Part 5 : Beautiful Sad Love Story

Tittle : Beautiful Sad Love Story

Author : Kim Seoyeon a.k.a Ichen Aoi a.k.a Iclarrs Wood

Cast : Super Junior

Lee Dong Hae (Donghae) / Kim Ryeo Wook (Ryeowook) / Cho Kyu Hyun (Kyuhyun) / Kim Jong Woon (Yesung) / Park Jung Soo (Leeteuk) / Choi Si Won (Siwon) / Shin Dong Hae (Shindong) / Kim Hee Chul (Heechul) / Lee Hyuk Jae (Eunhyuk)

Kim Seo Yeon (Ichen) / Park Hyo So (Any) / Shin Chae Kyung (Bella) / Yoon Ji Byung (Dinda) / Yoon Ji Hye (Dheyka) / Song Hye Ra (Dea) / Son So Hye (Piluu) / Song Eun Ri (Dika) / Han Soo Hyun (Wiyan)

Support Cast :

Jung Soo Yeon (Jessica SNSD), Woo Young Jaejoong (Kim Jaejoong DBSK/JYJ), SM Entertainment talent, Han Shi Hye (Ipit) and Kim Hyun Jae (Kak Dea)

(Kyuhyun) Wo de xin bian cheng le kou dai de yin yue
(Sebelah hati ku telah ku simpan)
Just for you, bu ting de gei bu ting de gei
(Hanya untuk mu, tiada henti memberi dan memberi cinta ini)

Yesung hari ini bermalam diruang rawat Sohye. Ia menggenggam tangannya dengan hangat, kemarin dia tidak kembali keasrama karena sibuk menjaga yeojachingu-nya itu.
*kreekk..*
Pintu itu terbuka dan Hyunjae masuk, ia menatap pasangan didepannya itu dengan sendu. Bagaimana pun juga dia tidak ingin melihat dongsaengnya pergi, hanya dongsaengnya itu yang dia punya didunia ini. Dia sudah terlalu lelah menyembunyikan semuanya, semua tentang keadaan keluarganya yang sesungguhnya. Dan dia juga tidak bisa melihat Yesung merasakan kesedihan yang mendalam, ia tahu kalau Yesung sangat mencintai dongsaeng semata wayangnya itu.
“Sohye~ jebal… hanya kau yang ku punya didunia ini” Hyunjae menatap wajah dongsaengnya yang pucat. Yesung bergerak dalam tidurnya, ia menatap berkeliling dan mendapati Hyunjae sudah berdiri manis diujung tempat tidur Sohye.
“Annyenonghaseyo Hyunjae” sapa Yesung sambil tersenyum manis.
“Annyeong, Yesung-ssi” Hyunjae menata bunga dimeja samping tempat tidur.
“Bagaimana menurut mu kalau aku menikahi dongsaeng mu secepatnya??”
Yesung tersenyum sambil menatap keluar jendela, ekspresinya menunjukkan rasa luka dihatinya yang teramat dalam. Hyunjae menoleh tanpa terkejut, ia tahu kalau suatu waktu Yesung akan bicara seperrti itu padanya.
“Terserah kalian saja, itu juga jika kau tidak keberatan. Kau tahukan sisa hidupnya Sohye??”
Yesung mengangguk. Hyunjae jadi ingat soal curhatan Ryeowook pagi tadi.
“Oppa, apa kau tahu soal Ryeowook??”
“Pernikahan??” tanya Yesung menebak-nebak.
“Ne~” Hyunjae mengangguk pelan. Yesung berusaha mengingat-ingat kejadian belakangan ini dimulai dari curhatan Donghae akan keributan yang menimpa asrama belakangan ini.
“Dia akan dinikahkan dengan dongsaengnya Eunhyuk hyung”
“Mwo?!”
“Ne~ lagipula mereka sama sekali tidak menolak dijodohkan begitu. Kami semua sudah sangat mengenal dongsaeng Hyuk hyung itu. Soalnya dia selalu datang dan membuat keributan bersama Sica atau hyung. Dan Ryeowook itu salah satu biasnya. Ku rasa mereka tidak akan menolaknya” jelas Yesung panjang lebar.
Hyunjae menghela nafas berat. Yesung langsung mendelik. “Kau keberatan ya??” tanyanya kemudian. Hal ini membuat Hyunjae tersentak lalu menggeleng cepat. Yesung hanya tersenyum kecil kemudian kembali menatap Sohye yang belum bangun akibat pengaruh obat tidur yang disuntikkan suster kemarin malam.
“Aku harus kembali bekerja. Jaga Sohye ku ya?” Yesung mengambil jaketnya dan masker untuk menyamar lalu pergi. Hyunjae mengawasi punggung namja itu kemudian menghela nafas berat.
“Apa mungkin aku keberatan??”

(Ryeowook): Zhe yang zi ai ni dao di shi dui bu dui
(Benarkah mencintai mu seperti ini?)
Wo yi bian mi huo yi bian geng jia mi lian
(Itu keajaiban ku dan datang lebih dan lebih tergila-gila dengan mu diwaktu yang sama)
***
(Kyuhyun): Oh tai wan mei
(Oh sangat sempurna)
Oh bu rang shui
(Oh tidak biarkan seorang pun)
Oh tai wan mei
(Oh sangat sempurna)

Soohyun mengaduk-aduk dunia maya namun ia lama-lama juga bosan karena ia bingung apa sebenarnya yang mau ia cari. Kebetulan saat itu Shihye melintas didekatnya.
“Han Shi Hye!” sapa Soohyun yang langsung menghentikan langkah yeoja itu.
“Mworago??” tanya Shihye dengan bingung. Soohyun memberikan tempat duduk untuk Shihye duduk. Shihye duduk sambil menatap Soohyun duduk.
“Apa kau tahu Super Junior??” tanya Soohyun kemudian.
“Rasanya aku pernah dengar” maklum saja, Shihye lebih menyukai dunia barat sana.
“Ah~ percuma bertanya padamu!” keluh Soohyun.
Shihye tiba-tiba menjentikkan jarinya. Soohye menatapnya dengan bingung.
“Aku rasanya pernah dengar dari Seoyeon soal oppanya yang member Super Junior”
“Telepon dia!” pinta Soohyun. Shihye langsung nyengir sambil memberi kode kalau ia sedang kehabisan pulsa. Soohyun memutar bola matanya dengan jengkel.
“Annyeong Seoyeeoonn~… Ne, kau hafal benar suara ku Hhaa… Mwo?! Enak saja!! … Dimana kau?? … tempat oppa mu?? … apa kau tahu Super Junior?? … Eh? Mianhe~ aku tidak tahu kalau oppa mu salah satu membernya… Kau tahu Lee Hyuk Jae?? … MWO?! Dia oppa mu?! Jjinja?? … Ternyata dunia itu sempit ya?? … Annyeong”
*klik!*
“Waeyo?” tanya Shihye penasaran.
“Kau tahu?? Namja tampan itu ternyata oppanya Seoyeon!! Ya ampunn~ sempitnya dunia bagai daun kelor” celetuk Soohyun. Shihye hanya memandangi temannya itu dengan bingung.
***
(Zhoumi): mei yi ci jin ye shen mai duo jiu dou ji de ta
(Bagaimana dalam setiap malam ku itu aku mengingat dia)
zai wo quan shen kuang diao bu yao jian~
(Sesuatu disana menyibukan seluruh tubuh ku dan tidak bisa terkontrol)

Eunri meregangkan tubuhnya dikursi dekat mesin DDR ia sudah mencoba menghubungi Seoyeon, Jibyung, Jihye dan Shihye bahkan Chae Kyung. Namun tak stau pun yang mengangkat dan membalas SMSnya. Ia mendengus kesal sambil memandang berkeliling.
“Apa mereka sesibuk itu ya??” keluhnya.
Seseorang duduk disampingnya sambil menempelkan minuman kaleng dingin dipipinya. Eunri tersentak. Ternyata namja cantik itu datang lagi.
“Ada apa??” tanya Heechul sambil mengamati wajah kusut Eunri.
“Ani~ hanya saja aku merasa sendirian. Teman-teman ku sibuk semua” keluh Eunri sambil mendesah nafas lelah dan kecewa.
“Main ini saja. Sudah susah payah kemari masa tidak main DDR??” Heechul memberi saran pada Eunri yang kemudian tampak cerah.
“Kau mau main juga, oppa??” tanyanya sedikit sangsi.
“Ne~ mumpung Super Junior sedang tidak ada acara hari ini”
“Ada kok! Ini kan jadwal Eunhyuk oppa dan Leeteuk oppa siaran. Memang hanya oppa saja yng mungkin tidak punya acara. hHaa…” Eunri tertawa keras membuat Heechul terpaksa membungkam mulutnya.
“Awas kau ya! Padahal aku berencana mentraktir mu hari ini. Tapi aku mengurungkan niat ku karena sikap mu ini. Hufh..” Heechul melangkahkan kakinya menuju mesin DDR disusul Eunri yang pasang wajah memelas dan kusut juga menyesal. Heechul pura-pura tidak peduli ia malah mendengus seolah kesal dan tersinggung.
“Mianhe~” mohon Eunri yang langsung disambut anggukkan Heechul. Eunri langsung lompat-lompat tidak jelas dan hal ini membuat Heechul tertawa kecil melihat tingkahnya.

Yi zhi tiao yi zhi tiao xiang jian ni
(Tetap nge-dance, tetap nge-dance aku ingin melihat mu)
Yi zhi tiao yi zhi tiao xi huan ni
(Tetap nge-dance tetap ngedance aku menyukai mu)
Yi zhi tiao yi zhi tiao dou shi ni
(Tetap nge-dance tetap nge-dance itu semua tentang kamu)
Yi zhi tiao yi zhi tiao wo ai ni
(Tetap nge-dance tetap nge-dance aku mencintai mu)
Yi zhi tiao*4
(Tetap nge-dance) *4
***
Eunhyuk’s rap:
Bob the music let it hit go down
To the floor let we break it down
Let me ill
Let me show you all the bling bling
Oh let me kiss kiss baby dance with me
Henry’s Rap:
Boom Boom Boom when i get another
Clap Clap Clap let’s go
Shake your body Move your body Kick your feet up
Imma move to the groove Baby imma go down

Jihye hari ini lagi-lagi mampir ke dorm untuk melihat oppa-nya tersayang, Shindong. Sosok lucunya telah membuat Jihye menginginkannya menjadi kakaknya.
“Annyeong~” sapa Yoona yang kebetulan berpapasan dengannya.
“Eh, annyeong” jawab Jihye gugup.
“Mau mampir kedorm Super Junior?” tanyanya lagi. Jihye mengangguk pelan ia masih kaku jika melihat para talent milik SM Entertainment itu. Apalagi kalau ketemu yang empunya, Lee Soo Man??
“Uhm… belakangan ini banyak sekali ya yeoja yang mampir kesana. Hhaa…”
“Jjinja??”
“Ne~ padahal selama ini hanya dongsaengnya Hyuk oppa. Tapi sudah satu minggu ini banyak yeoja yang sama keluar masuk komplek. Dan tidak dicegat pengamanan didepan kan?? Berarti sudah jadi teman baik anak SMEnt” jelas Yoona.
Jihye hanya mengangguk gugup. Kemudian Yoona pamit saat Taeyeon memanggilnya untuk latihan. Jihye melanjutkan perjalanannya.
Ia memasuki dorm Super Junior. Yang menyambutnya adalah Ryeowook dengan wajah innocentnya. Jihye melirik kedalam dorm. Ryeowook mempersilahkannya masuk.
“Kenapa sepi?” Jihye duduk disofa terdekat.
“Yang lain sedang berada dipractice room aku sendiri sedang menyiapkan makanan”
Memang begitu, tampak jelas sekali karena Ryeowook sedang memakai celemeknya. Ini adalah pemandangan pertama baginya, menyaksikan Ryeowook dengan celemek seperti layaknya rakyat biasa.
“Waeyo??” Ryeowook bertanya heran karena diperhatikan begitu oleh Jihye.
“Aniya~ kau tampak… euhm… oppa… kau… lucu sekali dengan celemek pink bergambar Winnie the pooh itu” Jihye bicara dengan sedikit ragu-ragu.
Ryeowook langsung memperhatikan celemek yang masih ia kenakan, “Oh ini?? Leeteuk hyung dan Donghae hyung yang membelikannya untukku”
“Untuk kado… ulangtahun??” tanya Jihye ragu-ragu.
“Ne~ kalau Eunhyuk hyung dan Kibum memberi ku satu set panci. Kalau Kyuhyun dan Sungmin hyung memberiku spatula dan sejenisnya” jawab Ryeowook dengan lugu.
Jihye nyaris menahan tawanya.
*kreeekk~*
Pintu terbuka. Seoyeon memandang kedalam. Ia menatap Jihye dan Ryeowook dengan heran.
“Oppa? Jihye??” serunya sambil memiringkan kepalanya kekiri.
Ryeowook menatap Seoyeon sedikit panik. “Ini bukan…”
“Mwo?? Aku hanya sedang mencari Donghae oppa, Leeteuk oppa meminta ku mencarinya. Apa dia ada disini??” Seoyeon melirik kedalam. Tatapannya tertuju pada dapur yang berantakan dan sebuah masakan yang sedang ditinggal.
“Oppa!! Kau bisa membakar dorm dan menghanguskan makanan!!” teriak Seoyeon yang langsung berlari kedapur. Ryeowook langsung berlari kedapur. Jihye terhenyak disofa. Ia tidak tertarik dengan adegan menyelamatkan dapur.
“Hufh… Kok rasanya… Ryeowook oppa manis sekali ya??” Jihye memeluk bantalan sofa.

Sementara itu didapur.
“Kalau kau tidak suka, kau bisa menolak. Aku akan bilang pada Eunhyuk oppa. Tenang saja, tidak perlu sungkan pada ku hanya karena aku ini dongsaeng hyung-mu” Seoyeon membersihkan sisa-sisa masakan yang gosong dipanci.
“Bukan begitulah~ aku hanya…”
*cklek!*
“Seoyeeeoonn!! Ku dengar kau mencari ku?? kita selisih jalan rupanya” Donghae masuk sambil tersenyum kearah Jihye yang sedang asyik membaca majalah diruang depan.
“Didapur” jawab Jihye seolah tahu kemana arah pembicaraan Donghae.
“Gomawo” serunya sambil berlari kearah dapur.
“Seoyeon! Cepat!! Sekarang aku diminta mencari mu oleh Hyuk hyung dan Sica” Donghae menarik tangan Seoyeon keluar.
“Eitss~ kau tidak lihat aku sedang beberes dapur dengan Wookie oppa??” protes Seoyeon.
“Sudahlah aku bisa sendiri” Ryeowook tersenyum tulus dengan segera Donghae pasang wajah berterimakasih lalu menarik Seoyeon pergi, tentu saja Seoyeon berteriak-teriak gak jelas. “Jihye~ tolong bantu oppa-ku didapur ya?? Ku mohon~ Hae oppa!! Sebentar napa!!” Seoyeon berhenti dihadapan Jihye yang balas mengangguk sambil tersenyum.
Akhirnya Jihye dan Ryeowook membereskan dapur dalam diam. Sambil sesekali Jihye menatap kearah Ryeowook.
***
(Donghae): yao bu ting xiang wo
(Ingin (kau) tetap memikirkan ku)
yao bu ting ai wo
(Ingin (kau) tetap mencintai ku)
yao bu ting ta xiang wo
(Ingin dia untuk tetap memikirkan ku)
yao bu ting ta ai wo
(Ingin dia untuk tetap mencintai ku)

Chae Kyung jalan-jalan dipinggir sungai Han. Ia melempar kerikil-kerikil ke sungai yang langsung menimbulkan riak air. Seorang namja duduk disampingnya, ia merasa mengenal Chae Kyung.
“Chae Kyung-ssi??” sapanya.
Chae Kyung menoleh dan sedikit terkejut mendapati seorang Cho Kyuhyun duduk disampingnya terlebih lagi mengenalnya.
“Oppa??”
“Waeyo?? Kau pikir aku pelupa ya?? Tidaklah~ aku masih ingat yeoja ceria yang wawancara didorm disela jam istirahat kami” jelas Kyuhyun panjang lebar.
Chae Kyung tersenyum, “Lagipula kau ini seorang juara olimpiade matematika kan?”.
Kyuhyun tersenyum kecil. Ia mengambil kerikil yang ditampung ditangan Chae Kyung.
“Oppa??”
“Aku hanya ingin coba apa asyiknya melempar batu ini. Ku perhatikan sejak tadi kau tidak bergeming dan terus melakukan hal ini”
Wajah Chae Kyung langsung memerah saat mendengar kalau seorang Kyuhyun memperhatikannya. Sementara itu Kyuhyun terus melemparkan kerikil yang diambilnya dari tangan Chae Kyung.
“Oppa~ bagaimana tipe ideal mu??”
Pertanyaan Chae Kyung langsung membuat Kyuhyun menoleh dan mengangkat sebelah alisnya. “Maksud mu??”.
“Ani oppa~” Chae Kyung langsung menatap sungai Han. Ia menahan wajahnya agar tidak lebih merah dari sekarang ini. Kyuhyun tersenyum lalu menghela nafas panjang.
“Asalkan dia baik dan berambut panjang juga manis. Tidak masalah”
Mendengar hal itu Chae Kyung merasa sangat ingin memendam dirinya kedasar perut bumi. Bagaimana tidak? Chae Kyung berambut lumayan panjang dan menurut teman-temannya dia ini manis kok.
“Kau mau kedorm?? Ku dengar kau kuliah di Jeonju University”
“Ne~ waeyo?”
“Kau bisa mampir bersama Seoyeon. Dia selalu datang menemui Eunhyuk hyung yang memang kakak kandungnya itu” jelas Kyuhyun.
Chae Kyung melotot dan terkejut, “Aku baru tahu kalau …”
“Dia memang tidak bilang siapa-siapa soal itu, jadi tidak usah seperti itu hHe..”
Chae Kyung semakin memerah karena cengiran Kyuhyun yang semakin membuatnya terlihat sangat manis.
***

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s