Part 5 : Aurea Love (Like A Drama)

Title : Aurea Love
Author : Ichen Aoi
Cast : Lee MyungHae, Park Jiyeon dan Lee Ji Eun
Support Cast : No Minwoo Boyfriend & Choi Min Ki NU’EST
Special Cast : Lee Donghae & Kim Seoyeon
Genre : Friendship, Romance
Sequel of : Dormitory High School and Domus Aurea Romance

==

Hari ini adalah hari perayaan festifal Domus Aurea High School, banyak seragam warna – warni yang menghiasi bangunan megah itu. Acara ini memang terbuka untuk umum. Kali ini Ren menampilkan nail art biru terangnya. Sedangkan Minwo, Tao dan Sehun masih dengan gaya kasual mereka yang sangat trendy. Myunghae tampaknya belum datang karena ke –empat anggota OSIS itu terus melirik jam dan menengadahkan kepalanya, berharap dapat menjumpai sosok tinggi itu.

“Kemana saja orang satu itu?” gerutu Minwoo sambil mengambil permen lollipop yang disodorkan oleh Tao kearahnya sedangkan Ren memberikan sebuah cup milk bubble yang langsung disambut dengan antusias oleh Sehun.
“Mungkin dia lupa atau semacamnya?” ucap Ren dengan pandangan menerawang.
“Dia bukan tipe yang seperti itu” bela Tao pada akhirnya.

Mereka ber –empat mengangguk dengan pasti lalu kembali menghela nafas bersamaan. Entahlah dimana keberadaan Myunghae sekarang sedangkan sebentar lagi sudah waktunya drama musikal dimulai. Myunghae adalah salah satu bagian penting dalam drama ini meski ia tidak menjadi salah satu dari pemain drama itu.

Sementara itu dikediaman keluarga Lee.

Myunghae sudah berkali – kali melirik jam tangannya dan memandangi eommanya dengan wajah memelas. Seoyeon masih memegangi ujung lengan Myunghae dan sama sekali tidak mau melepaskannya sedangkan Donghae memilih menghabiskan sarapannya dengan tenang.

“YA!! Appa!! Palli!! Aku bisa terlambat!!” teriak Myunghae putus asa.
“Berangkat duluan, aku menyusul nanti” jawab Donghae dengan santainya.
“Aku akan melakukan itu seandainya eomma melepaskan ku. Dan dia tidak ingin pergi tanpa appa!!!! Palli!!!”
“Donghae –a~~ jebal~~ aku mau kita pergi bertiga”
“Tapi aku masih harus sarapan” kali ini Donghae mengalihkan perhatiannya dan menatap Seoyeon dengan datar.

Myunghae agak heran, baru kali ini ia melihat appa –nya datar begitu. Biasanya semua permintaan eomma adalah hal yang di nomor satu –kannya. Apa mereka sedang bertengkar? Ahhh tidak mungkin dan tidak boleh! Pikiran Myunghae mulai tidak tenang.
Seoyeon langsung berkaca – kaca dan melepaskan Myunghae lalu ia melangkahkan kakinya keluar ruang makan. Donghae masih diam, ia tidak melakukan apapun. Myunghae terpaksa harus mengejar eommanya keluar.

“Eomma!!”
“Pergi saja!!”
“Eommaa~ ayo kita berangkat berdua saja”
“Tidak mau!!”
“Eommmaaa~~~”

Myunghae benar – benar tampak frustasi dan putus asa. Akhirnya Donghae keluar dan menatap Seoyeon yang tampaknya benar – benar marah. Ia merogoh sakunya dan mengeluarkan sebuah kotak kecil dari sana.

“Seo –a?”
“Jangan bicara pada ku!!”
“Mian, aku tidak bermaksud membuat mu marah. Aku hanya bercanda aku mau memberikan kejutan. Tapi kau malah serius begini”

Seoyeon langsung menatap Donghae yang balas tersenyum kearahnya. Myunghae menggelengkan kepalanya dan memasang ekspresi kesal sekaligus lega. Namun ia kembali teringat soal drama musikalnya ketika smartphonenya bergetar dan pesan dari Ren membuatnya menyadari keterlambatan ini.

“YA!! APPA!! EOMMA!! KAJJA!!”

Tanpa menunggu persetujuan, Myunghae langsung menarik keduanya kedalam mobil miliknya. Sedangkan Donghae dan Seoyeon hanya bisa memasang ekspresi permohonan maaf semelas yang mereka bisa agar Myunghae berhenti menggerutu dan marah – marah sepanjang jalan menuju sekolahnya.

***

Jiyeon memandang kesal gerbang Domus Aurea High School. Ia masih ingat bagaimana Sulli dan orangtua mereka memaksanya untuk masuk sekolah bisnis. Untuk masuk ke L’art Du Divertissement Academy, sebuah sekolah akademi seni entertainment yang dibangun oleh seorang bangsawan Prancis, Ahn Daniel.

Beberapa mobil mewah datang dan memasuki pelataran parkir Domus Aurea High School, mereka semua menatapnya dengan terpana. Orang – orang tersebut langsung turun dari dalam mobil – mobil mewah mereka masing masing-masing.

“Kau kenal mereka?” tanya Sehun dengan polos.
Ketiganya malah menggeleng sedangkan Krystal dan Sulli yang berada disamping namjadeul itu sejak beberapa menit yang lalu langsung membuka mulutnya dan kembali menutupnya dengan takjub. Melihat reaksi kedua yeoja itu, mengundang pandangan bertanya dari keempat anggota OSIS yang lainnya.

“Kau kenal?”
“Mereka semua pengusaha kaya” desis Krystal takjub.

Lalu beberapa menit kemudian sebuah mobil mewah yang sudah tidak asing lagi datang dan mereka langsung mendecak kesal. Siapa lagi kalau bukan Myunghae. Mereka hendak menghampiri Myunghae namun aura disekitar mereka langsung berubah ketika Donghae dan Seoyeon turun dari mobil yang sama.

“Aku tahu dia putra pemilik Domus Aurea Company, tapi aku tidak pernah melihat orangtuanya dalam wujud nyata begini” bisik Sulli yang disambut anggukan anggota OSIS yang lainnya. Namun sedetik kemudian mereka segera mengetahui siapa namjadeul pengusaha kaya yang datang beriringan tadi karena mereka langsung mendekati Myunghae dan bercanda dengannya.

Sementara itu Myunghae terus menepis usaha iseng Youngmin untuk mencubit pipinya dengan gemas. Kevin memandanginya dengan takjub.
“Hei ahjussi!! Lepaskan aku!!” ucap Myunghae dengan putus asa.

“Aku tidak menyangka dia tumbuh setinggi dan setampan ini” ucap Eunhyuk sambil menggelengkan kepalanya dan menatap Myunghae dari kepala hingga kaki.
“Sikap menyebalkannya mirip dengan Donghae hyung” ucap Key datar.
“Aku? menyebalkan?” tanya Donghae dengan tidak percaya.

Seoyeon tersenyum kecil melihat reunian ini. Tatapannya jatuh pada Chunji yang menatapnya dengan sedikit linglung. Seoyeon langsung menghampirinya dan mengusap kepalanya dengan lembut.
“Namsaeng yang manis” bisik Seoyeon pelan dan berhasil membuat wajah Chunji memerah. Niel dan Youngmin langsung menggelengkan kepala mereka dan menyenggol punggung Chunji yang langsung memberikan salam dengan sopan.

“Aku ada urusan, kalau kalian mau reunian, itu terserah pada kalian!” Myunghae langsung melangkahkan kakinya meninggalkan kerumunan yang membuat suasana disekolah menjadi dua kali lipat lebih tegang dan resmi daripada yang seharusnya.

Ia langsung berlari kecil kearah anggota OSIS yang berkumpul untuk menantinya sejak tadi. Tao menyodorkan sebatang lollipop rasa strawberry kepada Myunghae yang langsung diambilnya dengan cepat.
“Gomawo”

Sulli langsung memandangi Myunghae dari atas hingga ke bawah.
“Mereka? Nugu?”
“Ahjussi” jawab Myunghae asal.
“Paman mu?” tanya Krystal dengan ragu.
“Iya. Mereka itu saudara-saudara appa ku dan teman – temannya. Jadi? Sekarang kita mulai pekerjaan kita atau kalian lebih tertarik dengan gerombolan ahjussi itu?” ucap Myunghae datar dan penuh dengan penekanan membuat yang lain langsung diam dan segera membuat persiapan untuk drama musikal yang akan berlangsung setengah jam lagi.

***

Jiyeon hafal dengan pasti wajah pemilik academynya yang sangat ramah dan menyenangkan. Dan ia malah bertemu dengannya dalam festifal ini. Ia langsung berlari kecil dan mendekat kearah Niel yang masih sibuk bercengkrama dengan Youngmin dan Chunji. Sedangkan Key, Kevin, Eunhyuk dan Donghae berada tidak jauh dari sana. Seoyeon sendiri menghilang entah kemana.

“Annyeonghaseyo Ahn sonsaengnim~” sapa Jiyeon dengan riang dan langsung membuat perhatian ketiganya teralih padanya. Niel menyambutnya dengan senyuman hangat lalu meminta yeoja itu mendekat.

“Kau datang juga, Jiyeon –a”
“Ne, sonsaengnim~”

Chunji berbisik tepat ditelinga Niel dengan penuh rasa penasaran, “Nugu?”.
Niel yang mengerti langsung memperkenalkan Jiyeon dengan semuanya.

“Perkenalkan, dia Park Jiyeon. Salah satu siswi andalan disekolah saya. Dia salah satu dari yang terbaik dari pelajar yang pernah kami miliki” ucap Niel dengan tenang.
Jiyeon membungkuk dengan sopan lalu memutuskan untuk kembali mencari Sulli. Ia tidak ingin menikmati festifal disekolah asing ini sendirian.

***

Ji Eun terus menelusuri lorong asramanya. Ia baru akan berangkat menuju gedung sekolah yang ada didepan asrama sana. Ia hanya ingin melihat hasil karya Myunghae pada drama musikal itu. Selama beberapa saat ia tidak yakin untuk bergabung dengan yang lainnya namun ia ingat bagaimana Myunghae mencoba memberikannya semangat dan memintanya hadir. Sesekali ia tersenyum mengingat kejadian di rooftop beberapa hari yang lalu. Entah kenapa rasanya Myunghae memiliki energi tersendiri untuknya.

Ji Eun sudah tiba pada gedung utama sekolah dan ternyata suasananya sudah sangat ramai. Banyak orang yang beriringan memasuki ruang seni yang berupa stadion menonton dengan deretan kursi yang menyerupai anak tangga. Dan dibawah sana ada panggung besar. Tempat yang akan digunakan untuk pementasan drama musikal.

*bruk!*

Ji Eun langsung tersungkur ke lantai. Ia merasa lututnya sedikit sakit karena berbenturan keras dengan keramik sekolah.

“YA!! Kau sudah menabrak orang tidak mau minta maaf!!”
“Bukan salah ku! Lagipula kau ini siapa sih?!”
“Tidak penting!! Kau lihat dia jatuh!!”
“Asal kau tahu? Bahkan tidak seorang pun pelajar disini menganggap yeoja itu ada!”
“MWOYA?!”

Ji Eun langsung mengangkat kepalanya dan menatap salah satu siswi dikelasnya sedang bertengkar dengan seorang yeoja yang tidak ia kenal. Yeoja itu berambut panjang yang dibiarkan tergerai dengan lurus dan indah. Seragamnya bukan seragam milik Domus Aurea. Ji Eun berusaha berdiri dengan susah payah lalu menepuk – nepuk ujung roknya yang sedikit kotor karena debu dilantai yang diakibatkan oleh telapak kaki sepatu milik pelajar-pelajar yang berkeliaran kesana-kemari.

“Gwaenchana” ucap Ji Eun pelan.

Yeoja asing itu menghela nafas, menatap Ji Eun dan membiarkan siswi jutek tadi berlalu begitu saja. Yeoja itu menatap Ji Eun dari atas hingga kebawah.

“Kau tidak apa-apa? Dandanan mu kenapa seperti ini? Seperti pelajar tahun 80-an” ucap yeoja asing itu dengan ekspresi tanda tanya, sekilas ia mengira kalau Ji Eun akan menjadi salah satu dari pemeran drama nanti. Namun ia merubah pikirannya karena drama ini tentang kerajaan negeri dongeng dan cinta dari surga. Jadi mana ada dandanan ala 80-an.
“Eh…” Ji Eun menunduk dengan malu dan ia benar – benar ingin menangis sekarang.

Yeoja itu mendekati Ji Eun lalu melepas kedua ikat kepangnya dan membenarkan tataan poni Ji Eun dengan baik. Ia bisa menjadi hairstylist dadakan jika dalam situasi seperti ini. Yeoja itu juga menunjuk pada kemeja Ji Eun.

“Ini?”
“Keluarkan!”
“Eh?”
“Kemeja mu keluarkan. Tidak perlu menunjukkan ikat pinggang, itu sudah tidak gaya lagi sekarang. Lalu kaos kaki mu dinaikkan sedikit sampai betis. Itu lebih baik”

Ji Eun mau tidak mau mengikuti ucapan gadis asing didepannya. Setelah melihat pertengkaran tadi, ia jadi mengambil kesimpulan kalau siswi asing ini sangat galak. Setelah Ji Eun merubah penampilannya, gadis asing itu bertepuk tangan lalu mengambil sesuatu dari tasnya.

“Pakai ini!”
“Ini… apa?”
“Lipgloss, pakai saja!”

Ji Eun menatapnya dengan ragu, namun gadis asing didepannya malah menganggukkan kepalanya dengan penuh semangat. Akhirnya Ji Eun memakainya juga dan langsung diberikan sebuah kaca kecil oleh gadis itu.

“Bagaimana? Manis bukan? Kau tahu? Setiap gadis didunia ini dilahirkan dengan kecantikan yang luar biasa. Hanya tinggal bagaimana menunjukkannya saja”
“Gomawo… Nama mu?”
“Jiyeon! Park Jiyeon. Kalau kamu?”
“Lee Ji Eun”

Jiyeon menatap Ji Eun sesaat lalu mengerjapkan matanya beberapa kali, ia sedang berfikir lalu tersenyum dengan ceria.

“Bagaimana kalau kau jadi teman ku saja? Jadi aku punya teman lain disekolah ini selain Sulli. Bagaimana?”
“Sulli? Anggota OSIS?”
“Ne. Kau mengenalnya?”

Ji Eun mengangguk dengan ragu. Tidak begitu kenal sih, hanya sebatas mengetahui wajahnya saja bahkan mereka belum pernah saling bertegur sapa sama sekali. Ji Eun memilih untuk menghindari pelajar – pelajar populer disekolahnya. Jiyeon melirik jam tangannya.

“Ah!! Pertunjukkannya mau dimulai! Ayo kita masuk!”

Ji Eun mengangguk. Setidaknya kali ini ia tidak sendiri, ia punya teman baru. Teman keduanya selain Myunghae, itupun kalau Myunghae menganggap dirinya teman.

***

Backstage…

Semua crew drama yang terdiri dari anggota OSIS dan anggota dari club drama tampak sibuk berkeliaran kesana – kemari. Beberapa mencari kostum dan yang lainnya mengurus make up para pemeran drama mereka.

“Myunghae!!” teriak Luna. Ia merupakan ketua dari club drama.

Myunghae beralih padanya dan mengangkat alisnya. Ia bisa menangkap ekspresi kepanikan dan tegang disana. Sesuatu yang buruk mungkin telah terjadi.

“Ada apa?”
“Sungyeol dan Nicole, mereka ditahan polisi karena mereka mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi untuk mengejar keterlambatan mereka. Dan kau tahu? Mungkin mereka akan ditahan selama satu jam untuk dimintai keterangan dan sedikit diceramahi. Bagaimana ini?!”

Beberapa anggota OSIS yang ada didekat sana langsung menoleh saat mendengar percakapan ini. Ren berfikir sejenak lalu menatap Myunghae dari atas hingga bawah.

“Myunghae, ku rasa kau bisa menggantikan Sungyeol untuk menjadi seorang Prince”
“KENAPA AKU?!”
“Hanya kau yang hapal naskahnya” tambah Ren.

Semuanya pun memandangi Myunghae dengan penuh harap. Akhirnya ia menghela nafas berat lalu kembali menatap crewnya satu per satu.

“Lalu yang menggantikan Nicole?”
“Ku rasa Krystal bisa untuk itu, atau Sulli?” usul Luna.

Krystal dan Sulli langsung menggeleng cepat. Mereka belum tahu jalan ceritanya dan tidak bisa menghapal naskah dengan cepat. Sulli kembali teringat sesuatu ia langsung tersneyum bahagia.
“Aku punya teman dan mungkin ia bisa membantu kita!”

Sulli pun langsung menelepon Jiyeon, secepatnya.

TBC

8 comments

  1. Indesti · July 16, 2012

    waaaaaaaa….
    Cerita.y keren bangat jdi penasaran am lanjutan.y
    Chingu jangan lamah2 ya di share ff.y

  2. Julitha_MyungYeon · July 17, 2012

    Smga aja yg jdi psngan Myunghae d’drma itu Jiyeon. . .

    Chingu, pnsran bnget ma lnjutan’x nih. . . Cpet d’publish yach jgn lma2 donkk. . .

  3. Dx Mi · July 17, 2012

    Reader bru dtg, hehe
    ska bngt ma crt-a, pa ge da Jiyeon
    cpt lnjt y…

  4. Vally · July 18, 2012

    Yeee.berarti myunghae bakalan 1 panggung ama jiyoen trus gmana ama ji eun

  5. parkleni · July 19, 2012

    annyeong…. Bru nemu ff nih.. Daebak..

    Update soon..

  6. Tiikaa · July 20, 2012

    wahhh…
    Baru nemu ff ini aku sdah langsung suka bacanya🙂
    Ditunggu kelanjutannya…

  7. Kan Rin Rin · July 21, 2012

    Waa…

    akhir nya ada lanjutan nya.. .><

    seru…

    DAEBAK…

    DOnghae dan kawan-kawan sedang reuni-an yah.. ?? ^^

  8. Dear Dhiyah · October 3, 2012

    Jiyeon n Myunghee bkan jd princee n princess ????
    kkyyyaaaaaa !!!!

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s