I Can’t Say “I Like You”

Title : I Can’t Say “I Like You”
Author : Ichen Aoi
Cast : Jessica Jung SNSD, Wu Fan (Kris) EXO
Length : Oneshot
Genre : Romance
==

Kris menggeliat dalam tidurnya, meski diluar sana kicauan burung sudah saling bersahut – sahutan bahkan matahari sudah mulai tersenyum dengan cerahnya. Hal ini sama sekali tidak mengganggu sosok namja yang memiliki ketampanan yang sempurna, tinggi dan selalu bisa tampil memukau meski ia hanya mengenakan kaos biasa sekalipun.

Seorang yeoja blonde memasuki kamarnya dengan wajah penuh perhitungan, ia kesal kalau setiap pagi kerjaannya harus bertambah. Membangunkan anak tetangga yang dititipkan dirumahnya, siapalagi kalau bukan Kris. Yeoja itu sudah siap dengan bantal guling didalam pelukkannya, tanpa bicara sepatah kata pun ia langsung memukuli tubuh Kris dengan bantal itu secara bertubi – tubi.

“YA!! NOONA!! YA!!” teriak Kris pada akhirnya ketika ia harus membuka matanya dengan terpaksan. Yeoja yang berada dua tahun diatasnya itu menunjukkan ekspresi kesalnya sambil mencibir pelan.
“YA! Noona! Tidak bisakan membangunkan dengan cara yang biasa?!”
“Tidak bisa! Kalau cara biasa belum tentu kau bisa bangun dengan cepat!” balas yeoja itu sambil mendelik kesal dan merapikan lengan kemejanya yang jadi sedikit berantakan karena aksi anarkis tadi.
“Itu karena kau belum mencobanya, Jessica Jung noona”
“Itu karena aku t-i-d-a-k mau mencobanya, WuFan Kris!”
Keduanya lalu saling bertukar pandang kesal satu sama lain.

“JESSICA!! KRIS!! CEPAT SARAPAN!!”

Teriakan Mrs. Jung berhasil membuat mereka tersadar. Keduanya mendecak kesal lalu pergi keluar kamar Kris untuk menuju ruang makan.

***

Kris memeriksa beberapa kertas tugas kuliahnya sambil melangkahkan kakinya menuju ruang perpustakaan. Ia sama sekali tidak sadar kalau Chanyeol sudah berada disampingnya dan memperhatikannya dengan heran.

“Hei Kris! Tidak biasanya kau fokus pada kertas –kertas kuliah mu”

Kris langsung menoleh kesisi kanannya begitu mendengar suara berat Chanyeol sampai ketelinganya. Ia langsung memasukkan kertas itu dengan paksa kedalam tasnya dan menghela nafas berat kemudian melirik jam tangannya.

“Ikut aku! Ku rasa aku ingin menceritakan sesuatu!” ajak Kris.

Chanyeol menurut, ia langsung mengekori Kris dari belakang sambil bersiul pelan. Sikap Kris hari ini sungguh sangat tidak biasa, ia yakin ada hal menarik yang menimpa temannya yang satu ini.

“Kau tahu? Dia seperti anak terlantar, orangtuanya menitipkan dirumah keluarga ku? Belum lagi Krystal selalu mengusili ku agar aku berdua saja dengannya. Seharusnya tugas membangunkan Kris adalah miliknya tapi dia bilang ia tidak ingin melakukannya demi Kai. Jadi? Sehebat apa si Kai itu? Toh ia juga tidak akan tahu kan?”

Jessica terus bicara sedangkan Yuri dan Tiifany memilih diam, karena memang tidak ada pilihan lain selain itu. Jessica tampaknya benar – benar kesal. Ia mengambil jus jeruk yang dipesannya lalu meminumnya untuk sedikit meredakan emosinya yang sedang meluap – luap itu. Tiffany tertawa kecil, entah karena apa. Jessica dan Yuri menatapnya dengan rasa ingin tahu, tampaknya ada sesuatu yang sedang di pikirkan Tiffany saat ini.

“Wae?” tanya Yuri penasaran.
“Tidak, aku hanya membayangkan kalau tiba – tiba Kris dan Jessica menjalin sebuah hubungan istimewa lalu…”
“C’mon~ dia lebih muda dari aku dan aku…”
“Usia tidak jadi masalah. Kau ingat Minho? Dia naksir berat dengan Yul” lanjut Tiffany sambil memandangi Yuri yang mendelik sadis kearahnya.
“Ya setidaknya dia tampan dan tinggi lalu…”
“Kris juga, hanya saja kau tidak menyadarinya Jessica” Yuri memotong ucapan Jessica.

Dan Jessica mulai membayangkan bagaimana Kris, anak tetangga yang sialnya dititip kepada keluarganya padahal Kris sudah tidak perlu diurus. Ia bisa hidup mandiri dengan usianya yang sudah mulai dewasa itu tapi kenapa keluarganya, terutama orangtuanya memaksa Kris untuk tinggal dirumah keluarga mereka sampai orangtua Kris kembali. Jessica mulai membayangkan sosok Kris yang sering ia termui dikampus, Kris adalah hoobaenya. Tinggi, putih, tampan dan menurut seluruh mahasiswi di kampus ini Kris itu sempurna dan memiliki julukan God of Prince.
Jessica kembali mencari keburukan namja itu dalam otaknya. Dirumah, Kris selalu memakai pakaian seadanya namun ia tetap kelihatan tampan. Ya, tampan dan sempurna juga mempesona.

“Argh!”
“Waeyo? Kau membayangkan betapa sempurnanya hoobae tampan kita itu?” ledek Tiffany yang disambut cengiran Yuri. Jessica mendelik kesal sambil diam – diam mengutuk dirinya sendiri didalam hati karena ia belum berhasil menemukan kejelekan Kris, selain sikapnya yang seenaknya itu.

***

“Eonni, bisa bantu aku dan Kris oppa?”

Krystal langsung berlari kearah Jessica begitu yeoja itu menginjakkan kakinya dipintu depan. Jessica melirik keruang tengah, tampaknya mereka sedang membuat kue. Tapi ia tidak pernah tahu kalau Kris bisa memasak.

“Kau…?”
“Aku belajar dari Lay dan Kyungsoo, lagipula aku hanya membantu menyiapkan bahannya dan Krystal yang mngolah semuanya”
“Oh… Kau lucu sekali dengan celemek itu”

Jessica menunjuk kearah Kris yang menggenakan celemek warna pink. Kris mendengus kesal. Krystal kembali sambil membawa semangkok besar adonan kue.

“Aku sudah mencampur semua bahannya. Eonni tinggal mengaduknya dengan searah jarum jam. Aku mau pergi dengan Kai dulu”
“Krys! Kau kan tahu aku tidak bisa!” protes Jessica sambil memandangi adonan kue didepannya dengan ngeri.
“Kris oppa akan membantu mu eonni, annyeong~”

Krystal langsung menghilang begitu saja, meninggalkan Jessica yang memandang horor kearah adonan kue dan Kris yang mendelik kesal kearah Jessica.

“Kenapa aku harus ditinggal bersama noona – noona menyebalkan yang tidak bisa apa – apa ini sih?” gerutu Kris yang mmebuat Jessica sadar dari lamunanya. Jessica langsung menghadiahi injakkan di kaki Kris dengan hentakkan yang cukup keras. Kris langsung meringis kesakitan.

“YA!! NOONA!!”
“Berhenti mengatai ku!!”
“Aku tahu karena kau lebih tua dari ku kan?”
“Jangan bilang aku tua!!”

Jessica langsung menghadiahi wajah Kris dengan lumuran krim cokelat. Kris terkejut dengan tidakan Jessica, ia langsung mengambil metega kedalam genggamannya. Jessica langsung menatapnya dengan ngeri, mentega sangat lengket dan berminyak.

“YA!! KRIS!!”
“Aku akan membalas mu noona!”
“Mianhae, jangan!”
“Aku tidak peduli kau mau minta maaf sambil bersujud pun aku tidak akan terpengaruh”
“KRIS!! NO!! DON’T DO THAT!”
“I WILL!!”
“NO!!”

Keduanya saling berteriak dengan histeris. Tanpa menunggu lama, Jessica langsung berlari keluar dari dapur. Kris yang tidak mau kalah itu langsung mengejar Jessica dengan cepat. Jessica terus berteriak histeris, ia takut Kris bisa mendapatkannya dan meraihnya lalu melumuri mentega itu ke wajahnya.
Diluar dugaan ruangan terdekat hanyalah kamar mandi. Jessica dengan secepat kilat langsung masuk ke kamar mandir itu dan berusaha menutup pintunya namun sayang, Kris sudah lebih dulu menahan kenop pintu itu agar tidak tertutup. Tenaga Jessica jelas kalah. Jessica langsung masuk dan terus bersandar pada sisi dinding kamar mandi. Ia mulai terpojok sedangkan Kris tersenyum dengan penuh kemenangan sambil menunjukkan segenggam mentega ditangannya.

“Kris –a~ jebal~”
“Aku harus membalas mu dulu baru kita selesai”
“Tapi itu kan berminyak”
“Aku kan sudah bilang kalau aku tidak peduli”

Jessica terus melangkah mundur. Ia meraba – raba apapun yang bisa ia gunakan untuk mencegah tangan Kris melumurkan mentega itu ke wajahnya. Dia tanpa sengaja memutar keran shower yang langsung mengeluarkan air.

“YA!!”
“ANIEYO!!”
“NOONA”
“KRIS! HELP!!”

Keduanya langsung mencari putaran keran shower namun sayang keduanya sudah terlanjur basah kuyup. Mereka mencari putaran keran itu cukup lama karena penglihatan mereka terhalangi siraman air shower. Kris tercengang begitu melihat Jessica dengan pakaiannya yang basah dan menempel erat pada tubuhnya. Kris langsung mengalihkan pandangannya dengan cepat dengan wajah yang memerah. Jessica yang menyadarinya langsung berbalik dan membelakangi Kris.

“K-kau…”
“Eh, a-aku akan ambilkan han-duk” ucap Kris tergagap.

Ia langsung pergi keluar kamar mandi itu dengan cepat sedangkan Jessica hanya mengangguk dengan gugup. Diluar sana Kris sibuk mencari handuk untuk Jessica sambil mengganti pakaiannya dengan cepat. Ia bisa merasakan jantungnya berdebar – debar. Ia mengutuk dirinya sendiri berulang – ulang karena ia telah salah mengganggu Jessica sampai seperti itu.

“Hatchih!”

Suara bersin Jessica menyadarkannya. Ia langsung bergegas kembali ketempat Jessica lalu memberikan yeoja itu handuk. Jessica mengangguk sejenak lalu pergi kekamarnya untuk mengganti pakaiannya yang sudah basah itu. Sedangkan Kris memutuskan untuk menyelesaikan pembuatan kue itu sendiri.

***

Bulan sudah mulai muncul. Krystal baru akan pulang sekitar tiga jam lagi sedangkan orangtua keluarga Jung ada keperluan mendadak dan harus pergi ke Busan hari itu juga serta baru akan kembali besok. Hanya ada Kris dan Jessica disana. Keduanya lebih banyak diam sejak kejadian tadi.
Mereka menatap televisi didepannya dalam keheningan yang kaku. Sesekali Jessica melirik kearah Kris yang menatap acara musik didepannya dengan ekspresi datar.

“Apa memang dia dilahirkan tanpa ekspresi begini” bisik Jessica pelan.

Karena tidak tahan dengan suasana canggung itu, Jessica memutuskan untuk mengambil cemilan didapur dan membawanya keruang tengah lalu menikmatinya sendirian.

“Kau tidak ingin berbagi dengan ku?”

Jessica menoleh dengan canggung saat Kris tiba – tiba saja bersuara. Jessica pun dengan ragu menyodorkan cemilan itu kearah Kris yang langsung mengambil seluruhnya.

“YA!! Aku membagi mu separuh bukan kau ambil semuanya!!”
“Ambil saja lagi didapur”
“Kenapa tidak kau saja yang ambil sendiri Kris?!”
“Berisik! Aku sedang menonton acara musik, noona tahu kan? Menikmati musik bukan menikmati suara cempreng noona yang berisik itu”
“Kau menyebalkan!!”

Jessica langsung menarik kakinya keatas sofa dan memeluknya dengan erat sambil merebahkan kepalanya pada bantalan sofa. Ia dengan perlahan memejamkan matanya hingga akhirnya terlelap. Kris menoleh ketika ia menyadari kalau keheningan sudah menyelimuti ruangan itu.
Ia tersenyum kecil ketika melihat yeoja berambut blonde itu terlelap dengan kepala yang terkulai begitu saja. Tampaknya Jessica memang berniat menemani Kris agar namja itu tidak merasa sendirian. Krystal pernah bilang kalau Kris adalah anak tunggal dan orangtuanya sering bepergian keluar makanya orangtua keluarga Jung memaksa Kris untuk tinggal bersama mereka dalam beberapa waktu ini. Pasti rasanya sangat tidak menyenangkan.
Kris melangkahkan kakinya menuju kamarnya untuk mengambil selimut. Ia kembali lalu membetulkan tubuh Jessica lalu menyelimutinnya dan menyandarkan kepala yeoja itu dibahunya. Kris bisa mencium wangi lembut dari samphoo Jessica dan ia bisa mencium parfum lembut yeoja itu.
Kris mematikan televisi dihadapannya lalu ikut memejamkannya sambil bersandar pada sofa itu. Ia tersenyum sebelum memejamkan matanya dan jatuh dalam dunia mimpi sedangkan Jessica yang sebenarnya sudah terbangun karena Kris merubah posisi tidurnya hanya tersenyum kecil lalu membiarkan kepalanya bersandar pada bahu Kris.


Beberapa hari yang lalu…

Krystal mendapatkan tugas untuk merawat Kris karena orangtuanya tahu kalau Jessica tidak akan setuju jika diberi tugas ini. Kris yang mengetahui tentang hal itu langsung menghela nafas kecewa, ia memandangi Krystal yang balas mengangkat bahu dengan bingung.

“Begini saja, bagaimana kalau aku tetap memaksa agar Sica eonni yang berurusan dengan mu. Lagipula aku tidak ingin Kai, namjachingu ku salah paham”
“Dia tidak akan menyetujuinya Krys”
“Seorang Sica eonni akan selalu mendengarkan permintaan ku”

Senyuman terkembang diwajah Krystal sedangkan Kris hanya mengangguk dengan pasrah.

Ini pagi pertamanya di kediaman keluarga Jung. Kris memandangi jendela dikamar itu sambil mempertimbangkan bagaimana ia akan bersikap terhadap noona jutek yang diam – diam ia sukai sejak pertamakali keluarganya pindah ke Seoul dan tinggal bertetangga dengan keluarga Jung.

“EOMMA!! ITU TUGAS KRYSTAL!!”
“Eonni~~ jebal~~ Kau mau aku dan Kai putus? Kau mau melihat ku menangis putus asa dan menederita?”

Kris bisa mendengar teriakan Jessica dan suara permohonan Krystal dibawah sana. Mau tidak mau Kris tersenyum geli mendengar alasan Krystal yang tidak masuk akal. Lalu beberapa detik setelahnya ia bisa mendengar ada suara langkah kaki mendekat kearah kamarnya, dengan segera Kris memejamkan matanya. Ia bingung harus berbuat apa.

*cklek*

Pintu itu terbuka dan didepan sana ada Jessica yang memandangi Kris, yang menurut penglihatannya masih terlelap dengan manisnya diatas kasur.

“WuFan! Ingat! Ini rumah ku dan aku tidak akan repot – repot mengetuk kamar mu dulu!! Argh! Kenapa sekarang aku harus membangunkan namja ini setiap pagi?! Dasar naga!!” desis Jessica kesal.

Kris kini tahu ia harus apa setiap pagi. Ia merasa kalau kemenangan ada ditangannya.

–END–

11 comments

  1. jung ryemi · July 17, 2012

    Hahahaha …
    Ngakak sendiri bacanya..
    Ga bisa ngebayangin gimana ekspresi Sica Onnie waktu bangunin Kris..
    Hahahha
    Pasti lucu..

    Kris, iseng banget deh!!
    Bisa”a ngelakuin itu hanya untuk dapat perhatian dari Sica..
    Nice ff..
    Ditunggu ff Krissica yang lain yya..

    Oiia thor, ff it should be nine kapan dilanjutin?
    Aku udah penasaran banget sama kelanjutannya…
    Ditunggu NeXT part-nya yya…

    • jung ryemi · July 17, 2012

      Oiia, ff yang exo juga..
      Yang the new planet is exoplanet??

      Oiia, ini aku sari yang biasa comment pake wp gorjesspazzer world’s

    • idolfanfiction · July 17, 2012

      Should Be Nine ya? Tunggu authornya ya. Kayaknya authornya lagi sibuk sama sekolahnya🙂

  2. Kan Rin Rin · July 21, 2012

    Hahaha…

    lanjut dong chingu…

    seru…😄

  3. Annyeong,,akku reader baru
    Huaaa kedua biasku bersatu😀
    lucu bgt thor bikin sequelnya ya❤
    Truz buat FF yg bnyk Jessicanya*maruk*
    *hug author*

  4. junglian99 · August 24, 2012

    Krissica cildish banget pas di kamar mandi

  5. littlesweetdreams · March 1, 2013

    suka konfliknya, sederhana tapi menarik , chingu! apalagi castnya itu Kris :*

  6. ♡BaekYeol♡ · April 11, 2013

    Andaikan yang bangunin Kris oppa setiap pagi itu aku #plaakk

    Nice ff thor^^

  7. Keren thor😀
    Aduh si Krystal Bawa-bawa Kai mulu yaa buat jadi alesan😀

  8. Ayako Ai · October 22, 2014

    duh aku shipper couple ini mereka cocookk banget :*
    real life pun pengennya mereka beneran jodoh
    hhe
    jempol buat Krystal udah bantuin Kris (y)
    bagus ff’nya
    Ichen author aku juga punya novel The Name I Love bagus,suka ceritanya.lain kali banyakin romance scene yaa~ xD *lol

    • ichenaoi · October 27, 2014

      Hhaaaa…
      Iya makasih ya dukungannya.🙂

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s