Sent Your Wish In 1999 [Part 5]

Tittle : Sent Your Wish in 1999

Author: Kim Seoyeon a.k.a Ichen Aoi

Cast :
Kim Taeyeon SNSD
Kim Jong Woon/Yesung Super Junior
Lee Jin Ki/Onew SHINee
Alexander Lee Eusebio/Xander U-Kiss
Kim Jaejoong DBSK/JYJ

Suport Cast :
Lee Sunkyu/Sunny SNSD
Kim Heechul Super Junior
Cheondung /Thunder MBLAQ
Super Junior, SNSD, U-Kiss and SHINee
==
Yesung bermain-main dengan kartu-kartu tarot didepannya. Memang dia tidak bisa membaca pikiran seperti Xander atau melihat masa depan seperti Onew, tapi dia bisa mempengaruhi pikiran seseorang menjadi sesuai yang dikehendaki olehnya. Semua ramalannya dengan ketepatan akurat karena ia berhasil mempengaruhi para klientnya untuk berbuat sesuai dengan jalan keluar yang ia pikirkan.

Hari ini ia minta istirahat dari tugas dan Heechul menyetujuinya. Meskipun istirahat, ia tetap hadir diMagic Corp. Bolos sehari berakibat fatal bagi keutuhan gaji Hhee… kalau sampai gajinya berkurang, maka ia tidak akan bisa patungan membayar sewa apartemen. Meski berkali-kali Xander bersikeras kalau ia dan Onew akan patungan demi membeli si apartemen. Namun rasa tanggung jawab Yesung yang besar kepada dua namja asing yang kebetulan jadi dongsaengnya ini bersikeras kalau dia akan ikut serta dalam usaha mendapatkan apartemen itu. Xander dan Onew bekerja di Magic Corp hanya karena ingin menyalurkan keahlian mereka itu, sedangkan Yesung? Sesuatu dimasa lalu memaksanya melakukan itu. Masa lalu yang behubungan dengan seorang Hero Jaejoong.

“Kenapa aku harus bertemu dia lagi? Dan yeoja itu… kenapa bisa ada bersamanya?”

Keluh Yesung sambil menatap keluar gedung.

*brak! Bruk! Brak! Bruk!*

Seperti biasa, suara keributan selalu menjadi tanda kedatangan Onew dan Xander.

“Hyyyyyyyyuunnngggiiiiee~” mereka langsung berlarian kearah Yesung dan memeluknya. nyaris membuat Yesung kehabisan nafas.

“Hyung~ kenapa hari ini kau tampak tampan sekali??” ucap Onew seperti seorang penyair.

“Hyung~ hari ini kau terlihat sangat penuh wibawa” lanjut Xander.

Yesung mencium gelagat mencurigakan dari kedua dongsaengnya itu. Ia menatap mereka berdua dengan penuh selidik.

“Alexander Lee Eusebio dan Lee Jin Ki, apa yang sedang kalian rencanakan??”

“Hyung?! kau curiga pada kami?” sahut Xander pura-pura shock.

“Hyung?! kenapa kau harus bersuudzon pada kami??” lanjut Onew.

“Sejak kapan kau belajar bahasa arab?” Yesung memandang Onew dengan heran.

“Dia hanya tahu husnudzon dan suudzon saja kok hyung” Xander menerangkan lebih lanjut.

Onew langsung nyengir sambil menatap keliling.

*ting tong ting tong*

Bel lantai 11 berbunyi, seorang yeoja yang tak lain adalah resepsionis disana masuk membawakan sebuah kotak yang dibungkus cantik dengan pita.

“Ini untuk mu oppa”

Ia menaruh kotak itu diatas meja dekat sofa tunggu dipojok kanan ruangan.

“Gomawo Sooyoung”

“Ne oppa. Aku harus kembali kebawah”

“Sooyoung, nanti pulang ada….humph..”

Mulut Xander langsung disumpel pisang oleh Yesung yang entah dia dapatkan darimana. Onew langsung mendorong Sooyoung keluar sebelum rayuan si Astro lantai 12 kumat. Yeoja itu tertawa melihat tingkah ketiga namja didepannya itu.

“Kenapa kalian mencegah ku??”

“Kau lupa kalau kau ini Astro?? Jaga wibawa mu sedikit dong Xander” keluh Yesung.

“Ne~ arra!!” sahut Xander jengkel.

“Jadi, apa maksud kalian kesini?” Yesung baru ingat soal kecurigaannya itu.

Dalam sekejab mata Xander dan Onew berbinar-binar menatap kotak yang tadi diantar oleh Sooyoung. Yesung akhirnya mengerti maksud kedua dongsanegnya itu. Ia mengangguk pasrah. Dengan segera keduanya menyerbu kotak itu.

“Bagaimana kalian tahu soal kotak itu?”

Yesung masih terheran-heran. Onew tersenyum sambil melirik Xander.

“Tadi Xander hyung iseng-iseng baca pikirannya Sooyoung noona”

“Dasar!” Yesung langsung memasrahkan kotak yang ternyata berisi pudding coklat itu dihabiskan oleh Xander dan Onew.

***

“Jaejoong bagaimana keadaan Taeyeon?”

Wanita paruh baya itu menatap Jaejoong sebentar lalu meneguk jusnya.

“Dia baik-baik saja Ahjumma”

“Kau masih memanggil ku seperti itu, kau tahu kan kalau aku ini eomma mu?”

Wanita itu menatap Jaejoong dengan tatapan kesedihan sementara Jaejoong membalasnya dengan tatapan yang dingin.

“Kau lebih memilih ku daripada putra mu sendiri, Kim Jong Woon. Kau tahu ahjumma? Sekarang ia menjadi sangat dendam pada ku. Bagaimana bisa kau menukar kedudukan kami seperti ini??”

“Kim Jaejoong, tidakkah kau mencoba mencari alasannya??”

Jaejoong malah menatap keluar jendela restoran itu dan menatap kearah jalan raya.

“Aku rasa semua karna sesuatu dalam diri ku, yang kalian sebut keistimewaan magic”

“Anni… Kau memang putra ku. Kenapa kau tidak pernah bisa mempercayai ku?”

“Bagaimana bisa mempercayai seorang ibu yang tega menukar anaknya dan membiarkan anaknya itu hidup dengan bekerja keras diluar sana? Sudahlah! Aku akan menjaga Taeyeon dengan semua kekuatan yang kalian harapkan”

Jaejoong beranjak dari duduknya lalu pergi meninggalkan wanita yang menahan air matanya itu. Ia hanya bisa melihat jaket hitam Jaejoong yang melambai menjauh. Ia tertunduk sejenak.

“Bagaimana bisa aku bilang kalau kau memang putra ku dari hubungan terlarang ku dengan Astro lantai 14? Dan karena kehadiran Jong Woon-lah, aku dan dia berpisah”

-flashback-

Zhang Li Yin, yeoja cantik perawakan putih dan tinggi semampai sedang berkunjung ke Magic Corp untuk menemui Astro King Master lantai 14.

“Oppa!!” sapanya riang saat melihat namja itu sedang bermain-main dengan bola kacanya.

“ Li Yin??”

Namja itu berdiri lalu memeluk yeoja itu dengan hangat.

“Junsu oppa… saranghaeyo~” Li Yin balas memeluk Junsu dengan erat. Junsu mengecup ujung kepala yeoja yang dicintainya itu.

“Kenapa menanggu seperti ini?” Li Yin melepaskan pelukkannya lalu duduk disofa tunggu.

“Aku memang sedang meliburkan diri hari ini. Aku sangat lelah”

Jawab Junsu sambil menyiapkan minuman untuk yeojachingu-nya itu. Li Yin tiba-tiba memeluk Junsu dari belakang, Junsu hanya diam sambil tersenyum lembut.

“Oppa, aku ingin sekali melakukan sesuatu untuk oppa”

“Mudah saja. Tersenyumlah. Maka kepenatan ku akan hilang”

Junsu memang sangat menyayanginya, maklum saja Li Yin adalah yeoja pertama yang mengisi hatinya sampai sedemikian rupa.

“Hanya itu??”

“Ne. memang kau maunya apa? Kau kan paling tidak suka dibuat repot”

Junsu meletakkan dua minuman itu dimeja disusul oleh Li Yin yang kali ini mengerucutkan bibirnya dan semakin membuat Junsu gemas. Ia menjitak kepala Li Yin pelan.

“Selesai minum, pulanglah. Aku tidak ingin membuat mu bosan begitu”

“Oppa~ kenapa tidak lakukan ‘itu’ saja??”

Junsu terkejut mendengar ucapan Li Yin. Ia diam dan menatap yeojachingunya itu.

“Apa aku tidak salah dengar??”

“Oppa pikir aku masih anak-anak huh?”

“Li Yin-ah…”

“Wae?? Kau tidak pernah benar-benar mencintai ku!!”

“Kenapa kau bilang begitu??”

Junsu semakin tidak mengerti atas sikap Li Yin yang tiba-tiba begitu.

“Kalau begitu tunjukkan kalau oppa benar-benar mencintai ku!”

“Nae…”

“Oppa!!”

Akhirnya terpaksa Junsu melakukannya demi membuktikan rasa cintanya itu.

Li Yin hamil, appanya marah besar kepada Junsu dan dengan kekuatan magicnya Junsu dibuat membenci Li Yin. Sedangkan Li Yin dinikahkan dengan Kim Young Woon a.k.a Kangin, yang merupakan salah satu Astro terbaik di Magic Corp. Kangin adalah Astro King dilantai 13. Li Yin pun mengandung anak yang kelak diberi nama Kim Jong Woon. Saat Junsu mendengar kabar itu, ia meminta agar Li Yin melepaskan Jaejoong. Ya, Junsu ingin membawa putranya, Jaejoong pergi dari Korea. Li Yin yang masih sangat mencintai Junsu tidak bisa menerima hal itu. Akhirnya Junsu membawa Jaejoong yang saat itu baru berusia 6 bulan secara paksa dan sebuah kecelakaan terjadi. Li Yin yang mendengar hal itu langsung pergi ke lokasi untuk menyelamatkan keduanya, sayangnya Junsu meninggal ditempat. Kangin yang ternyata memiliki kekasih lain itu, menceraikan Li Yin. Akhirnya setelah kelahiran Jong Woon, ia bilang pada Jaejoong yang saat itu baru 1 lebih dikit bahwa Yesung adalah adik sepupunya. Makanya Jong Woon memanggil Li Yin ahjumma. Dan Jaejoong memanggilnya eomma. Sedangkan Taeyeon adalah putrid dari suaminya yang sekarang yang tak lain adalah seorang pengusaha besar di Korea.

-flashback end-

***

Jaejoong membanting semua peralatan yang berada dikamarnya. Ia tampak kalut.

“Bagaimana bisa aku menganggap mu eomma ku saat teman mu yang datang kemari bilang bahwa anak kandung mu adalah Yesung?! Bukan aku!!”

Ia memegangi kepalanya yang berdenyut nyeri. Taeyeon yang hari itu pulang sendiri karena ada kegiatan yang membuatnya pulang lebih sore, ia juga tidak ingin merepotkan oppanya itu.

Taeyeon membuka pintu kamar oppa-nya yang tadi terdengar berbagai macam keributan itu.

“Oppa?!” ia terkejut saat melihat kamar Jaejoong berantakan.

“Taeng? Kau sudah pulang?” ia menyisir rambutnya dengan tangannya yang terluka.

Taeyeon langsung berlari kebawah mencari kotak P3K dan mengobati tangan Jaejoong yang memasr dan luka-luka itu.

“Ada apa oppa??”

“Anni… Tadi ada kabar dari eomma kalau appa dan eomma akan kembali satu minggu lagi”

“Apa oppa marah gara-gara ini?”

“Anniya~ kau pikir aku anak kecil??”

“Aku hanya bercanda oppa”

Taeyeon terus membalutkan perban disana sini. Jaejoong menatapnya dalam lalu memeluknya sejenak. Sambil berbisik pelan.

“Sekarang ini, hanya kaulah alasan aku masih bertahan disini bersama mu. Taeyeon… percayalah pada ku apapun yang ku lakukan untuk kebaikan mu”

Taeyeon diam, kali ini oppa kesayangannya itu tampak sangat aneh sekali namun ia tidak berkomentar, dia tahu kalau Jaejoong sedang dalam keadaan tidak baik.

***

Besok adalah tangga 26 Januari yang berarti hari ulangtahun Jaejoong. Sunny memutuskan untuk menghabiskan waktunya sore itu demi mencari sebuah kado yang sesuai. Ia sudah pergi kebeberapa mall besar untuk mencari sesuatu yang istimewa, namun ia tidak menjumpainya. Ia pun berhenti didepan Magic Corp, mempertimbangkan untuk meminta ramalan akan apa yang harus ia lakukan atau tidak.

*cklek*

Seorang namja keluar dari gerbang gedung Magic Corp, ia adalah Xander yang memang selalu menafaatkan waktu kosong untuk main-main diluar.

“Lee Sun Kyu??”

“Xan oppa??”

“Ah ternyata benar kau!! Ku pikir setelah dari Miracle Park kemarin Jaejoong akan menghentikan kau dan Taeng untuk bertemu dengan kami semua”

Xander tertawa kecil. Sunny diam beberapa saat untuk mempertimbangkan sesuatu.

“Kau pasti bertanya-tanya kenapa aku keluar dari gedung dibelakang kita ini? Aku bekerja disana, dilantai 12 tepatnya. Mungkin kau bisa kesana dengan gratis, nih ku beri kau 2 kupon gratis ramalan”

Xander mengeluarkan kupon perak dari sakunya dan menyerahkannya pada Sunny.

“Oppa aku hanya sedang bingung menyiapkan hadian untuk ulangtahun Jae oppa besok”

“Oh… Baiklah, aku akan menemani mu dan membantu mu untuk mencarinya”

Mereka pun pergi bersama untuk berburu hadiah ulangtahun Jaejoong.

***

One comment

  1. ClarenceHillary · December 7, 2012

    Jadii, org lain menggap taeyeon adalah adiknya yesung?
    #otakkeputar

    Okeh.. Next part

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s