Part 6 : Beautiful Sad Love Story

Tittle : Beautiful Sad Love Story

Author : Kim Seoyeon a.k.a Ichen Aoi a.k.a Iclarrs Wood

Cast : Super Junior

Lee Dong Hae (Donghae) / Kim Ryeo Wook (Ryeowook) / Cho Kyu Hyun (Kyuhyun) / Kim Jong Woon (Yesung) / Park Jung Soo (Leeteuk) / Choi Si Won (Siwon) / Shin Dong Hae (Shindong) / Kim Hee Chul (Heechul) / Lee Hyuk Jae (Eunhyuk)

Kim Seo Yeon (Ichen) / Park Hyo So (Any) / Shin Chae Kyung (Bella) / Yoon Ji Byung (Dinda) / Yoon Ji Hye (Dheyka) / Song Hye Ra (Dea) / Son So Hye (Piluu) / Song Eun Ri (Dika) / Han Soo Hyun (Wiyan)

Support Cast :

Jung Soo Yeon (Jessica SNSD), Woo Young Jaejoong (Kim Jaejoong DBSK/JYJ), SM Entertainment talent, Han Shi Hye (Ipit) and Kim Hyun Jae (Kak Dea)

Song : Gee – SNSD

Uh huh, listen boy.
My first love story
My angel and my girls
My sunshine
Oh, oh let’s go!

Jibyung hari ini sudah janjian untuk bertemu Siwon di Music Bank. Karena hari ini Super Junior menjadi salah satu pengisi acara disana. Ia diminta menunggu dibackstage.
“Uh… sepi sekali. Jadi bosan” keluh Jibyung sambil melirik sana-sini.
Sesekali ia melirik ruang ganti Super Junior yang tidak menandakan kalau disana ada tandatanda kehidupan sampai seorang yeoja keluar dari ruangan itu dan menatapnya dengan seksama.
“Rasanya kok aku mengenalnya?” bisik Jibyung pelan. Yeoja itu diam sesaat lalu menghampirinya sambil tersenyum riang.
“Jibyung eonni!!” serunya. Jibyung diam seketika mencoba mencari-cari kenalan yang kira-kira mirip dengan yeoja dihadapannya itu. Terlebih lagi dia memanggilnya eonni.
“Uhm..” Jibyung ingin bertanya siapa sebenarnya yeoja itu namun ia tidak enak.
“Pasti lupa ya?? Aku Seoyeon, teman satu kampusnya Jihye” seru yeoja itu lagi dengan riang.
“Oh! Aku ingat sekarang!!” Jibyung menjentikkan jarinya sebagai tanda ia mengingat sesuatu. Namun satu hal yang mengganjal pikirannya, kenapa Seoyeon ada didalam ruang ganti?
Member Super Junior masuk backstage. Eunhyuk langsung memeluk dongsaengnya itu.
“Jiaahh~ oppaa~ lepaskan aku sesak!!” teriak Seoyeon sambil memukul Eunhyuk.
“Dasar dongsaeng babo!! Udah tahu pegel-pegel malah dipukul begitu!!”
Jibyung memperhatikan mereka dengan heran sampai Siwon menepuk bahunya pelan.
“Tenang saja, mereka itu kakak-adik kandung kok”
Jibyung mengangguk sambil melihat Eunhyuk, Seoyeon dan member lain yang menghilang dari pandangan. Siwon mengajak Jibyung keluar stage.
“Ku pikir kau tidak akan datang” Siwon memulai pembicaraan sambil tersenyum. Bisa dipastikan dalam sekejab Jibyung langsung mencair. Ya, Choi Siwon adalah cinta pertamanya diSuper Junior. Akan sulit baginya untuk melupakan seorang Siwon.
“Waktu ku sedang kosong jadi aku bisa datang kemari” sahut Jibyung sambil tersenyum, wajahnya memerah. Siwon melihat Seoyeon yang sedang berlarian kedepan.
“Mau kemana saeng?” tanya Siwon membuat langkah Seoyeon terhenti.
“Menjemput chingu~” sahut Seoyeon lalu kembali berlarian.
Siwon kembali melanjutkan percakapannya dengan Jibyung. Keduanya tampak bingung mencari bahan pembicaraan akhirnya mereka memutuskan untuk memulai pembicaraan standar daripada saling diam satu sama lain.
“Bagaimana perform tadi? Tampaknya sukses, aku dengar teriakan penonton dari sini”
“Begitulah… apalagi saat partnya si maknae evil itu. Nyaris membuat kepala ku meledak”
Seoyeon datang bersama teman-temannya dan lewat didepan Siwon dan Jibyung. Tatapan Siwon berhenti pada seorang yeoja yang ia kenal.
“Song Hye Ra??” gumamnya pelan.
Hyera menoleh sekilas namun terus berjalan mengikuti Seoyeon, Chae Kyung dan Eunri. Jibyung melihat perbahan ekspresi Siwon saat menatap salah satu yeoja yang tadi lewat namun dia tidak tahu pasti siapa diantara mereka.
“Oppa?” panggilnya pelan.
Siwon tersadar dari lamunannya, “Jibyung, aku rasa aku harus kembali ke ruang ganti. Aku tidak enak badan. Besok aku akan kekampus mu. Ok!”
Siwon pergi. Jibyung mengangkat bahu heran lalu ikut pergi meninggalkan tempat itu.
***
[Seohyun]
Neomu neomu meotjyeo nunee nunee bushyeo
(Dia sangat baik membuat aku terpesona)
Soomeul motshigesseo ddeollineun geol
(Aku tidak bisa bernafas karena dia membuat ku menggigil)
Gee gee gee gee baby baby baby
Gee gee gee gee baby baby baby

Seoyeon duduk dipojok ruang ganti sambil menatap satu per satu oppa-oppa didepannya. Eunhyuk sudah menyogoknya dengan es krim agar dia diam dipojok sana. Donghae menghampirinya dengan senyum sumringah namun keringatnya masih banjir diwajahnya.
Seoyeon langsung mengambil handuk terdekat dan melemparnya kearah Donghae.
“Jangan mendekat dulu. Basah!!” teriaknya. Donghae tertawa sambil mengambil handuk itu. Eunhyuk mencium gelagat mencurigakan dan langsung mendorong Kyuhyun dan Sungmin untuk mengganggu mereka.
“Seonn~ urusi calon suami mu nih! Kau tidak lihat dia ini kelelahan??” teriak Kyuhyun yang langsung diamini member yang lainnya. Donghae menghentikan langkahnya lalu menoleh kearah Ryeowook yang sejak tadi menatap kearahnya dan Seoyeon. Seoyeon nyengir sambil mengambil handuk yang dilemparkan Eunhyuk.
“Oppa~ mianhe” serunya dihadapan Ryeowook sambil menyerahkan handuk itu. Rupanya yang lain membuat kedua tangan Ryeowook sibuk dengan memberikan makanan dan minuman. Seoyeon akhirnya mengelap wajah namja dihadapannya itu dengan handuk yang ia pegang.
“Gwaenchana. Aku senang kau akrab dengan semuanya” jawab Ryeowook sambil tersenyum.
Seoyeon mengangguk kecil sambil mengawasi Kyuhyun yang sejak tadi ngobrol dengan Chae Kyung. Sesekali ia tersenyum. Bahkan Heechul sedang sibuk berdebat dengan Eunri. Namun pemandangan membingungkan datang dari Siwon yang sejak tadi hanya diam disamping Hyera.
“Waeyo?” Ryeowook bertanya pada Seoyeon yang sedang tidak fokus pada dirinya.
“Ani. Aku hanya sedang mengamati sekeliling ku” Seoyeon mengalihkan pandangannya kembali menatap Ryeowook dibelakang namja itu ada Donghae yang sedang balas menatapnya. Seoyeon membuka mulutnya hendak bicara namun sedetik kemudian ia diam. Sesuatu tengah terjadi disana. Leeteuk, Hankyung, Kibum dan Eunhyuk menyadarinya.
“Kau pikir semuanya akan baik-baik saja Hyuk??” tanya Hankyung manatap saengnya itu dengan heran. Dia hanya balas mengangguk.
“Ku harap salah satu dari kita ada yang bersedia menyiapkan atau memesan makanan” keluh Kibum. Donghae beranjak dari duduknya. Seoyeon menatap Ryeowook sejenak.
“Oppa? Apa aku boleh menemani Hae oppa keluar? Hanya membantunya”
Ryeowook kemudian tersenyum dengan sangat manis sambil mengangguk, “Hati-hati ya!”
Semuanya menatap mereka bertiga. Donghae berhenti didepan pintu, menanti Seoyeon yang sedang izin pada Ryeowook itu. Ryeowook memeluknya didepan umum. Seoyeon hanya diam, ia tidak tahu harus berbuat apa.
“Hati-hati dan jangan berbuat yang aneh-aneh ya?” bisik Ryeowook.
Seoyeon hanya mengangguk sambil tersenyum, “Aku akan pulang dengan utuh!”.
Donghae dan Seoyeon pergi. Ryeowook diam sejenak lalu melanjutkan aktifitasnya sambil sibuk mengupload foto ditwitternya. Eunri, Hyera dan Chae Kyung menatap situasi ini dengan bingung.
“Teman kalian itu akan menikah dengan Wookie dalam waktu dekat” jelas Leeteuk.
“Seminggu lagi. Seminggu lagi aku akan menikahkan mereka” putus Eunhyuk yang disambut tatapan shock member yang lainnya. Sementara itu Ryeowook hanya diam, ia pura-pura tidak mendengarnya karena ia sedang memakai headset yang sebenarnya tanpa lagu itu.
***
[Tiffany]
Oh, neomu bukkeureowo cheoda bolsu obseo
(Oh, Aku sangat malu aku tidak bisa memandangnya)
Sarangeh Bbajyeoseo Soojoopeun Girl
(Gadis pemalu jatuh cinta)
Gee gee gee gee baby baby baby
Gee gee gee gee baby baby baby

Soohyun mencari Shihye dan Seoyeon sejak tadi. Namun ia tidak menemukan keduanya. dan akhirnya ia menemukan Shihye dipersimpangan kampus.
“Shihye!!”
Yeoja itu menoleh kearah Soohyun, “Mwo?”
“Dimana Seoyeon??” tanya Soohyun lagi.
“Katanya dia mau ke acara Music Bank, menemui oppanya untuk menagih uang makan siang. Ku dengar hari ini oppa dan eonninya lagi-lagi menginap dikomplek dorm SM Ent”
“Apa kau mau menemani ku kesana?”
“Sekarang?”
“Masa besok??”
“Hajiman…”
“Ayolah~!!”
Soohyun langsung menarik Shihye pergi.

Soohyun menyusuri lorong-lorong backstage. Dan ia menemukan ruang ganti Super Junior.
“Apa kita harus masuk??” tanya Shihye ragu.
“Aku kan ingin menemui Eunhyuk oppa. Jadi aku harusss…”
*bug!*
Pintu ruang ganti menjeblak terbuka. Dan rupanya sang maknae sedang membawa kursi panjang bersama Siwon. Kursi itu langsung membentur Soohyun yang langsung tersungkur dilantai lorong.
“OMO!!” teriak Siwon dan Kyuhyun bersamaan dengan cutenya. Shihye bingung antara membantu Soohyun berdiri atau berlari atau diam karena terpesona. Karena mendengar ada keributan didepan pintu, semua member keluar termasuk ke-tiga tamu yeoja.
“Soohyun!!” teriak Chae Kyung sedikit shock saat melihat Soohyun tersungkur dilantai.
“Kenapa kalian bisa ada disini?” tanya Shihye saat melihat Hyera dan Eunri yang berdiri dibelakang Chae Kyung.
Leeteuk meminta mereka masuk daripada nantinya ada kamera paparazzi yang mengira hal yang aneh-aneh tentang Super Junior dan kini ke-5 teman yeojanya itu.
Soohyun mendapati Eunhyuk sedang main PSP bersama Kibum dipojok ruangan itu. Wajah mereka tampak sangat serius.
“Eh, dimana Seoyeon?” tanya Soohyun basa-basi.
“Pergi keluar bersama Donghae” jawab Eunhyuk sambil melirik siapa pendatang baru diruang ganti itu.
“Kau??” seru Eunhyuk terkejut dan langsung berdiri.
“Kau mengenalnya?” tanya Sungmin heran.
“Dia teman twitter ku” jawab Eunhyuk singkat.
Semua menatap kearah monkey Super Junior itu. Tentu saja dengan pisang yang setia berada ditangan kanan Eunhyuk.
“Kau kan bilang tidak mengenal Super Junior. Kenapa kemari??” tanya Eunhyuk sedikit jengkel. “Hanya CN Blue dihatinya” celetuk Shihye.
“Memang! Aku ini kan menyukai Jung Yong Hwa oppa. Jadi sudah sewajarnya aku…”
Dia diam seketika saat menyadari aura seisi ruangan berubah siap memangsanya.
“Lalu buat apa kau kemari huh?!” celetuk Eunhyuk kesal.
“Ku rasa untuk menemui mu, hyung” lagi-lagi maknae evil memberikan inspirasi untuk melakukan bully terhadap Eunhyuk.
“Jieeeeee… hyung laku juga!!” celetuk Kibum asal yang langsung menuai kontroversi.
Soohyun jadi terbengong-bengong karena member Super Junior jadi asyik sendiri.
“Ehm! Jadi tamunya bagaimana ya??” interupsi Soohyun.
Eunhyuk yang merasa akan habis dibully langsung menarik yeoja itu pergi sambil memperingatkan member Super Junior yang lainnya.
“Ja-ngan-i-ku-ti-a-ku!”
Disambut ledakkan tawa orang-orang yang ada diruang ganti itu.
“Lalu aku bagaimana?” Shihye merasa ditinggal.
“Main bersama kami saja” pinta Sungmin. Dengan segera Shihye pamitan untuk pulang karena mencium gelagat mencurigakan.
***
[Yoon A] (Eoddeokhajyo) [SooYoung] Eoddeokhajyo
(Apa yang harus aku lakukan? / Apa yang harus aku lakukan?)
[Yoon A] (Ddeollineun naneun) [SooYoung] Ddeollineun naneunyo
(Tubuh ku bergetar / Tubuh ku bergetar)
(Doogeun x 4) Doogeun Doogeun georyeo bameh jamdo mot eerujyo
(Aku tidak bisa tidur karena hati ku berdenyut-denyut)
[Jessica] Na neun na neun babon gabwayo geu dae bakkeh moreuneun babo geuraeyo geu dae boneun nal
(Aku seperti orang bodoh yang melihat dia dari jauh)

Hari ini Im Yoon Ah kembali ke Korea dan akan menginap dikediaman keluarga Park. Hyoso mencoba menghubungi Yesung namun sama sekali tidak ada jawaban. Akhirnya ia mencoba untuk menghubungi Seoyeon yang diketahui sedang bersama member Super Junior.

♫dokhan sarange gaseumeul doryeonaen
neoui nunmuldeuli nae simjangeul taewonae
biteul georimyeo nal jabeun dusone
ganyeorin geu ddeolrimeul itji mothae
Smile again
eodum sokeseodo seonmyeonghan
munsincheoreom namgyeojin neoui seulpeun geurimja♫

HP Seoyeon berdering diruang ganti. Kebetulan HP itu berada didekat Kyuhyun ia meliriknya, HP itu terasa asing. “Ada yang tahu ini Iphone ini milik siapa?”.
Lagu Smile Again milik Ryeowook solo itu terus berdering. Ryeowook hanya diam. Chae Kyung menyadari sesuatu, “Itu milik Seoyeon”. Leeteuk menyarankan agar Kyuhyun mengangkatnya saja. Nama Park Hyo So tertera dilayarnya.
“Annyeonghaseyo~…Hyoso-ssi? … Seoyeon sedang keluar bersama Donghae… Yesung hyung?? kau ingin aku menyampaikan pesan untuknya? … Ok! Sebentar ya”
Kyuhyun menatap Yesung yang sejak tadi langsung memperhatikan Kyuhyun saat namja itu menyebut nama Hyoso.
“Hyung, Hyoso-ssi bilang dia akan kebandara untuk menjemput Yoona”
Pernyataan Kyuhyun langsung mengundang pertanyaan Kibum, “Yoona pulang? Wah~ SNSD lengkap!!”. Jitakkan langsung mampir dikepala Kibum.
“Aku tidak ikut. Aku lelah” Yesung langsung mengalihkan pandangannya kearah jendela.
“Hyung… bolehkah aku yang mengantar sepupu mu itu kebandara?” tanya Kyuhyun dengan takut-takut. “Terserah sajalah~” Yesung langsung mencari jaketnya.
“Kau mau kemana hyung?” Kyuhyun mengira-ngira kalau Yesung mau mengantar Hyoso.
“Menemui Sohye” jawab Yesung singkat.
Mereka berdua pergi. Kyuhyun melemparkan Iphone Seoyeon kepada Ryeowook yang langsung menangkapnya dengan sigap.
“Hyung, pegang baik-baik harta milik calon istri mu itu!”
*blam*
Pintu tertutup. Chae Kyung diam menatap kepergian Kyuhyun. Heechul pun mengajak Eunri keluar sedangkan Hyera sejak tadi diam-diaman dengan Siwon hingga membuat Siwon memutuskan untuk bicara dengannya diluar. Leeteuk mendesah kesal.
“Semuanya sudah punya pasangan ya?? Ya ampuunn~”
“Kapan kau menyusul hyung?” tanya Hankyung penuh maksud.
Leeteuk hanya mendelik lalu memutuskan kembali kedorm. Yang lain menyusul bersama Chae Kyung.
***
[All]
Neomu banjjak banjjak noonee booshyeo no no no no
(Ia berkelap-kelip terang mata ku terpesona no no no no)
Neomu Kkamjjak Kkamjjak nolla naneun oh oh oh oh oh
(Tiba-tiba aku terkejut oh oh oh oh)
Neomu jaritjarit momee Ddeollyeo Gee gee gee gee gee
(Tubuh ku bergetar mulai merasa aneh Gee gee gee gee gee)
Jeojeun noonbit (Oh yeah) Joeun hyanggi (Oh yeah yeah yeah)
(Mata kami bertemu dan aku dapat merasakan wangi harumnya)

Siwon menggenggam tangan Hyera menuju ketaman kota lengkap dengan penyamaran Siwon yang memakai masker dan kacamata hitamnya. Hyera hanya diam sambil menendang daun-daun kering.
“Hyera?”
“Uhm?”
“Apa kau sebenci itu pada ku?” tanya Siwon sambil memandang Hyera yang sibuk dengan daun-daun kering dikakinya.
“Ani. Aku kan sudah bilang kalau aku hanya tidak ingin mencari masalah dengan para ELF”
“Aku akan bicara pada mereka”
“Tidak perlu!”
Mereka duduk dikursi terdekat. Siwon mengamati setiap yeoja yang melintas dihadapan mereka. Ada beberapa yang berbisik dan menyebabkan Hyera semakin menjaga jarak terhadap Siwon. Dan berkali-kali juga Siwon mendekatkan duduknya kepada Hyera.
“Kenapa selalu begitu sih?? Sikap mu itu…”
*bruk!*
Kibum tiba-tiba datang menepuk bahu Siwon. Hyera menatapnya sejenak.
“Hyera-ssi??” Kibum menatapnya sejenak.
“Kibum oppa!” Hyera tersenyum sambil membungkuk.
“Bagaimana keadaan ahjumma dan ahjussi??” Kibum langsung duduk disamping Hyera.
Sedikit informasi, dulu keluarga Hyera dan Kibum adalah tetangga. Dam mereka menjadi tetangga selama 7 tahun. Itu sebabnya baik Kibum maupun Hyera sudah mengenal satu sama lain. Dan Siwon dapat melihat kalau sikap Hyera jauh lebih ramah dan terbuka terhadap Kibum dibandingkan dirinya. Bahkan sesekali ia dapat melihat kalau Hyera tersenyum dan tertawa mendengar ucapan Kibum.
“Kau tidak pernah begitu terhadap ku, Hyera” keluh Siwon.
Kibum melihat jam tangannya. “Hyera, hyung. aku harus kembali keasrama. Annyeong!”
Kibum melambai kepada Siwon dan Hyera. Hyera tersenyum menatap Kibum sampai Siwon menegurnya pelan.
“Hyera, kau bilang kau takut atas tanggapan ELF. Lalu sikap mu dengan Kibum?”
“Oppa, dia itu tetangga ku. aku sudah mengenalnya sejak dulu dibandingkan aku mengenal oppa. Sudahlah, aku sedang tidak ingin berdebat dengan oppa untuk sekarang ini”
Hyera berdri dan merapikan roknya. Siwon berdiri lalu memegang kedua bahu Hyera dengan tangannya itu. Mereka bertatapan sejenak. Siwon sesaat tenggelam kedalam mata jernih yeoja didepannya itu. Ia memeluknya. Hyera terkejut. Kini dia bisa merasakan wangi lembut dari parfum Siwon. Sejenak ia bimbang akan perasaannya.
“Diamlah, aku tetap ingin seperti ini untuk beberapa saat… jebal…”
Hyera tidak menolak, ia hanya memejamkan matanya sambil merasakan pelukan hangat itu.
***
[Yuri]
Oh neomu neomu Yehpeo mamee neomu Yehpeo
(Oh dia sangat manis dan hatinya juga baik)
Doo nooneh banhaeseo Kkok jibeun geol
(Aku terjerat oleh matanya)
Gee gee gee gee baby baby baby
Gee gee gee gee baby baby baby

Yesung datang dan langsung memeluk Sohye tanpa bicara apapun. Seperti biasa, Sohye selalu menyambut kedatangan namja-chingunya itu dengan senang hati.
“Kenapa tidak memberikan salam seperti biasa?” Sohye tersenyum menatap Yesung yang duduk disamping tempat tidurnya itu.
“Aku hanya sedang… merindukan mu”
Namja itu kini menggenggam tangan yeoja-chingunya. Sohye tersenyum kecil sambil menatap dalam pada bola mata hitam jernih didepannya.
“Aku juga begitu, oppa”
Mendengar ucapan Sohye, Yesung kembali memeluknya hangat seolah ia tidak akan pernah melepaskan yeoja tercintanya itu. Saat ini ia hanya sedang merasa bersalah terhadap Hyoso, tunangannya yang terpaksa ia kenalkan kepada member Super Junior yang lain sebagai sepupunya. Ia sadar benar kalau dia telah menyia-nyiakan Hyoso. Namun ia tidak ingin memberikan harapan lebih pada yeoja itu sedangkan ia tahu kalau ia sangat mencintai Sohye.
Yesung teringat akan hal yang kemarin ia diskusikan bersama Hyunjae.
“Sohye, bagaimana menurut mu kalau… kalau kita menikah saja?”
“Eh??”
Sohye terkejut mendengar pertanyaan mendadak itu. Ia tidak pernah membicarakan kemungkinan-kemungkinan ini pada Yesung. Namun kali ini kata-kata pernikahan muncul dari bibirnya.
“Waeyo? Kau… tidak mau?”
“Oppa, kau tahu? Masa depan mu masih panjang. Sedangkan aku?”
“Jangan bicara seperti itu ada ku, Sohye. Kau tahukan kalau aku dan Hyunjae akan melakukan apapun agar kau sembuh dan keluar dari sini?”
“Hajiman…”
“Jangan coba-coba buat harapan kami menjadi hampa. Apa kau tidak menyayangi kami?”
Sohye langsung menggeleng cepat.
“Bukannya begitu. Aku hanya… tidak ingin kalian kecewa”
“Sohye, dengarkan aku! Apapun yang aku lakukan untukmu, aku tidak akan menyesal karena itu pilihanku sendiri. Arraseo??”
“Ne~ oppa”
Sohye tersenyum. Yesung kembali memeluknya. Air mata kebahagiaan jatuh dikedua pipi Sohye. Sedangkan ditempat lain, Hyoso masih menunggu seseorang mengantarnya.

Hunjae datang dan melihat adegan mesra itu langsung tersenyum sambil berdehem pelan. Yesung langsung menyambut Hyunjae bersama Sohye.
“Bagaimana keadaan mu? Sudah sehat?”
“Lumayan eonni” Sohye balas tersenyum.
“Hyunjae, mungkin dalam waktu dekat aka nada undangan dari Wookie”
“Undangan?”
“Aku kan sudah bilang kalau dia akan menikah dengan adiknya Eunhyuk!”
Sesuatu langsung menghantam hati Hyunjae. Jika Ryeowook sudah menikah apakah hubungan pertemanan mereka yang dijalani cinta sepihak ini akan berlangsung baik??
***
[Sunny]
Neomuna Ddeugeowo manjil suga obseo
(Dia sangat panas aku tidak bisa menyentuhnya)
Sarangee dwibeoryeo hookkeunhan geol (Bootdeuneun geol?)
(Wajah ku memanas dan cinta ini selesai (Aku mendapatkannya?)
Gee gee gee gee baby baby baby
Gee gee gee gee baby baby baby

Jihye menghubungi nomor HP Ryeowook yang ia dapat dari Shindong oppa. Namun berkali-kali juga ia membatalkan panggilannya.
“Kenapa aku jadi ingin belajar masak ya??” protes Jihye pada dirinya sendiri.
Lalu akhirnya jari-jarinya itu menekan keypad call pada nomor Ryeowook. Dan namja itu pun mengangkatnya sambil tersenyum.
“Oppa!!” / “Waeyo?”
“Bisa bantu aku?” / “Bantu apa?”
“Ajari aku memasak” / “Oh… baiklah!”
“Jjinja??” / “Ne!”
“Kapan?” / “Sekarang juga bisa. Aku sudah kembali kedorm”
“Aku kesana!”
*klik*
Jihye melangkah dengan riang menuju dorm Super Junior.

“Ryeong~ ada yang datang!! Yoon Jihye” teriak Sungmin yang kembali menekuni PSPnya usai mempersilahkan Jihye masuk tentunya.
“Suruh ke dapur saja! Aku sedang sibuk” balas Ryeowook dari dalam dapur.
“Silahkan” Hankyung mempersilahkannya masuk sambil bergabung dengan Sungmin dan Kyuhyun. Sedangkan Kibum tampak sibuk membaca sebuah buku tebal.
Jihye masuk kedapur dan mendapati Ryeowook sedang memasak.
“Kau bilang mau belajar masakkan? Kalau begitu bantu aku”
Jihye langsung mengambil celemek yang terletak disamping kulkas dan mulai mengikuti perintah-perintah Ryeowook. Jihye mengamatinya dengan sepenuh hati.
“Yah!! Jangan terlalu lama! Nanti hangus!”
“Mianhe oppa”
Suasana dapur terus terdengar ramai. Sesekali Ryeowook mengajarinya cara memegang pisau dan benda-benda dapur lainnya dengan benar. Dan tentu saja dengan menyentuh tangan Jihye. Nyaris saja jantungnya melompat keluar.
Kadang Ryeowook memengajarinya dengan pose memeluk dari belakang dan memegangi tangan Jihye soal cara membalikkan masakan dari penggorengan besar itu. Jihye semakin tidak menentu. Keringat dingin karena grogi sudah bercucuran, namun hatinya berteriak keras kalau dia bahagia.
*prank!*
Saking groginya Jihye sampai menjatuhkan sebuah piring. Ryeowook diam sejenak lalu meminta Jihye membereskan semua pecahan piring itu.
“Aw!” telunjuk Jihye terluka. Darahnya mengalir deras.
“Jihye-ssi” Ryeowook langsung mencuci jari Jihye, namun tidak berefek sama sekali. Dan akhirnya ia memutuskan untuk menghentikan darah itu dengan cara menghisap lukanya. Wajah Jihye memerah seketika.
“Oppa??” Seoyeon rupanya sudah ada didepan pintu dapur. Dibelakangnya berdiri Donghae.
“Seo?? Ini…”
“Jihye? Jari mu? Kau terluka?” Seoyeon langsung memeriksa jari Jihye. Ryeowook tampak merasa bersalah melihat Seoyeon.
“Aku…”
“Gwaenchana. Arraseo… Oppa hanya ingin menolongnya. Aku percaya itu” memang Seoyeon bicara seperti itu namun kali ini tanpa cahaya dimata coklatnya itu.
“Apa aku harus membeli piring?” tanya Seoyeon lagi sambil tersenyum.
“Eh… mungkin kau bisa membeli panci yang sama dengan itu” tunjuk Ryeowook.
“Baiklah. Aku akan membelinya. Oppa bisa tunggu disini dan membantu Jihye”
Seoyeon pergi. Donghae menyusulnya sambil melirik Ryeowook, “Aku akan menemaninya. Jadi kau tenang saja ya”
Ryeowook mengangguk pelan. Ia hanya bisa melihat Donghae yang menyusul Seoyeon. Sedangkah Jihye berusaha menebak-nebak isi pikiran Ryeowook.
***
(eojjeomyeon joah) [HyoYeon] Eojjeomyeon joahyo
(Bagaimanapun aku suka itu / Bagaimanapun aku suka itu)
(Soojoobeun naneun) [HyoYeon] Soojoobeun naneunyo
(Diri ku malu / Diri ku malu)
(Molla x4) [HyoYeon] Molla molla hamyeo maeil geudaeman geurijyo
((Aku tidak yakin x4) Meskipun aku tidak yakin aku masih rindu dia tiap hari)
[TaeYeon] Geundeh Chingudeureun marhajyo jeongmal neoneun jeongmal mot mallyeo
Babo hajiman geudael boneun na
(Ketika semua teman ku bilang ‘Tidak bisakah kau berhenti?’ Aku masih melihat dia dengan bodoh)

Eunri seperti biasa, diarena DDR bersama. Mereka sudah tiga jam disana. Kaki mereka sudah lelah dan serasa minta diamputasi. Namun Seoyeon meminta agar Heechul mengantarkan Eunri ke dorm Super Junior. Seoyeon tidak mau pulang sendiri.
“Teman kecilmu itu minta aku mengantarmu ke dorm dulu” keluh Heechul.
“Waeyo?”
“Dia bilang dia tidak mau pulang sendiri”
“Apa dia masih bersama Hae oppa?”
“Tampaknya begitu. Kali ini membeli peralatan dapur, katanya Wookie yang minta”
Eunri mengangguk-angguk sebagai tanda mengerti. Heechul mengantarkan Eunri kedorm.

Super Junior dorm…
“Kenapa kau malah melepaskan calon istri mu begitu sih??” keluh Sungmin.
Ryeowook masih bergumul dengan buku resep masak. Ia mengalihkan pandangannya sambil menatap hyungnya itu.
“Hyung, dia itukan pergi bersama Donghae. Bukan namja asing”
“Tapi kalau mereka sering bersama terus…” ucapan Leeteuk dipotong oleh Ryeowook yang memilih pindah tempat menuju dorm bawah meninggalkan kehirukpikukan dilantai atas sambil bilang, “Aku percaya dia”.
“Terserah kau sajalah~” seru Hankyung sedikit putus asa.
*ting tong ting tong*
Ryeowook membuka pintu dorm. Rupanya Heechul dan Eunri yang datang.
“Dimana namja-namja babo yang lain??”
“Bertanding games diatas”
“HEY!! AKU IKUUUTTT!!!” dengan segera Heechul lari kelantai atas.
Ryeowook mempersilahkan Eunri masuk. Yeoja itu sedikit gugup melihat Ryeowook yang selalu tampak manis dan tampan itu. Dan Ryeowook adalah biasnya Eunri.
“Kenapa belum pulang?” tanya Ryeowook memecah keheningan.
“Seoyeon meminta ku menunggunya disini. Dia tidak ingin pulang sendiri”
“Bukankah dia bisa minta antarkan pada Donghae?”
“Ku rasa dia menghargai mu”
Jawaban singkat Eunri mengundang perhatian Ryeowook. Wajah Eunri langsung memerah kalau diperhatikan seperti itu terlebih lagi oleh namja yang diidolakannya.
“Kenapa kau berfikir begitu?” tanya Ryeowook antara minta pendapat dan menyelidiki.
“Oppa masih ingat ringtone HPnya? Itukan lagunya oppa”
Lagi-lagi jawaban Eunri mengingatkannya pada Iphone yang ditinggal diruang ganti dan kini berada disakunya. Ia membuka isi Iphone itu dengan sedikit bimbang. Lalu masuk ke gallery foto. Banyak foto editan berbingkai ‘love’ antara dirinya dan Seoyeon. Foto terbanyak selain foto yang punya adalah foto-fotonya Ryeowook kemudian Eunhyuk baru Donghae. Hal ini membuat Ryeowook tersenyum kecil. Eunri dapat merasakan sesuatu berdesir dihatinya hanya dengan melihat seorang Ryeowook dari dekat. Sesuatu berbeda dari kekaguman yang ia rasakan terhadap seorang Kim Heechul.
***
[SeoHyun] Maldo Mothaetneun geol neomu bookkeureowo haneun na
(Aku tidak bisa bicara karena aku terlalu malu)
[TaeYeon] Yonggi ga obneun geolgga? Eoddeokhaeya joeun geolgga?
(Haruskah aku menghilangkan malu ku? Apakah itu lebih baik?)
[Jessica] Doogeun Doogeun mam jorimyeo barabogo eetneun na
(Ketika hati ku berdenyut kuat dan aku merasa gelisah, aku tetap fokus padanya)

Chae Kyung pulang dengan sedikit kecewa. Ia sadar benar kalau pertemuannya hari ini dengan Kyuhyun tidak berjalan sesuai harapan. Selain Kyu yang terlalu sibuk dengan PSPnya dan membuatnya hanya bermain dengan member Super Junior yang lain. Sesekali ia menghela nafas berat.
“Chae Kyung?”
Suara seorang namja yang menyapanya membuat langkahnya terhenti. Shindong yang sedang mencari udara diluar itu berpapasan dengan Chae Kyung.
“Oppa?”
“Kenapa jam segini masih dijalan?”
“Aku ingin kemini market itu” tunjuk Chae Kyung asal.
“Kebetulan! Disana sedang ada Siwon, mungkin kau bisa dapat gratisan. Mari ikut!”
Sebelum menolak Chae Kyung keburu ditarik Shindong keminimarket itu dan menjumpai Siwon yang sedang mengambil beberapa cemilan serta kebutuhan kamar mandi.
“Siwon! Chae Kyung mau belanja disini. Kau kan bisa memberikannya gratisan” usul Shindong yang disambut anggukkan Siwon.
“Silahkan saja”

♫ Gaseumi sorichyeo marhae jayuro-un nae yeonghon
Eonjena cheo-eumui imaeum euro neoreul saranghae
georeo watdeon shiganboda nameun nari deo manha♫

HP Siwon berdering dan nama dilayar menunjukkan nama Cho Kyuhyun.
“Aish!” keluhnya sedangkan para ELF disekelilingnya mulai menyadari kalau ada seorang Siwon diantara mereka. Dengan segera mereka minta foto bareng, tandatangan dan sejenisnya.
“Chae Kyung, tolong angkat telepon dari Kyu ini!”
Siwon menyerahkan HPnya secara cepat sebelum ada salah satu dari yeoja itu mengetahui kalau ia mengenal seorang yeoja biasa macam Chae Kyung.
“Annyeonghaseyo” / “Hyung? eh? Kau yeoja-chingunya?”
“Aniya~ aku Chae Kyung” / “Lho?”
“Kami kebetulan bertemu. Sekarang Siwon oppa sedang mengurus fansnya” / “Oh…”
“Apa ada yang bisa ku sampaikan?” / “Bilang saja aku pesan coklat yang biasa”
“Lalu?” / “Oh ya, apakah kita bisa bertemu? Mianhe soal tadi siang”
“Eh aku …” / “Kau marah?”
“Aniya~” / “Kalau begitu kita bertemu besok dihalaman komplek SM Ent”
“Aku…” / “Jebal…”
“Baiklah~” / “Besok aku yang akan menjemputmu ke Jeonju”
*klik!*
Secercah cahaya kembali kehadapan Chae Kyung. Siwon dan Shindong baru saja selesai dengan fans mereka.
“Ada apa?”
“Hanya minta coklat”
“Oh… Dasar maknae!” gerutu Shindong.
***

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s