihat-lihat ya?! Menyebalkan. “Maaf ya” terdengar suara lembut sampai ditelinga ku.  Rupanya sang noona yang menginjak ku, aku melihat hak sepatu yang satunya patah. Apa karna kejadian tadi pagi?

“Iya gak apa-apa” sahut ku dengan sedikit serba salah.   “Maaf ya, habis sepatu ku rusak jadi aku buru-buru ke toko didepan sana” dia menunjuk toko yang dekat dengan halte. Aku tersenyum mengangguk.

-Minho POV-

Tampaknya dia merasa risih  karena aku terus-terusan memperhatikannnya. Tapi sikapnya lucu sekali. Aku jadi suka sekali untuk memperhatikannya. Saat ini saja dia sedang mendecak kesal karna aku memandanginya. Terlebih lagi temannya, noona yang satunya. Tampak sedang sibuk minta maaf dengan pelajar SMA disana.

-Yuri POV-

Yaa amppuunn.. apa perlu matanya ku colok agar dia berhenti memperhatikan ku. Jessica eonni sedang sibuk minta maaf pula. “Eoonniii cepat sedikit” aku mulai tak sbaaran. Dengan segera eonni menghampiri ku sambil mengangguk sopan kearah pelajar SMA tadi.

“Huh! Eonni lama sekali!!”

“Mian, tadi aku menginjak kakinya”

Jessica eonni tersenyum. Baiklah ini bukan salahnya lebih baik aku focus untuk membantu Soyoung.

-Soyoung POV-

Ah ada pengunjung lagi? Toko ku cukup ramai hari ini. Ahh.. bukan! Itu Jessica dan Yuri. Senangnya mereka mau kemari hari ini. “Soyoung!” Jessica memelukku. “Eonni” sahut ku balik. Yuri menjabat tangan ku. “Kami kesini mau membantu mu, sekalian aku mau beli sepatu baru” eonni tampak bersemangat. Aku senang sekali jika mereka ketoko  aku jadi punya teman bicara. “Silahkan saja. Aku senang kalian kemari”. Kami pun memulai kegiatan kami.

-Taemin POV-

Noona tampak akrab sekali dengan gadis penjaga toko. Apa noona sering kemari? Tampaknya sih iya. Mungkin sekali-sekali aku akan mencoba mampir ketoko itu sepulang sekolah.

-Minho POV-

Gadis yang menarik sekali, ingin rasanya aku ikut turun hanya sekedar untuk mengganggunya. Tapi hari ini aku terlalu lelah untuk bermain-main, mungkin lain kali kalau ada waktu senggang aku bisa mengikuti kegiatannya seharian.

***

Hari berikutnya..

Seoul University..

-Donghae POV-

Hari ini aku mengantarkan Minho kekampusnya. Untung saja hampir searah dengan SMA itu. Sebeluh crew tv datang, aku mau melihat-lihat sekolah itu dulu. “Minho, pulang nanti kalau kau minta dijemput. Bilang saja pada hyung mu tercinta ini”. Goda ku sebelum dia turun dari mobil ku. Ia mendecak kesal sambil bilang “Ini hanya untuk pengiritan, aku mau beli laptop baru”

-Minho POV-

Hyung menggoda ku. Sedikit menyebalkan memang. “Kenapa kau tidak minta pada ku saja? Akan segera aku belikan” tawar hyung dengan sedikit heran. Sebenarnya itu cara yang mudah, hanya saja aku mau membelinya dengan usaha ku sendiri. “Ah.. tidak. Terimakasih hyung. Aku ingin membelinya dengan uang ku sendiri”. Dia tampak tersenyum lalu pamit pergi.

***

SMA pusat Seoul..

-Taemin POV-

Hari ini akan dikenalkan pengajar jasmani yang baru. Seorang artis. Dan kegiatan yang berkaitan dengannya tentu  saja akan terekam dalam kamera. Ku rasa sedikit menyenangkan. Bahkan Hoon Ji menyambutnya dengan bahagia sekali. Kebetulan saat ini adalah jam maple pendidikan jasmani. Aah.. itu dia guru baru kami. Masih muda sekali rupanya.

-Donghae POV-

Hoalah.. akhirnya aku menjadi guru dadakan. Hufh.. untung hanya sebagai guru olahraga. Aku lumayan senang dengan hal yang satu ini.

“Perkenalkan nama saya Lee Donghae, saya akan mengajar pendidikan jasmani selama satu bulan penuh. Saya juga akan membentuk tim basket dan saya sendiri yang akan memilih anggotanya. Terimakasih”

Hufh.. apa aku terdengar lumayan PD??

-Taemin POV-

Guru baru yang enerjik dan menyenangkan. Aku cukup tertarik dengan tawaran seleksi tim basket itu. Hitung-hitung mengisi waktu luang ku. “Pak, bagaimana caranya agar bisa mendaftar untuk tim itu?”

-Donghae POV-

HEH?! Bapak?! Ya ampppuunn… “Maaf sebelumnya, kalian bisa memanggil saya hyung. Jangan yang lain ya” ah.. aku sedikit memelas memang. Tunggu! Apa dia pelajar SMA? Wajahnya tampak sangat baby face. Lebih cocok jadi pelajar SMP. Tapi selebihnya ku pikir dia kan tumbuh jadi pemuda yang tampan. “Tenang saja, bagi yang berminat. Sekarang juga saya akan meminta kalian untuk bermain basket. Saya akan melihat skill kalian”

Akhirnya cara seleksi pun dimulai..

***

Seoul University..

-Minho POV-

Akhirnya pergantian guru baru itu bukan hanya isu. Karena Prof. Seung Jo sudah mengumumkannnya hari ini. Dia memanfaatkan pergantian selama satu bulan ini sebagai liburan. Tapi sejujurnya aku agak kurang suka, mengingat guru pengganti ini adalah seorang artis. Dan ini merupakan acara program tv terbaru. Tentu  saja akan ada kamera dimana-mana. Ah.. itu dia dosen baru kami, terdengar dari suara langkah kakinya kalau dia seorang wanita.

-Yuri POV-

Aku sedikit deg-deg-an. Ah.. bagaimana bisa aku mengajar mereka kalau kemampuan mereka mungkin lebih baik dari ku. Ini benar-benar tantangan yang luar biasa . aku memasuki ruangan laboratorium computer itu.

“Permisi, maaf saya adalah dosen baru kalian. Nama saya Yuri. Saya harap kita bisa bekerjasama mengingat saya kurang mampu dalam mata kuliah kalian ini”

Akhirnya aku mengaku kalah dalam pertemuan pertama. Cukup memalukan. Aku putuskan untuk menatap sekeliling dan yang ku dapati ada mahasiswa yang kemarin memandangi ku terus. Ah.. sial sekali!

-Minho POV-

Noona? Dia noona itu! Waahh.. akan makin menarik saja mata kuliah ini. Yuri, nama yang bagus.  Aku tahu dia menatap ku dengan cemas sekaligus kesal. Tenang saja aku tidak akan berbuat yang aneh-aneh. Aku cukup menggoda mu dari jauh saja. Aku senang melihat tingkah noona yang salah tingkah. Lagian dia cantik, jadi tidak rugi bagi ku untuk menghabiskan waktu ku hanya untuk menatapnya dengan iseng.

-Yuri POV-

Ah.. lagi-lagi, tatapan mahasiswa itu  menghujam ku. Apa yang diinginkannya. Baiklah, abaikan saja. “Sebelum kita memulai pelajaran, apakah ada yang ingin kalian tanyakan?” sahut ku basa-basi. Rupanya itu menjadi senjata makan tuan untu ku. Karena mahasiswa iseng itu langsung mengangkat jarinya.

-Minho POV-

Ah.. ini peluang untuk ku sedikit mengganggunya. Aku akan mengangkat jari ku. Sejenak dia tampak mengabaikan ku. Kemudian mau tak mau ia mengangguk kearah ku, karna seluruh mahasiswa menunjuk ku. “Maaf sebelumnya, saya Minho Choi. Ehm.. apa ini untuk acara tv? Aku melihat banyak kamera diluar sana. Apakah kau seorang idol? Kenapa aku tidak mengenalmu?”. Sekali-kali bermain dengannya kan tidak masalah. Aku tahu semua mahasiswa menatap ku heran. Tapi memang aku sungguh-sungguh tidak mengenalnya.

-Yuri POV-

Heh?! Dia tidak mengenal ku?! Ulang sekali lagi! Tidak mengenal ku?! Apa maksudnya? Padahal jelas-jelas Girls Generation sedang tenar dimana-mana. Dia baru saja membuat ku merasa dipermalukan didepan kamera tv. Menyebalkan!

“Ah ya, saya Yuri dari Girls Generation. Maaf bagi beberapa dari kalian yang tidak mengenal saya” sahut ku dengan sedikit ketenangan. Tampak seorang mahasiswi berdecak kagum, “Huaa.. eonni! Aku fans kalian. Senang bisa diajarkan dengan salah satunya. Aku suka sekali dengan Jessica eonni” kali ini dia tampak bersinar. Ahh fans eonni rupanya. Tak masalah deh paling tidak ada yang mengenal group ku itu.

-Minho POV-

Sekejab tadi aku merasa berhasil sedikit mengganggunya. Memang artis itu beda. Dia dapat menguasai suasana dalam sekejab saja. Mengagumkan. Aku rasa aku mulai tertarik dengan noona satu ini. Baiklah, aku akan membantunya dalam mata kuliah ini. Kebetulan dikampus ini, aku salah satu mahasiswa dengan nilai terbaik untuk mata kuliah dibidang ku.

***

-Leeteuk POV-

Aku harus kepusat kota untuk mengambil lukisan yang lalu ku pesan oleh salah satu pelukis jalanan disana. Semoga saja hari ini dia sudah menyelesaikannya. Ah.. itu dia. Eh?? Dia sedang melukis seorang gadis? Aku akan coba mengamatinya. Lho? Bukankah itu sigadis badut. Menarik sekali. Tampaknya dia benar-benar menyukai gadis itu. Aku jadi segan mengganggunya. Ah.. sudahlah lebih baik aku kembali lain waktu.

-Kyuhyun POV-

Tampaknya ada yang mengawasi ku dari belakang. Lho? Dia hyung yang kemarin menitipkan lukisan pada ku. Aku akan mengejarnya. “Hyung!”. Dia menoleh. “Apa hyung tidak mau mengambil lukisannya?”. Kali ini dia tersenyum, “tadinya mau ku ambil. Tapi ku lihat kamu sedang terlalu sibuk melukis orang yang disebelah sana”. Aku melihat kearah yang ditunjuknya. Rupanya si gadis badut. Ah.. tampaknya dia tahu dan hal ini membuat ku sedikit malu jadinya.

-Jessica POV-

Aku akan bermain ketempat Kyuhyun. Lho? Dia bersamaaa.. heh?? Leeteuk oppa! Kebetulan sekali. Rasanya aku ingin menjewer telinga manusia yang dengan seenaknya cuti dan meninggalkan pekerjaannya yang menumpuk. “Tukkie oppa!!!” dengan segera aku menyambar telinganya. “Aow!!” dia mengusap telinganya. Rasakan! “Jessica?? Ada apa sih? Kok tiba-tiba saja menjewer ku seenaknya?” kali ini dia meringis kesakitan.

“Salah mu oppa!! Kau meninggalkan semua pekerjaan dikantor dan membuat aku, Yuri dan Donghae repot. Sebentar lagi kita akan dapat giliran program tv baru tahu!”. Aku langsung memarahinya sesuka hati ku.

-Leeteuk POV-

Rasanya sakit sekali telinga ku gara-gara dijewer oleh Jessica. Ahh.. dia marah sungguhan rupanya. “Maaf ya. Lusa aku akan kembali ke kantor dan menyelesaikan semuanya” janji ku padanya. “Termasuk bagian kami bertiga!”. Heh?! Jessica masa aku mengerjakan pekerjaan tiga orang sendirian. Huaaa dia benar-benar niat menghukum ku rupanya. “Hadduuhh.. mianhe. Aku tidak bermaksud merepotkan kalian kok” duuhh.. bahaya nih kalau wanita sudah bertindak.

-Kyuhyun POV-

Tampaknya hyung ini mengenal Jessica. Rupanya mereka teman satu kantor. “Jessica, ada apa kemari?”. Aku merasa sedikit bingung, jadi ku putuskan untuk bicara.

-Jessica POV-

Ah iya! Aku lupa tujuan ku. “Kyuhyun oppa, tolong buatkan aku lukisan untuk ku. Aku ingin memajangnya dikamar  ku”. Dengan segera aku membujuknya. Rupanya Leeteuk oppa ingin balas dendam dengan balik menjewer ku. Untungnya aku sigap dan langsung bersembunyi dibelakang Kyuhyun. “Leeteuk oppa, terlalu cepat 100 tahun untuk mu buat membalas semua perbuatan ku. hHee..”

-Kyuhyun POV-

Ahh.. rupanya mereka ini semacam sahabat yang aneh. Hyung yang bernama Leeteuk itu terus memburu Jessica. Dan aku, diminta Jessica untuk melindunginya atau semacam menjadi tameng lebih tepatnya. Tapi pertengkaran mereka cukup menghibur ku.

-Leeteuk POV-

Aku harus membalas perbuatan gadis iseng ini. Aku harus menjewernya walau hanya satu kali saja. Tapi sialnya dia terlalu licin dan gesit untuk dibalas. Meyebalkan! Selebihnya dia sahabat yang menyenangkan. Untung saja tidak ada Donghae, kalau ada dia pasti akan membantu Jessica setengah mati. Benar-benar manusia iseng.

-Seohyun POV-

Bukannya aku ingin diperhatikan atau apa. Rasanya pandangan pelukis muda itu kini sedang tidak tersorot pada ku. Aku ingin melihatnya. Eh? Dia bersama seorang lelaki dan wanita. Mereka bertiga tampak bahagia dan akrab sekali. Ya! Aku ingat gadis itu, dia yang sering datang menemuinya. Apakah dia kekasihnya? Tapi kenapa terus menatapi ku kalau dia sudah memiliki seorang kekasih? Rasanya aku juga ingin seperti gadis itu. Memiliki orang-oarang yang bisa berbagi kebahagian.

***

Jam makan siang..

SMA pusat Seoul..

-Donghae POV-

Wahh sudah lama sekali tidak makan dan menikmati menu dikantin sekolah. Jadi kangen rasanya. Oh ya, aku duduk dimeja mana ya? Lebih baik aku bergabung disana.

“Maaf, bolehkah saya duduk disini?”

Ah.. rupanya si anak SMA yang imut itu. Kalau tidak salah namanya Lee Taemin. Kebetulan dia salah satu siswa yang masuk dalam program tim basket istimewa ku.

-Taemin POV-

Ah rupanya sipengajar baru yang enerjik itu. Entah kenapa rasanya aku pernah bertemu dengannya selain diprogram tv tentunya. Dimana ya? Kemarin aku hanya bertemu satu orang seingat ku sih. Atau memang karna otak ku sudah terkontaminasi oleh noona yang sangat ingin ku kenal itu?

“Silahkan saja hyung”

-Donghae POV-

Uhm.. rasanya ku pernah berjumpa dengan pelajar satu ini. Kapan yah? Coba ku ingat-ingat dulu. Aha! Dia yang menunjukkan ku jalan. “Hey! Taemin, apa kau tidak merasa pernah bertemu dengan ku? Selain diprogram tv tentunya”

-Taemin POV-

Tuh kan! Hyung juga berfikiran yang sama. Tapi yang ku ingat hanya noona berambut pirang itu. Jadi aku putuskan untuk menggeleng saja.

“Aku yang kemarin menanyakan jalan”

Kali ini hyung tampak bersemangat. Oh ya! Tepat sekali! Dihari yang sama saat aku menjumpai noona itu. “Ah ya benar hyung! Pantas saja rasanya aku pernah menjumpai mu, hyung”.

Akhirnya kami pun berbagi cerita hari itu sampai jam makan siang usai.

***

2 comments

  1. Gorjesspazzer world's · April 22, 2012

    Aiihh minho !!!
    Nakalnya dirimu !!
    Mengganggu Yuri Onnie saja !!
    Hahahaha

    Oii oii … #teriak sambil angkat tangan (ngikutin minho)
    Aku juga fans nya Jessica …. #gananya /plakk
    Aigoo haeppa ngaja di sekolah tae oppa …
    Senang. Senang. Senang…
    Melihat 2 orang namja yang ku suka akrab begitu !!
    Hahaha

  2. Aan's L-hope · November 4, 2014

    Bakalan seru nih… soal nya itu skolah penuh dngn yeoja or namja tampan n’ yeppeo^^

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s