[Last Part] Love In Seoul

Tittle : Love In Seoul
Author : Kim Seoyeon a.k.a Ichen Aoi
Cast :
Super Junior: Leeteuk, Shiwon, Kyuhyun dan Donghae
SNSD: Taeyon, Jessica, Yuri, Soyoung dan Seohyun
SHINee: Minho dan Taemin

Rumah Sakit…

Soyoung dan Yuri datang kerumah sakit dengan terburu-buru setelah mendapat kabar kalau Jessica masuk rumah sakit. Donghae juga datang bersama Minho.
“Bagaimana ke adaan onnie?” Yuri menangis dan langsung menghampiri Taemin. Soyoung berusaha menenangkannya. “Aku tidak tahu noona” Taemin tampak merasa bersalah. “TAPI KAU BERSAMANYA!!” Yuri langsung memukul bahu Taemin.
Minho menata Yuri sekilas. Donghae yang seharusnya hari ini mendekati Soyoung, mengurungkan niatnya. “Tenang ya, onnie tenang” Soyoung menepuk-nepuk bahu Yuri pelan. Beberapa saat kemudian Kyuhyun juga tiba dirumah sakit. “Apa yang terjadi dengan Jessica? Ah ya, Kyuhyun imnida”. Dia berkenalan dengan semua yang ada disana. “Belum tahu, dokter belum bilang apa-apa” Soyoung yang menjawabnya.

-Taemin POV-
Semua salah ku! Salah ku! Andai saja aku menghubunginya dan bilang kalau dia tidak perlu menemui ku ditengah hujan. “Lee Taemin, ini bukan salah mu” Donghae hyung mencoba untuk menyemangati ku. “Hyung…”

-Yuri POV-
Benar kata Sooyoung, aku harus tenang. Semua ini bukan kesalahan pemuda itu sepenuhnya. Donghae oppa memanggilnya Taemin? Apakah dia pemuda yang selalu diceritakan onnie?

Beberapa saat kemudian dokter keluar…

“Bagaimana keadaannya dokter?” Sooyoung langsung bertanya pada dokter tersebut. “Dia dalam kondisi kritis dan lemah akibat terlalu lama dibawah hujan. Selain itu sepertinya dia sedang mengalami tekanan masalah”. Dengan segera dokter itu pergi untuk memeriksa pasien yang lain. Taemin merosot kelantai. “Noona~ noona~ mianhe” ia meneteskan air matanya. Donghae membantunya berdiri. “Taemin ini bukan salah mu. Maafkan aku kalau tadi aku sudah marah-marah pada mu” Yuri akhirnya menyadari kesalahannya. “Dimana Leeteuk hyung?” Donghae menyadari ketidak hadiran orang yang satu itu. “Mungkin dia sibuk” sahut Kyuhyun.
***
Disaat yang sama…
Rumah sakit yang sama…

Seohyun ditemukan oleh orang tuanya dalam keadaan pingsan bersimbah darah dikamarnya.
Dia langsung dilarikan kerumah sakit dan masuk dalam UGD. Kyuhyun dan Donghae membeli makanan untuk yang lain. Seharusnya mereka berpapasan namun saat Seohyun dan kedua orang tuanya lewat, Kyuhyun sibuk membetulkan tali sepatunya.
“Dokter tolong putri kami dokter”
“Tenang Nyonya. Kami akan melakukan yang terbaik”
“Dokter, sembuhkan anak kami dok”
“Kami akan mencoba semaksimal mungkin. Tuan dan Nyonya harap tenang ya”
Kyuhyun berdiri dan membetulkan pakaiannya. “Yuk hyung! Kita jangan sampai membuat yang lain menunggu”. Donghae menatap kedua orang tua itu. “Hyung kenapa?” Kyuhyun menatap heran. “Tidak. Tadi ada pasien yang masuk dan orang tuanya sangat mengkhawatirkannya. Tampaknya sangat parah” Donghae menjawabnya. “Oh.. ya sudah hyung, mari pergi” Kyuhyun mengajak Donghae bergegas.
***
Disaat yang sama dan rumah sakit yang sama…

“Pasien kehilangan banyak darah dan dalam keadaan sangat kritis” dokter menyimpulkan demikian, Leeteuk memandang gadis yang dicintainya terbaring dikasur rumah sakit. “Apa persediaan darah dirumah sakit ini habis dok?”.
“Tidak. Masalah itu sudah selesai. Hanya saja sekarang dia dalam keadaan koma”
“Koma?”
“Iya, akibat benturan keras dikepalanya”
“Dokter, tolong sembuhkan dia”
“Lebih baik kita sama-sama berdoa untuk kesembuhannya”
Dokter keluar. Leeteuk menggenggam tangan Taeyeon. “Apa saat ini kau bisa mendengar oppa mu ini? Kau tahu? Melihat keadaan mu seperti ini mebuat ku serasa ingin bersama dalam dunia mu saat ini. Aku sangat mengkhawatirkan mu. Jika kau tersesat disana, ikuti asal suara ku. Ku mohon jangan tingggalkan aku. Berjuanglah untuk sembuh. Taeyeon, joahe~”.
***
Enam bulan kemudian…
Di dua tempat yang berbeda…

-Taemin POV-
Rasanya sulit dipercaya, akhirnya aku memiliki noona ku tercinta. Mulai hari ini dan seterusnya dia sepenuhnya akan jadi milik ku. Aku akan menjaganya sebaik yang aku bisa.

“Taeeemmmiiinnnnniiiiiiiieeee!! Kau lama sekali!! Apa kau ingin Jessica menunggu mu sampai keriput hah?!” Donghae membuka pintu kamar Taemin yang sibuk mempersiapkan batinnya. “Hyyuuungg…” Taemin tampak pucat. Minho ikutan masuk, “Hyung dan… Taemin? Ada apa dengan lutut mu?”. “Ah.. Minho hyung, Donghae hyung aku benar-benar gugup” Taemin memegangi lututnya yang gemetaran. Donghae mendorongnya keluar dan memasuki mobil. “Ppali! Ppali!” Leeteuk meneriaki mereka agar bergegas.

Sementara itu…

-Jessica POV-
Hari ini adalah hari yang paling bahagia untuk ku. mulai hari ini dan seterusnya aku tidak akan pernah sendiri lagi. Dalam setiap hari ku akan selalu ada Taemin. Dari aku mulai membuka mata ku dipagi hari sampai malam saat aku menutup mata ku karna lelah.

Sooyoung membantu Taeyeon mendorong kursi rodanya. Setelah sadar dari komanya selama 5 bulan, Taeyeon dinyatakan lumpuh dan kini memakai kursi roda. “Kau tampak cantik” puji Taeyeon dengan tulus. Jessica tersenyum dan meletakkan kepalanya dipaha Taeyeon, “Gamsahamnida onnie”. Yoona dan Sunny memasuki ruangan tersebut. “Onnie!! Aku mau juga segera memakai gaun seperti itu!” Sunny tersenyum senang dan sedikit manja. Tiffany meledek Sunny “Tidak bisa! Kau masih anak-anak”. Semuanya tertawa mendengar ucapan Tiffany. “Onnie, Kyuhyun akan datang telat. Dia ingin pergi kepemakaman Seohyun” Yuri memberitahunya. “Tidak apa, dia masih belum bisa melepaskan gadis itu” Jessica menatap yang lain dengan sedikit sedih. “Bagaimana usai acara ini kita berdoa dipusaranya?” usul Hyoyeon. “Ide yang bagus!” yang lain menyetujuinya.
***
Pemakaman…

-Kyuhyun POV-
Aku harus bertemu dengan Seohyun untuk menyampaikan kabar gembira ini. Jessica akan menikah hari ini dengan Taemin. Seharusnya aku menghadirinya bersama mu.

Kyuhyun menaburkan bunga dimakam Seohyun. Dia juga meletakkan karangan bunga yang dikemas dengan cantik. “Seharusnya aku memberikan mu bunga ini saat kencan kita waktu itu. Tapi kau menghilang begitu saja”. Kyuhyun masih menyesali kesalahannya dirumah sakit enam bulan yang lalu.

Kilas balik enam bulan yang lalu…

“Nyonya, putri kalian sadar. Kalian bisa menemuinya”
“Gamsahamnida”
Dengan segera keduanya masuk kekamar rawat putri mereka, Seohyun. “Umma… Appa… bisa tolong panggilkan Kyuhyun oppa agar menemui ku hari ini?”. Gadis itu tampak pucat sekali. “Ahh.. pria yang selalu kau bicarakan pada kami nak? Mana HP mu? Biar Umma yang menghubunginya” wanita paruh baya itu menatap anaknya dengan penuh kasih sayang. “HP ku ada pada appa” sahutnya pelan.
“Appa sudah menghubunginya tapi nomornya tidak aktif” pria paruh baya itu menatap putrinya dengan penuh simpati. Seohyun tampak kecewa, “Bisa ambilkan kertas dan pena? Aku akan menulis surat untuknya. Aku takut waktu ku tidak akan cukup lagi appa”. “Jangan bicara seperti ini Seohyun” wanita itu memeluknya. Seohyun pun menulis surat untuk Kyuhyun dan satu jam kemudian Seohyun menghembuskan nafas terakhirnya.
Rupanya hari ini bateray HP Kyuhyun lowbat sehingga HPnya mati. Setelah dia menyalakan HPnya ada banyak panggilan massuk dari nomor yang tidak dikenalnya. “Hyung, bisa pinjam HP mu untuk menghubungi nomor ini?” Kyuhyun meminjam HP Donghae. Donghae memberikkannya dengan iklhas. Ternyata dia tersambung pada orang tua Seohyun dan mereka meminta Kyuhyun menemuinya.

Kembali kemasa sekarang…

Kyuhyun membuka surat yang selalu disimpan didompetnya dengan baik. Ia membacanya dalam hati…

Dear Kyu oppa

Mianhe oppa~
Hari itu aku tidak bermaksud merepotkan mu dan meninggalkan mu. Penyakit leukemia ku kambuh. Aku tidak ingin oppa khawatir karna darah yang berceceran dimana-mana. Jadi aku putuskan untuk pulang. Aku bukannya kesulitan dalam hal keuangan, aku bekerja menjadi badut karna aku ingin menikmati sisa waktu ku bersama anak-anak.
Apa oppa tahu impian ku?
Aku ingin sekali memiliki suami yang menyayangi ku dan kami hidup bahagia dengan anak-anak kami. Oppa~ aku juga selalu memperhatikan mu sejak awal. Aku tahu oppa melukis ku. Saat itu aku terlalu malu untuk mengakui kalau aku menyukai mu.
Oppa setelah oppa membaca surat ini, mungkin aku sudah tidak ada lagi didunia ini. Aku memang terlambat mengucapkannya. Tapi aku ingin oppa tahu perasaan ku. Aku akan terus membawa kebahagian ku didunia ini yaitu saat terakhir kita bersama ditaman bermain itu. Oppa ku mohon ikhlaskan aku dan berbahagialah demi aku. Gantikan lah aku menatap dunia ini oppa.
Oppa joahe~
Oppa saranghae~

^Seohyun^

Kyuhyun pertama kali meneteskan air matanya karna cinta. Dan pertama kali juga baginya mencintai seorang gadis sedalam ini.
***
Siwon baru saja kembali ke Korea dari perjalanannya ke Singapura. Ia kembali karna mendengar kabar kalau Jessica akan menikah dengan Taemin.

Tempat acara pernikahan Taemin dan Jessica…

Semua sudah tiba ditempat, termasuk Kyuhyun. Wartawana media massa sudah bersiap-siap meliput acara ini sejak tadi. “Hyung~ aku yakin kalau hari ini noona sangat cantik sekali” Taemin menatap Donghae, Leeteuk, Minho dan Kyuhyun bergantian. “Ah.. bagi mu sama saja! Dimata mu Jessica akan selalu terlihat cantik” lagi-lagi Donghae menggodanya. Semua tertawa melihat wajah Taemin yang memerah. “Oppa! Kalian sudah tiba?” Yuri menyambut mereka. Minho tampak bersemu didekatnya. “Sudahlah~ lebih baik kalian bersama kan? Kapan nyusul Taemin?” lagi-lagi Donghae menggoda adik-adiknya. Minho langsung salah tingkah. Yuri tersenyum melihat tingkahnya. “Kau membuat ku malu hyung!” Minho mulai menggerutu. “Hyung sendiri kapan menyusul ku? kan sudah ada Sooyoung?” Taemin mengucapkannya tanpa maksud tapi sukses membuat Donghae bersemu merah jambu. Minho berhutang budi pada Taemin. “Ahhh sudahlah! Leeteuk hyung, kenapa kau tidak bilang saja kalau kau menyukai Taeyeon?” Donghae lagi-lagi melancarkan aksinya. Leeteuk menjitak kepala Donghae “Aku baru akan bilang usai acara! Tapi kau mengacaukan semuanya!!!!”. Akhirnya mereka duel jitakkan ditempat itu.

Jessica keluar, semua terpana…
Lagi-lagi si iseng Donghae beraksi, “Ommoooo!! Noona neomu yebbeo, kayaknya itu suara hati Taemin deh! Kedengaran tuh!”. Kali ini Taemin tak lagi semerah tomat tapi lebih dari itu. Semuanya tertawa. Namun kebahagiaan itu diinterupsi oleh kehadiran Siwon.
“Jessica~”
Semuanya terdiam. Siwon mendekati Jessica. Donghae dan Leeteuk langsung padang pose waspada. Minho menepuk bahu Taemin pelan, “Calm down”.
“Siwon oppa~”
“Apa kau serius melakukan semua ini?”
“Siwon oppa, dengar aku baik-baik. Jika 50 tahun kemudian kita bertemu kembali, lebih baik Siwon oppa berbalik dan pergi saja. Karna 50 tahun kemudian aku akan tetap mencintai Lee Taemin”
Semua menatap Jessica, Siwon dan Taemin bergantian. “Baiklah, aku mengerti. Semoga bahagia” Siwon tersenyum tulus. Sekilas dia memandang Taeyeon. “Mianhe~” Siwon pun pergi. Taemin menggenggam tangan Jessica erat.
Leeteuk tersenyum kepada Taeyeon, “Jika kau masih mencintainya. Panggil dia. Aku yakin dia akan belajar mencintaimu tak peduli betapa pun sakitnya aku”. Taeyeon memegang tangan Leeteuk, “Aku sudah tahu siapa bintang yang selalu bersinar terang dalam malam ku. Aku akan tetap bersamanya agar bintang itu terus menerangi hati ku, oppa… saranghae~”.
Minho menatap Yuri, “Mianhe~”. Yuri tersenyum “Ne~. Apa pun yang terjadi ternyata tidak bisa menghapuskan rasa cinta ku pada mu”. Minho tersenyum bahagia, “Aku akan selalu bersama mu”.
Donghae menatap Sooyoung dengan bingung, “Ehh~ eh~”. Sooyoung menahan tawanya melihat sikap Donghae, “Oppa mau bilang apa?”. Donghae makin salah tingkah, “Aku tidak bisa seromantis mereka tapi aku benar-benar sangat ingin mengenal mu lebih jauh ehm… aku menyukai mu sejak awal kita bertemu. Ehmm… cinta pada pandangan pertama”. Sooyoung tertawa kecil, “Oppa, kau sungguh tidak romantic”. “Saranghae~” Donghae mencium kening Sooyoung.
Kyuhyun tersenyum menatap pasangan-pasangan didepannya. “Aku bahagia melihat kalian… sangat bahagia. Seohyun? Apa kau juga bahagia disana?”. Sunny menyadarkannya dari lamunan, “Oppa… sudahlah. Bisakah oppa tersenyum hari ini untuk Jessica onnie?”. Kyuhyun akhirnya tersenyum dan mengusap kepala Sunny.
And Love Never End… ♥♥
—END—

6 comments

  1. justayeoja · May 24, 2011

    kyu sama siwon ga ada pasangannya.. hiks..
    *sama aku aja..kkkkk….*

    • idolfanfiction · June 1, 2011

      jiahahaha🙂
      iya nih author ngga ngasih Kyu sama siwon pasangan -.-
      saya ajj pengen .. *PLAK*
      hahaha🙂 gomawo for comment🙂

  2. Evahyun · January 1, 2012

    IIhh.. Author jahaaatt.. Masa Kyuppa nggak dikasih pasangaan??? Seomma… Jangan meninggal siihh.. Buang jauh2 penyakitnyaaa..

  3. Gorjesspazzer world's · April 22, 2012

    Huhuhu …
    Seo Onnie mati …
    Kyuppa jangan sedih yya..
    Bener kata sunny …
    Tapi aku harap bukan cuma hari itu. Tapi selamanya …
    Ckckck haeppa rajanya romantis kali ini ga bisa romantis ??
    Hahahahahah
    Akhirnya taeng sadar juga. Kalau selama ini ada teukie oppa yang tulus mencintaimu !!
    Aihh yulmin so sweet banget …
    Siwon rusuh ih! #dicaplok readers
    Happy ending …
    Ahhh aku seneng kalau Happy ending kaya gini …..

  4. Yeurikey · April 2, 2013

    HWAAA!!!Sica eonni kok malah sma my baby from my husband key sie!!kok gk sma hae oppa aja??

  5. Cho Samrah-hyun WIRE · June 28, 2013

    Hiks hiks hiks,,
    Sedihh Seohyun Eonni udah nggak ada,, ksian Kyuppa,
    *Tetap Fighting

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s