Beautiful Sad Love Story (Part 7)

Tittle : Beautiful Sad Love Story

Author : Kim Seoyeon a.k.a Ichen Aoi a.k.a Iclarrs Wood

Cast : Super Junior

Lee Dong Hae (Donghae) / Kim Ryeo Wook (Ryeowook) / Cho Kyu Hyun (Kyuhyun) / Kim Jong Woon (Yesung) / Park Jung Soo (Leeteuk) / Choi Si Won (Siwon) / Shin Dong Hae (Shindong) / Kim Hee Chul (Heechul) / Lee Hyuk Jae (Eunhyuk)

Kim Seo Yeon (Ichen) / Park Hyo So (Any) / Shin Chae Kyung (Bella) / Yoon Ji Byung (Dinda) / Yoon Ji Hye (Dheyka) / Song Hye Ra (Dea) / Son So Hye (Piluu) / Song Eun Ri (Dika) / Han Soo Hyun (Wiyan)

Support Cast :

Jung Soo Yeon (Jessica SNSD), Woo Young Jaejoong (Kim Jaejoong DBSK/JYJ), SM Entertainment talent, Han Shi Hye (Ipit) and Kim Hyun Jae (Kak Dea)

Song : Genie – SNSD

turn it up
just turn it up
that’s right, c’mon

[Taeyeon] sowoneul malhaebwa
(Beritahu aku harapan mu)
ni mamsokae itneun jageun ggoomeul malhaebwa
(Beritahu aku mimpi kecil didalam hati mu)

Kyuhyun pergi menuju apartemen Hyoso, untuk mengantarnya ke bandara. Yeoja itu rupanya sudah siap sejak tadi dan ia sangat terkejut saat melihat siapa yang datang. Namja itu bukanlah tunangannya, tapi orang lain.
‘Dimana Yesung oppa? Kenapa ada Kyuhyun?’, pertanyaan itu berkutat dalam pikirannya sendiri. Sedangkan Kyuhyun langsung menghampiri Hyoso yang berdiri mematung didepan gedung apartemen itu. Kyu tersenyum lembut.
“Ayo kebandara!” ajaknya tanpa basa-basi.
Hyoso masih diam dan semakin membuat Kyuhyun bingung. ‘Apa mungkin dia tidak suka kedatangan ku?’, dengan segera Kyuhyun mengenyahkan kemungkinan buruk dikepalanya itu. Ia menggeleng-gelengkan kepala.
“Aku hanya heran, kenapa kau yang datang? Bukan Yesung oppa”
Kyuhyun kini mengerti alasannya, ternyata Hyoso sedang bertanya-tanya dalam hati atas kedatangannya yang membuat yeoja itu bingung.
“Tadi hyung bilang, kalau dia sedang lelah. Maklum saja, kami belakangan ini sangat sering berlatih untuk acara-acara live”
“Arra… Apa oppa mau mengantarku ke bandara?”
“Tentu saja!! Ayo berangkat!”
Kyuhyun langsung mempersilahkan Hyoso masuk mobilnya, untuk menjemput Yoona.

[Jessica] ni meolieh itneun isanghyungeul geulyuhbwa
(Gambaran wanita ideal dikepala mu)
geuligo naleul bwa
(Dan lihat aku)
nan nuh eh genie ya, ggoomiya, genie ya
(Aku adalah pengabul keinginan mu, mimpi mu, keinginan mu)

Incheon…
“Eonnnii~” Hyoso berlari kecil kearah Yoona yang rupanya sejak tadi sudah menunggu dijemput dongsaengnya tercinta itu.
“Saeeenngg~” lanjut Yoona sambil memeluk Hyoso.
Kyuhyun merasa baru saja melihat film India soal kakak-adik yang sudah berpisah belasan tahun. Tapi, tunggu dulu!! Kyuhyun tidak pernah dengar kalau Yoona SNSD punya dongsaeng bernama Park Hyo So?
“Ahhh~ Kyuhyunie~ kau datang juga rupanya… sendirian? Atau bersama oppadeul?”
“Aku sendirian mengantarkan Hyoso. Kok rasanya aku tidak pernah dengar kau memiliki seorang Dongsaeng ya??” Kyuhyun bertanya dengan heran kearah Yoona yang tersenyum manis sambil mengusap-usap kepala Hyoso.
“Dia ini adik sepupu ku. jadi tidak masalahkan kalau aku menganggapnya dongsaeng ku??”
Kyuhyun mengangguk tanda mengerti. Tiba-tiba sebuah perkiraan melayang dikepala Yoona.
“Kalian pacaran??” ia menatap Hyoso dan Kyuhyun bergantian.
“Annii~” serentak Hyoso dan Kyuhyun buka mulut dan hal ini membuat Yoona tersenyum.
“Sudahlah kalau begitu. Aku akan merestui kalian jika hal itu terjadi. Sekarang antar aku pulang kedorm SNSD aku ingin istirahat dan melepas kerinduan ku kepada semuanya”
Kyuhyun, Yoona dan Hyoso pun meluncur dengan mobil Kyuhyun menuju komplek dorm talent SM Entertainment.
***
[Seohyun & Yoona] deulimkaleul tago dallyuhbwa
(Kendarai mimpi mu dan perjalanan jauh)
nun nae yupjaliae anja
(Duduk setelah aku)
geujuh iggeullim sokeh modoo dunjyuh
(Segala hal yang kamu berikan telah menggoda ku)

“Aku heran kenapa kau sampai tidak mengenal ku” Eunhyuk jalan disamping Soohyun, mereka berdua berjalan menuju tukang es krim dipinggir jalanan Seoul itu.
“Kata siapa?? Aku kenal kok, kau kan oppa-nya Seoyeon”
Lanjut Soohyun dengan lugu sambil pasang wajah innocentnya.
“Bukan itu maksud ku. ini soal Super Junior. Tolong es krimnya dua ya”
Eunhyuk bicara pada Soohyun sambil memesan es krim pada sipenjual. Penjual itu memberikan dua cup es krim warna-warni. Eunhyuk menyerahkan yang satu untuk Soohyun, yeoja itu mengambilnya dengan riang.
“Aku lebih suka namja tipe Yong Hwa oppa. Kau tahu?? Dia sangat tampan sekali dalam dramanya bersama Geun Seok dan Hong Ki juga Shi Hye” Soohyun menunjukkan kekagumannya pada Yong Hwa sambil berbinar-binar. Membuat Eunhyuk semakin heran.
“Kau bahkan mengenal Lee Hong Ki FT. Island. Tapi kenapa tidak mengenali ku?”
Tuntut Eunhyuk lebih lanjut. Soohyun hanya tersenyum sambil mengangkat bahu, Eunhyuk pasrah. Ia tidak akan mempermasalahkan soal ini lagi.
“Tenang saja oppa, aku sedang dalam penelitian untuk mengenal Super Junior”
Soohyun menyuap es krim terakhir di-cupnya. Eunhyuk meraba saku celananya dan menemukan mp4-nya yang biasa ia bawa kemana-mana, selain Iphone & Ipodnya. Lalu menyerahkannya pada Soohyun.
“Pegang ini! Aku akan pinjamkan selama 2 minggu padamu. Jangan sampai hilang! Dan isinya adalah semua lagu-lagu Super Junior dari awal debut sampai yang terbaru” jelas Eunhyuk panjang lebar. Soohyun mengangguk sebagai tanda mengerti.
Eunhyuk memperhatikan es krim yang berantakkan tak karuan dibibir Soohyun yang sampai membentuk kumis itu. Ia tertawa kecil. Soohyun menatapnya dengan heran.
“Mwo?? Ada apa oppa?” tanya Soohyun penarasan.
“Anni~ sejak kalan kau punya kumis huh?” canda Eunhyuk disela-sela tawanya.
“Yah!! Oppa!!” Soohyun mencari cermin ditasnya lalu terkejut melihat wajahnya sendiri.
“Omo!!” seru Soohyun tertahan.
Eunhyuk yang lelah tertawa mengambil tissue dari sakunya dan mengelap bibir yeoja didepannya itu. Wajah Soohyun bersemu merah. Eunhyuk tersenyum melihatnya lalu memutuskan untuk sedikit mengganggunya, “Waeyo??”.
“Terlalu dekat… oppa” protes Soohyun pelan.
Eunhyuk baru menyadari kalau wajahnya hanya sekitar 3cm dari wajah Soohyun. Kali ini wajah Eunhyuklah yang memerah. “Pantas saja aku merasa melihat mu dengan sangat jelas” ucap Eunhyuk bodoh. Kali ini Soohyun-lah yang tertawa melihat sikap Eunhyuk.
“Sudahlah! Ayo pulang!”
Ajak Eunhyuk untuk menghindari Soohyun tertawa lebih puas karena sikapnya itu. Soohyun langsung menggandeng Eunhyuk sambil berusaha menahan tawanya.
***
[Yuri] gaseum bukcha teojyeo buhlyuhdo
(Jika saat hati mu meledak-ledak dan beterbangan diudara)
balam gyulae nallyeo buhlyuhdo
(Dalam kesempatan ini)
jigeum isoon gan sesangeun nuh eh gut
(Dunia adalah milik mu)

Siwon sedang pergi keluar bersama Hyera. Jibyung yang awalnya memutuskan kembali keapartemennya malah bertemu dengan Leeteuk yang memutuskan untuk kembali keasrama bersama member Super Junior yang tidak ada acara hari itu.
“Eeteuk oppa?” Jibyung meyakinkan penglihatannya kalau namja didepannya itu adalah Leeteuk sang leader Super Junior. Namja itu berhenti lalu menoleh kebelakang dan tersenyum, “Yoon Ji Byung? Sedang apa disini?”.
Jibyung menghampiri Leeteuk. Sementara para member Super Junior yang lain sedang memasukkan barang-barang ke van mereka.
“Tadi aku ada sedikit janji dengan Siwon oppa”
“oh… Lalu kau mau pulang?”
“Tadinya begitu. Tapi malah bertemu oppa disini”
“Kau mau ikut ke dorm dengan van kami??”
“Anni, aku juga bawa mobil sendiri”
Jibyung menunjuk mobilnya yang sedang diparkir tidak jauh dari situ.
“Hyung!! mau ikut dengan kami ke dorm atau tidak??” tanya Hankyung sebelum menutup pintu geser van tersebut.
“Kalian duluan saja, nanti aku pulang dengan taksi”
Mendengar hal itu Kibum langsung mengeluarkan kepalanya untuk sedikit mengganggu hyung tertuanya itu, “Hyung!! jangan macam-macam sama yeoja ya!! Anyyeong~”
*sreeeekk*
Pintu van menutup, meninggalkan wajah jengkel Leeteuk. Jibyung tersenyum melihatnya.
“Ku rasa kita bisa duduk ditepi sana” tunjuk Leeteuk sambil melangkahkan kakinya kearah bangku panjang itu sambil disusul Jibyung.
“Kau ada urusan apa dengan Choi Siwon??”
“Tidak ada. Aku hanya ingin bertemu dengannya”
“Apa kau menyukainya??”
“Oppa~ siapa yang tidak suka Super junior?? Aku menyukai kalian semua kok”
Mendengar jawaban lugu Jibyung membuat Leeteuk tersenyum kecil “Maksud ku, kau menyukai Siwon secara special??”
Jibyung kini beralih menatap namja manis disampingnya sambil mempertimbangkan perasaannya saat itu. “Entahlah~ aku sendiri tidak mengerti, oppa”
Jibyung tahu secara pasti kalau ia menyukai Siwon, tapi ia tidak berani mengungkapkannya karena sikap Siwon yang selalu baik padanya tapi seolah selalu menatap yeoja lain yang berada dalam pikirannya sendiri dan yang jelas dia bukan Jibyung.
***
[All] geulaeyo nan nul saranghae
(Itu benar aku mencintai mu aku selalu percaya pada mu)
unjaena miduh ggoomdo yuljungdo da joogo shippuh
(mimpi dan keinginanmu aku ingin memberikan semuanya untuk mu)

Sore hari…
Donghae membawa beberapa peralatan masak yang sejak tadi dipegangi Seoyeon dengan tatapan kosongnya. Tubuhnya memang berada bersama Donghae, tapi pikirannya sedang tidak ada disana. Donghae memutuskan untuk mengajaknya mampir ke café terdekat dan Seoyeon sama sekali tidak berkata apa-apa, ia hanya mengikuti laju mobil Donghae.
“Masuklah saeng!” tuntun Donghae sambil membuka pintu café tersebut.
Seoyeon yang sedang melamun itu terantuk gunukan di depan pintu, ia nyaris jatuh namun Donghae menahan pinggangnya.
“Gomawo oppa, mianhe”
Kini kesadaran yeoja itu telah kembali sepenuhnya. Ia menatap berkeliling dan telah mendapati dirinya berada didalam café mewah.
“Kau pasti tidak sadar saat ku bawa kemari”
“Mianhe~”
“Bagaimana kalau namja yang sedang bersama mu bukan orang baik-baik??”
“Aku…”
“Sudahlah, yang penting pikiran dan jiwa mu telah kembali dalam tubuh mu. Sejak tadi kau tampak kosong. Apa yang sedang kau pikirkan??”
Donghae menarik satu kursi dan mempersilahkan Seoyeon duduk disana. Kemudian ia menarik kursi lain untuk duduknya sendiri. Ia memesan dua minuman dan berberapa makanan ringan. Ia tahu apa yang disukai seorang Seoyeon, semua yang berhubungan dengan susu, coklat dan keju. ‘Dia bahkan lebih mengenalku dibanding Ryeowook oppa’, ucap Seoyeon dalam hati lalu menarik nafas berat.
Donghae kembali menatap yeoja didepannya yang kali ini berekspresi murung dan meyedihkan. ‘Kenapa lagi sih dia??’, gerutu Donghae dalam hati.
“Kau memikirkan apa? Pernikahan mu? Atau Ryeowook?”
Seoyeon tersentak mendengar nama Ryeowook disebut-sebut, lalu ia menggeleng pelan.
“Sudahlah~ Kau lihatkan apa yang dia lakukan didapur saat didorm tadi?? Dia bersama Jihye. Teman mu yang bahkan baru beberapa hari dikenalnya. Sedangkan kau?? Kami sudah bertahun-tahun mengenal mu”
“Tentu saja, oppa. Semuanya kan karena aku ini dongsaeng seorang Eunhyuk Super Junior dan Jessica Jung SNSD. Kalau mereka bukan oppa dan eonni ku, mungkin kita tidak akan pernah saling mengenal satu sama lain”
“Kau membela yeoja yang telah bermesraan bersama calon suami mu itu huh?”
“Bukan begitu. Aku hanya melihat dari sudut pandang yang berbeda. Ku mohon, jangan buat aku lebih tertekan, Hae oppa. Lagipula aku dan Ryeong oppa sudah berjanji akan saling mempercayai sejak dulu”
Pesanan mereka datang. Seoyeon langsung menemukan mood-nya lagi saat melihat makanan-makanan kesukaannya itu. Dan ini membuat Donghae tersenyum.
“Oppa tidak mau coba ini?”
“Aku tidak begitu suka makanan manis”
“Kau tidak akan gemuk hanya karena makanan manis ini. Kata L, ‘makanan manis tidak akan bisa membuat mu gemuk kalau kau menggunakan otak mu setiap hari’ Hhee…”
“Jadi? Kau meledek ku huh??”
“Aniya~”
Donghae meraih kepala Seoyeon dan mengusapnya perlahan sambil tersenyum dengan sangat manis, “Sudahlah, cepat habiskan makanan mu. Kita akan kembali kedorm”
“Ne, arra~”
***
[Yoona] nan geudae sowoneul ilyuhjoogo shipeun (shipeun) hengoonae yeoshin
(Aku adalah dewi keberuntungan keinginan itu (keinginan) untuk mengabulkan harapanmu)
[All] sowoneul malhaebwa (i’m genie for you, boy)
(Beritaku aku keinginan mu (Aku pengabul keinginan untuk mu))
sowoneul malhaebwa (i’m genie for your wish)
(Beritahu aku keinginan mu (Aku pengabul keinginan untuk harapan mu))
sowoneul malhaebwa (i’m genie for your dream)
(Beritahu aku keinginan mu (Aku pengabul keinginan untuk mimpi mu))
naegaeman malhaebwa (i’m genie for your world)
(Beritahukan hanya aku (Aku pengabul keinginan untuk dunia mu)

Didapur dorm Super Junior…
“Oppa, apa tidak apa-apa kalau Seoyeon melihat hal yang tadi?” Jihye kini merasa bersalah meski ia sedikit mensyukurinya, paling tidak namja yang disukainya itu bisa sedikit perhatian terhadapnya. Ryeowook membantu Jihye mengangkat panci yang masih panas.
“Biar aku saja yang angkat, nanti jari-jari mu itu bisa terluka lagi”
“Gwaenchanayo oppa” Jihye mengambil alih panci itu.
Alasan dia kesini kan ingin belajar masak untuk menyeimbangi seorang Kim Ryeowook, bukan untuk membuat namja itu kesulitan dengan kehadirannya.
“Oppa, aku…”
“Gwaenchana, Seoyeon akan mengerti tentang hal tadi”
“Kau sangat mempercayainya ya??”
“Tentu saja. Wae?”
Ryeowook menuangkan sayur-sayuran segar yang tadi habis dipotong-potong Jihye.
“Bagaimana kalau dia sebebas itu dengan Hae oppa…”
“Kau orang kesekian yang bilang seperti itu” potong Ryeowook kemudian.
Jihye terdiam tanpa menyelesaikan kata-katanya. Ryeowook menatap keluar jendela dapur sambil berbisik pelan, lebih kepada dirinya sendiri.
“Aku mempercayaimu apapun yang terjadi, Jung Seoyeon”
Kibum dan Hankyung yang memang sedang dilanda kelaparan itu langsung masuk kedapur.
“Hyung, makanannya sudah jadi?” tanya Kibum dengan wajah penuh harap.
“Sebentar lagi. Mungkin 5 menit lagi. Aku akan kabarkan pada kalian kalau semua ini sudah selesai” Ryeowook mengaduk-aduk sayuran yang bercampur bumbu dipancinya itu.
Hankyung membuka pintu kulkas dan mengambil sebotol susu vanilla lalu meneguknya hingga habis kemudian menatap kearah Jihye yang tampak segan dan hanya diam itu.
“Yoon Ji Hye, sudah sore kenapa belum pulang?”
“Dia sedang belajar masak” Ryeowook yang menjawab pertanyaan itu.
“Tapi aku tidak melihatnya membantu mu, hyung” kali ini Kibum yang pasang wajah heran.
“Tadi dia membantu ku membersihkan semua ini, aku hanya tinggal mengolahnya saja”
Kibum dan Hankyung mengangguk tanda mengerti.
Jihye mengambil beberapa piring lalu menyiapkan masakan itu dan menatanya didalam piring-piring cantik, kawanan dari satu piring yang dipecahkannya tadi.
“Waw! Kau bisa juga menatanya dengan rapi” Kibum mendecak kagum.
Shindong masuk kedapur karena mencium wangi makanan siap santap itu.
“Yoon Ji Hye??”
“Oppa!!” Jihye langsung menyambut Shindong dan memeluknya.
“Kalian ini pasangan aneh rupanya” Kibum berkomentar sambil tersenyum kecil.
“Apa Seonie dan Hae hyung sudah pulang??” Ryeowook baru ingat akan kepergian keduanya.
“Belum, tampaknya sebentar lagi. Tampaknya dia sangat menyukai mu Ryeong, kau ingat ringtonenya kan?? Smile Again hufh… Bahkan lagu mu masuk dalam playlistnya” Hankyung mengangkat bahu, tersenyum lalu keluar. Ryeowook tersenyum kecil. Dan Jihye akhirnya memutuskan pulang untuk menyelesiakan tugas kuliahnya.
***
[Tiffany] sowoneul malhaebwa
(Beritahu aku keinginan mu)
jiloohan naldeuli nun jigyubji anni
(Tidakkah kamu lelah dengan hari-hari yang membosankan)

Atas izin dokter yang merawat Sohye, Yesung membawa yeojachingu-nya itu untuk berkeliling ditaman rumah sakit tersebut.
“Senangnya bisa menghirup udara diluar sini” Sohye tersenyum kecil sambil melangkahkan kakinya dengan perlahan sepertia anak kecil yang baru saja mulai belajar berjalan. DisampingnyaYesung terus tersenyum melihat senyuman yang terukir tiada henti diwajah Son So Hye.
“Kau tampak sangat bahagia”
“Tentu saja, oppa. Aku selalu memimpikan keluar kamar rawat itu. Aku dirawat disini sudah dua tahun. Jika kau ingat itu, oppa” Sohye tersenyum singkat sambil menatap Yesung.
“Ya, dan itu terjadi saat aku menyatakan perasaan ku pada mu. Ku pikir semua itu karena aku, aku nyaris saja mati karena merasa bersalah. Kau tahu?”
Kali ini Yesung yang memulai aksi protesnya. Sohye hanya tertawa kecil melihat tingkah namjachingu-nya itu. Kadang si misterius Yesung bisa menjelma menjadi anak kecil.
“Aku belum melihat Hyunjae”
“Eonni bilang, dia akan dalam masa sibuk selama tiga hari kedepan. Eonni titip pesan pada ku agar meminta Yesung oppa untuk menemani ku sepanjang waktu hHaa..”
“Jjinja??”
“Anni~ aku hanya bercanda”
Kali ini Sohye mencoba melangkahkan kakinya dipipa besar yang mengelilingi taman rumah sakit. Dia bersusah payah menjaga keseimbangannya, membuat Yesung semakin tertawa lebar. “Apa yang oppa tertawakan disaat aku bersusah payah begini huh?!”
“Mianhe~ kau terlihat lucu dan asyik dengan dunia mu sendiri”
“Aku tidak sendiri, aku bersama Jong Woon oppa” seru Sohye sambil memasang mimik lucu.
Namun sedetik kemudian dia kehilangan keseimbangan dan membuat Yesung langsung menahan tubuh yeoja itu dengan sebelah tangannya. Wajahnya tampak khawatir seketika.
“Sohye…”
“Oppa, mianhe~”
“Kau harus kembali kekamar mu”
“Ne~ tapi turunkan aku dulu. Aku tidak bisa jalan”
Sohye mulai memerah karena Yesung masih menggendongnya. Yesung langsung menggeleng kuat tanpa menurunkan Sohye.
“Aku yang akan membawa mu kedalam atau kau akan terjatuh lagi. Arraseo??”
Sohye hanya pasang wajah pasrah dan membiarka Yesung menggendongnya masuk kedalam rumah sakit besar itu.
***
[Sunny] pyungbumhan senghwalae nun moodhyuh bulyutni
(Kamu bosan dalam kehidupan yang biasa saja)
ijae geuman ggaeuhna
(Sekarang berhenti dan bangun)
nun na eh superstar, shining star, superstar
(Kamu adalah superstar ku, bintang yang bersinar, superstar)

Hyera sedang menyiapkan tugas-tugas kuliahnya, ia akan kembali kerumahnya hari ini. Tentu saja sebelum itu ia harus merapikan apartemennya itu.
*ting tong ting tong*
Hyera melangkahkan kakinya menuju pintu depan.
“Annyeonghaseyo~”
“Kibum oppa??”
Hyera menatapnya dengan keheranan.
“Aku baru saja selesai makan masakan Wookie hyung lalu aku iseng kerumah ahjumma dan ahjumma bilang kau ada diapartemen mu, jadi ku putuskan untuk berkunjung kesini” jelas Kibum panjang lebar membuat Hyera tersenyum.
“Oppa, aku tidak akan bertanya soal bagaimana oppa bisa menemukan apartemen ku, sudah pasti eomma yang memberitahu yak an?”
Kibum tersenyum sambil membalasnya dengan iseng.
“Aku tidak akan menjawabnya karena kau bilang tidak akan bertanya”
“Oppaa~”
Hyera langsung cemberut menatap Kibum.
“Kau mau pulang ya??”
“Ne~ tapi aku beberes dulu tadi”
“Sekarang sudah selesai?”
“Ne”
“Kalau gitu, kau harus menemani ku dulu untuk mencari bawaan untuk ahjumma dan ahjussi” pinta Kibum pada Hyera. Yeoja itu mengangguk lalu mengunci pintu apartemennya dan mereka pun pergi.

[Hyoyeon & Seohyun] shimjangsori gateun ddullimae harley ae ni momeul matgyeobwa
(Getaran itu seperti suara dari dalam hati Untuk melakukannya percayakan tubuh mu)
jihae isesangeun ojik nuh ae moodae
(Sekarang dunia ini panggung hanya untuk mu)

Hyera menemani Kibum membeli beberapa makanan untuk dibawa kerumahnya.
“Kenapa tidak sekalian tadi saja?”
“Aku kan ingin bertemu dengan mu dulu Hyera”
“Dasar!!”
Hyera menunjuk beberapa cake kesukaan eommanya yang langsung dibayar Kibum dikasir toko itu. Kibum juga membelikan Hyera kembang gula.
“Aku juga mau Hyera-ssi”
“Beli saja!” ledek Hyera sambil menjulurkan lidahnya.
“Aku hanya minta sedikit, dasar! Dongsaeng pelit!”
“Mwooo?? Padahal tadi aku berfikiran untuk membaginya dengan oppa, tapi sekarang tidak!”
“Hyeraaaa!!!”
Kibum berhasil mendapatkan Hyera dan kembang gulanya.
“Sudah lama tidak berfoto dengan mu yang sudah tumbuh dewasa begini” celetuk Kibum.
“Ya sudah foto saja Hhee…”
“Kau ingin pamerkan pada teman kampus mu bahwa kau dekat dengan ku huh??”
“Tidak perlu, teman-teman dekat ku kan sudah mengenal kalian”
“Aish! Aku lupa!”
“Dasar pikun!”
Kibum hanya tersenyum sambil mengeluarkan handphonenya. Dan men-take beberapa gambar dengan mimik Kibum dan Hyera yang lucu-lucu. Hyera tampak sangat bahagia.
“Kau suka dengan ku ya?” tanya Kibum seketika, membuat Hyera nyaris tersedak.
“Seenaknya saja menebak!” gerutu Hyera singkat namun wajahnya memerah padam. Kibum yang kadang masih lugu itu hanya bisa menatapnya dengan wajah innocent.
***
[Tiffany] hwanhosori gateun padoga nae gaseumen nuh ae cheh oni naneun nuh ae gil
(Ombak seperti suara penyemangat, didalam hati ku, aku dapat merasakan tubuh mu panas)
youngwonhan biggest fan
(Aku jalan mu, fans fanatikmu selamanya)

Chae Kyung mencari kesibukannya sendiri diluar. Ia masih sedikit kecewa dengan sikap Kyuhyun yang meninggalkannya begitu saja diback stage tadi. Ia menimang HPnya menimbang apakah ia akan menelepon Cho Kyuhyun atau tidak.
“Ah sudahlah~”
Ia melanjutkan acara jalan-jalan tidak jelasnya itu. Memang tadi dia bertemu dengan Siwon dan Shindong yang sedang belanja cemilan disalah satu minimarket / alfamart cabang keluarga Choi Siwon. Namun ia belum menemukan keinginannya untuk kembali keapartemennya maupun kerumah keluarganya. Ini terlalu malam untuknya kembali kerumah.
*bruk!*
“Argh!” Chae Kyung tersungkur dijalanan karena seorang namja baru saja berlari kearahnya dengan banyak yeoja yang mengejarnya.
“Chae Kyung?? Ah sudahlah!!”
Namja itu langsung menarik Chae Kyung pergi. Mereka berlari menghindari kejaran masa itu. Langkah mereka berdua berhenti tepat didepan apartemen Chae Kyung. Yeoja itu kini sangat kelelahan dan menemukan alasannya untuk pulang. Dengan segera ia masuk tanpa mempedulikan namja yang sedang mengatur nafasnya itu.
“Yah! Chae Kyung!! Kenapa kau meninggalkan ku?? bagaimana kalau yeoja itu masih mengejar ku diluar sana huh?” protes sang namja.
“Terserahlah” jawab Chae Kyung singkat karena ia sedang sangat kesal sekarang ini. Namja itu mengekor dibelakangnya sambil mengeluh.
“Aku tidak bisa kembali kedorm. Bagaimana ini? Kalau aku minta jemputan maka akan semakin rumit lagipula malam-malam begini mana ada yang mau menjemput ku? ah~ para hyung pasti sedang main game tanpa aku”
“Sikeuro!! Kau berisik sekali sih??”
Mereka sudah tiba didepan pintu kamar Chae Kyung. Lalu yeoja itu menatap namja bertopi dihadapannya dengan semakin heran, “Wae?? Kenapa masih disini??”
Namja itu membuka topinya dan merapikan rambutnya.
“Ini aku, Cho Kyuhyun”
Chae Kyung nyaris saja terjatuh saat melihat siapa sebenarnya namja yang tadi telah mengajaknya berlarian kesana kemari lalu mengekor dibelakangnya itu.
“Oppa??”
“Kau bilang aku bias mu, jadi biarkan aku menginap disini dan tidur dikasur mu”
“Lalu aku tidur dimana??” tuntut Chae Kyung.
“Sofa mungkin?”
*brak!*
Chae Kyung langsung mebanting pintu dihadapan Kyuhyun. Ia mendelik kesal sambil merapikan ruangannya itu. Sedangkan ketukkan pintu terus berbunyi tak keruan diselingi teriakan-teriakan yang memanggil namanya. Karena merasa terganggu, akhirnya ia membuka pintu itu kagi dan Kyuhyun masih disana senyum kelelahan.
“Masuklah. Tapi oppa yang tidur disofa!!” perintah Chae Kyung yang langsung membuat Kyuhyun pasang wajah tidak percaya.
“Omo!! Aku kan…”
“Seorang selebritis dan aku tidak biasa tidur disofa?? Kau mau bilang begitu huh?? Aku sedang tidak mood atau oppa bisa tidur terlantar dijalanan sana, beralaskan aspal dan bau rerumputan??”
Membayangkannya saja membuat Kyuhyun panik setengah mati, ia menggeleng kuat lalu menuruti permintaan yang punya tempat. Jadilah Chae Kyung tidur dikasur dan Kyuhyun terpaksa tidur disofa sambil mengeluh tiada henti yang langsung dihadiahi lemparan bantal.
“Jangan berisik!! Aku ngantuk!!”
Terpaksa juga Kyuhyun berhenti mengeluh dan berusaha memejamkan matanya sambil mencari posisi yang nyaman untuk tidur.
***
nan nul saranghae. nun na eh music
(Aku mencintai mu, Kamu music ku)
nan nul saranghae. nun na eh gibbeum
(Aku mencintai mu, Kamu kebahagiaan ku)
nan nul saranghae. nun na eh hengooni dwego shippuh
(Aku mencintai mu, Aku ingin menjadi keberuntungan untuk mu)

Eunri sudah tiga jam bermain DDR bersama Heechul. Dan ia diminta kembali kedorm Super Junior untuk menemani Seoyeon pulang dan saat ini Heechul sedang mengantarnya kembali keasrama.
“Oppa, bagaimana bisa kau bermain dengan kaki secepat itu??”
“Aku kan sudah terlatih” Heechul mengucapkannya dengan sangat bangga.
Eunri langsung pasang wajah dengan tatapan yang seolah berkata males-setengah-mati. Heechul tertawa kecil melihat ekspresi itu.
“Kau ini sensitive sekali ya??”
“Aku ini sedang lelah dan betis ku rasanya berkonde-konde jadi aku sedang tidak mood untuk bercanda dengan Chulie oppa” sahut Eunri masih setengah jutek, sebenarnya sih dia suka-suka saja dengan sikapnya Heechul.
“Hhaa.. Mianhe~”
Mereka masuk mobil untuk menuju dorm.

Didorm Super Junior…
Eunri manatap Ryeowook yang sejak tadi hanya diam memandangi Iphone Seoyeon yang digenggamnya itu. Ia bingung untuk memulai pembicaraan sampai Ryeowook berdiri dan memberikannya segelas jus jeruk segar.
“Minumlah, aku tahu kau lelah”
“Kamsahamnida”
Eunri meneguknya dua kali lalu meletakkannya lagi keatas meja.
“Oppa, apa ada yang mengganggu pikiran mu?”
“Anni. Aku hanya capek karena tadi Jihye meminta ku mengajarkannya masak-memasak”
Eunri mengangguk pelan. Jam didinding sudah menunjukkan hampir pukul 11 malam. Namun baik Donghae ataupun Seoyeon belum menunjukkan kehadiran mereka.
“Oh ya, tadi aku dan Heechul oppa membeli beberapa cemilan. Ini!”
Eunri menyodorkan snack kentang kehadapan Ryeowook yang hanya tersenyum kecil.
“Tidak perlu, tadi Siwon hyung dan Shindong hyung baru saja tiba dari belanja cemilan”
Eunri mengangguk mengerti. Ia akhirnya menyerah untuk mencari bahan obrolan dan menghenyakkan dirinya disofa.
“Annyenghaseyo”
Sapa Seoyeon dan Donghae dari depan. Donghae meletakkan belanjaannya didapur. seoyeon langsung berlari kearah Eunri.
“Ku pikir aku akan pulang sendiri hHee… gomawo”
“Heechul oppa mengantar ku kesini. Dasar! Kau lama sekali sih!!” protes Eunri.
Seoyeon baru ingat kalau dia dan Donghae lama karena membelikan sesuatu untuk Ryeowook. Dan ia langsung berlari kedapur mencari tas belanjaannya, dibelakangnya ada Donghae yang pasang senyuman manis.
“Mianhe~ tadi aku dan Hae oppa mencari ini!”
Seoyeon mengeluarkan sepasang kaos bergambar chibi itu. Ryeowook menatapnya dengan heran. Ia menyerahkan kaos warna biru itu kepada Ryeowook.
“Oppa, kita punya kaos kemabaran sekarang”
“Aku capek, dia merengek terus minta agar aku menunggunya memesan kaos itu”
Donghae mendelik pura-pura jengkel. Sebenarnya ia bahagia juga melihat mood Seoyeon kembali saat bertemu dengan Ryeowook. Kemudian Donghae pamit keatas.
“Jadi? Kapan kita pulang?” Eunri melakukan interupsi karena ini sudah terlalu malam.
“Aish!! Sampai lupa! Sekarang yuk! Anyyeong oppa, sampaikan pada yang lain kalau besok aku akan kesini lagi”
Seoyeon pergi bersama Eunri. Dan Ryeowook baru ingat kalau Iphone Seoyeon masih berada ditangannya. Sayangnya, Seoyeon rupanya sudah memesan taksi yang tadi mengantarnya ke dorm untuk menunggunya diluar. Akhirnya Ryeowook tidak bisa menemukan Soyeon dan Eunri. Ia pun memutuskan untuk memberikannya besok.
“Gomawo telah menunggu ku. sampai nanti dikampus”
Seoyeon menutup pintu taksi setelah sebelumnya membayar ongkos yang tetera di argo. Eunri pun pergi dengan taksi itu dan ialah yang akan membayar sisa perjalanan menuju rumahnya itu.

[Taeyeon] nuh eh fantasy reul soomgim ubshi malhaebwa
(Beritahu aku semua khayalan mu tanpa menyembunyikan sesuatu)
naneun genie gireul boyeojoolgae
(Aku pengabul impian, akan ku tunjukkan jalan mu)
niga gajin sowon soomgimubshi malhaebwa
(Beritahu aku semua harapan mu tanpa menyembunyikan sesuatu)
nuh eh genie naega deuluh joolgae
(Aku pengabul impian, Aku akan mendengarkan semuanya)
***

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s