Best Gift For Our EvilGame

Title : Best Gift For Our EvilGame
Author : Ichen Aoi
Cast : Cho Kyuhyun Super Junior
Other cast : you can found it by yourself
Backsound : I Believe (instrumental piano version) – TVXQ

==

BEST GIFT FOR OUR EVILGAME
By : Ichen Aoi

“Apa yang kau inginkan untuk kado ulangtahun mu?”

“Aku menginginkan….”

Kyuhyun melirik kalender yang menggantung manis didinding dormitory (asrama)nya. Besok sudah tanggal 1 Februari, dan waktu bertambah usianya hanya tinggal hitungan jam. Ia menghela nafas berat lalu memandangi sekelilingnya. Tidak lagi seramai dulu, atau mungkin saja semua sedang ada jadwal masing – masing.

Ia kembali teringat akan hari ulangtahunnya 4 tahun yang lalu. Sebuah perayaan kecil yang mungkin selamanya akan jadi kenangan indah didalam hatinya sendiri. Ia selalu ingin mengulangi kejadian itu berkali – kali yang ia bisa dan ia inginkan. Namun ia tidak bisa melakukannya. Ia tidak mungkin terus mengulang waktu atau membunuh waktu begitu saja.

Dia kembali teringat akan pesan yang selalu disampaikan Siwon, hyung teralim dan hyung yang paling dekat dengan Tuhan diantara mereka semua.

*cklek!*

Pintu dorm terbuka dan Leeteuk masuk kedalam ruangan itu bersama dengan Eunhyuk. Mereka sibuk melepas sepatu masing – masing. Kyuhyun hanya diam memandangi kedua hyungnya dengan alis berkerut.

Leeteuk menengadahkan kepalanya lalu menatap Kyuhyun.

“Hei magnae! Ada apa dengan wajahmu itu?”

Ia melangkah kakinya mendekat kearah Kyuhyun sedangkan Eunhyuk langsung menuju dapur. Ia tampaknya sangat lelah dan kehausan. Ia mengintip dibalik tembok dapur kearah ruang tengah.

“Ada yang tahu dimana Ryeowook menaruh jus dingin?”

“Kulkas!” jawab Kyuhyun seadanya.

“Memangnya dimana lagi? Jus dan dingin. Hanya kulkas” Leeteuk mencari jalan tengah dalam pernyataannya itu.

Eunhyuk langsung mendecak kesal sedangkan Kyuhyun mengukirkan senyuman puas diwajahnya. Bagaimanapun juga ia merasa terbela hari ini.

*cklek!*

Kali Donghae, Yesung, Sungmin, Ryeowook, Siwon, Henry dan Zhoumi –lah yang masuk kedalam ruangan itu. mereka juga tengah membuka sepatu mereka masing – masing, seperti biasa Zhoumi dan Siwon selalu membawa makanan kecil untuk penghuni dorm itu.

“Annyeong!” sapa Henry dengan riang.

Leeteuk langsung mengusap kepala namja itu dengan lembut sambil tertawa kecil.

“Setiap magnae memang berbeda, kau semakin imut dan Kyuhyun semakin manis juga tampan sedangkan yang lain semakin tua saja! hHaaa…”

Ucapan Leeteuk langsung dihadiahi lirikan tajam semua member yang ada didalam ruangan itu. Kyuhyun dan Henry hanya terkekeh pelan.

“Ge, sadarkah dirimu kalau kau yang paling tua diantara kami?” pertanyaan dari Zhoumi sukses membuat mereka semua tertawa terbahak – bahak. Ryeowook pun tampaknya tidak tega leader mereka diperlakukan seperti itu. Ia mendekati Leeteuk lalu menyunggingkan senyumannya yang manis. Leeteuk rasanya lega karena ada yang mau menghiburnya saat ini.

“Hyung, sudahlah… Jangan sedih begitu. Meski usia mu akan menginjak 30 tahun, jangan lagi cemaskan kami. Karena kami masih lebih muda dari mu, hyung”

Lagi – lagi semua orang yang ada didalam ruangan itu tertawa bahagia, namun tampaknya Ryeowook sama sekali tidak menyadari tak kesalahannya. Ia hanya menunjukkan wajah innocentnya.

“Sesuka kalianlah~” ucap Leeteuk pasrah.

***

“Kyuhyunie~~~” panggil Sungmin dengan riang.

Ia memang selalu memanjakan magnae satu itu. disampingnya berdiri Yesung dan Zhoumi yang sedang melakukan hal yang sama dengan Sungmin. Makan ramyun dimalam hari.

“Oh, kau hyung” balas Kyuhyun dengan nada tidak berminat.

“Nada mu ketus sekali hari ini, oh ya besokkan kau ulangtahun apa yang kau inginkan dari kami?” Tanya Zhoumi sambil menyunggingkan senyum maskulinnya.

Dia ini selalu tampak tampan dengan garis wajah tegasnya dan tinggi badannya yang semampai. Namja asal China ini kadang bisa melucu kadang bisa jadi sangat pendiam.

Kyuhyun menghela nafas malas lalu tersenyum seadanya.

“Aku mau ulangtahun ku sama dengan 4 tahun yang lalu. Hanya itu!”

Usai bicara seperti itu ia langsung pergi meninggalkan hyungdeulnya.

Mereka kembali mengingat – ingat hal yang dimaksud oleh Kyuhyun.

“Perayaan sederhana bersama”

Suara Siwon yang tiba – tiba muncul didapur itu mengejutkan ketiga namja yang masih berusaha memikirkan apa yang terjadi dengan tahun itu. Kemudian mereka bertiga menghela nafas khawatir mengingat hal itu tidak mungkin bisa mereka wujudkan sekeras apapun usaha yang akan mereka kerahkan nantinya.

***

2 Februari 2012

Kyuhyun menatap jam dindingnya. Ia terus berdoa sepanjang dan sekhusyuk yang ia bisa. Ia memutuskan untuk percaya pada ucapan Siwon, berdoa yang benar akan membuat Tuhan mengabulkan doa mu itu dengan cepat. Sudah dua minggu belakangan ini ia selalu berdoa dalam hati dengan doa – doa yang sama.

Ya Tuhan…

Kembalikan semuanya seperti empat tahun yang lalu…

Ia menatap televisi didepannya dengan tatapan nanar. Hanya hari ini ia bisa beristirahat karena besok ia dan groupnya harus kembali bepergian keluar negeri. Ia memandangi PSP hitamnya lalu mengusapnya dengan lembut.

“Apa tahun ini aku dapat PSP lagi ya?” bisiknya pelan.

*Srek! Srek!*

*bug!*

Kyuhyun terbangun dari tidurnya, ia melirik kearah jam dinding dikamarnya. Tempat tidur disampingnya kosong. Tiga menit lagi usianya akan bertambah satu tahun. Ia merasa terganggu dengan suara kebisingan diluar kamarnya itu.

“Ssstt!! Jangan berisik, nanti dia bangun!”

“Hyung, kau menginjak kaki ku!!”

“Jangan kau colek kuenya!!”

“Wahh~ itu pasti rasanya sangat lezat!”

“Hyunggiee~ aku mau itu~”

“Diam! Nanti kita beli ditoko”

“Sudha ku bilang jangan terlalu memanjakan anak satu ini!”

Kyuhyun tersenyum kecil mendengar percakapan diluar sana. Ia mengenal suara – suara itu dengan sangat baik. Ia kembali membaringkan tubuhnya dan berpura – pura tertidur dengan memejamkan matanya serapat mungkin.

*cklek!*

Manusia yang tadi berdebat diluar sana kini melangkah masuk kedalam kamar Kyuhyun dnegan perlahan sedangkan Kyuhyun sendiri tersenyum sambil memunggungi pintu kamarnya itu. Diam – diam ia merasa bahagia, tanpa sadar setetes air matanya jatuh diatas bantal putih itu. Ia tidak mungkin dan tidak ingin menangis didepan para namja itu. Ia tidak ingin membuat mereka khawatir.

“Dengar, saat hitungan ketiga kita langsung berteriak saengil chukka hamnida. Arraseo??” suara Leeteuk terdengar mengomandoi yang lainnya. Sisanya mengangguk setuju.

*cling!*

Sebuah ide iseng melintas didalam pikirannya. Kali ini senyuman isengnya lah terukir dibalik tutupan bantal gulingnya.

“Tiga… Dua…”

*Deg! Deg!*

Baik gerombolan namja aneh itu maupun Kyuhyun bisa merasakan detak jantung mereka masing – masing. Mereka menantikan apa yang akan terjadi selanjutnya.

*tik!*

Jarum panjang jam kini tepat bertengger diangka 12.

“SATU!!” bisik Leeteuk dengan penuh semangat.

“HYUNGDEUULL~~~!!!”

*brak! Bruk! Prang!*

Diluar dugaan, bukan mereka yang mengejutkan Kyuhyun tapi Kyuhyun yang mengejutkan mereka. Magnae itu langsung tertawa dengan senang hingga nafasnya tersengal – sengal. Lalu kue ulangtahun yang tadi dipegang Yoochun sukses menghantam wajahnya. Karena hasisl sikutan tangan Kangin yang sangat terkejut luar biasa dengan teriakan Kyuhyun yang mendadak tadi.

Jaejoong langsung tertawa dengan bahagia saat melihat wajah Yoochun yang berlumuran krim kue ia memegangi pundak Siwon yang kebetulan ada disampingnya untuk mengurangi getaran tubuhnya yang tertawa nyaris diluar kendali. Changmin dan Eunhyuk saling berpelukkan dan tertawa dengan puas. Sedangkan sisanya sibuk mengusap – usap dada mereka demi mengecek apakan jantung mereka masih bersarang disana atau malah sudah copot dan melesak keperut.

“KYUHYUN –AAAA!!!” teriak Leeteuk histeris.

Ia sama sekali tidak menyangka kalau idenya yang susah payah ia rangkai ini malah berujung tidak sukses seperti ini.

*pluk!*

Kibum berdiri didepan pintu sambil terus tertawa dan memegangi perutnya. Apalagi saat ia melihat ekspresi Leeteuk saat ini.

Memang wajah marahnya cukup seram, tapi jadi tidak terlihat karena Junsu yang sedang membersihkan wajah Yoochun dengan handuk itu malah mengibas – ngibaskan handuknya dan menyebabkan krim kue yang menempel dihanduk itu terlempar kemana – mana. Bahkan rambut Eunhyuk yang sudah ditata dengan baik itu ikutan terkena cipratan krim.

“Junsu – a!!”

“Hyuk, mianhaeyo”

Melihat wajah Junsu yang memelas membuat Eunhyuk menelan rasa kesalnya. Donghae tersenyum melihat hal ini lalu disampingnya berdiri Jaejoong yang masih sibuk mencolek sisa – sisa kue dibox kue bersama Shindong, Kangin dan Changmin sesekali ia menyuapi Henry yang berdiri manis dan imut itu.

Yesung sendiri malah sibuk dengan Ddangkomanya tersayang. Ia mengelus – elus cangkang kura – kura mungil itu, sedangkan Heechul memilih duduk disamping Kyuhyun bersama Heebum. Mereka berdua tertawa cukup keras sehingga mengguncang tempat tidur itu.

“Biar ku bantu membersihkan wajah mu, hyung” ucap Hangeng sambil menahan tawanya dengan susah payah. Tidak ada yang bisa diperbuat Leeteuk selain menurut.

Kyuhyun memandangi kamarnya. Tampaknya beberapa colekkan dari krim kue membuat kamarnya agak sedikit kotor. Ia menghela nafas kesal lalu berdiri.

“Semuanya, diluar saja. Aku sedang malas membersihkan kamar”

Semuanya pun beranjak keluar dari kamar itu.

Ryeowook dan Hangeng menyiapkan minuman dan cemilan untuk disuguhkan kepada 20 orang yang saat ini sedang memadati ruang tengah dorm Super Junior. Beberapa dari mereka ada yang duduk dan berbaring dilantai. Mereka menyalakan tv dan melihat ada hoobae mereka, Girls Generation yang tengah live perform disebuah Negara asing.

“Changmin, jangan makan terus. Ayo kita bantu mereka menyiapkan hidangan!” perintah Jaejoong sambil menarik tangan Changmin yang masih bertengger manis didepan Loyang kue bersama Kangin dan Shindong. Yunho dan Leeteuk sedang sibuk didepan seperangkat komputer sambil mengotak atik situs – situs berita untuk mengecek popularitas group – group SMEnt.

“Daebak! Kalian bahkan ada diurutan pertama!” puji Yunho sambil menunjuk sebuah grafik chart yang tertera dilayar komputer. Leeteuk mendelik kearah Yunho lalu tersenyum kecil.

“Sayangnya kami tidak bisa melampaui popularitas kalian di Jepang” ucap Leeteuk tidak kalah tulusnya.

“Makanan dataaangg~” sambut Shindong dengan penuh semangat saat ia melihat staff dapur keluar dan membawa banyak makanan serta minuman kaleng. Kangin meraih tasnya lalu mengeluarkan sesuatu dari sana, sebuah kembang api dengan ukuran lumayan besar.

“Tadaa~ ini untuk dipasang tepat jam 12 tadi seharusnya” keluhnya dengan kecewa.

Sebuah ide melintas dikepala Donghae, “Bagaimana kalau kita keluar dorm dan pergi ke loteng paling atas? Lalu kita rayakan pesta kecil. Menarik bukan?”

“Kau benar!!” teriak Eunhyuk dengan penuh semangat.

Dan mereka ber -20 pun berjalan dengan tenang menuju lantai paling atas.

“Tadaaa~”

Lagi – lagi sebuah kejutan sudah disiapkan diatas sana. Kali ini kejutan mereka sukses karena Kyuhyun menatap pemandangan didepannya dengan takjub. Sebuah spanduk ukuran besar bergambar wajah dua group itu dalam MV Show Me Your Love terpampang jelas disana hanya saja tulisan itu diganti menjadi…

Saengil Chukkae Uri GameEvil

Ia tersenyum melihat semua itu, belum lagi ada sebuah karpet yang biasa dipakai piknik ditengah sana dan ukurannya cukup besar untuk menapung 20 orang sekaligus. Ia melangkahkan kakinya dengan perlahan.

“Kalian semua berbaringlah disana, aku ingin menunjukkan sesuatu” ucap Kangin dengan penuh semangat dan pergi menjauh dari mereka semua.

Mereka semua langsung mengambil posisi diatas karpet itu dan berbaring sesuai dengan permintaan Kangin. Tidak ada yang terjadi. Kangin kembali lalu bergabung dengan mereka.

“Apa yang ingin kau tunjukkan?” Hangeng menatapnya dengan bingung.

“Tunggu saja!” jawab Kangin sambil tersenyum.

Dan tiba – tiba saja langit berubah terang karena ada sekitar belasan kembang api meluncur keatas dan menaburkan warna – warna indah. Ryeowook menunjuk – nunjuk ke langit dengan senang. Kyuhyun tersenyum kecil menatap kelangit hitam itu yang kini dipenuhi warna – warni kembang api.

*jeder!*

Sebuah kembang api lain meluncur diudara, asapnya membekas dilangit dan membentuk sebuah tulisan yang sukses membuat Kyuhyun meneteskan air matanya secara diam – diam.

Saengil Chukkae Uri Saranghaneun Kyu

Hyungdeul… kalian kembali pada ku, bisiknya pelan.

Leeteuk yang tidur disampingnya berbisik pelan namun cukup bisa didengar oleh Kyuhyun.

“Kyu, semuanya sesuai dengan keinginan mu. Perayaan kecil bersama seperti 4 tahun yang lalu. Mereka yang sudah pergi datang kesini dengan susah payah. Apa kau tahu itu?”

Leeteuk dan Kyuhyun saling berbicara satu sama lain namun mata mereka masih tetap menatap kearah langit hitam itu.

“Hyung, ada banyak yang ingin ku tanyakan. Soal Kibum hyung, Kangin hyung, Heechul hyung, Hangeng gege, Jaejoong hyung, Junsu hyung dan Yoochun hyung”

Leeteuk tersenyum tipis mendengar ucapan magnaenya tersayang itu, ia menghela nafas sejenak lalu kembali berbicara dengan nada yang lembut.

“Kibum datang dengan susah payah dari masa belajarnya dalam dunia acting, Kangin dan Heechul mendapatkan izin dari tempat mereka menjalani kewajiban mereka dan keempat hyung mu yang lain itu adalah sebuah rahasia besar yang tidak boleh sampai diketahui CEO kita. Kami menyelundupkan mereka dengan susah payah, karena kau minta perayaan yang sama bukan?”

Kyuhyun tersenyum lalu ia bangkit dan berdiri sambil melebarkan kedua tangannya.

“Hyungdeul dan Henry, bisakah kalian memelukku?” pintanya sambil mengembangkan senyuman tulus dan polosnya yang jarang sekali ia tunjukkan.

“Boleh saja!”

Mereka ber -19 langsung memeluk Kyuhyun dengan hangat. Kemudian mereka satu persatu memberikan doa padanya. Hangeng melirik jam tangannya, ia menatap khawatir kearah Jaejoong, Junsu dan Yoochun. Sebentar lagi akan memasuki pagi dan mereka tidak boleh terlihat oleh siapapun baik itu crew SMEnt sekalipun karena masalahnya bisa berujung panjang.

Hangeng melangkahkan kakinya kehadapan Kyuhyun lalu tersenyum dengan penuh kasih sayang, ia meraih tubuh magnaenya itu lalu memeluknya dengan lembut.

“Saeng, ingatlah kalau aku akan selalu bersama mu dihati mu. Jangan lagi membuat yang lainnya kesulitan, arraseo? Jadilah saeng yang baik bagi hyungdeul mu. Kau sudah dewasa namun kau tetap adik kecil kami. Jangan pernah lupakan siapa dan apa yang telah berpisah dari mu meskipun sangat jauh, karena bisa jadi itu kelak akan menjadi kenangan indah dalam perjalanan hidup mu. Jika kau merindukan masa – masa kita semua bersama seperti ini lagi dan tidak pernah terwujud maka ingatlah dalam pikiran mu dan tetapkan dalam hati mu kalau kita semua bersaudara dan satu juga tidak akan pernah berpisah satu sama lain. Kita memang tidak terlihat terikat dengan sesuatu yang tampak, namun pada dasarnya kita semua saling terikat tali persaudaraan, keluarga, persahabatan. Semoga kau selalu sukses dalam kehidupan mu kedepan” usai bicara seperti itu ia langsung mencium hangat kening Kyuhyun.

Kali ini Jaejoong yang meraih tangannya lalu menggenggamnya dengan erat.

“Saeng, meski kita berbeda group. Tapi kita sudah saling mengenal dalam waktu yang cukup lama, terimakasih karena masih menganggap kami adalah hyung mu”

Junsu berdiri disisi kanan Jaejoong, ia menepuk pelan bahu Kyuhyun.

“Jangan terus – terusan bergabung dengan Changmin maka sikap evil kalian akan saling melengkapi dan akan semakin parah”

Mendengar namanya disebut, Changmin langsung mengeluh dengan suara pelan.

Kali ini Yoochun mengusap kepala Kyuhyun dengan lembut lalu ia meletakkan sesuatu ditangan Kyuhyun.

“Yang berpita biru safir itu dari Han dan yang pita merah ini dari kami. Harap dijaga dengan baik”

Keempat namja itu melangkahkan kakinya semakin menjauh. Kyuhyun menatap keempat hyungnya dan kali ini tetesan air matanya jatuh dan bisa terlihat dengan sangat jelas.

“Hyung… Jebal… Jangan tinggalkan aku lagi… Tuhan… Jangan hukum aku dengan cara begini” bisiknya lirih. Ia pun bersimpuh dilantai saat ia tidak lagi bisa melihat keempatnya dalam jarak jangkauan pandangannya.

Leeteuk menepuk bahunya lalu membantunya agar berdiri.

“Kyuhyun, mereka menyayangi mu. Mereka datang untuk mu…”

“Hyung… Aku hanya ingin keluarga kita lengkap seperti dulu. Hanya itu…”

Namun tampaknya semua keingiannya masih sangat mustahil untuk diwujudkan hari ini. Ia memandangi langit malam itu sambil berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh semakin deras.

“Hyuuuungggggggg!!!!!” teriaknya tiba – tiba.

*pluk!*

Kyuhyun membuka matanya dengan berat saat ia merasakan ada yang mengguncang tubuhnya dengan cukup kuat. Ia mengerjapkan matanya beberapa kali. Dan kini ia bisa melihat wajah – wajah khawatir didepannya.

“Hyung?”

Kyuhyun menatap semuanya dengan heran. Nafasnya masih memburu cepat dan matanya masih basah bahkan kini agak memerah.

“Kau mimpi buruk?” tanya Leeteuk dengan penuh perhatian sambil merapikan rambut Kyuhyun yang kini tampak sangat berantakan.

“Aku… Dimana Kibum hyung? Kangin hyung? Heechul hyung?” tanyanya dengan cepat sambil menatap sekelilingnya. Ketiga nama yang disebut itu maju dan menatapnya dengan khawatir.

“Ada apa Kyu?” Heechul menatapnya dengan binging.

“Kalian… Hyung kenapa bisa?” Kyuhyun menatap ketiganya dengan tidak percaya, ia tidak ingin semua yang dilihatnya ini sama seperti sebelumnya, sebuah ilusi kosong.

“Kami izin dari tempat wamil dan Kibum break dari lokasi syutingnya” jawab Kangin dengan nada yang masih terdengar agak sedikit keheranan.

“Oh ya, Yunho hyung dan Changmin hyung akan segera datang. Mereka membeli kue ulangtahun untuk pesta kecil kita nanti” Ryeowook memberitahukan semuanya saat ia mendapat sebuah pesan singkat dari Yunho.

Kyuhyun menghela nafas berat lalu menatap semuanya dengan penuh harap kalau ia akan mendapatkan jawaban yang baik dari pertanyaan terakhir yang ingin ia lontarkan.

“Dimana Hangeng gege, Jaejoong hyung, Junsu hyung dan Yoochun hyung?”

Siwon maju lalu memegangi kedua bahu Kyuhyun dengan lembut.

“Untuk itu kami kesini sebelum mengadakan pesta kecil. Sebuah permohonan maaf dari kami karena tidak bisa memberikan kado yang kau inginkan. Perayaan seperti 4 tahun yang lalu. Maafkan kami”

Kyuhyun akhirnya mencoba mengerti, ia mengalihkan pandangannya. Dan tanpa sengaja tatapannya tertuju pada dua buah kotak kecil yang ada diatas meja. Ia berdiri lalu mengambilnya dan menatap hyungdeulnya satu persatu. Ia yakin jika mereka sedang menyiapkan kejutan, tidak aka nada salah satu dari mereka yang akan mengaku. Maka ia memutuskan untuk bertanya pada Henry.

“Mochi, siapa yang menaruh kotak ini disana?”

“Tidak tahu, memang sudah ada disana sejak tadi”

Henry selalu menjawab dengan wajah polos yang berhasil membuat siapapun percaya padanya. Kyuhyun pun diam, ia menatap kedua kotak itu lalu membukanya. Dikotak berpita merah ada sebuah rantai kalung perak dan designya tampak sangat rumit. Sedangkan dikotak berpita biru adalah sebuah liontin bulat kecil dengan warna shappire blue dan ditengahnya ada sedikit corak kemerahan.

“Indah sekali!!” Sungmin langsung menghampiri Kyuhyun, semua member pun melakukan hal yang sama.

“Siapa yang memberikan semua ini?” Eunhyuk menatap sekelilingnya dengan heran.

“Orang – orang tersayang didalam hati” jawab Kyuhyun dengan suara yang lemah bahkan nyaris tidak terdengar.

Mereka semua yang berada disana sama sekali tidak mengerti maksud Kyuhyun kecuali Heechul dan Siwon.

Ditempat lain…

Hangeng berkali – kali melirik kalender dan jam dikamarnya. Ia sudah menebak – nebak bahwa Kyuhyun menerima kado kecil darinya, sebuah liontin kalung yang ia pesan khusus bersama dengan ketiga member JYJ.

Ia akhirnya mencoba untuk menghubungi ketiganya yang kebetulan malam ini akan segera berangkat dari Jepang ke Prancis untuk mengadakan tour konser mereka berikutnya. Namun Junsu duluanlah yang menghubunginya.

“Bagaimana?” tanya Hangeng dengan tidak sabaran.

“Kyuhyun menerima kado dari kita. Siwon yang mengabari ku. Heechul hyung juga bilang kalau mata Kyuhyun sampai berkaca – kaca saat menerimanya”

“Kau yakin?”

“Buat apa Junsu kami berbohong Han Gege?”

Hangeng bisa melihat kini wajah ketiganya muncul dilayar iPhone miliknya.

“Kita hanya bisa berdoa yang terbaik untuknya dan semuanya” lanjut Jaejoong.

Mereka berempat pun mengangguk ditempat yang berbeda. China dan Jepang.

Sedangkan di Korea sana, Kyuhyun merayakan pesta kecil bersama saudaranya yang tersisa.

-END-

4 comments

  1. yan · July 8, 2012

    T_T
    Menyentuh bgt
    kudoakan di tahun depan semoga mimpi u bs terwujud kyu,
    T_T

  2. Laeylia Rianichi · September 12, 2012

    DAEBAK… nyentuh banget ceritanya…
    Hope the wishing kyu will be come…

  3. Afifah31 · August 24, 2013

    sweet:”””)

  4. Veren · January 11, 2014

    Ampex ssgukkan bcany..T.T
    .author jjang!!

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s