Love in Seoul (Part 4)


Tittle : Love In Seoul

Author : Kim Seoyeon a.k.a Ichen Aoi

Cast :

Super Junior: Leeteuk, Shiwon, Kyuhyun dan Donghae

SNSD: Taeyon, Jessica, Yuri, Soyoung dan Seohyun

SHINee: Minho dan Taemin

-Minho POV-
Huaaaa!! Aku lelah mengajar Yuri noona. Sejak tadi dia tidak merekam apa yang ku jelaskan kedalam otaknya. Sedangkah hari sudah malam. Apa yang harus ku perbuat untuk membantunya. “Noona, tidak bisakah kau berkonsentrasi dan merekam semua penjelasan yang ku berikan padamu?”. Sejujurnya agak kasihan juga melihat noona yang kini ingin menangis. “Mianhe.. Minho, mungkin aku memang benar-benar tidak bisa”. Dia tampak putus asa. Aku jadi benar-benar tidak tega melihatnya.

-Yuri POV-
Aku tahu kalau Minho pasti lelah mengajari ku sejak sore tadi. Aku juga tidak tahu dimana salah ku hingga sulit sekali rasanya mencerna penjelasan Minho. Aku harus bagaimana? Dia pasti bosan dan lelah. Dia tidak akan mau berurusan lagi dengan ku. “Aku akan mengajari noona sampai noona benar-benar paham. Untuk itu, besok aku akan menjadi asisten mu. Jangan khawatir, mahasiswa yang lain akan mendengarkan ucapan ku”. ya Tuhan, dia benar-benar baik. Aku bersyukur dalam karna ada dia dalam kelas ku.

-Minho POV-
Mau bagaimana lagi? Aku memang harus membantunya. Aku tidak mungkin membiarkan dia kesulitan seperti ini. Lagipula aku bisa sedikit memanfaatkan kedudukan ku dikampus. Hubungan ku dengan mahasiswa yang lain juga baik-baik saja. “Minho.. Gomawo hiks..”.
Lho? Noona malah menangis dan langsung memeluk ku. biarlah, dia juga lelah dengan semua ini. Lagian bukan salahnya, dia bukan seorang dosen. Dia adalah seorang public figure yang memiliki banyak fans baik wanita atau pun… pria?. Rasanya aku agak sedikit khawatir. Sebenarnya ada apa dengan ku?
***
Keesokan harinya..

-Leeteuk POV-
Tumben sekali hari ini Taeyeon tidak menghubungi ku. Ada apa sebenarnya?
♪♪Gaseumi sorichyeo marhae jayuro-un nae yeonghon.. Eonjena cheo-eumui imaeum euro neoreul saranghae♪♪
Eh telepon dari… Jessica? Ah.. rasanya perasaan ku jadi tidak enak. “Annyeonghaseyo… ah iya aku masuk hari ini, tenang saja… jangan begitu Jessica, aku mengaku salah… baik! Akan ku kerjakan semua… ya sampai nanti dikantor”. Benar dugaan ku, dia meminta ku massuk kantor hari ini. Rasanya cukup sudah liburan ku. saatnya kembali beraktifitas.
***
Pagi ini Taemin tampak dua kali lebih bahagia karna rupanya dia berhasil mendapatkan nomor HP Jessica. Rasa bahagianya dapat dilihat dari langkahnya yang seperti melambung diudara.

-Taemin POV-
Aku akan coba untuk mengiriminya pesan singkat. Sekedar mengucapkan Annyeonghaseyo dipagi yang ku rasa dua kali lipat lebih indah ini.
♪♪Noona neomuh yehbbeo seonam jah deuleegah manahn dweo♪♪
Ah ada telepon rupanya. Dari siapa ya? Biar ku lihat. Aha! Dari noona! Ya ampun..

Karena terlalu gembira dan juga bingung, Taemin bukannya mengangkat telepon tersebut malah lompat lompat tak jelas. “Aku harus bagaimana? Bagaimana harus aku lakukan? Ah.. bahasa ku kacau!” dia terus-terusan berkata seperti itu.

-Jessica POV-
Eh? SMS dari Taemin, pelajar imut yang kemarin. Wah.. kenapa tidak aku telepon saja dia. Baiklah..
*tuutt.. tuuutt.. tuut..tuut*
Lama sekali dia mengangkatnya. Uhm.. mungkin sedang menunggu bis. Ah iya! Hari ini kan masih hari sekolah. Tak masalah, mungkin sebentar lagi dia akan mengangkatnya.

Seperti biasa, Jessica berjalan kaki menuju halte bis didepan toko tempat Sooyoung bekerja. Karna sudah biasa untuknya mampir sebentar buat mengambil kue-kue yang sengaja dibikin Soyoung untuknya.

-Taemin POV-
Kasihan jika noona menunggu terlalu lama. Biar ku angkat teleponnya. Sebelum itu lebih baik aku test suara dulu. “Ehem!”

Orang-orang disekeliling Taemin memperhatikannya bingung. Tapi ada juga wanita yang tersenyum karna wajah Taemin yang imut dan cukup tampan.

“Annyeonghaseyo”
“Akhirnya! Ku pikir kau tak akan pernah mengangkat telepon ku”
“Bukan begitu noona”
“Lalu?”
“Ehm.. aku hanya bingung ehm.. ah.. aku tidak menyangka noona akan menelepon ku”
“It’s okay! Kenapa kau menulis pesan yang singkat sekali?”
“Aku hanya bingung mau menulis apa” Taemin mulai deg-deg-an.
“Hari ini kau sekolah kan? Apa kau sudah naik bis? Bisakah kita berangkat bersama?”
“EH?!”

-Taemin POV-
*Jeder! Gluduk! Jeder! Gluduk! Cccciiitt! Duar! Duar!*
Hati ku jadi mulai tak menentu. Benar-benar seperti kejatuhan 1000 keberuntungan.
“Tentu saja. Kenapa tidak? Aku akan menunggu noona dihalte depan toko sepatu yang kemarin”.
*klik!*
Ya Tuhaan..
Apakah aku sedang berada disurga saat ini? Apa ini semua balasan dari-Mu karna kemurahan hati ku membantu sang noona? Yes! Yes!

Taemin pun berlari dengan secepat yang ia bisa. Ia tidak akan membiarkan noona-nya menunggu.
***
-Jessica POV-
Daripada aku berangkat sendiri, bukankah lebih baik aku berangkat bersamanya? Ya! Dia sekolah! Aku lupa! Aku harus cepat atau dia akan terlambat hanya karna menunggu ku.

Jessica pun berlari dengan susah payah, mengingat dia memakai sepatu high heels.
***
Taman pusat kota, Seoul..

-Taeyeon POV-
Aku akan ketaman sendiri. Leeteuk oppa sudah mulai kembali bekerja. Kali ini aku sudah tidak ingin berharap dapat bertemu dengan Shiwon. Aku sudah melihat sesuatu yang seharusnya tak boleh ku lihat. Semua itu hanya membuat hati ku sakit.

Taeyeon hanya berlari-lari kecil. Pikirannya sedang melayang kemana-mana. Tak disangka kali ini Shiwon duluan yang menemukannya, tidak seperti sebelumnya. Selalu Taeyeon yang mencarinya.

-Shiwon POV-
Itu dia! Taeyeon. Gadis lucu yang kemarin. Aku akan coba menegurnya lagi. “Annyeonghaseyo”. Ahh.. dia menoleh. Tapi kok rasanya wajahnya tidak seceria kemarin. Hari ini tampak murung. “Ada apa dengan mu, Taeyeon?”. Tampaknya dia punya masalah. Mungkin aku bisa membantunya.

-Taeyeon POV-
Aku sangat terkejut akan kehadiran Shiwon oppa. Lebih bagik aku bersikap biasa saja padanya. Ini bukan kesalahannya, semua karna kekaguman ku yang tak berujung padanya. “Oppa, kau mengejutkan ku”.

Pagi itu, Taeyeon dan Shiwon pun berjalan bersama mengelilingi taman.

“Aku mengejutkan mu? Oh.. Mianhe”
“Ne.Gwenchana”
“Kau tidak punya masalah dengan jantung kan?”
“Eh?? Memangnya kenapa oppa?”
“Aku takut terjadi apa-apa pada mu jika aku mengejutkan mu”
“Oppa~ aku ini gadis sehat!”
“Hhaa.. Iya, iya. Aku percaya”
“Oppa~ berhenti menggoda ku, aku tidak ingin terlalu berharap banyak pada mu”
“Eh?”

-Shiwon POV-
Aku tidak mengerti maksudnya. Apa yang sebenarnya terjadi kepada gadis ini? Apa aku membuat kesalahan? Dia menagis dihadapan ku. ini kedua kalinya ada gadis yang baru saja ku kenal menangis dihadapan ku. Apakah aku cukup berpotensi untuk membuat gadis-gadis diSeoul menangis?

“Taeyeon. Apa apa ini?”
“Oppa~ mianhe”

-Taeyeon POV-
Rupanya aku sungguh-sungguh tidak bisa berada dihadapannya lagi. Mengingat kejadian semalam dan sikapnya yang terlalu baik pada ku mungkin akan membuat ku lebih sakit dari ini. Bukankah lebih baik aku menyerah saja dan melupakan semuanya?

-Shiwon POV-
Dia menagis. Aku tidak bisa membiarkannya menangis dihadapan ku. tanpa ku sadari lagi-lagi tangan ku memeluk gadis asing yang baru saja ku kenal. Tapi rasanya aku tidak tega membiarkan dia menangis tanpa dukungan disisinya.
***
Pusat kota Seoul..

-Seohyun POV-
Ternyata pria itu baik. Dan aku belum mengucapkan terimakasih untuk yang kemarin. Jadi, hari ini aku yang akan menghampirinya duluan. Ah! Itu dia. Sudah siap didepan kanvasnya.

-Kyuhyun POV-
Hua.. lelahnya. Lukisan untuk Leeteuk hyung sudah ku kasih. Kini tinggal melukis Jessica. Tidak susah melukis gadis yang satu itu, mengingat dia selalu bersama dengan ku sejak kecil. Jadi aku sudah hafal benar wajah dan kepribadiannya.

Sementara itu Seohyun mengamati apa yang dia lukis.

-Seohyun POV-
Siapa yang dia lukis dikanvas itu? Eh? Seorang gadis. Rasanya aku pernah melihatnya. Ya! Dia gadis yang sering bersamanya disini. Apa dia kekasihnya? Ku harap bukan. Tapi entahlah. Aku akan bertanya langsung padanya.

-Kyuhyun POV-
Kok rasanya ada yang mendekat dari arah belakang ku ya? Baiklah akan ku lihat siapa yang datang. “Eh.. Mianhe” seorang gadis langsung mengucapkannya dengan nada bersalah. Ruapanya dia si gadis badut itu. Sungguh suatu kebetulan disaat aku ingin sekali melihat wajahnya. “Ah ya tidak apa. Kenapa kau kemari? Tumben sekali” aku mengatur posisi duduk ku agar bisa berhadpan dengannya. Kenapa dia tampak salah tingkah begitu?

“Uhmm.. aku hanya ingin bilang sesuatu”
“Apa itu?”
“Ehmm.. terimakasih untuk yang kemarin”
“Tidak masalah”
“Ada lagi yang ingin ku tanyakan.”
“Apa itu? Silahkan saja”
“Ehh.. Itu… dia..”
“Siapa?” Khyuhyun jadi bingung.
“Maksud ku. Dia yang dilukisan itu, kekasih mu?”

-Kyuhyun POV-
Akhirnya aku mengerti siapa yang dia maksud. Jessica. Dia bertanya tentang Jessica pada ku? Apa dia menyukai ku? Pasti iya! Jika tidak, dia tidak akan susah payah mempedulikan aku melukis gadis manapun dipelosok Seoul ini. “Dia teman ku sejak kecil”

-Seohyun POV-
“Dia teman ku sejak kecil”
Ahhh.. rasanya lega mendengarnya. Akhirnya kau mendapatkan kejelasan. “Apa kau cemburu?” tanya nya pada ku. “Eeehh….??” Aku benar-benar terkejut. Karna bingung aku hanya bisa menggeleng. “Oh ya, aku belum tahu nama mu” kali ini dia tersenyum. Menatap matanya saja sudah membuat hati ku tenang. “Seohyun imnida”

-Kyuhyun POV-
“Seohyun imnida”
Rasanya aku baru saja ditimpa keberuntungan yang membawa ku untuk mengetahui namanya. “Aku Kyuhyun. Aku tidak ingin memaksamu menanyakan nama ku. itu hanya jika kau ingin tahu saja”. Aku tidak akan membebankannya. “Eh?? Bukan begitu maksud ku oppa”. Kali ini Seohyun tampak bingung. Benar dugaan ku! dia memang gadis yang berbeda dan menarik hati ku. Mungkin aku bisa mulai untuk memperjuangkan hatinya.
***

Esok harinya..
Hari ini seperti yang tertera dalam kalender Masehi. Bahwa tepatnya saat ini adalah hari libur, hari minggu. *bilang hari minggu aja belibet sih?*. Tentu saja Taemin libur dari sekolahnya sehingga dia menghabiskan liburannya dengan kakak sepupunya, Siwon dan Minho sedang menikmati liburannya dirumah bersama hyungnya tercinta, Donghae. Sementara itu, Leeteuk sibuk menghubungi Taeyeon yang entah belakangan ini jadi sulit dihubungi. Kyuhyun memutuskan untuk mengajak Seohyun jalan-jalan. Jessica dan Yuri sedang merekomendasikan Soyoung untuk masuk dalam Girls Generation.

Kediaman Donghae dan Minho..

-Donghae POV-
Akhirnya libur juga. untung hari ini aku tidak membawakan acara tv mana pun. Kesempatan untuk merileks-kan pikiran nih!. Mau nyalain tv tapi malas bangun humph.. nunggu Minho lewat saja deh.

-Minho POV-
Haduh! Mau keruang keluarga kok rasanya perasaan gak enak begini ya? Kayaknya bakal disuruh-suruh hyung nih! Muter sajalah..

Sayangnya Donghae sudah melihat gerak-gerik mencurigakan dari adiknya itu.

-Minho POV-
“ Minnn! Minnn! Sini Min!”
*gubrak!* ya ampuunn hyung kebiasaan banget sih nyingkat nama orang! “Hyung! Masa nama bagus bagus jadi Minmin sih?!” mau gak mau aku menghampiri hyung juga deh. Daripada manggil berkepanjangan dengan nama aneh begitu. “Daripada nanti hyung panggil kamu begini nih. Ehm! Hoooo.. Hooooo! Kesini Hoooo!”. Heh?!
Dengan segera aku membungkam mulut hyung. “Ok! Ok! Hyung mau aku bantu apa?”. Dengan segera hyung nyengir dan menunjuk kearah televisi. “Acara music ya”. Dasar! Hyung jadi suka seenaknya.

-Donghae POV-
Hhee.. lucu juga punya adik semanis dan sepatuh Minho. Lumayan buat disuruh-suruh hHoo.. Asal jangan sampai dendam aja nih anak. “Hyung libur ya? Tumben” Minho duduk disamping ku sambil membawa beberapa toples cemilan. “Iya. Lagi gak ada acara tv” sahut ku sekenanya. “Gak laku lagi ya? hHee..”. Eits! Dasar Minho!. “Enak aja! gini-gini cewek-cewek dipelosok bumi ini pasti akan mengelu-elukan hyung mu ini lho!”. Aku pasang pose keren yang biasa ku pakai untuk pose dimajalah.

“Mari kita sambut Girls Generation dengan member barunya!”

Suara MC ditv mengejutkan Donghae yang langsung duduk tegap. Minho bingung, “Hyung kenapa sih?”. Donghae menunjuk kearah tv. “SNSD nambah personil! Jessica sama Yuri kok gag bilang yah?”.

-Minho POV-
Eh?? Yuri?? Bukannya itu nama noona?? Dia bilang juga member Girls Generation. Berarti dia teman hyung donk! Belum sempat aku bertanya pada hyung, dia langsung menyuruh ku diam. Saat ku amati tv, disana ada gadis-gadis cantik yang merupakan para member SNSD.

“Baiklah, sekarang ditengah-tengah kita sudah ada Sunny, Hyoyeon, Tiffany, Yoona, Jessica dan Yuri” ucap si MC.
“Annyeonghaseyo” sapa para member.
“Katanya kalian akan mengenalkan member baru. Siapa itu?”
“Iya. Ini dia member baru kami, Soyoung” ucap Tiffany.
Soyoung pun keluar dan segera disorot oleh banyak kamera.

-Donghae POV-
Heh?! Gadis penjaga toko sepatu?! Soyoung.. Jadi namanya Soyoung. Aku harus segera menelepon pihak SM Ent. “Annyeonghaseyo… Soyoung member baru?… rekomendasi?… siapa yang merekomendasikan?… Jessica dan Yuri? Ok!… Gomawo”. Aku menghempaskan tubuh ku kembali ke sofa. Rupanya teman Jessica dan Yuri. Aku akan mencari tahu tentangnya.

-Minho POV-
Noona memang seorang bintang. Auranya berbeda dengan yang dikampus. Melihatnya ditv semakin membuat ku takut akan kehilangannya. Aku juga harus sadar kalau pertemuan ku dengannya akan segera berakhir. Ini semua hanya program tv. Apa aku bisa berharap lebih dari ini?
***
Kediaman Taemin yang kehadiran tamu, Siwon..

-Taemin POV-
Lho?? Girls Generation? Itu kaaann.. noona?! Pantas saja aku merasa pernah melihatnya. Ternyata dia seorang idol. Jessica noona memang cantik. Aku rasa memang sejak awal aku sudah mulai menyukainya tidak peduli siapa pun dirinya.

-Siwon POV-
Dia.. Jessica? Gadis yang ku tolong beberapa waktu lalu. Dan Soyoung si gadis penjaga toko sepatu. Ternyata seorang idola ya.. Apa aku mulai terobsesi pada Jessica karna dia mirip dengan Shin Hye? Tidak boleh! Aku tidak boleh menyukai seseorang hanya karna obsesi ku terhadap gadis lain dimasa lalu ku. Tapi aku tidak bisa. Lalu bagaimana dengan gadis ditaman itu?
***

One comment

  1. Gorjesspazzer world's · April 22, 2012

    Oweookkkkkkkk …………
    #nangisdipojokan
    Beneran bukan haesica ….
    Uwaaaaaaaaaaa ……..
    Hiks hiks hiks ….
    Haesica-ku dipisahkan.. /plakk #abaikan

    Ukhh haeppa pede kali kau!#pake logat Batak
    Emangnya ada yang mau mengelu-elukan namamu ? Jangan tinggi” oppa mimpinya !! Entar jatoh nangis ! #dibantai ELFishy

    Waaahh seohyun ketahuan yya cemburu !!
    Hahahahaha lucunya ……
    Ekhh kenapa tuh siwon ??
    Dia terobsesi sama Shin Hye ??
    Nuguya??
    Terus yeoja taman itu taeng yya ??
    Lanjut baca ahh
    Seru niih ff-nya

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s