HaeSica – My Secret Angel

Tittle : My Secret Angel [Oneshoot]
Author : Ichen Aoi a.k.a Kim Seoyeon
Cast : Lee Donghae (Super Junior), Jessica Jung Sooyeon (SNSD), Im Yoon Ah Yoona (SNSD)
Song : Only One – B1A4

Apakah ini yang namanya… Cinta?

Seperti biasa, Donghae selalu mencoba untuk mencuri pandang kearah talent baru itu. Hal ini membuat Eunhyuk, sahabatnya tersenyum memperhatikan tingkahnya yang tidak jelas itu.
“Wae? Mencuri pandang lagi?”
“Kau! Argh! Hyukjae! Berhenti untuk mengejutkan ku”
“Aku? Mengejutkan mu? Kau saja yang terlalu serius memperhatikan yeoja disebelah sana”
Wajah Donghae memerah saat Eunhyuk tepat menebak tepat pada sasaran. Donghae langsung melangkah canggung menuju tasnya yang berisi perlengkapan latihan dipojok sana. Yeoja yang sejak tadi diperhatikannya itu melangkah kearahnya. Donghae sampai menghentikan aktifitas minum air mineralnya.
“Oppa, Hyuk oppa bilang kau memanggil ku? Ada apa?”
*deg!*
‘Rupanya ini pekerjaan si monyet itu! Dasar babo!’, keluh Donghae didalam hatinya. Donghae berusaha tersenyum namun yang keluar adalah senyum canggungnya. Yeoja itu masih menunggu sambil mengangkat sebelah alisnya dengan heran.
“Yoong…. Tidak ada apa – apa”
Donghae memutuskan dengan susah payah. Yoona mengangkat bahunya heran lalu berbalik pergi. Eunhyuk menikmati kecanggungan Donghae, ia menontonnya bersama Heechul dan Kyuhyun.
“Ada apa eonni?” Seohyun mendekati Yoona yang baru kembali usai menghadapi Donghae dengan segala ketidak jelasannya.
“Mollayo~ Donghae oppa sama sekali tidak jelas”
“Bukankah memang biasanya oppadeul tidak jelas”
“Hhaa… Kau benar Seonie~”
Yoona dan Seohyun pergi keluar ruang latihan itu untuk mencari udara segar. Mereka baru saja dididik keras oleh para sunbae – nya untuk menghadapi debut mereka yang tinggal menghitung bulan itu. Donghae masih menatap Yoona dengan nanar lalu mendelik kesal kearah Eunhyuk yang masih memamerkan cengirannya.
“Hhaa… Hae, jangan marah begitu. Kita makan diluar, Heechul hyung yang akan mentraktir!”
Heechul terkejut saat namanya disebut – sebut sebagai penggalang dana, “Mwo?!”
“Yey! Aku ikut kalau hyung yang traktir!” Kyuhyun langsung mengantongi PSPnya.
“Aku? Hey! Aku kan belum bilang setuju!”
Sayangnya aksi protes Heechul tidak digubris saengdeulnya itu. Alhasil ia hanya bisa pasrah mengeluarkan beberapa lembar won – nya untuk ketiga dongsaeng tidak tahu malu itu.
***
Lee Soo Man mengundang talent – talentnya untuk acara makan – makan merayakan rilisnya album ke dua Super Junior dengan penambahan anggota baru, Cho Kyuhyun. Donghae tampak sedang memikirkan sesuatu sambil menyuapi makanannya dengan sangat perlahan. Para talent baru berdatangan, Yoona bingung harus duduk dimana dan hanya tersisa satu kursi kosong disana. Kursi yang kebetulan letaknya persis disamping Donghae.
“Oppa, boleh aku duduk disini?”
“Silahkan saja!”
Donghae sama sekali tidak menyadari siapa yeoja yang izin duduk disampingnya itu. Karena ia sendiri masih sibuk dalam pikiran – pikirannya.
“Oppa? Gwaenchana?”
“Ne”
“Oppa kurang sehat?”
Yoona menatap dengan penuh kekhawatiran sedangkan Donghae merasa yeoja disampingnya itu mulai mengganggunya dengan beragam pertanyaan ditengah lamunannya.
“Aku kan sudah bilang aku … Yoona?”
Donghae terkejut saat mendapati siapa yang tengah duduk manis disampingnya sambil menatapnya dengan penuh kekhawatiran. Ia menelan ludah karena grogi.
“Wae oppa?”
“Anniya”
Donghae menggelengkan kepalanya dengan cepat, berharap Yoona tidak mendengar detak jantungnya yang kelewat cepat itu. Lagi – lagi Eunhyuk muncul disampingnya tanpa diminta dan tanpa aba – aba.
“Ya! Lee Donghae! Baru ku tinggal sebentar kau sudah berinisiatif berduaan dengan talent baru yang cantik pula! Ckckckckck dasar ikan amis playboy!”
“Hyung yang sabar ya, memang sudah takdir monyet dan ikan hidup di alam berbeda” sambut Kyuhyun iseng yang langsung dihadiahi jitakkan Eunhyuk.
“Hyuk, ini pisangnya maka diamlah!” perintah Leeteuk.
Dengan segera Eunhyuk meraih pisang dan duduk dengan manis. Serentak yang lain tertawa termasuk Yoona. Donghae melihat kearahnya dan ikut tersenyum. Bukan, bukan karena si babo Eunhyuk tapi karena tawa lepas Yoona yang memang pada dasarnya cantik itu.
Donghae menarik nafas berat. Yoona berdiri saat Kibum datang dan disambut para peserta makan malam bersama itu.
“Oppa~”
“Yoong?”
“Chukkae”
“Gomawo”
Mereka saling bersalaman dan bertukar senyum satu sama lain. Donghae hanya menatapnya dengan lemas. Eunhyuk jadi tidak tega melihatnya dan ia melirik kearah Heechul. Heechul berfikir sejenak dan mereka mempunyai sebuah rencana.
***
Hari ini jadwal kosong menimpa Super Junior sebagai hadiah dari Lee Soo Man atas kerja keras mereka selama ini. Donghae menghabiskan siangnya dengan tiduran diatas rerumputan didepan dorm.
“Bosaaan~ Bosann~ hufh” keluhnya sesekali.
“Dasar bodoh! Seharusnya kau senang karena ada banyak waktu kosong begini” Heechul mendelik kesal kearah Donghae dan membuat namja itu melonjak.
“Hyung? Sejak kapan ada disini?”
“Sejak kau mengeluh bosan”
Donghae hanya bisa nyengir salah tingkah. Heechul memutar bola matanya karena kesal.
“Sudahlah manfaatkan liburan yang Cuma sehari ini dengan jalan – jalan diluar sana. Aku, Hangeng, Kangin, Leeteuk, Eunhyuk dan Kyuhyun mau keluar. Kau mau ikut?”
Donghae mempertimbangkan sesaat lalu menggeleng pelan. Ia tidak mau jalan – jalan dengan trio pengacau yang biasanya ia yang akan tertimpa sesuatu hal yang kurang baik. Heechul mengangguk sebagai tanda mengerti lalu berdiri dan melambaikan tangannya. Donghae balas tersenyum lalu melanjutkan aktivitasnya lagi.
*srek srek srek*
“Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!”
Donghae langsung melonjak bangun saat mendengar suara lengkingan yang amat sangat aneh itu. Ia menutup telinga dengan kedua tangannya. Ia melirik kearah seorang yeoja yang sedang menjerit dengan suara aneh itu. Wajahnya memerah. Ia mengenakan celana jeans dan kaos seadanya.
‘Apa dia menangis?’, tanya Donghae dalam hati.
Yeoja itu menoleh dan mendapati namja asing tidak jauh darinya.
“Ya! Kau! Apa kau lihat – lihat huh?!”
Donghae langsung berdiri karena shock yeoja asing itu tiba – tiba marah padanya.
“Kau ini seharusnya aku yang marah pada mu! Mengganggu istirahat siang ku saja, lagipula bagaimana bisa kau ada dihalaman dorm SM Town Family?”
Yeoja itu mengerutkan dahinya lalu menatap namja dan gedung apartemen didepannya itu dengan heran.
“Kau ini! Inikan masih apartemen umum!”
“Eh?? Setahu ku songsaenim sudah membeli seluruh apartemen ini untuk talent – talentnya”
“Masa sih?”
“Ne”
Yeoja itu kali ini merubah ekspresinya dengan canggung lalu menatap namja itu dengan detail. Ia mengeluarkan sesuatu dari tas ransel kecilnya. Ternyata itu sebuah buku bersampul putih susu dan ia mengeluarkan pena dengan hiasan bulu putih diujungnya.
“Kau… Lee Donghae – ssi?”
“Ne. Kau siapa?”
“Kau member… Super Junior?”
“Tentu saja!” Donghae mulai jengkel.
“Super Junior itu nama apa ya? Aku lupa! Ah sudahlah, kau suka dengan seorang yeoja?”
“Heh? Tunggu dulu! Sebutkan nama mu!”
“Jawab saja. Kalau tidak salah namanya Im Yoon… humph…”
Donghae langsung membungkam mulut yeoja itu dengan telapak tangannya sambil melirik kiri – kanan. Ekspresi kekhawatiran keluar dari raut wajah tampannya.
“Kau jangan berisik!!”
“Aku? Berisik?”
“Jangan sebut – sebut nama yeoja itu disini!”
“Tenang saja, yang bisa melihat ku hanya …”
Sebuah sentuhan mampir dipundak Donghae. Namja itu menoleh dan mendapati Yoona dibelakangnya. Yeoja itu tampak heran dengan posisi aneh Donghae.
“Oppa sedang apa?”
“Aku? Jangan salah paham, yeoja ini…”
“Yeoja? Yeoja mana?”
Yoona mengerutkan alisnya. Ia sangat heran, karena sekarang ini ia hanya melihat Donghae sendirian. Sedangkan Donghae menatap Yoona dengan melongo.
“Aku kan tadi ingin bilang, yang bisa melihat ku hanya orang yang akan menjadi tugas ku” yeoja itu marah – marah lagi saat Donghae melepaskan tangannya dan menatap Yoona juga yeoja itu bergantian.
“Bagaimana bisa?” bisik Donghae.
“Apanya?” Yoona keheranan.
Sementara yeoja tak terlihat itu terkikik geli lalu melangkahkan kakinya dengan ringan sambil berputar disekeliling halaman apartemen itu. Donghae hanya menggeleng.
“Oh… Oppa, aku diminta Eunhyuk oppa untuk memberikan cemilan ini”
Yoona menyodorkan sebungkus cemilan keripik ikan yang disambut Donghae dengan canggung. Yoona tersenyum kemudian pamit pergi. Donghae mendelik kesal kearah yeoja misterius yang kini sedang tertawa kecil itu.
“Kenapa tidak bilang sejak tadi?”
“Aku mau bilang tapi kau malah membungkam ku Hhaa…”
Karena takut dikira bicara sendiri, Donghae mengajak yeoja itu kelantai atas dorm.
***
Donghae membawa cake yang manis – manis dengan susah payah. Yeoja misterius itu hanya tersenyum memandanginya, ia tampak menikmati saat – saat membuat namja itu kerepotan.
*bruk*
“Itu pesanan mu ku bawa semuanya! Sekarang ceritakan siapa diri mu dan maksud kedatangan mu dengan jelas, singkat dan padat!”
Donghae mendelik kearah yeoja berambut blonde itu sambil memijati pergelangan tangannya sendiri. Maklum saja, biasanya aksi mencuri makanan ini adalah kerjaan Eunhyuk dan Shindong. Bukan dirinya. Yeoja itu memamerkan senyumannya sambil mengambil cake didepannya dan melahapnya dengan santai.
“Jessica, semua orang memanggil ku begitu. Makan kau bisa memanggil ku Jessica juga. Maksud ku kesini karena atasan ku meminta ku turun kebumi untuk membantu masalah percintaan seorang namja bernama Lee Donghae dengan Im Yoon Ah. Apa itu yeoja yang tadi?”
Kali ini yeoja itu membulatkan matanya. Donghae mengangguk pelan, sejujurnya dia masih belum mengerti sekaligus masih merasa aneh dengan yeoja itu.
*pluk!*
Jessica menimpuk wajah Donghae dengan cake penuh cream itu.
“Jangan memandangi ku seperti itu. Dasar orang aneh!” gerutu Jessica.
“Ya! Kau ini! Dasar yeoja aneh!!” Donghae membalasnya dan tepat mengenai wajah Jessica sampai mengotori poni ratanya. Jessica mendelik kesal.
“Kauuuuu…..!! Ya! Lee Donghae!!”
Aksi lempar – leparan cake pun berlangsung sampai terdengar sebuah suara histeris.
“MWORAGO?! LEE DONGHAE!! APA YANG KAU LAKUKAN DENGAN LANTAINYA?!”
Keduanya menghentikan aksi lempar – lemparan cake dan menoleh kearah ahjumma yang bertugas membersihkan SM Entertainment Building.
“Aku? Kenapa aku saja! Jessica juga!”
Donghae menuntut keadilan saat ahjumma itu menjewer telinganya dan menggiringnya menuju pintu keluar. Jessica tertawa sambil mengikuti ahjumma yang membawa serta Donghae.
“Jangan banyak alasan!! Dan… Siapa itu Jessica? Kau kan sendirian! Jangan menimpakan kesalahan mu pada orang lain! Apalagi itu nama yeoja kan? Sungguh keterlaluan! Aku akan melaporkan mu ke Mr. Lee”
“Omo!! Jangan donk… Jangan adukan ke songsaenim ya ya ya?”
*ckrek!*
Pintu itu langsung dikunci oleh ahjumma dan Donghae menuruni tangga dengan wajah memelas. Jessica melangkahkan kaki disampingnya sambil mengusap kepala namja itu karena turut prihatin dan merasa bersalah.
“Don’t touch me! Arraseo?”
“Donghae – ssi, kau marah pada ku?”
“Kau pikir siapa yang membuat ku jadi begini?”
“Aku mengerti. Aku diam saja deh!”
Jessica langsung menghilang dan Donghae menatap sekelilingnya namun ia tidak menjumpai yeoja itu dimanapun.
“Sudahlah, buat apa aku memikirkannya”
Ia melanjutkan langkahnya menuruni tangga sedangkan Jessica masih duduk ditangga dengan menghilangkan dirinya sehingga Donghae juga tidak bisa melihatnya ia cemberut dan menghela nafas berat lalu kembali menuruni tangga.
***
Suasana dorm Super Junior sedang ramai – ramainya karena mereka kedatangan Zhoumi dan Henry yang memutuskan untuk tinggal bersama dalam beberapa waktu demi mempersiapkan album perdama mereka bersama Super Junior M.
“Ryeoong~ mana makan malamnya?” Heechul berteriak tidak sabaran.
“Sebentar hyung~” terdengar sahutan dari dapur.
“Dimana Sungmin hyung?” Kyuhyun mengalihkan sekilas perhatiannya dari PSP.
“Didapur bersama Wookie” jawab Yesung.
“Wehh~ aku juga kedapur untuk membantu mereka ah” Hangeng pergi kedapur.
“Aku ikut!” teriak Shindong.
“Jangan! Kau hanya akan menghabiskan makanan didapur sana!” Kangin mendelik.
“Aku lapaarrr~” Henry mulai mengeluh.
“Sabarlah, semua sedang mempersiapkan makan malam kok” Zhoumi mengelus kepala Henry.
“Aku amat sangat lapar!! Dimana persediaan pisang ku?” Eunhyuk melirik isi kulkasnya.
“Siwon hyung sedang membelinya disupermarket” jawab Kibum disela – sela kesibukannya menghapalkan naskah untuk drama selanjutnya.
Dan panjang umurnya, Siwon datang membawa banyak tentengan belanjaan makanan dan cemilan serta beberapa perlengkapan kamar mandi.
“Waahhh~”
Serentak semua membantunya untuk membereskan barang – barang itu, sementara Donghae masih bermuram diri disofa dekat meja telepon.
“Dimana sih yeoja aneh itu?” bisiknya pelan.
“Kau mencari ku?”
Lagi – lagi Jessica muncul secara misterius, Donghae nyaris saja terjungkal dari kursinya.
“Kau! Huh!”
“Aku senang kau mencari ku hHaa…”
“Jessica, berhenti tertawa”
Donghae mendelik kesal. Eunhyuk menatap Donghae dengan heran.
“Jessica? Kau bicara dengan yeoja? Atau kau…”
“Tidak begitu Hyukjae, aku masih waras tenang saja. Jessica? Itu nama sepupu ku”
“Kau punya sepupu yeoja? Bisa tidak kau kenalkan pada ku”
“Kalau dia bisa terlihat sih tidak masalah”
Donghae tersenyum kecil saat melihat wajah heran Eunhyuk. Jessica tertawa kecil lalu mengekor dibelakang Donghae. Lalu ia teringat sesuatu dan berbalik lalu menarik tangan Eunhyuk. Namja itu heran dengan tarikkan kuat ditangannya. Lalu Jessica pun menunjukkan dirinya didepan Eunhyuk, namja itu shock.
“Kau…”
“Oppa bisa membantu ku?”
“Kau…”
“Ah sudahlah!! Tolong buatkan special date untuk Donghae oppa dan yeoja bernama Im Yoon Ah. Aku akan mengatur semuanya disana nanti”
“Kau…”
“Baboya~”
Jessica kembali menghilangkan dirinya lalu masuk kedalam dorm lagi. Eunhyuk mengusap matanya, ia merasakan baru saja melihat halusinasi namun sedetik kemudian ia sadar dan mulai menelepon Yoona untuk membuat janji dengan Donghae.
***
Hari H
Donghae sudah siap dengan stylenya yang paling keren karena memang Eunhyuk yang memilihkan pakaian terbaiknya. Sedangkan yang ia tahu kalau hari ini Eunhyuk akan mengajaknya jalan – jalan dengan member lain.
“Oppa?”
Donghae menoleh dan mendapati Yoona berdiri dengan dress terusan yang membuatnya tampil sangat cantik hari itu. Donghae benar – benar sekilas melayang dari dunianya. Jessica berada tidak jauh dari sana, ia tersenyum.
*nyut~*
Tiba – tiba saja dadanya sesak. Jessica sampai terkejut dibuatnya. Ia menatap pasangan didepannya itu dengan senyum terkembang.
“Duhhhh… dadaku sesak deh!”
Donghae kembali mengingat Jessica, ia menatap sekelilingnya dan mendapati yeoja itu melambai kearahnya. Yoona masih terpaku bingung. Jessica mengangguk, sayangnya Donghae sama sekali tidak begerak. Jessica langsung muncul dibelakangnya dan mendorong Donghae.
Yoona langsung menyangga tubuh Donghae yang tiba – tiba saja nyaris jatuh dihadapannya itu.
“Oppa? Gwaenchanayo?”
“Yoong, euhm… ne”
Jessica tertawa saat melihat Donghae memerah sambil mendelik kesal kearanya. Rambut panjang blondenya diterbangkan angin dengan lembut. Ia tersenyum lalu mengangguk.
“Buat dia nyaman bersama mu. Hwaiting!”
Donghae menatap Jessica, baru kali ini dia menyadari sesuatu. Yeoja misterius itu ternyata yeoja yang cantik. Donghae mengangguk dengan pasti lalu mengajak Yoona untuk menikmati arena permainan yang ada disana. Jessica melambaikan tangannya, tanpa terasa sebutir air mata menetes dipipinya.
“Aku kenapa?” bisiknya tidak mengerti.
***
Donghae dan Yoona sudah menghabiskan waktu berdua seharian ini. Sedangkan Jessica hanya menghabiskan waktunya jalan – jalan sendirian sambil menunggu couple itu selesai.
“Oppa, kita istirahat sebentar ya”
Yoona tampak kelelahan. Mereka duduk dikursi terdekat. Jessica melihat pasangan itu lalu duduk didekat Yoona dan membuat Donghae terkejut. Jessica hanya tersenyum menatapnya.
“Aku akan belikan minuman disebelah sana ya”
“Ne oppa”
Donghae memberikan kode kepada Jessica agar yeoja itu mengikutinya, Jessica mengeluh pelan. “Padahal aku juga bru saja duduk”.
Mereka berdua melangkahkan kakinya dengan langkah santai. Hari ini Jessica mengenakan gaun terusan putih dengan pita kecil yang disematkan disebelah kanan rambut panjangnya yang dibiarkan tergerai. Donghae meliriknya sebentar.
“Hari ini kau berbeda”
“Aku? hHa… Jangan bercanda”
“Aku serius Jessica. Apa ada yang salah?”
“Aniya~”
“Sebenarnya ada yang ingin ku tanyakan pada mu, kapan kau berhenti muncul dan pergi tiba – tiba dari hadapan ku?”
Jessica menghentikan langkahnya lalu memandang Donghae yang juga menghentikan langkahnya. Keduanya saling bertatapan satu sama lain.
“Aku… Aku akan berhenti mengganggu mu saat tugas ku selesai”
“Eh? AKu tidak bilang kau mengganggu ku. Hanya saja rasanya aneh kau pergi dan muncul tiba – tiba. Aku senang kau ada, kau yeoja periang dan aku rasa aku menyukai sikap mu itu”
Donghae menatap langit. Jessica menatap namja disampingnya. Ia jadi semakin tidak mengerti apa yang sedang terjadi pada diri dan hatinya. Ada sesuatu, sensasi yang aneh saat ia menatap Donghae dalam jarak sedekat itu. Padahal sebelumnya biasa saja.
“Kau ini! Tampaknya Yoona menunggu mu terlalu lama”
Jessica mengalihkan pandangannya. Donghae menepuk dahinya pelan.
“Untung kau mengingatkan ku, Sica!”
Ia langsung membeli dua cola. Jessica menunggunya sambil menatap kearah balon – balon sabun yang dibuat oleh anak – anak disekitarnya. Ia bermain dengan balon – balon itu dan memecahkannya satu persatu dengan jari telunjuknya yang lentik. Donghae membalikkan tubuhnya dan menatap Jessica yang sednag asyik sendiri itu.
“Seandainya saja kau terlihat. Semua pasti menyukai mu”
*ddrrttt drrrttt*
Donghae mencari ponsel disakunya dan membaca sebuah pesan singkat disana.

From : My Yoong
Oppa~ lama sekali. Mianhae, eonnideul meminta ku ke drom. Aku duluan ya, mianhae sudah merepotkan dan gomawo atas waktunya seharian ini –Yoona–

Donghae cemberut keccewa lalu melirik dua cola ditangannya. “Mau ku apakan cola yang satunya?” ia berfikir keras lalu ia tersenyum dan menghampiri Jessica.
“Nih untuk mu!”
“Untuk ku?” Jessica menghentikan aktifitasnya dan mengambil cola itu.
“Sebagai tanda ucapan terimakasih ku atas jasa mu hari ini, aku akan menemanimu main ditaman ini” Donghae melirik kearah Jessica yang sedang menikmati cola itu.
“Aku sudah main sendirian sejak tadi. Anggap saja sudah lunas”
“Sendiri dan berdua itu berbeda Sica”
Jessica melirik bingung, lalu Donghae menarik tangannya agar ia ikut dengan namja itu untuk menikmati wahana – wahana ditaman itu.

Sudah hamper pukul 00.00 dan taman itu hamper tutup. Namun Donghae belum mau menuruti permintaan Jessica untuk pulang.
“Aku capek~”
“Tunggulah sebentar lagi Sica – a, akan ada pemandangan indah dari sana”
Ia menunjuk bianglala besar yang kebanyakan isinya couple – couple. Jessica mendecak malas saat Donghae lagi – lagi menarik tangannya.
“Akan ada apa lagi?”
“Kembang api!”
“Sudah biasa! Kita pulang saja ya~”
“Kau ini tidak sabaran amat sih! Percaya pada ku, Sica. Kau pasti sangat suka!”
Jessica mau tidak mau haru lagi – lagi menyeimbangi langkah cepat Donghae. Mereka pun naik kebianglala raksasa itu dan ketika 3 detik menuju jam 00.00, kembang api mulai meluncur dengan tulisan 3… 2… 1… sehingga tepat jam 00.00 pemandangan indah tercipta. Jessica langsung berdiri dan mendekatkan dirinya pada kaca. Donghae tersenyum melihat wajah kekaguman Jessica.
“Neomu yeppeoyo~”
“Aku kan sudah bilang Sica, kau akan menyukainya”
Jessica menatap Donghae dan lagi – lagi mereka saling bertatapan untuk beberapa menit dengan background kembang api yang meletus – letus indah. Saat itu Jessica tahu satu hal akan terjadi padanya.

“Ingatlah peraturan penting Jessica”
“Apa lagi songsaenim? Aku hanya akan membuat namja itu dekat dengan yeoja yang disukainya kan? Hanya itu? Mudah saja!”
“Jessica, kalau kau berhasil. Kau bisa mengepakkan sayap mu kapan saja. Tapi jika gagal, selamanya kau akan jadi peri yang sayapnya tidak sempurna!”
“Aku pasti berhasil!”
“Bukan itu yang ku khawatirkan”
“Lalu apa lagi?”
“Jika kau jatuh cinta pada namja itu, maka hak kehidupan mu akan selesai”
“Heh?! Jjinja?”
“Apa aku kelihatan sedang bercanda Jessica?”
“Aniya~ wahhh~ ku pastikan aku tidak akan jatuh cinta pada namja penakut itu!”
“Ku harap kau bisa”

Tanpa sadar Jessica meneteskan air matanya. Donghae sedikit terkejut melihatnya. Ia langsung mendekat kearah Jessica yang langsung membuat jarak dengan tangannya.
“Jangan mendekat, aku bisa sesak”
“Eh? Kau kenapa sih?”
“Tidak ada apa – apa. Jangan mendekat, ku mohon”
“Kau lelah? Naiklah ayo pulang sekarang”
Saat bianglala itu mendekati tanah, Donghae membiarkan Jessica melangkah dibelakangnya. Ia jadi merasa tidak enak dengan yeoja itu. Namun Jessica masih berusaha menekan rasa sesak didadanya.
“Aku akan berhasil! Aku tidak akan… mencintainya…” bisik Jessica pelan tanpa bisa didengar Donghae yang sedang sibuk dengan pikirannya akan keadaan aneh Jessica saat ini.
***
Sudah seminggu ini Jessica terus menghindari Donghae yang mood – nya jadi semakin buruk itu. Ia jadi sering marah – marah sendiri. Member Super Junior dibuat heran olehnya. Hari ini Eunhyuk mengambil inisiatif untuk mengundang Yoona kedorm mereka demi menyadarkan Donghae yang semakin aneh itu. Semua member memberikan waktu untuk mereka berdua saja. Kebetulan malam itu semua memiliki acara masing – masing.
“Ada yang mau aku bicarakan dengan mu”
“Apa?”
“Yoona, aku… Aku…”
Lidah Donghae terasa diikat. Jessica lagi – lagi muncul dan menuliskan sesuatu pada kertas dan meminta Donghae untuk membacanya.
“Aku… menyukai mu?”
“Eh? Mwo oppa?”
Yoona terkejut mendengar pernyataan Donghae. Jessica tersenyum, air matanya menetes lagi lalu tiba – tiba saja ia ambruk dilantai. Donghae terkejut, ia langsung berdiri. Namun Jessica berhasil menghilang sebelum Donghae membantunya. Akan sangat aneh jika Donghae menolong orang yang tak terlihat.
“Oppa, waeyo?”
“Yoona, aku… aku menyukai mu sebagai dongsaeng ku. Dan aku harus pergi sekarang. Mianhae” Donghae langsung berlari pergi meninggalkan Yoona yang mengangkat bahunya dengan bingung lalu bergumam pelan, “Aku tahu kok. Lagipula aku menyukai Kibum oppa”
Ia pun pergi meninggalkan dorm Super Junior.
***
Donghae mencari Jessica. Ia tidak menemukannya dimana pun didalam gedung itu sampai ia melihat ada cahaya dibawah sana. Dihalaman tertutup tempat pertama ia menjumpai Jessica. Donghae langsung berlari dengan cepat, ia sampai melupakan kalau gedung itu dilengkapi dengan lift.
Saat ia tiba, ia melihat sesuatu yang terlihat begitu indah namun juga menyakitkan. Pakaian santai yeoja itu sudah berubah dengan gaun putih selututnya. Dan dengan tiara dirambut panjang indahnya. Ia sedang meringkuk menahan sakit dipunggungnya. Cahaya putih dengan bias – bias terangnya menyinari sekujur tubuh yeoja itu. Jessica menatap Donghae dengan tatapan memohon saat namja itu mencoba untuk mendekatinya.
*sring!*
Ada dua buah sayap yang tumbuh dipunggungnya. Jessica terlihat sangat menderita. Namun Donghae hanya bisa mendekat kearahnya dalam jarak 1 meter. Ia tahu kalau Jessica tidak mengizinkannya mendekat. Tiba – tiba saja ada dua orang yeoja dengan pakaian yang sama mendarat dengan anggun didekat Jessica.
“Jessica Jung, kau gagal namun berhasil membuat namja itu bebas dari kutukan cintanya. Maka dewan memutuskan untuk memberikan mu sayap yang indah”
“Seohyun – a, aku sudah tidak tahan lagi!” Jessica menangis.
Donghae semakin tidak mengerti apa yang sedang terjadi dianntara 3 yeoja didepannya itu.
“Namun sayang kau memiliki perasaan terlarang pada namja dihadapan mu ini. Maka, sesuai keputusan yang berlaku. Dewan memutuskan untuk menyelesaikan kehidupan mu sampai detik ini. Maaf kalau rasanya agak sedikit menyakitkan”
“Aku mengerti, Taeyeon cepatlah!”
Yeoja yang satunya mengeluarkan sesuatu seperti bintang dari telapak tangannya. Bintang itu berada tepat diatas kepala Jessica. Kedua yeoja itu hilang. Donghae melangkahkan kakinya lagi tanpa peduli penolakkan Jessica.
“Berhentilah! Jangan mendekat!”
“Jessica! Aku harus tahu apa arti dari semua ini!”
“Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa”
“Jessica! Kau kenapa?”
“Aku… Oppa… Donghae oppa… maafkan aku karena mencintai mu”
“Sica!”
“Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa”
Lagi – lagi teriakan melengking khas Jessica terdengar ditelinga Donghae yang langsung menutup telinganya. Dengan perlahan Jessica memejamkan matanya dan tubuhnya berubah menjadi cahaya – cahaya yang diserap oleh bintang itu. Donghae shock melihatnya. Ia mendekati tubuh yeoja yang kini tidak bisa lagi disentuhnya itu. Lalu Jessica sepenuhnya hilang dan bintang itu terbang kelangit malam itu. Dan sebuah bintang lagi – lagi menggantung dilangit malam itu. Donghae meneteskan air matanya, sebuah berlian dari tiara yang dipakai Jessica tadi tertinggal diatas rerumputan. Donghae mengambilnya dan menggenggamnya sambil menangis pelan.
***
Satu bulan kemudian…
Suasana ruang latihan umum para talent tampak ramai. Donghae, Kyuhyun, Eunhyuk, Shindong Hangeng, Minho, Taemin dan Changmin malah sibuk dengan pertandingan game mereka itu.
“Kami jadi sembilan member?!” teriak Taeyeon histeris.
“Kyaaaa….!! Punya member baru!!” Hyoyeon sampai melompat saking senangnya.
“Kalian tahu? Dia itu sama dengan Tiffany!” Yuri memberitahu dengan cara sok misteriusnya.
“Benarkah itu?” Sunny tampak tertarik.
“Dia sempat satu sekolah dengan ku di Korea” jawab Tiffany sambil menunjukkan eye smilenya.
Lalu beberapa staff datang bersama Lee Sooman. Semua talent menoleh kearahnya dan memberikan perhatian penuh termasuk segerombolan pemain game tadi.
“Kabar gembira! So Nyu Shi Dae akan segera debut sebentar lagi! Dan untuk memperindah formasi ku putuskan untuk menambah satu member baru, silahkan”
Lee Sooman tersenyum dengan penuh misterius. Seorang yeoja melangkahkan kakinya. Style Amerikanya begitu terasa, ia menyapu seisi ruang latihan dengan pandangannya. Rambut blondenya dibiarkan terurai dan bermain dibahunya.
“Hallo! My name is Jessica Jung Sooyeon. You can call me Jessica or Sica or Jessi. Nice to meet you all. I hope we can be family. Thanks”
*prok! prok! prok!*
Eunhyuk langsung melonjak, “Kau! Yeoja yang waktu itu bukan sih?”
Donghae menatapnya dengan sangat terkejut. Saat Jessica sudah bergabung dan memberikan salam dengan member SNSD yang lain, Donghae mendekatinya.
“Oppa, mau kenalan sama talent baru ya? Hha…” sahut Yuri iseng.
“Sica, kenalkan dia sunbae kita disini” Taeyeon membawa Jessica pada Donghae.
Jessica mengulurkan tangannya lalu Donghae menyambutnya.
“Lee Donghae”
“I know that, Hae oppa. Kau sama seperti namja dalam mimpi ku”
“Eh?”
“Mimpi ku sangat aneh belakangan ini dan aku sendiri bingung”
Eunhyuk dkk menyeruak dibalik kerumunan.
“Kau! Kau pernah kesini kan?”
“Aniya, ini pertama kalinya”
Jessica sedikit bingung karena Eunhyuk menanyakan hal yang menurutnya sangat tidak masuk akal. Donghae tersenyum kecil lalu mengusap kepala Jessica.
“Rajin latihan ya!”
“Eh?”
“Semoga sukses bersama Soshi”
“Ne. Gomawo~”
Jessica tersenyum menatap namja baru dihadapannya itu. Bahkan kisah cinta mereka pun baru dimulai saat ini. Dan kelak akan mengukir sebuah kisah manis didalam memori masing – masing.
==END==

NB : Siapa yang ngerasa lagi kena demam 5JIB dengan first single Mr. Simple?? Hiks… Lagi – lagi ada Yesung solo ya?! Hue… Ada Donghae juga kok! (^__^). Oh ya, yang mendadak suka Donghae jangan ampe cinta ya, ntar author bisa nangis – nangis darah.

12 comments

  1. ahzania · August 4, 2011

    Onnie, pairing slanjutny saeng tnggu..

  2. dinda · September 10, 2011

    Hwaaaa bagus
    Bikin ff haesica lagi oennie

  3. ichha · November 19, 2011

    krenn onnie ffnya lnjutin klo bisa jngan oneshoot …
    hhe maksa

  4. Gorjesspazzer world's · April 21, 2012

    Huwaaaaa …
    Ceritanya mengharukan !!
    Keren deh sica Onnie jadi bidadari gitu …
    Aiihh nyuk oppa. Sica Onnie itu terlahir kembali …
    #bener ga ?
    Jadi ga tau apa” …
    Hehehehe
    Daebak ff nya. Aku suka ..
    Oiia thor aku Sari, yang biasa comment pake Id Jung Ryemi. Kini ganti jadi Gorjesspazzer world’s

  5. jessitajea · July 15, 2012

    Keren !! Wah baru dpt baca sekarang ^^
    Buat lagi ya eon yang haesica tentunya ^^

  6. SicAay · September 23, 2012

    ceritanya seru,, di tunggu yah FF HaeSIca lainnya😀

  7. mustikahrp · September 29, 2012

    lanjut lg dong thor🙂 nggantung!

  8. Annisa · December 21, 2012

    Daebak author!!
    kereenn!!

    gak nyangke endingnya kayak gini🙂

  9. mhaci · July 20, 2013

    Waaahhh, .bgus bget crita x, .lgi dong

  10. vankaka · June 22, 2014

    happy ending! bikin HaeSica lagi thor..
    keep writing!! ^^

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s