[Part 4] Dormitory High School (Stt… This is a Secret)

Title : Dormitory High School (Stt… This is a Secret)

Type : Full Series

Author : Ichen Aoi

Cast : Lee Donghae Super Junior
Kim Seoyeon
Lee Hyukjae Super Junior
Woo Seung Hyun UKiss
Kim Kibum SHINee

Ost : Not Young – Ukiss

Nb : FF ini akan terus dilengkapi dengan backsound. ^^

==

Kevin masuk kedalam ruang OSIS lalu membuka wig panjangnya. Ia menatap Key dari atas sampai bawah dengan tatapan kesal.

“Ya! Apa-apaan kau tadi?! Seenaknya bilang kalau kau namjachingu ku?? ah~ bagaimana masa depan ku nanti jika harus hidup bersama seorang namja, bukannya yeoja. Ah~ suram sekali”

Key melirik sebentar lalu menanggapinya sambil melangkahkan kakinya untuk mendekat dan duduk disamping namja itu. Ia tersenyum sambil pasang tatapan menggoda ke arah Kevin. Sedangkan Eunhyuk dan Donghae hanya memandang keduanya dengan malas.

“Tapi aku tidak keberatan. Kau saaangaaaattt canntiiik sekali!”

Kenyataannya Key malah mengeluarkan kata – kata yang benar – benar diluar dugaan mereka semua. Dan tentu saja pernyataan ini membuat Donghae dan Eunhyuk menoleh menatap keduanya dengan tatapan serius. Mereka memang sejak tadi diam dengan pekerjaan masing-masing, tapi kalau sudah tidak beres begini dengan dongsaeng mereka, mau tak mau mereka harus segela menyelesaikannya. Mereka tidak ingin ada keadaan yang melenceng sekecil apapun itu. karena itu sangat tidak baik untuk masa depan kedua dongsaengnya itu.

“Mwo?! Key! Kevin! Kalian masih normalkan?”

Eunhyuk menatap keduanya dengan tatapan setengah shock. Ia membulatkan kedua matanya dengan ekspresi yang benar – benar terkejut. Orang selurus dan seserius Key bisa mengucapkan kata – kata terlarang itu.

Kevin merenggut, “Sayangnya aku normal dan Key tidak! Dia menyukai ku, ku rasa”.

Key tertawa menanggapi ucapan kesal Kevin lalu Donghae menunjukkan wajah khawatir.

“Ah~ maksud ku memasukkan pelajar putri untuk membiasakan para namja bergaul dengan yeoja dan menghindari kejadian seperti ini” baru sekali ini Donghae memasang wajah memelasnya yang penuh dengan kekhawatiran dan kekecewaan.

Akhirnya Key tidak bisa lagi menyembunyikan tawanya.

“Hhaaa… aniya hyung~ aku masih normal! Tapi aku tidak bisa menjaminnya kalau sudah melihat Kevin memakai wig itu!”

Key memasang wig itu dikepala Kevin dengan sedikit paksaan lalu memintanya bergaya aegyo. Alhasil namja itu jadi sangatlah manis. Bahkan wajah Donghae dan Eunhyuk dibuat memerah karena mereka baru menyadari kalau dongsaeng mereka ini benar – benar jauh dari kata tampan, mendekati sangat cantik sebetulnya. Kevin merasa dipermainkan dan tidak terima dirinya ditindas begini.

“Kau harus mencoba ini Key!!”

Ia membalaskan dendamnya sambil meraih sebuah wig lain lalu memakaikan wig rambut hitam bergelombang panjang itu pada Key. Dalam sekejab Key berubah sama cantiknya dengan Kevin. Dengan segera Donghae menutup matanya dari pemandangan abnormal didepannya lalu Eunhyuk terpukau dan minta foto mereka berdua untuk koleksinya.

“Aku akan pamerkan ini pada teman-teman internasional ku! kalian cantik sekali!” ucap Eunhyuk dengan penuh rasa takjub ketika ia mendapati fotonya sedang bersama dua yeoja manis dan cantik yang tak lain adalah kedua dongsaengnya itu.

“Aniyaaaaa~~ pergi kalian dari ruangan ini jika perbuatan kalian terus aneh-aneh begini!!!”

Donghae langsung mengalihkan perhatiannya kearah lain. Dan otaknya kembali mencari cara agar ada yeoja lain yang bersedia masuk sekolah itu dengan suka rela.

***

Seoyeon mencoba berkeliling sekali lagi. Ia mencari Hyun Ah yang sebenarnya adalah Kevin. Yang ia tahu adalah Hyun Ah satu-satunya yeoja yang ia temui disekolah itu. Beberapa namja menyapanya bahkan ada beberapa yang menatapnya dengan heran. Namun Seoyeon tidak memperdulikannya selama semua itu tidak mengganggunya.

Ia mencegat salah satu namja yang kebetulan lewat dihadapannya.

“Annyeong~ apa kau melihat Hyun Ah? Aku mencarinya sejak tadi”

“Hyun Ah??” namja itu menunjukkan ekspresi keheranan.

“Ne~ yeoja disini selain aku”

“Mwo?? Setau ku, kau satu-satunya yeoja disini”

“Eh??”

“Mungkin kau salah lihat”

“Aniya~ aku mengobrol dengannya”

Namja itu mengangkat bahu lalu meninggalkannya begitu saja.

“Kok rasanya sekolah ini makin aneh ya?”

Seoyeon melanjutkan perjalan kembali kekelasnya. Ia sedikit bosan disana, tidak ada yang bisa ia lakukan kecuali berjalan dan mengamati sekitarnya dengan malas – malasan. Tatapannya terhenti saat ia melihat Key kembali kekelasnya.

“Key! Apa kau tahu dimana Hyun Ah??”

Key agak terkejut disapa duluan begitu oleh yeoja pertama disekolahnya. Dia nyaris saja lupa siapa itu Hyun Ah seandainya Kevin tidak masuk kekelas itu sebagai namja normal. Kalau itu terjadi, mungkin ia akan menjawab dengan santai kalau tidak ada yang bernama Hyun Ah disekolah ini. Ujung mata Key yang sempat menangkap kedatangan Kevin tadi membuatnya kembali mengingat kejadian lalu dan ia mati – matian berusaha menahan tawanya.

“Oh~ Hyun Ah?? Tampaknya dia tidak enak badan dan pulang”

Key sengaja mengencangkan volume suaranya agar Kevin bisa mendengarnya dengan jelas. Namja itu mendecak saat melihat kedipan mata Key. Ia duduk dikursinya lalu menyandarkan kepalanya dimeja sambil mengeluh.

“Ah~ Kibum sangat mengesalkan!” desis Kevin pelan.

“Ah~ apa kau baik-baik saja?”

Seoyeon malah bertanya dengan polosnya pada Key. Ia heran karena Key bicara dengan suara yang lumayan kencang tadi.

Namja itu mengerutkan alisnya.

“Mwo?”

“Dia itu kan kekasih mu. Paling tidak kau sangat mengkhawatirkannya. Dan dia juga sangat cantik. Tapi tenang saja, mungkin dia akan segera sembuh. Kita bisa menjengguknya sepulang sekolah nanti. Bagaimana?”

Seoyeon benar – benar bicaara dalam nada suara yang khawatir dan penuh dengan perhatian juga dengan ekspresi yang polos. Mendengar ucapan Seoyeon, Kevin langsung berdiri menghampiri mereka dan menepuk bahu Key.

“Key, ku rasa sepulang sekolah nanti ada yang ingin ku bicarakan”

Seoyeon menoleh, dia mengamati wajah Kevin. Wajah namja itu sangat mirip dengan wajah Hyun Ah. Sebuah pemikiran baru terlintas dikepalanya.

“Kau… kembaran Hyun Ah?”

*jeder!*

Pernyataan kedua yang sangat mengejutkan lagi! Kevin bingung untuk menyangkal, ia hanya bisa mengangguk pasrah dan agak sedikit kaku. Key menahan tawanya dengan susah payah. Kevin menyadarinya dan menghadiahkan sebuah jitakkan dikepala Key.

“Aku ingin menjengguk Hyun Ah. Bagaimana pun juga, dia itu teman baru dan teman pertama ku disekolah ini” putus Seoyeon dengan tegas.

“Tidak perlu repot-repot. Dia hanya kecapekan dan butuh istirahat. Jadi, tidak perlu menjengguknya. Itu lebih baik”

Ucapan Kevin membuat Seoyeon terdiam sesaat lalu dihadiahkan senyuman maut Key.

“Tak usah dipikirkan, Kevin memang begitu”

Akhirnya hari ini ada beberapa hal yang tak terduga terjadi. Segala dugaan Seoyeon dan sandiwara anggota OSIS. Serta rentetan kebohongan yang diciptakan Kevin dan Key pun berawal dari sini.

***

Hari ini Seoyeon kesekolah dengan perasaan lebih riang. Ia menganggap dirinya sudah menemukan teman pertamanya di Domus Aurea High School. Dan mulai hari ini, ia akan tinggal diasrama yang disediakan sekolah swasta itu. Karena dia seorang anak beasiswa. Jika ia tinggal diasrama sudah pasti 100% kebutuhannya dibiayai sekolah.

Ia tidak ingin merepotkan orangtuanya lagi dan membiarkan semuanya bangga akan dirinya.

“Seoyeon, jaga dirimu baik-baik ya nak. Eomma akan kesana tiap minggu”

Seoyeon menghapuskan air mata eommanya sambil tersenyum. Yeoja paruh baya itu berkali – kali membelai ramput putrinya dengan penuh rasa sayang.

“Tidak perlu khawatir, aku yang akan mengunjuingi eomma dan appa tiap minggunya. Sebelum kerumah, aku akan menelepon. Jadi eomma bisa menyiapkan makanan kesukaan ku”

“Ne~ eomma akan membuatkannya untuk mu dengan sepenuh hati”

“Kamsahamnida”

Seoyeon pergi kesekolah lebih pagi, ia akan meletakkan barang-barangnya diasramanya. Kebetulan asrama Domus Aurea terletak tepat satu gerbang dengan gedung sekolah dan posisinya ada di belakang Domus Aurea High School tersebut.

Seoyeon sudah siap dengan seragamnya. Ia akan kembali kesekolahnya, tepat dibangunan depan asramanya. Ia melangkahkan kaki dipekarangan asrama.

Ah~ langit biru itu indah sekali. Langit itu akan menjadi saksi kehidupan ku tanpa keluarga ku mulai hari ini. Semoga saja aku bisa. Aku harus berusaha sendiri, aku tidak boleh terus-terusan merepotkan keluarga ku, ucap Seoyeon dengan riang.

Hanya Tuhan dan dirinya sendirilah yang tahu akan ucapannya itu.

*pluk!*

Tiba – tiba saja ada seorang namja mendarat tepat didepan Seoyeon. Namja itu menggenakan celana seragam sekolahnya dengan benar sedangkan kancing kemejanya dibiarkan terbuka sepenuhnya. Almamaternya tersangkut dibahu kanannya sedangkan tas dibahu kirinya. Hal ini membuat otot perut sixpack namja itu terlihat amat sangat jelas. Seoyeon menatapnya dengan kaku, baru kali ini ia melihat ada namja berpenampilan seperti itu didepannya. Dalam sekejab wajahnya memerah.

Menyadari ada yang menatapnya, namja itu menoleh kearah Seoyeon.

“Ah! Annyeong~ jika tidak buru-buru kau akan terlambat”

Ia tersenyum. Seoyeon baru menyadari satu hal. Namja itu mendarat dari atas! benar-benar muncul dari atas! ia ingin menanyakan masalah ini namun namja itu keburu pergi. Seoyeon melangkah sambil masih memikirkannnya. Berkali – kali ia melihat keatas langit kosong yang hanya dihiasi dengan awan – awan putih.

Namja tadi kurasa muncul dari atas! benar-benar dari atas. Aku tidak mendengar langkah kakinya. Jika dia melompat dari belakang ku, itu mungkin saja. Tapi langkah kakinya sama sekali tidak ada. Ah~ seperti malaikat yang muncul dari langit saja.

***

Donghae merehatkan pikirannya dari tugas-tugas OSISnya. Dan ia nyaris sama sekali tidak keluar ruangan OSIS jika tidak ada yang membutuhkannya diluar sana. Dan satu lagi, saat masa ujian barulah dia kembali kekelas dan bergabung dengan pelajar lainnya. Dia sangat malas mendengarkan celotehan guru-guru sedangkan dia sudah hafal isi buku yang dibahas guru-guru tersebut. Dan yang lebih penting lagi, ia tidak begitu suka keramaian. Begitu juga dengan Eunhyuk, waktu senggangnya ia gunakan untuk latihan dance disebuah ruang kosong yang hanya ia ketahui seorang diri. Lain dengan Key dan Kevin yang sangat rajin mengikuti kegiatan dikelas mereka.

Ah~ lelahnya~ aku akan keatap. Aku ingin istirahat sejenak sambil mendengarkan musik-musik diplaylist i-phone ku. Kebetulan Eunhyuk baru mengirimkan lagu-lagu Super Junior yang baru. Aku akan coba mendengarkannya siang ini. Batin Donghae.

Donghae pun keluar dari ruangan OSIS dan melangkahkan kakinya dengan perlahan menuju lantai paling atas bangunan sekolah mereka. Hanya sebuah tempat datar yang kosong dan terbuka dengan sebuah bak penampungan air PAM yang besar. Ia mengamati sekelilingnya dan memilih sebuah sisi tersembunyi, dibalik penampungan air PAM. Ia memejamkan matanya usai menatap langit biru diatas sana. Ia menikmati setiap alunan musik dan suara member Super Junior yang terus bernyanyi di i-phonenya.

Sangat jarang sekali ada waktu kosong begini untuknya mengingat bertumpuknya tugas OSIS dan belum lagi kewajibannya membaca semua materi untuk mempelajari perusahaan besarnya itu.

***

Kelas hari ini sangat membosankan semuanya berhubungan dengan angka dan rumus. Mata pelajaran yang tidak disukai Seoyeon berkumpul jadi satu. Bahkan Hyun Ah sama sekali tidak tampak dikelas sejak pagi tadi. Ia memilih pergi keloteng sekolah. Disana ia bisa melihat langit biru, langit yang sama dengan tadi pagi.

Entah kenapa warna biru langit dan belaian lembut angin selalu bisa menenangkannya. Seoyeon melangkahkan kakinya menuju tepian, ia melirik ke bawah sana. Cukup tinggi dan menyeramkan. Entah bagaimana jadinya kalau ia terjatuh kejalan raya itu.

“Huaaaaaa~~ hari ini membosankan!”

Seoyeon teriak sambil merentangkan kedua tangannya. Ia tidak tahu kalau ada yang beristirahat dan pastinya akan merasa sangat terganggu dengan teriakannya itu.

“Hei!”

Interupsi itu membuat Seoyeon menoleh. Disana ada namja yang tadi pagi ia temui dihalaman asrama. Seoyeon menatapnya dari atas sampai bawah, berharap dapat menemukan sayap disana. Jujur saja, namja dihadapannya ini benar – benar terus berada didalam pikirannya.

“Kenapa kau berteriak-teriak seperti itu?? Kau bisa tenang sedikit tidak??” celetuk namja itu sambil menunjukkan wajah juteknya.

“Mwo?!”

Seoyeon terkejut dengan aksi protes namja itu. Ia jadi tidak yakin kalau dia namja tadi pagi, mengingat namja yang tadi pagi sangatlah ramah. Tapi mereka memiliki wajah tampan yang sama.

“Aku kan hanya…”

Seoyeon hendak membela dirinya namun ucapannya dipotong oleh namja itu dengan ringannya.

“Kau kan yeoja yang tadi pagi”

Sekarang Seoyeon baru yakin kalau dihadapannya ini benar – benar namja langit yang tadi pagi ditemuinya. Ia mengangguk, lalu teringat hal yang membuatnya penasaran.

“Tadi pagi kau muncul dari mana?”

“Atas” jawab namja itu singkat sambil tersenyum.

“MWO?!! Bagaimana bisa? Aku tidak melihat sayap mu” kali ini Seoyeon tampak panik dan bingung.

“Eh??”

“Yang bisa muncul dari atas hanya malaikat bersayap bukan??”

Donghae tertawa mendengar ucapan Seoyeon.

“Kalau begitu anggap saja aku malaikat”

Donghae mengedipkan mata kanannya lalu langsung pergi menuju ruangannya. Seoyeon hanya bisa diam antara bingung dan penasaran. Sebenarnya siapa namja itu.

Malaikat?? Bagaimana bisa?? Tapi~ dia tampan sekali. Mungkin saja kan?? Tapi~ mana ada yang begitu! Oh ya, namanya siapa ya tadi?? Heh?! Aku bahkan lupa menanyakan namanya!! Sayang sekali dia sudah pergi. Ah~ aku penasaran! Sangat penasaran!, batinnya kesal.

Donghae masih tersenyum sambil menuruni tiap anak tangga. Ia heran karena didunia ini masih saja ada yeoja sepolos dia. Bagaimana bisa ia hanya beranggapan hanya malaikat yang bisa turun dari langit, bukankah para angkatan yang sedang latihan dengan parasut mereka juga bisa turun dari langit?

Donghae mengeluarkan i-phonenya lalu menghubungi Eunhyuk.

“Eunhyuk, siapa nama yeoja disekolah kita ini?? Oh.. Seoyeon?? Ok!”

*click!*

Donghae tersenyum lalu berbelok keruangannya.

TBC

4 comments

  1. Vally · May 14, 2013

    Cie cie…. Donghae dikirain malaikat ama seoyeon ;>

  2. YeonAh Park · June 14, 2013

    kevin teraniaya karena kecantikannya

  3. rytazza · November 22, 2014

    kayaknya donghae mulai ada rasa deh ama seoyeon.. ya ga? hahhaaa…

  4. pre wedding · April 7, 2015

    bookmarked!!, I really like your website!

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s