Part 3 :: Love In Heaven

Title : Love In Heaven

Author : Ichen Aoi / Kim Seoyeon
Cast : You, Kim Jaejoong and Shim Changmin
Genre : Romantic, Angst
Rating : General
==

Hari ini Mrs. Kim menyiapkan makanan dua kali lebih banyak dari biasanya. Jaejoong dan Changmin menatap ragam hidangan yang tersaji dimeja makan dengan sedikit bingung.

“Hyung, apakah hyung sedang berulang tahun?”

“Aniyo, bagaimana dengan mu?”

“Nado”

Mrs. Kim masih sibuk menyiapkan segala macam keperluan makan malam itu. Jangan heran kenapa Changmin masih ada dirumah itu. Ia memang sering disana sampai larut malam, rumahnya kosong sampai larut malam. Karena eommanya pergi bekerja dan harabojinya pergi menangkap ikan. Jaejoong memutuskan untuk menanyakan maksud dari semua ini.

“Eomma, sebenarnya ada apa dengan makanan sebanyak ini?”

“Hhaa… yeodongsaeng mu akan datang! Eomma ingin menyambutnya dengan baik. Apa kau tidak rindu padanya? Kalian kan sudah lama tidak bertemu sejak usia mu 7 tahun”

Jaejoong mengangguk sebagai tanda mengerti lalu tersenyum dan menanggapi ucapan eommanya itu dengan asal.

“Hhaa… ___ – a, pasti gendut dan putih! Eomma ingat kan kalau dia hobi makan?”

Eommanya menoleh lalu menggelengkan kepala sambil menggoyang kan telunjuknya.

“Aniya! Dia tumbuh menjadi yeoja yang cantik!”

“Mana mungkin?? Dia makan cukup banyak diusianya yang baru 5tahun saat itu”

“Lihat saja nanti! Kalian pasti akan terpesona!” ucap Mrs. Kim dengan yakin.

Jaejoong dan Changmin saling pandang lalu mengangkat bahu. Selang beberapa saat kemudian, semua hidangan sudah tersaji dimeja makan. Bel dirumah itu berbunyi, Mrs. Kim langsung bergegas dengan tidak sabaran.

“Annyeonghaseyo~”

Suara seorang yeoja menghampiri telinga keduanya. Mereka menoleh dan melihat siapa yang baru saja memasuki ruang makan. Seorang yeoja cantik dengan rambut panjang yang terurai indah dan putih juga senyuman khas yang sangat diingat oleh Jaejoong. Yeoja itu menatap Jaejoong dan Changmin bergantian.

“Uhmm… Yang mana oppa ku??”

Saat Jaejoong ingin membuka mulutnya. Yeoja itu langsung menghentikannya.

“Diam! Biar aku tebak sendiri! Aku harus bisa menemukan oppa ku! Uhmm… coba, bisa kalian senyum?”

Changmin dan Jaejoong semakin heran. Changmin langsung menunjukkan senyumannya yang kaku dan manis sedangkan Jaejoong tersenyum kesal. Yeoja itu langsung ikutan tersenyum dan memeluk Jaejoong.

“Ya!! Oppa!! Kau tida berubah! Selalu tersenyum dengan wajah kesal mu yang manis didepan ku”

Yeoja itu tampaknya sangat periang. Matanya terlihat jernih dan bercahaya saat ia berhasil menemukan oppanya, Jaejoong. Sementara itu Changmin memandangi keduanya dengan heran.

“Dia… nugu?” tanya Changmin ragu – ragu.

“Dia yeodongsaeng yang kau tanyakan lukisannya dikamar ku” jawab Jaejoong datar.

Yeoja itu masih merangkul tangan Jaejoong dengan erat. Ia memang selalu begitu jika sudah menemukan Jaejoong, oppanya tersayang.

“Jadi dia yang hyung ceritakan waktu itu?”

Yeoja itu memandang Jaejoong dengan heran lalu mengerucutkan bibirnya.

“Apa?? Oppa cerita apa tentang ku padanya?”

“Tidak ada… Hanya masalah kecil!”

“Hyung bilang, kau pandai melukis” jawaban Changmin membuat Jaejoong mengeram kesal. Ia tahu kelanjutannya setelah ini! Pasti yeodongsaengnya ini akan selalu mengikutinya kemanapun ia pergi.

“Jjinja? Oppa adalah orang yang jarang sekali memuji!!”

Changmin bisa melihat kalau yeoja itu sangat mengagumi Jaejoong. Namun tampaknya Jaejoong pun begitu, dibalik sikap dinginnya ia menyayangi yeoja itu.

***

“___ – a, tidak ikut sarapan dengan oppa mu?” tanya Mrs. Kim sambil membuka pintu kamar ku. Aku melirik sekilas lalu tersenyum. Ku lirik kalender yang menggantung manis diatas meja yang biasa ku pakai untuk melukis, sebentar lagi oppa ulangtahun.

“Aniya ahjumma, aku menyusul saja!”

“Tumben sekali, biasanya kau selalu menempel pada Jaejoong” celetuh ahjumma sambil tersenyum. Aku menatapnya lalu memutar bola mata ku, member kode kalau aku sedang merangkai sebuah rencana. Tampaknya ahjumma mengerti, ia langsung keluar dari kamar ku.

“Kemana anak itu, eomma?”

“Dia bilang tidak ingin ikut sarapan”

Jawaban dari eommanya membuat Jaejoong berfikir heran.

“Apa dia sehat?”

“Tenang saja, dia tidak apa – apa kok” jawab Mrs. Kim sambil tersenyum lalu mengemasi dua buah kotak bekal, untuk Jaejoong dan Changmin.

“Ini, berikan padanya. Ku dengar Changmin – a, suka seafood”

“Karena harabojinya seorang nelayan”

Mrs. Kim mengagguk. Ia memasukkan kotak bekal sekali pakai itu kedalam tas Jaejoong. Usai sarapan ia langsung pergi untuk berangkat sekolah.

***

Hari ini Changmin tidak bisa pulang bersama Jaejoong oppa, karena hari ini aku khusus memintanya untuk mengantar ku mencarikan kado ulangtahun untuk Jaejoong oppa. Dan kami menemukan 3 buah syal yang kembar, kebetulan sebentar lagi musim dingin tiba. Ku putuskan untuk membeli itu dan sebuah mantel rajutan yang indah sebagai kado ulangtahunnya.

“Hhaa… Gomawo atas bantuannya, dia pasti senang!”

Ku lihat Changmin hanya menatapi ku dengan ekspresi yang sulit ditebak. Apa dia sedang mencocokkan ku dengan cerita dari oppa? Memangnya oppa cerita apa sih?

“Apa keahlian khusus mu?” tanya ku tiba – tiba yang membuatnya tersentak.

“Eh?”

“Ya, semacam bakat mungkin. Jaejoong oppa sangat pandai merangkai kata indah dan menurutnya aku pandai melukis. Kau? Musik kah? Apa kau bisa memainkan alat musik?”

Aku berharap dia bisa. Setidaknya itulah keinginan ku sejak dulu. Menyanyikan lagu yang dibuat oppa dengan iringan petikan gitar yang menawan.

“Aku tidak punya bakat seperti kalian!”

Ku dengar ada nada putus asa dalam suaranya. Aku tersenyum kecil. Bagi ku memang hanya Jaejoong oppa yang sempurna. Dia tampan, baik, perhatian, bisa menulis lirik lagu yang indan dan bisa memainkan alat musik. Sebenarnya oppa juga pintar, hanya saja disekolahnya tidak ada yang mau mengakuinya.

Aku melirik Changmin, namja yang baru kemarin aku kenal. Wajahnya tampak sedikit lesu.

“Kau! Belajarlah yang benar! Aku percaya pada mu”

“___ – a…”

“Aku yakin kau bisa!”

Aku memukulkan tinju ku ke udara berusaha membuat dia yakin. Lalu sedetik kemudian aku melihat senyuman yang terukir dari wajah Changmin. Aku melihat sesuatu yang berbeda disana. Dia memiliki senyuman yang beda dari Jaejoong oppa, namun entah kenapa hal itu sukses membuat ku terpaku padanya.

***

Hari ulangtahun oppa tiba. Mrs. Kim sudha menyiapkan semua yang aku dan Changmin butuhkan, sedangkan Jaejoong oppa sendiri sedang diminta eomma pergi ke toko yang agak jauh dari sini. Dan ini merupakan waktu yang tepat untuk menyiapkan segalanya.

“Menurut perhitungan ku, oppa akan sampai rumah 5 menit lagi!”

Ku lihat Changmin dan ahjumma sudah sibuk pergi ketempat masing – masing. Aku melangkahkan kaki ku untuk pergi keposisi ku yang seharunya namun…

*deg!*

Kaki ku mendadak lemas. Dan…

*cklek!*

Jaejoong oppa menatap ku sebentar. Ia langsung tampak panik saat aku memegangi dada ku yang tiba – tiba terasa panas dan sesak.

“___ – a, ada apa dengan mu?”

“Oppa…”

Entah kenapa rasanya benar – benar sakit. Namun tiba – tiba lampu menyala dan suara terompet berdengung disekitar kami.

“Saengil Chukkae Hamnida~ Saengil chukka hamnida~ saranghaneun uri Jae~ saengil chukka hamnidaaaa~”

Aku tertawa melihat Changmin dan ahjumma. Jaejoong oppa tampaknya sedikit shock lalu kembali menatap ku.

“Jangan – jangan kau…”

“Trickk~ Hhaaa… Aku baik – baik saja! Happy birthday~” ucap ku riang dan langsung berdiri. Jaejoong oppa langsung mencolek kue buatan ahjumma dan mengoleskan creamnya dipipi kanan ku. Ku putuskan untuk balas dendam, lalu entah sejak kapan aku, Jaejoong oppa dan Changmin sudah bergumul dalam perang cream. Sedangkan ahjumma tersenyum sambil menyiapkan minuman.

***

2 comments

  1. cassiopeiay · May 31, 2012

    seru bgt deh tuh acara ultahnya hehehe.. pengen ke konfliknyaaaaaaaaa😀

  2. UniKyu · June 11, 2012

    mwoeyo?
    knp udh ad cast baru?
    ad ap dgn-ku? kok bisa sakit tiba2 kyk gitu? *byk nanya
    hmm, di cerita ini aku mau pacaran sma Changminnie.. X) dia itu udh jdi suamiku sjk dlu.. :p *dihajarcassies
    lanjuuut~

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s