Beautiful Sad Love Story (Part 9)

Tittle : Beautiful Sad Love Story

Author : Kim Seoyeon a.k.a Ichen Aoi a.k.a Iclarrs Wood

Cast : Super Junior

Lee Dong Hae (Donghae) / Kim Ryeo Wook (Ryeowook) / Cho Kyu Hyun (Kyuhyun) / Kim Jong Woon (Yesung) / Park Jung Soo (Leeteuk) / Choi Si Won (Siwon) / Shin Dong Hae (Shindong) / Kim Hee Chul (Heechul) / Lee Hyuk Jae (Eunhyuk)

Kim Seo Yeon (Ichen) / Park Hyo So (Any) / Shin Chae Kyung (Bella) / Yoon Ji Byung (Dinda) / Yoon Ji Hye (Dheyka) / Song Hye Ra (Dea) / Son So Hye (Piluu) / Song Eun Ri (Dika) / Han Soo Hyun (Wiyan)


[Kyuhyun] Jogeumman duh na dagawajwuh
(Datang dengan sedikit tertutup)
Neoui soneul kkok jabgo shipuh
(Aku ingin menggenggam erat tangan mu)
Ee noraeneun only for you youngwuhnhi saranghae
(Lagu ini hanya untuk mu, Aku mencintai mu selamanya)
I need your love, love, love

“Aku akan mengantarkan mu pulang”
Kyuhyun mengejar Hyoso saat melihat yeoja itu melangkah menuju pintu keluar. Hyoso menatapnya dengan heran.
“Dimana Yesung oppa?” Hyoso masih melirik kesana kemari namun tidak menemukannya. Ia sejak tadi tidak bisa mendekati Yesung karena namja itu hadir bersama seorang yeoja yang selalu digenggam Yesung. Dadanya sedikit sesak saat melihat hal itu. Bahkan Yesung belum melakukan hal itu pada tunangannya sendiri. Jangankan menggenggam tangannya, menemuinya saja Yesung enggan.
“Dia bersama yeojachingunya. Sohye terlalu lemah untuk dilepas sendirian”
Jawaban Kyuhyun telah menjawab semua pertanyaannya tentang yeoja yang hadir bersama Yesung malam ini. Kyuhyun masih menantinya disana.
“Baiklah. Sebelumnya terimakasih mau mengantarku”
Kyuhyun melonjak gembira. Ia langsung menyuruh Hyoso merangkul tangannya. Yeoja itu tersenyum melihat tingkah Kyuhyun. Sedangkan Yesung melihat Hyoso dengan dingin.

“Bensinnya habis!!”
Kyuhyun tercengang melihat persediaan bensinnya. Hyoso hanya diam sambil mengangkat kedua bahunya. Disekitar situ tidak ada POM bensin. Akhirnya Kyuhyun memutuskan untuk meminta Leeteuk menyediakan mobil jemputan untuknya.
“Hyung! bensin ku habis” / “Lalu?”
“Aku minta mobil jemputan donk” / “Kenapa tidak cari taksi saja?”
“Masalahnya aku tidak menjumpai taksi sejak tadi” / “Mianhe… Semuanya sedang pergi”
“Lho??” / “SooMan songsaenim meliburkan mereka”
“Kau saja yang jemput hyung” / “Enak saja! Aku capek. Sampai nanti Kyu~ Hati-hati dijalan”
*klik*
Kyuhyun shock karena Leeteuk memutus teleponnya. Hyoso lagi-lagi tersenyum melihat tingkah aneh Kyuhyun. Selalu begitu, apapun yang dilakukannya bisa membuat Hyoso tersenyum kecil.
“Aku pulang jalan kaki saja”
“Hyoso-ah..”
“Gwaenchana”
Hyoso turun dari mobil itu. Kyuhyun ikut dengannya.
“Kenapa mengikuti ku?”
“Aku akan mengantarmu sampai rumah” jawab Kyuhyun singkat.
Hyoso tersenyum kecil sambil mengucapkan terimakasih. Kyuhyun langsung memegang kedua bahunya dan menciumnya malam itu. Hyoso membeku, ia tidak melawannya. Ia hanya diam sambil memejamkan matanya.
***
[Donghae] Neoui du-nuneul bomyuhnsuh yaksokhae
(Melihat kedalam mata mu, Aku berjanji)
Ni gyuhtesuh nuhman saranghalraeman jikilge
(Aku akan disisi mu, mencintai dan melindungi mu)
Baby need your love, love, love

Hyunjae seolah kehabisan kata-katanya malam itu. Ia hanya diam sepanjang pesta. Kembali terlintas acara pernikahan tadi. Ryeowook yang memeluk yeoja yang kini resmi menjadi pasangan hidupnya dan yeoja kecil itu yang tampak bersemu dalam diamnya.
Hyunjae tidak peduli lagi dengan riasannya. Ia kelelahan berjalan dengan high heelsnya. Hyunjae melepas high heelsnya. Air matanya turun dengan perlahan membasahi kedua pipinya. Sesekali ia meringis kesakitan saat telapak kakinya berjalan diatas kerikil-kerikil. Hati dan tubuhnya lelah. Jalanan pun sepi tanpa kendaraan. Maklum saja, waktu sudah menunjukkan pukul 01.00 dini hari. Ia memutuskan untuk istirahat, duduk dipinggir trotoar. Air matanya masih mengalir deras.
Sebuah cahaya mobil menerpa wajahnya, membuat matanya silau. Hyunjae memutuskan untuk tidak mempedulikan mobil yang akan lewat itu. Namun tidak begitu dengan sipemilik mobil yang malah berhenti tepat dihadapan Hyunjae dan membuka jendela kemudinya.
“Mianhe… Tapi… ini bukan tempat yang tepat untuk seorang yeoja dijam segini”
Hyunjae masih tidak peduli. Ia berdiri dan merapikan gaunnya. Namja itu hanya diam menatap Hyunjae yang melangkah kedepan dengan gontai.
*brak!*
Namja itu membanting pintu mobilnya karena ia melihat yeoja didepannya nyaris jatuh ketrotoar dan ia harus bergerak dengan cepat.
“Kau… tidak apa-apa kan?”
“Ya, kepala ku… kepala ku terasa berat”
Namja itu memapah Hyunjae menuju mobilnya.
“Kau mau bawa aku kemana?”
“Tenang saja. Istirahatlah”
Kepala Hyunjae terasa ditimpa semen puluhan kilogram. Dan ia sedang tidak ingin berfikir. Ia juga tidak bisa mengintrogasi namja asing itu. Ia pun terlelap dan namja itu sibuk berkonsentrasi menyetir mobilnya.
***
[Sungmin] Neoui sarang hanaro nan chungbunhae
(Aku hanya mencintai kamu)
Modeunguhseul da irh-uhdo
(Jika saat aku kehilangan segalanya)
Nuhmaneun jeoldae nohchijin anheulguh ya
(Aku tidak akan pernah biarkan kamu pergi)
You’re my everything, my love

Yesung melihat sekelilingnya. Ia mengurungkan niatnya saat melihat Hyoso sudah bersama dengan Kyuhyun. Ia kembali menggandeng Sohye.
“Wae oppa?”
“Aniya~”
*bruk!*
Sohye nyaris terjatuh namun Yesung dengan sigap memeluk pinggangnya.
“Sohye? Kau tidak apa-apa kan?”
“Ne oppa, gwaenchanayo”
Diluar dugaan, Sohye langsung memeluk Yesung secara tiba-tiba. Air matanya tiba-tiba mengalir dengan perlahan. Ia semakin merasa hidupnya akan segera berakhir. Dan ia masih tidak ingin semua itu terjadi karena ia masih ingin hidup bersama namjachingu-nya itu.
“Waeyo?”
“Oppa… maukah oppa berjanji satu hal untuk ku?”
“Mworago chagi?”
“Jangan pernah meninggalkan ku”
“Yaksok”
“Gomawo oppa”
Sohye melepaskan pelukkannya. Yesung membelai rambutnya lalu tersenyum dan mencium keningnya. Sohye tersenyum kecil.
“Aku akan mengantarkan mu kembali ke…”
“Aku masih ingin bebas, aku tidak mau kembali kerumah sakit malam ini”
Yesung mengangguk. Ia mengerti akalu hari ini adalah hal yang langka bagi yejachingu-nya itu. Sudah hampir dua tahun Sohye dirawat dirumah sakit Seoul.
“Aku akan menemani mu kesuatu tempat”

Suatu tempat di Seoul yang bisa menatap seluruh kota Seoul dari ketinggian seper sekian meter. Namsan Tower.
“Kau pernah bilang pada ku kalau kau ingin melihat bintang bersama ku dari tempat yang bisa melihat kota kita ini secara keseluruhan kan?”
“Oppaa…”
Sohye tanpa sadar meneteskan air matanya. Ia merasa menjadi yeoja yang sangat berarti bagi Yesung. Itukan perkataan ia dulu saat masih SMA dan Yesung tidak pernah punya waktu, karena ia harus trainee dan mempersiapkan debutnya kemudian dia sibuk dengan kegiatan groupnya. Lalu ia harus masuk rumah sakit hingga akhirnya mereka tidak punya waktu untuk jalan-jalan seperti ini lagi.
“Kenapa menangis?”
Kali ini Yesung tampak kebingungan. Namun Sohye segera memasang senyuman diwajahnya. Ia menatap langit sekilas lalu kembali tertumpu pada wajah Yesung dengan ekspresi herannya.
“Oppa~ aku menangis karena aku bahagia. Oppa masih mengingat ucapan ku yang sudah lamaaa sekali, bahkan aku sendiri nyaris melupakannya”
Namja itu mengangguk, tanda mengerti.
“Kau tahu kenapa aku mengingatnya? Karena itu harapan dari yeoja yang ku cintai”
Mereka pun berpelukkan sambil melihat kembang api.
***
[Kyuhyun] Naegen nuhmani boyuh
(Aku hanya melihat kamu)
Jakku ni saenggangna uhnjena naneun useulsu isseo
(Aku tidak pernah gagal memikikan mu itu membuat ku tersenyum)
You’re my everything, my heart

Jibyung sedang dilanda dilema. Seharian ini Siwon tidak memperdulikannya. Namja itu memang bersamanya dalam pesta, namun ia hanya diam sambil sesekali tersenyum kearah Jibyung. Ia tidak bisa menikmati pesta itu dengan tenang, apalagi saat melihat arah tatapan Siwon terus tertancap pada Hyera.
*bruk!*
Jibyung nyaris terjatuh. Seseorang menahan pinggangnya. Dan ternyata namja itu adalah Leeteuk. Mereka saling bertatapan sejenak sampai Jibyung menyadari kalau mereka sedang dalam posisi yang tidak terlalu enak jika dipandang dikalangan umum.
“Oppa”
“Jibyung-ah… kenapa sampai terjatuh begitu sih?”
Leeteuk tersenyum, menunjukkan lesung pipi yang makin membuatnya manis itu. Dan Leeteuk adalah bias kedua Jibyung di Super Junior. Jibyung membalas senyumannya dengan malu. Leeteuk tertawa kecil melihat Jibyung.
Siwon dan Hyera lewat dihadapannya sambil mengobrol dan tersenyum satu sama lain. Jibyung jadi teringat lagi kalau ia sedang dilanda kecemburuan tingkat atas.
“Oppa, aku mau cari taksi untuk pulang”
“Taksi? Semalam ini? Aku akan mengantarmu”
Leeteuk mengambil kunci mobilnya yang tadi dipinjam Kangin. Sementara Jibyung menatap Siwon dan Hyera dengan kesal.
“Kau ini kenapa sih Jibyung-ah?”
“Ck! Aniy oppa!”
“Kau seperti marah pada ku?”
“Eh??? Bukan begitu…”
Jibyung jadi merasa tidak enak karena hampir membuat Leeteuk salah sangka.
“Hhaa… Hhaa… Yoon Jibyung, aku hanya bercanda”
“Opppaaa~!!”
Mood Jibyung yang sedang tidak bagus itu makin jelek karena gangguan dari Leeteuk. Namja itu merasa bersalah lalu mengantarkannya pulang.
***
[Ryeowook] Neomu na-ege isseo
(Kamu terlalu baik untuk ku)
Chuhnsaboda duh areumdawuh nuh-hanamaneul saranghalguh ya
(Kamu lebih cantik daripada bidadari, Aku akan hanya mencintaimu)

Siwon mengajak Hyera kebelakang gedung SM.
“Aku ingin membicarakan sesuatu dengan mu”
Hyera hanya diam menanti Siwon bicara. Namun hanya kesunyian yang ada untuk beberapa saat. Hyera menendang-nendang rumput dikakinya hingga menimbulkan bunyi berisik untuk mengisi kekosongan itu.
“Hyera…”
“Mwo?”
Tiba-tiba saja Siwon memeluk Hyera tanpa mengatakan apa-apa. Yeoja itu diam beberapa saat. Kemudian ia berusaha melepaskan dirinya dari dekapan Siwon. Sayangnya, namja itu tidak berniat untuk melepaskannya.
“Oppa… jebal…”
“Biarkan begini untuk 3 menit. Kau tahu? Sangat sulit untuk bisa bersama mu”
Hyera diam mendengar ucapan Siwon. Hatinya dilanda kebimbangan dan keraguan. Bukan karena ia membenci atau tidak menyukai Siwon. Selama ini ia menghindar karena ia masih berharap akan kedekatannya dengan Kibum. Ya, Hyera menyukai Kibum. Masih terpeta jelas saat namja itu pindah dan tak lagi menjadi tetangganya, yeoja itu hanya bisa memandangi setiap rekaman yang mereka buat bersama.
Namun saat Super Junior memulai debutnya, ia tidak pernah menyangka kalau namja itu tumbuh semakin tampan dan dewasa. Hyera pun mulai mencari kebenaran apakah benar Kibum itu adalah Kibumnya? Dan ternyata benar. Kini mereka kembali bersama dan Hyera tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Ia sudah terlalu lama menunggu.
“Oppa… lepaskan aku…”
“Hyera? 1 menit lagi… jebal…”
*grusuk grusuk*
Kibum keluar dari balik semak-semak dan melihat pemandangan itu. Hyera langsung mendorong tubuh Siwon. Namja itu pun terkejut dan mundur beberapa langkah.
“Oppa??”
“Hyung? Hyera?”
“Kibum? Sedang apa kau disini?”
“Aku? Aku mencari kelinci ini. Aku nitip ini pada Seoyeon dan aku akan memberikannya untuk… sudahlah”
Kibum berdiri lalu merapikan jasnya. Ia melangkah menuju kedalam gedung seolah tidak pernah melihat apa-apa.
“Kibum oppa!!” seruan Hyera tak bisa membuatnya menoleh. Sementara itu Kibum berbisik pelan, “Tadinya untuk kau, Hyera. Tapi ku rasa kau sudah tidak butuh. Jadi sedih… Hae hyyuuuunnnggg aku butuh kaauuuu!!!”
***
Rap [Eunhyuk] Ni saenggagi nado molrae
(Kamu lebih dulu menjadi rahasia untuk ku)
Sarangi nado molrae
(Cinta ini juga)
Na sarangiran guhl mitji anhasseo nuhneun machi
(Aku tidak bisa percaya seberapa besar aku mencintai mu)
Mabuhp-chuhruhm nae ane deuruhwasuh magu
(Kamu memasuki rumah ku seperti sihir)

“Aku bahkan tidak bisa menemukan Kyu oppa!!” gerutu Chae Kyung.
Disampingnya, Soohyun dan Eunri memasang wajah penuh kehampaan.
“Berhenti mengeluh!” Soohyun merapikan gaunnya yang sebenarnya baik-baik saja itu. Eunri sesekali menghembuskan nafas berat.
“Aku juga tidak bisa melihat celah dimana keberadaan Chulie oppa” gerutu Eunri.
Kiseop datang untuk menjemput Chae Kyung. Dan kedua yeoja itu tercengang melihat ketampanan kakak sepupu Chae Kyung yang seorang calon dokter itu.
“Dia…”
“Kakak sepupu ku!”
“Ne arraseo” sahut Eunri sambil senyum-senyum
“Aku tidak akan mengenalkannya pada kalian!”
“Kau pelit sekali” protes Soohyun.
Sedangkan Kiseop hanya tersenyum canggung sekaligus bingung.
“Ayo pulang!!”
Chae Kyung langsung menarik Kiseop pergi. Sedangkan Eunri dan Soohyun memutuskan untuk pulang bersama dengan tawaran diantar Shindong yang ternyata sejak tadi asyik mengobrol dengan Jihye.

Ijeneun sarange ppajyeo beorin babo
(Sekarang aku jatuh cinta seperti orang bodoh)
Juhnbu nuh ddaemunin (ijen) I fall in love with you
(Karena kamu segalanya, aku jatuh cinta dengan mu)
Nal barabogetdago yaksokhae naega jugo
(Lihat aku kembali, berjanji, aku akn beri)
Sesangi modu kkeutnabeorindedo Muhmchuji anhneun shigye chuhruhm nuhl saranghagetdago
(Jika dunia ini telah berakhir aku akan mencintai mu seperti waktu yang tidak berhenti)
I need your love, love love

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s