Sent Your Wish In 1999 [Part 4]

Tittle : Sent Your Wish in 1999

Author: Kim Seoyeon a.k.a Ichen Aoi

Cast :
Kim Taeyeon SNSD
Kim Jong Woon/Yesung Super Junior
Lee Jin Ki/Onew SHINee
Alexander Lee Eusebio/Xander U-Kiss
Kim Jaejoong DBSK/JYJ

Suport Cast :
Lee Sunkyu/Sunny SNSD
Kim Heechul Super Junior
Cheondung /Thunder MBLAQ
Super Junior, SNSD, U-Kiss and SHINee
===
Magic Corp…

“KAU BERTEMU DIA?!” seru Yesung dan Onew bersamaan. Hal ini membuat Xander melongo melihat reaksi mereka berdua.

“Hyung, Onew. Sebenarnya dia itu siapa sih?”

“Dia itu….”

Ucapan Yesung terpotong saat seorang pertugas delivery makanan datang membawakan makan siang untuk mereka bertiga. Soalnya ini jam makan siang mereka. Onew langsung melompat dari sofa menyambut tumbukan box ayam goreng itu.

“Omo! Chicken! Chicken! Saranghaeyo chicken-yah!”

*plak!*

Xander melemparkan bantal sofa tepat kekepalanya.

“Dasar dongsaeng babo!”

“Dia tidak babo!” bela Yesung yang langsung membuat Onew nyengir bahagia. “Ya, dia hanya sedikit gila!” lanjut Yesung kemudian yang langsung memusnahkan senyum si Mr. Chicken itu. Xander yang merasa puas dan menang langsung tertawa terbahak-bahak.

*zlep!*

Onew menekan botol sambal ayam goreng yang langsung masuk kekerongkongan Xander.

*glek!*

Xander diam beberapa saat. Yesung dan Onew menanti reaksi namja didepan mereka itu.

“Arrrrrrrrrrrrrrrrggghhhhh!! Neraka!! Arrgghhh!! Panasnya tenggorokkan ku!!”

Teriak Xander histeris yang sukses menghantarkannya kedepan pintu dan menubruk Heechul, Astro lantai 13.

*bruk! Bletak!*

Tidak lupa sebuah bola kasti yang entah berasal darimana mendarat tepat diatas kepala Xander, membuatnya pusing seketika.

“Apa yang sedang kalian lakukan sih?” gerutu Heechul.

“Hanya sedang memberi Xander hyung pelajaran” jawab Onew singkat dan padat.

Yesung entah sejak kapan sudah focus pada makanan didepannya bahkan sudah menghabiskan dua potong paha ayam goreng tersebut, membuat onew mengamankan kotak jatah miliknya.

“Don’t touch my baby!” ancam Onew pada hyungnya itu.

“Never” jawab Yesung singkat.

Memang ia tidak menyentuh jatah Onew, tapi tangannya mulai memeriksa ayam goreng dikotak jatah Xander. Dalam sekejab Xander sadar dari pusingnya.

“Aih hyung! jangan sentuh! Makanan adalah hal yang sakral dan harus dihabiskan yang empunya!!” gerutunya sambil meraih jatah makan siangnya.

Heechul hanya geleng-geleng sambil mengambil jatah makan siangnya sebelum kembali kelantai-13. Dia menatap Yesung, Xander dan Onew bergantian.

“Kalian bisa tertib sedikit tidak sih?” gerutunya.

“Mianhe hyung” sahut mereka bertiga serentak.

Kemudian Heechul kembali kelantai 13 dan pertarungan memperebutkan ayam goreng masih berlangsung cukup lama. Sampai Yesung menyerah dan membiarkan kedua dongsaengnya menikmati jatah makan siang mereka.

***

Kediaman keluarga Kim…

“Taeyeon, aku melarang mu untuk bergaul dengan para Astro dari Magic Corp” Jaejoong meletakkan jasnya diatas gantungan dekat pintu. Taeyeon menatapnya dengan heran.

“Tapi aku tidak pernah bergaul dengan mereka. Oppa tahu?? Apapun yang oppa katakana aku akan menurutinya, karena aku sangat mengayangi oppa” Taeyeon tersenyum.

Jaejoong menatapnya sekilas lalu meraih dongsaengnya itu dan memeluknya.

“Taeng, apapun yang terjadi. Percayalah pada ku” pesan Jaejoong pelan dan penuh arti.

“Ne oppa, arraseo”

Taeyeon tersenyum, dia sangat menyayangi oppa-nya itu melebihi apapun didunia ini. Bahkan sampai saat ini Taeyeon belum pernah berpacaran karena oppanya pernah berpesan untuk tidak berpacaran selama ia masih sekolah. Jadi, meskipun namja-namja di Jaeju High School menyatakannya berulang kali, ia akan tetap dalam pendiriannya.

***

Sunny menghenyakkan tubuhnya dikasur sambil bersenandung pelan. Sesekali ia melirik kearah jam dimeja belajarnya. Kemudian beralih pada foto yang dipajang disampingnya. Dimana Jaejoong merangkul dia dan Taeyeon sambil tersenyum manis.

“Oppa~ selamanya aku mencintai mu meskipun kau tidak pernah tahu” bisiknya pelan lalu menatap langit dan perlahan tertidur. Setetes air matanya jatuh dibantal.

***

DBSK kosong jadwal. Jaejoong memutuskan untuk mengawasi dongsaengnya.

“Taeng, biar oppa antar kau kesekolah hari ini”

Jaejoong meraih mantelnya. Taeyeon menatap oppanya sejenak.

“Tapi kalau berangkat sekolah, aku harus bareng Sunny”

“Sun Kyu??”

“Ne~”

“Sekalian sajalah”

Jaejoong membuka laci untuk mengambil kunci mobil. Taeyeon tersenyum sambil mengirimkan pesan singkat pada Sunny.

Sunny~ dihalte yang biasa. Ku yakin hari ini kau akan senang. –Taeyeon-

“Oppaaa~ tunnnngguuuu~”

Taeyeon berlari mengejar Jaejoong yang sudah melesat kegarasi.

***

“Taeng buat kejutan apa sih?? Membawakan bekal Jae-oppa?? Sudah biasa ah”

Sunny duduk sambil menarik kaus kakinya keatas. Ia merapikan rambut panjangnya yang dicat pirang dan blusnya.

*tin tin tin*

Sunny tercengang saat sebuah mobil hitam berhenti didepannya. Lalu kaca mobil itu turun dan memperlihatkan wajah pengemudinya.

“Jae-oppa??” serunya tidak percaya.

“Sun Kyu-ssi ayo masuk!” ajak Jaejoong.

Sunny tersenyum salah tingkah lalu masuk kejok belakang. Dan ia sangat terkejut saat melihat Taeyeon sedang membuka segala macam buku disana.

“Taeyeon?? Apa yang kau…”

“Aku sudah bilang pada oppa agar kau diduduk didepan. Aku sedang repot. Mianhe~”

Taeyeon pasang wajah innocent. Sunny sibuk mengatur detak jantungnya yang mulai tidak karuan. Jaejoong menoleh kebelakang.

“Gwaenchana~ duduklah disamping ku. Atau kalian akan terlambat??”

Sunny menurut, ia langsung membuka pintu depan dan duduk disamping kursi pengemudi. Ia dapat merasakan detak jantungnya mulai tidak beres dan dia sangat yakin wajahnya memerah semerah tomat.

“Ku pikir kalian sudah tidak satu sekolah lagi” Jaejoong memulai pembicaraan.

“Uhm.. sebenarnya aku dan Taeyeon sudah membuat janji untuk satu sekolah saat SMA” jawab Sunny malu-malu sedangkan Taeyeon hanya nyengir dibelakang melihat oppa dan chingu-nya itu.

***

Jaeju High School…

“Itu pasti rencana mu iya kan Taeng??” Sunny langsung duduk disamping Taeyeon.

“Ne~ habis aku kan baik dan ingin melihat kau bahagia hHee…”

“Gomawo~”

Sunny langsung memeluk Taeyeon dengan hangat.

“Tapi sumpah deh! Jae-oppa itu baaaiikkk~ banget!!” Sunny mulai berbinar-binar. Kebetulan saat itu Jong Woon lewat didepan kelas mereka untuk mencari Jin Ki. Ia mendengar ucapan Sunny yang terakhir tadi. Air wajahnya berubah.

“Baik? Dia?” serunya dengan sinis.

Jin Ki rupanya mendengar kedua hal ini. Ia menepuk bahu Jong Woon pelan.

“Hyung, waeyo??”

“Ani” sahut JongWoon singkat sambil mendelik kearah kedua yeoja itu. Keduanya melirik Jong Woon dari jendela. Karena kebetulan Taeyeon duduk didekat jendela koridor.

“Kenapa sih Jong Woon oppa??” keluh Taeyeon kesal.

“Memang dia biasa begitu kan??” Sunny menjulurkan lidahnya kearah Jong Woon.

***

Magic Corp…

Yesung dan Onew sudah kembali beraktifitas seperti biasa. Sedangkan Xander?? Dia memang tidak bersekolah. Dia bilang sudah cukup pintar untuk duduk dibangku sekolah. Menag kenyataannya begitu sih. Seharusnya Onew ada dikelas 1, namun karena otaknya yang encer itu, ia langsung minta ditempatkan dikelas 2. Sedangkan Yesung memang mengikuti prosedur yang ada.

Hari ini ada rapat besar yang diadakan dihall Magic Corp. semuanya turun kelantai dasar untuk menghadiri acara itu. Xander, Yesung dan Onew sudah duduk dibarisan paling depan. Heechul sendiri sedang menaiki panggung untuk membuat suatu pengumuman.

“Menurutmu dia akan ngomong apa?” bisik Xander kearah Onew.

“Mana aku tahu. Yang ahli membaca pikiran itu kan hyung, bukan aku” gerutu Onew. Dia memang sedang kesal karena jadwal makan siangnya jadi mundur. Yesung sendiri tampak sangat tidak berminat.

“Saya mengumpulkan kalian semua disini untuk mengumumkan kalau masa saya berada di Magic Corp ini hanya tinggal satu bulan lagi. Jadi saya harap kalian semua bersaing secera sehat untuk meraih posisi Astro Magic Junior dilantai 10 menggantikan Onew yang akan naik tingkat dan posisi Astro King dilantai 13 untuk menggantikan saya”

Tanpa mengucapkan terimakasih dan sejenisnya ia turun meninggalkan hall dan kerumunan itu langsung bubar. Yesung menatap Xander.

“Xan, apa kau bisa bawa Taeyeon ke magic Corp?”

“Eh?? Waeyo hyung?”

“Ani, bisakan?”

“Uhm… biar ku coba nanti”

Yesung tersenyum pelan. Onew menatap Yesung dengan tatapan curiga dan bingung.

***

Jaejoong mengajak Taeyeon untuk jalan-jalan ke Miracle Park. Tentu saja Taeyeon tidak lupa mengajak Sunny. Jadilah mereka jalan-jalan bertiga.

Disaat yang sama, diapartemen ketiga namja Astro.

“Hyyyuuunngg~” rengek Onew.

“Mau ayam lagi?? Kenapa tidak buka peternakan saja sih!!” keluh Xander kesal.

“Sudahlah!! Nanti malam saja kita makan lagi” Yesung sibuk dengan tablet PCnya.

“Haduuhh~ bukan itu maksud ku. aku ingin kita jalan-jalan keluar” Onew menatap kedua hyungnya dengan jengkel karena mereka sudah asal tebak.

“Aiihh~ kau mau kemana memangnya??” tanya Xander lagi.

“Miracle Park!” ucap Onew dengan semangat. Mendengar kata taman bermain, Xander langsung berdiri dan menarik Yesung.

“Hyung! mari keluar!”

Merasa mendapat komplotan, Onew memberanikan diri untuk membantu Xander menarik Yesung keluar. Yesung hanya bisa pasrah saat kedua dongsaengnya itu menarik-narik dirinya.

***

Miracle Park.

Rombongan Jaejoong ternyata bertemu dengan Yesung dkk.

“Taeyeon! Sunny!” panggil Jin Ki alias Onew dengan riang. Kedua yeoja itu menoleh.

“Jin Ki!” seru mereka bersamaan lalu berlari menghampiri Jin Ki, Jong Woon dan Xander.

“Kalian saling kenal?” Taeyeon heran melihat Jin Ki, teman sekelasnya bersama namja asing uang ia temui di pinggiran Miracle Park beberapa waktu lalu.

“Ne~ dia ini hyung yang satu apartemen dengan ku. kau mengenal Xander hyung?” Jin Ki nanya balik yang disambut anggukan Taeyeon. Jaejoong mengawasi ketiga namja didepannya itu. Sunny pun berkenalan dengan Xander. Lagi-lagi kemampuan Xander keluar tanpa diminta, ia tersenyum lalu bicara dengan riang.

“Wah~ kau pasti senang bisa jalan-jalan bersama namja yang kau sukai itu”

Ucapan Xander langsung membuat Jaejoong menatapnya dengan heran bergantian dengan Sunny. Taeyeon tersentak. Ia menantikan apa yang akan terjadi selanjutnya sedangkan Sunny kini diam tertunduk.

“Apa kita akan terus disini sampai malam?” tanya Jaejoong seolah tidak pernah terjadi apapun. Jong Woon menatap Jaejoong dengan dingin. Saat Taeyeon, Sunny dan Jaejoong sedikit menjauh Jong Won berteriak kencang untuk Jaejoong.

“Jae! Aku tidak pernah membunuh mereka. Tapi kau yang membuang aku dari mereka”

Semua bingung dengan ucapan Jong Woon. Jaejoong menoleh sekilas. Taeyeon menatap oppa dan sunbaenya itu. Onew yang memiliki kemampuan khusus meramal kedepan langsung melihat sesuatu dalam benaknya. Ia berbisik pelan pada Xander.

“Hyung, kelak akan jadi hal yang tidak beres. Menyangkut Hero hyung dan Yesung hyung”

Xander memejamkan matanya berusaha membaca pikiran Yesung dan Jaejoong, namun hasilnya nihil. Sesuatu dalam diri Jaejoong membuat kemampuannya mundur dan dadanya sakit. Onew membantunya berdiri.

Jaejoong tersenyum meremehkan kearah Jong Woon lalu mengajak Taeyeon dan Sunny pergi. Jong Woon mengepalkan tangannya, kesabarannya sudah hampir mencapai batasnya.

***

One comment

  1. ClarenceHillary · December 7, 2012

    Sifatnya taeyeon dimana sih? Dia suka sama oppanya atau gk? Kadang sinis..

    Tapi aku suka banget ceritanyaa.. Keren , lucuu pulaa..
    Aku ke next part..(≧ω≦)o(≧o≦) aku ke next part ya? Hhe

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s