[Twoshot] Into Your World (Part 1)

Title : Into Your World
Author : Ichen Aoi & Fanpie Hyunzy
Rate : PG15
Genree : Romance, Comedy, Sad and Etc
Cast :
• Kim Ryeowook
• Song Haejin
• Kim Seoyeon
Support Cast :
• Super junior
• Luhan (EXO)

————————————————-Happy Reading—————————————————–

*kring kring*

Sekali lagi suara alarm jam beker berbunyi nyaring namun sang pemilik belum juga bangun dari lelapnya entah sedang memimpikan apa di alam sana. Wangi aroma terapi lavender langsung menyeruak ketika gorden berkibar karena tiupan angin.
Yeoja itu dengan perlahan membuka matanya lalu ia tersenyum menatap kearah jendela dan membukanya sambil menghirup udara pagi dalam – dalam.
“Aku sukaaa~ sekali wangi ini”
Ia tersenyum saat merasakan belaian angin yang bertiup lembut dipipinya. Namun senyumnya langsung sirna ketika sang eomma berteriak nyaring dari bawah sana.

“SONG HAEJIN -A!! MAU TIDUR SAMPAI KAPAN?! INI SUDAH SIANG!!”

Haejin, nama yeoja manis itu. Ia langsung menghentikan aktifitasnya dan menatap jam beker.

“JINJJA?!” teriaknya dengan panik ketika jam itu menunjukkan angka yang ajaib. Sudah satu jam lewat dari mata kuliahnya yang pertama. Mata kuliah yang selalu dihindarinya dari kata terlambar namun sekarang?
Bukan terlambat tapi… BOLOS?!

Hyejin langsung secepat kilat berlari kekamar mandi untuk segera berangkat kuliah. Sebelum masalah lebih besar terjadi.

**

Sementara itu di dorm sebuah group boyband ternama, Super Junior. Suasana dorm yang tampak cukup tenang dan tentram. Semua melakukan aktifitasnya dalam diam. Bahkan suara yang ditimbulkan dari spatula dan penggorengan milik Ryeowook terdengar sampai keruang tengah..
Wangi makanan yang di masak ryeowook tak urung menciptakan kegaduhan perut para member suju lain, atau dengan kata lain perut mereka bereaksi minta makan!
“Wookie-a apa menu makanan hari ini?” celutuk kyuhyun mengalihkan pandangannya dari pacar sehidup sematinya PSP. Sedetik berikutnya

PLAKK

Mendarat dengan sempurna sebuah bantal kursi ke kepala maknae suju ini
“Panggil Ryeowook, Hyung!! Dia setahun lebih tua dari mu” oceh Donghae santai setelah menimpuk kepala Kyuhyun
“Ya! hyung….appo….” Rengek Kyuhyun sok imut.
“Makanan siap” teriak Shindong mengomandoi seolah-olah ialah yang memasak, sementara orang yang sebenarnya memasak masih sibuk dengan wajannya.
“Ryeowook cepatlah,aku lapar” Heechul menopang dagu di meja makan sembari mengetuk-ngetukkan jarinya. Jika orang itu bukan Ryeowook, mungkin saja ia akan mendengus sebal pada heechul karna ini bukanlah restoran tempat memesan makanan dan ia juga bukan pelayan. Tapi ini lah ryeowook namja yang patuh dan menghormati para hyung dan menyayangi dongsaengnya. Tak lupa senyum yang selalu di tebarnya di keadaan apapun.
“Sebentar lagi hyung, tunggulah! Uri wookie sedang berkonsentrasi” jawab Donghae yang tiba-tiba menyela.
“Hae dari tadi kau membela Ryeowook terus” Sahut eunhyuk merasa posisinya mulai tergeser di hati (?) couple nya itu.
“Aku hanya menjawab semestinya Hyuk-ah” Tangkas Donghae. Entahlah member Suju juga merasa jika sikap Donghae pada Ryeowook sedikit berbeda di banding denga member lainnya.
Donghae tampak menyayangi Ryeowook layak adiknya sendiri. Sementara orang yang di bicarakan sibuk dengan kegiatannya sendiri. Ya! Ryeowook asik bersenandung ria sendiri. Entah apa yg di fikirkannya!
“Pasti Seoyeon lagi kan?” Tebak yesung mencibiri Ryeowook.
“Hehehe” Ryeowook hanya nyengir kuda.
“Seoyeon siapa?” tanya Sungmin yang sedari tadi membantu pekerjaan Ryeowook.

“Dia…”
Ryeowook belum sempat menyelesaikan ucapannya ketika manager hyung masuk dengan tergesa – gesa sambil menyunggingkan senyumnya yang lebar di wajahnya yang tampan.

“Hyung?” Siwon memandangi sang manager hyung dengan terkejut.

Manager itu langsung mengambil kertas dari ranselnya dan membacanya dengan alis berkerut lalu tersenyum lagi.
“Kalian akan mengikuti sebuah acara reality show terbaru”

Serentak semua member mendekat kearah sang manager, termasuk Ryeowook yang lebih dulu mematikan kompor gasnya. Semua memandanginya dengan penuh tanda tanya, berharap acara kali ini lebih menarik dari sebelumnya.

“Kali ini acara yang seperti apa hyung?” tanya Leeteuk selaku leader yang mewakili para dongsaengnya.
“Semacam pertemuan antara idola dan fans” jawab manager hyung sumringah
“Dengan ELF’s?” tanggap ryeowook cepat. Yang di tanya menganggukkan kepalanya.
“Aku akan memilih Sparkyu tercantik” sela kyuhyun.
“Ah aku yg sexy saja” aahut eunhyuk yang mendapat pelototan seluruh member.
“Jangan mengambil kesimpulan sendiri, kalian tidak akan berkencan dengan fandom fans kalian masing-masing” jelas manager hyung tegas.
“Maksudnya?” bahkan Kibum yang biasa diam ikut penasaran.
“Masing-masing pasangan kalian akan di acak, jadi bukan berdasarkan fandom mereka” ujar manager hyung santai.
“MWO ??” Pekik seluruh member bersamaan.
“Tapi itu akan merepotkan hyung” keluh Henry.
“Bagaimana jika yang di pasangkan dengan ku adalah seorang angel?? Aku tak sanggup menjadi seperti teuki hyung” Rengek shindong memelas
“Disinilah letak menarik nya acara ini. Setuju tidak setuju kalian harus mau!!”

Semua tercengang dengan pernyataan manager hyung barusan. Semuanya langsung beriskusi ketika JungHoon, nama manager Super Junior pergi meninggalkan dorm mereka untuk bergegas ke gedung pusat SM Entertainment mengecek jadwal SJ yang lainnya.

Ditengah kesibukan berdiskusi, tiba – tiba saja terdengar suara yang cukup khas untuk orang yang belum makan.

kruuukkk~

Semua menoleh kearah suara yang ditimbulkan oleh Yesung. Dan akhirnya Ryeowook menoleh kedapur.

“Ada yang bisa bantu membawa makanan?” tanyanya pada member yang lain. Dengan segera Kibum, yang kebetulan sedang main ke dorm bergegas bersama Donghae dan Shindong untuk membantu Ryeowook.

***

Sementara itu di Tokyo, Jepang…

Hiruk pikuk Shibuya district yang terkenal sebagai pusat mode remaja di kota Tokyo tampak padat dengan remaja yang memakai style ala mereka. Dan seorang yeoja berambut panjang dengan cat merah dan biru menyala sedang sibuk mengikat tali sepatunya.

*ddrrrttttttttt*

Ia merasa ada getar panjang dari ponsel disakunya.

“Ck!! Chottomate ne~ (tunggu sebentar)” keluhnya sambil berusaha meraih ponselnya dengan susah payah.

“Yeoboseyo?” sapanya dalam bahasa korea ketika melihat barisan nama pemanggil di ponselnya.
“…………………..”
“Ne…ne…arasseo. Oppa yg menjemputku?” yeoja ini memain-mainkan kukunya yang di beri kutek warna mencolok.
“………………….”
“Mwo??? Shireo!!! Aku tidak mau jika bukan dia yang menjemputku!!!” teriak yeoja ini sesuka hati
“Aku tidak akan pulang” ancamnya sebelum memutuskan sambungan telepon tersebut. Ia kemudian berdiri memutar tubuh rampingnya di depan kaca.
“Kirei na onna” pujinya sendiri bergumam.

***

“Kyaaaaa Haejin-a lihat!!! Kau terpilih menjadi ELF yang beruntung ikut reality show bersama oppadeul” jerit Hyori menunjukkan selebaran yang di kirim oleh orang utusan SM.entertainment.
“Mwo,,,? Jinjjayo??? Kyaaa Donghae oppa aku akan bertemu denganmu, apakah ini mimpi??” pekik Haejin kegirangan sembari mulai membayang-bayang kan idola kesayangannya itu. Haejin adalah seorang Fishy.

Haejin langsung mengambil selebaran itu dan menatapnya dengan senyum bahagia.

“Jadi? menurut mu kau akan dipasangkan dengan siapa?” tanya Hyori sambil memberikan tatapan penasaran yang dramatis.

“Sudah pasti Lee Donghae oppa! Sudah dengan jelas aku menulis disana kalau aku sangat sangat sangat menyukai Donghae oppa” ucap Haejin sambil melebarkan kedua tangannya seolah menunjukkan seberapa besar ia menyukai seorang Donghae Super Junior.

“Arraseo Haejin-a~” Hyori malah memberikan senyuman pengertiannya.
“Kalau begitu aku akan ke stasiun tv untuk acara reality show ini nanti dan kau… temani aku!!” ucap Haejin sambil menunjukkan puppy eyes kearah Hyori. Hyori hanya bisa mengangguk dengan pasrah. Lagipula siapa tahu ia bisa bertemu dengan idolanya yang lain.

***

“Kau mau kemana Ryeong -a?” tanya Kyuhyun tanpa mengalihkan perhatian dari monitor laptopnya.

Ryeowook langsung menoleh dan memberikan tatapan kesal yang masih terkesan cute.
“Aku mau menjemput Seo -a, di Incheon. Mau ikut?”

Kyuhyun menatap Ryeowook sejenak lalu mengembangkan senyumannya dengan riang.
“Hhaaa… Ku rasa ia bawa games keren dari Jepang”

“Hanya games yang ada di otak mu!!” celetuk Leeteuk yang baru saja keluar dari kamar mandi. Hari ini mereka tidak ada kegiatan yang padat karena agensi memutuskan untuk memberikan sedikit waktu istirahat untuk mereka.

“Hyungie~” rengek Kyuhyun yang langsung dihadiahi tatapan tajam dari Heechul.

“Hyung! kajja!” ia langsung menarik Ryeowook pergi sebelum Heechul mulai berceramah soal pentingnya tata krama.

***

@Incheon Airport

“Hyung! kenapa lama sekali, bisa-bisa semua orag di sini menyadari ketampanan ku dan tahu aku adalah Cho Kyuhyun Super Junior” celoteh Kyuhyun yang membuat Ryeowook tambah pusing, bagaimana tidak telah lewat dua jam dari waktu yang di tentukan namun yang di tunggu tak kunjung menampakkan batang hidungnya.
“Hyuung…” rengek Kyuhyun lagi tak tahan berada lama-lama di sana.
“Aish memang tadi siapa yang meminta ikut” omel Ryeowook komat-kamit tak jelas. Ini sudah di ambang kesabarannya.

“Aigoo apa lagi yang kau perbuat Seo-a” gerutu Ryeowook mengacak rambut belakangnya

*drrrrrrrtttttt*

“Yeob… ” sapa Ryeowook terputus saat mengangkat telepon masuk di ponselnya. Matanya membalak hampir keluar.

“Ya! Jangan begitu, tunggu aku. Tetap di posisi mu jangan berani-berani pergi sendirian lagi” Ryeowook tergesa-tergesa. Ia panik sendiri.
“Kyu…kau pulang duluan saja ,ne? Aku ada urusan sebentar” Ryeowook langsung melongos pergi setelah memberikan kunci mobil pada Kyuhyun. Kyuhyun menatap kunci mobil ditangannya dengan tercengang. Lalu ia menatap kesal kearah punggung Ryeowook yang terus menjauh.

“Apa – apaan maksudnya ini? Aishhh~ jinjja!!”
Akhirnya ia memutuskan untuk pergi meninggalkan airport secepat mungkin sebelum ada fans yang menggerubunginya.

***

Sementara itu Haejin memilih pakaiannya dengan tidak sabar. Sudah banyak pakaian yang menumpuk diatas tempat tidurnya. Hyori hanya menggelengkan kepalanya dengan bingung.

“Haejin -a? Bagaimana? Ini sudah hampir satu jam!”
“Nanti dulu!!”

Haejin terus memandangi dirinya didepan cermin. Sesekali ia tersenyum dengan gugup lalu menggelengkan kepalanya lagi, mengusir khayalannya yang mulai melesat jauh.

**

Seorang yeoja muda berjalan dengan anggunnya, kacamata elegan bertengger rapi di hidungnya. ia berjalan sambil menggaret sebuah koper.
“Dari informasinya memang studio ini” desisnya mendongak ke pemandangan sekitar. Yeoja ini menggidikkam bahunya.

BRUUUKK

“ Ahk “

“ Awww “
Seseorang berhasil menabraknya dengan sempurna dari belakang. Tak ayal tubuhnya sukses menyentuh tanah dan high hell’s nya pun patah karna terhimpit berat tubuhnya.

“Haejin-a gwenchanayo, ku peringatkan jangan berlari. Lihat kau jadi menabrak orang kan?” terdengar suara seseorang yang cemas. Orang yang bersuara itu membantu temannya berdiri. Sementara yeoja ini masih terduduk di tanah dengan menahan marah. Wajah nya merah padam, ia tidak pernah suka ada yang mengaanggunya. Terlebih ia tipe yeoja yang selalu mendapatkan kehendaknya. Jadi bisa di tebak apa yg akan terjadi setelah ini.

“YA!! Apa yang kau lakukan huh?! kau tidak punya mata atau kau tidak menggunakan mata mu dengan baik huh?!”

Haejin tercengang ketika yeoja asing itu langsung memarahinya dengan semena-mena dan tidak memberikannya celah untuk bicara. Perdebatan itu tidak akan selesai kalau saja salah satu crew tv tidak datang dan tampak sangat tergesa – gesa.

“Song Haejin? Yang mana?”

Dengan segera Haejin mengangkat tangannya dan langsung ditarik staff itu pergi sedangkan Hyori menatap yeoja asing itu sekilas lalu pergi menyusul Haejin dan staff. Yeoja itu berdiri dengan kesal sambil membersihkan roknya dari debu jalanan. Ia menatap sepatunya dan matanya mulai berkaca – kaca. Ia memegangi sepatu itu dan setets air mata jatuh diatasnya.

“Seoyeon -a?!”

Ryeowook datang lalu menghampiri Seoyeon dengan cepat. Ia heran melihat yeoja itu sedang menundukkan kepalanya. Yeoja asing yang tak lain adalah Seoyeon itu langsung menghapus air matanya dengan cepat dan menatap Ryeowook dengan kesal.

“Oppa!! Kau lama sekali!!”
“Kau? Menangis?”
“Tidak!!”
“Tapi itu…”

Ryeowook menatap sesuatu yang dipegang Seoyeon. Kemudian ia mengerti dan tersenyum lalu merangkul Seoyeon yang menatapnya dengan bingung.

“Aku tidak menyangka high heel’s pertama yang ku hadiahkan pada mu akan kau pakai hari ini. Jangan menangis, kita akan membeli yang baru nanti”
“Aku tidak menangis!!”
“Tapi itu…”
“TIDAK!! pokoknya TIDAK!!”

Teriakan Seoyeon sukses membuat Ryeowook terdiam, menggelengkan kepalanya lalu menarik yeoja itu pergi sebelum yeoja itu terus meledak – ledak disana.

***

“Perasaan ku tidak enak dengan yeoja tadi” keluh Haejin.
“Makanya perhatikan langkah mu!” gerutu Hyori.

Mereka baru saja pulang dan Haejin selesai menandatangani kontrak acara. Menurut staff tv, member Super Junior-lah yang akan pertama kali memngiriminya pesan singkat soal acara blind date itu. Dan staff acara yang akan memasangkan mereka, bukan berdasarkan pilihan masing – masing.

“Semoga aku bersama Donghae oppa” desis Haejin sambil menatap langit.
**

“Sementara ini kau tinggal disini,ne?” Ryeowook melepaskan genggamannya begitu sampai di depan sebuah pintu apartmen.
“Kita tinggal bersama saja” ucap Seoyeon berbinar-binar.
“Seo-a ,aku tinggal di dorm. Di sana banyak namja. Aku tidak mau kau dekat-dekat dengan namja lain, ingat mereka itu….” ungkap Ryeowook tak selesai.
“Arra!! arra!!” Seoyeon seakan tahu bahwa percakapan ini takkan berakhir sampai disini, ia sudah beratus kali mendengar ini.
“Aku lelah, oppa pulang saja” Seoyeon menutup pintu kamar apartmennya tapi tiga detik berikutnya

CHU~

Yeoja manis itu membuka pintunya kembali dan mencium pipi Ryeowook sekilas.

“Aku lupa” ucap Seoyeon santai dan menutup pintunya lagi.
Ryeowook hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah yeoja itu, walaupun menyebalkan namun sedetik berikutnya ia akan berubah menjadi sangat manis.
Ryeowook tersenyum tipis.
“Seo-ku sangat cantik,ia tumbuh dengan baik” gumamnya sebelum melangkah pergi.

@dorm

Hankyung membuka pintu dorm kabetulan ia sedang santai menonton tv
“Eoh Ryeong-a kau dari mana?” tanya Hankyung.
“Dari suatu tempat” jawab Ryeowook dengan tersenyum.
“Ini bagian mu Wookie-a” Leeteuk keluar dari kamar Yesung-Ryeowook dan menyerahkan selembar kertas yang di bungkus oleh map kecil.

“Nomer siapa ini?” Ryeowook mengerinyitkan alisnya setelah membuka map tersebut.
“Itu nomor Handphone pasanganmu di acara reality show nanti”
“Mwo?? jinjja? cepat sekali, ku pikir masih seminggu lagi”
“Siapa suruh kau menghilang seharian ini,semuanya tadi membahas tentang ini bersama manager hyung” Leeteuk ikut duduk bersama hankyung yang mengangguk mengiyakan perkataan leeteuk
“Ah iya, malam ini kau sudah harus mulai menghubunginya. Terserah kau ingin membicarakan apa. ingat dia bukan Ryeosomnia jadi bersikaplah yang sabar” jelas Leeteuk terkekeh

Ryeowook mencatat nomor itu dengan cepat kedalam memory handphonenya. Ia memutuskan untuk menghubungi yeoja itu dikamarnya karena ia terlalu lelah mengejar dan mencegah kecerobohan Seoyeon hari ini.

“Ahhh~ aku tulis apa ya? Kenapa bukan ELF dari ryeosomnia saja?” keluh Ryeowook sambil berbalik menghadap tembok dan menerawang ke langit – langit.
“Ah! seadanya sajalah!” putusnya pada akhirnya. Ia menatap kertas itu dan membaca sebuah nama yang tertera disana.
“Song Haejin?”

Namun ia tidak ambil pusing. Ia langsung mengirimi yeoja asing itu sebuah pesan singkat.

To : Haejin, Song
Annyeong. Aku member Super Junior yang akan melakukan blind date dengan mu. Tolong perkenalkan diri mu agar aku setidaknya sedikit mengenal mu dan tidak merasa asing.

Ryeowook langsung menyentuh tombol ‘send’ pada touch screennya dan memutuskan untuk tidur tanpa menunggu balasan.

Sementara itu…

Haejin terganggu ditengah belajarnya ketika handphonenya berbunyi nyaring. Ia sudah lelah berharap akan ada member Super Junior yang menghubunginya. Mungkin saja staff itu lupa memberitahu peraturan acara itu. Haejin membuka pesan masuk itu malas-malasan,sejurus kemudian matanya melebar.

“OMONA….i i ini dari oppadeul”
“Eottheokhe…kira-kira ini siapa….aish kenapa aku gugup” Haejin grogi sendiri
“Apakah ini Donghae oppa? ah tidak-tidak…tapi bisa juga iya…tapi bukannya di kontrak mengatakan….aish sebaiknya ku telpon saja”

Haejin menyentuh tombol hijau di layar hp nya, jantungnya berdegup tak karuan menanti-nanti suara yang akan muncul, di hati kecilnya ia berharap yang akan keluar adalah suara Donghae.
“Omo…jinjja kenapa tidak di angkat” gerutu Haejin

“Aish tidak mungkin ini Donghae oppa. Donghae oppa tipe pria lembut dan romantis jadi tidak mungkin ia akan mengabaikan telepon dari seorang yeoja yang akan menjadi pasangannya” yeoja ini berkata-kata sendiri mencoba berhipotesis.
“YAk!!! kenapa sombong sekali, kau siapa huh?? kau pasti bukan Donghae oppa. Angkat telpon ku!!” Haejin meninggalkan messege voice dengan suara cukup nyaring karena jengkel panggilannya di abaikan.
Setelah beberapa kali telponnya tidak di angkat Haejin menyerah, sebelumnya ia telah mengirimi nomor tersebut beberapa pesan.

@in the morning

Ryeowook menguap sembari mengucek matanya. Bantal-bantal berterbangan sana-sini entah jurus apa yang di pakai namja ini ketika tidur. Seperti biasa setiap bangun pagi ia akan mengecek email dan pesan masuk di handphone nya.
Tanpa pikir panjang Ryeowook langsung mendekatkan Handphone itu ke telinga ketika ia melihat ada sebuah pesan suara tertera di layarnya.

“YAk!!! kenapa kau sombong sekali…bla…bla…”

Hampir saja ryeowook terjungkal dari ranjang karna teriakan seorang yeoja memecah kedamaian pagi nya.
“OMO….bahkan suara ku kalah dengan suaranya….aigoo telingaku yang malang” ucap ryeowook mengelus-elus dada. Di bukanya satu-persatu inbox yg masuk

“Annyeong…nuguseyo?”

“Annyeong boleh aku tau ini member Super Junior yang mana?”

“Apakah ini Donghae oppa^^?”

“Jebal..balas pesan ku. Apakah aku di pasangkan dengan Donghae oppa?”

“Mwoya….apa-apaan ini…jadi pasangan seorang fishies,ck” ujar ryeowook sembari menatap pesan itu lekat-lekat. Kemudian membolak-balik biodata yeoja itu yang ada di dalam map yang di berikan Leeteuk tadi malam.

Kemudian Ryeowook mengeluh malas. Ia sudah mengenal dengan baik bagaimana para fans Donghae hyungnya itu. Hyungnya yang tampan, memiliki suara lembut dan terkenal dengan image romantis. Ya sudah pasti fansnya akan jadi sangat merepotkan nantinya.

“Aku dan Donghae hyung berbanding terbalik. Aku yakin yeoja ini akan merepotkan dan tidak akan menerima ku dengan baik”

Ia memandang kearah ponselnya yang tergeletak diatas tempat tidur. Layarnya menyala, ia yakin kalau yang menelepon adalah yeoja sinting yang sudah meninggalkan banyak pesan, misscalled dan pesan suara.

“Awas kau!!” desisnya kesal.

Ryeowook mengangkat telepon itu tanpa melihat nama yang tertera di layarnya.
“NE? KENAPA MENELEPON KU SEPAGI INI HUH?! KAU INI SENANG SEKALI MENGGANGGU HIDUP KU!!”
“…”
“HEY!! JAWAB??”
“Oppa…?”
Ryeowook terdiam dan langsung menatap layar ponselnya dengan mata melebar. Ia baru saja membentak Seoyeon.

“Seoyeoniee~”
“Tuut tut tuut tut”

Sambungan telepon langsung terputus dan membuat Ryeowook menatap ponselnya dengan tidak percaya.

**

“Bagus, dua masalah sekaligus untuk ku pagi ini” gumam Ryeowook tersenyum kesal.

Ryeowook melongokkan kepalanya di celah pintu kamar yang merenggang karna mendengar suara ribut-ribur di luar.
“Hyung semua mau kemana? rapi sekali” Ryeowook menatap satu-persatu member Super Junior yang sibuk berlalu-lalang tak jelas di depannya.

“Aigoo wookie-a jadi sejak tadi kau masih tidur? cepatlah bersiap pertemuan untuk reality show itu sebentar lagi”

“Ha? cepat sekali! kenapa hyung tidak memberitahu ku?”

Leeteuk melotot pada dongsaengnya yang terlewat pikun itu.

“Bukankah nomor yeoja itu sudah ku berikan pada mu kemarin?”

“Lalu apa hubungannya?”

“Kau tidak ingat? manager hyung bilang dia akan memberikan nomor pasangan kita masing-masing sehari sebelum pertemuan?”
1 detik
2 detik
dan…

“Omo berarti pertemuannya hari ini!!!” ucap Ryeowook conect

“Hyung eottheokhe, aku belum merundingkan tempat pertemuannya” ujar Ryeowook panik

“Jadi apa saja yang kau lakukan tadi malam?”

“Aku? tidur?”

Semua menatap Ryeowook dengan tidak percaya dan sedikit kesal. Lalu mereka meninggalkan Ryeowook yang masih mematung diruang tengah.

**

Sementara itu Haejin, ia masih bergulung di bawah selimutnya yang hangat. Suara deringan Handphone mengganggu tidurnya.
“Yeoboseyo?” sapanya loyo karena mengantuk.
“Bangun yeoja pemalas! aku pasanganmu di acara reality show yang kau ikuti. Hari ini tunggu aku di namsan tower setengah jam dari sekarang, annyeong”

BIP

Haejin menganga mendengar suara itu tak memberinya kesempatan untuk bicara.

“Suara siapa ini? sangat melengkih indah….aish jinjja….dan kenapa dia baru memberitahu ku pagi ini??? setengah jam lagi? Omo apa namja itu gila??? oh god! ku harap aku di pasangkan dengan seseorang yang tidak berlawanan arus dengan ku” Yeoja ini langsung melesat ke kamar mandi tak ingin namja yg meneleponnya tadi akan menceramahinya dengan lengkingan suaranya yang indah.

**

Seoyeon menatap langit – langit kamar apartemennya dengan nanar. Matanya sembap. Ini pertama kalinya Ryeowook membentaknya sekencang itu.

“Oppaa.. hiks… aku memang mengganggu mu…” isaknya pelan.

Kemudian ia menatap ke arah cermin dengan kesal lalu memutuskan untuk tidur dan melupakan masalah tadi.

Sementara itu Ryeowook masih menunggu Haejin dengan beberapa staff tv. Ia sudah berkali – kali melirik jam tangannya.

“Ryeowook-ssi mana yeoja yang menjadi pasanganmu? semua member sudah memulai pertemuan mereka di masing-masing tempat. Hanya kau saja yang belum” seorang staff kembali mengingatkan Ryeowook entah untuk yang ke berapa kalinya.

“Aku akan menghubunginya sekali lagi” Ryeowook membalikkan badannya mencoba menelpon yeoja itu tapi tidak di angkat.
“Awas saja kalau dia sampai tidak datang” Ryeowook menggeram dengan mulut tertutup hingga yg terdengar hanya gumaman.

Cuaca perlahan berubah kelam, Ryeowook menatap satu-persatu staff tv yang juga sedang menatapnya. Mereka menggidikkan bahu tak memberi pendapat apa-apa menyerahkan keputusan pada Ryeowook. Satu-persatu rintik hujan turun dari atas langit
“Gagal sudah semuanya gara-gara yeoja itu ,habislah aku di marahi manager hyung nanti” decak Ryeowook putus asa.

“Hosh hosh hosh,mianhae aku terlambat” seorang yeoja tiba-tiba muncul di belakang Ryeowook masih mengatur nafasnya.
“Neo….” tunjuk Ryeowook dengan menahan kesal

“Aishh…” ucapan Ryeowook terputus karena merasakan rintik hujan semakin deras. Itu membuat niatnya yang ingin menceramahi yeoja itu tertunda karna ia harus segera mencari tempat berteduh, Ryeowook menarik pergelangan yeoja itu berlari dari sana menghindari hujan.

Yeoja itu menatap Ryeowook dengan terkejut. Namun ia memilih diam tanpa bertanya apa pun. Ia tahu kalau ia salah karena datang terlambat. Keduanya belum menyadari kalau kamera sudah on sejak tadi. Ryeowook menatap lurus kedepan lalu menghela nafas panjang dan menatap yeoja disampingnya yang ternyata sedang menatapnya dengan takjub.
“Mwoya?” tanya Ryeowook galak.
“Ani~” geleng yeoja itu dengan cepat.

“Song Haejin?” tanya Ryeowook akhirnya.
“Kim Ryeowook??” pertanyaan bodoh keluar dari mulut Haejin yang membuat Ryeowook tercengang.

Beberapa staff tv yang menyaksikan hal ini langsung menahan tawanya. Keduanya langsung saling bertukar pandang dengan heran dan sama-sama memalingkan wajahnya ke arah yang lain.

Hujan dengan perlahan mereda. Ryeowook mengamati langit lalu tersenyum kecil. Ada pelangi disana. Mengingatkannya pada sebuah band legendaris jepang, L’Arc~En~Ciel.
Itu salah satu alasan Seoyeon memaksakan diri untuk pergi ke Tokyo, Jepang. Ia langsung menarik nafas dalam dan melangkahkan kakinya dengan perlahan.

“Kajja Haejin -a” ucapnya lemah dan membuat Haejin menatapnya dengan sedikit heran. namun ia tidak ambil pusing. Yeoja itu langsung mengikuti Ryeowook dari belakang.

“Kita kemana?” tanya Haejin di sela-sela langkah kakinya yang terus di pandu ryeowook di depan
“Kau pikir kemana? tentu saja mencari tempat untuk kencan” ryeowook berucap pelan ketika di sadarinya camera menshoot mereka tanpa pemberitahuan.

“Aku tahu,tapi dari tadi kau hanya mengajak ku berputar-putar” keluh Haejin dengan nada menurun di akhir kalimatnya karna tatapan Ryeowook yang seakan menyuruhnya memelan kan suara.
“Bantu aku mencari ide ,kau pikir aku punya persiapan. Pertemuan kita sangat mendadak” gumam Ryeowook tanpa menggerakkan mulutnya.

“Itu urusanmu”
“Yak! ini juga urusanmu”

Mereka berhenti berjalan,di seberang sana seorang staff mengangkat tinggi-tinggi papan yang bertuliskan agar Ryeowook memulai acara pertemuannya. Ryeowook meringis , tidak punya stok ide. Sedetik kemudian terlintas sesuatu di benaknya. Ia tersenyum kecil menatap Haejin dari ujung kepala sampai kaki. Tak urung membuat yeoja itu bergidik.
“Kau lihat apa?” sentak haejin.
“Ani…” jawab Ryeowook pasang wajah datar.

Kau ikuti aku saja, jangan membantah” perintah ryeowook memulai rencananya
“Mwoya….kyaaaa” belum sempat gadis itu mengolah perkataan Ryeowook dengan tiba-tiba namja ini menggendongnya ala bridal style dan membungkam mulutnya.
“Heh diam! kau ingin acara hari ini cepat berakhir tanpa kekacauan bukan?! turuti perintah ku” bisik Ryeowook sembari melepas bekapan tangannya.

“Young jun-ssi Youngjun-ssi Haejin pingsan” jerit Ryeowook pada salah satu staff. Sontak beberapa orang disana maju mendekati Ryeowook dan Haejin.

Haejin yang mulai terdesak akhirnya mengikuti permainan bodoh pasangan pura-pura nya itu.
Angkat yeoja ini, angkat! beri pertolongan pertama” seru tetua di sana.

“Biar aku yang bawa ke rumah sakit” tanggap Ryeowook dengan wajah meyakinkan seolah-olah dia lah yang paling khawatir. Semua crew akhirnya menyetujuinya dan mengikuti Ryeowook dari belakang.

**

“Yeaaahhh~ Wakarimahita neee~ (aku mengerti)”
Seoyeon melirik ke arah ponselnya.

Hari ini adalah jadwal ia check up kerumah sakit. Sebenarnya ia sedikit malas kalau saja ibunya tidak menelepon, mungkin ia lebih memilih berdiam diri dirumah sambil menonton tv dan berfikir kapan dia bisa hidup bebas seperti remaja yang lainnya. Tanpa harus terikat dengan rumah sakit dan obat.

“Mereka terlalu melebih – lebihkan” keluh Seoyeon sambil meraih tas tangannya dan sebuah kunci mobil pemberian Ryeowook.

Seoyeon menghela nafas berat, “Bahkan ia lupa pada ku. Menyedihkan…”

Seoyeon pun pergi dan mengunci pintu apartemennya dengan numblock.

***

Sementara itu dirumah sakit…
“Ya! bisa tidak berhenti mengomeli ku sebentar saja” Ryeowook sesekali menoleh ke sampingnya sambil terus fokus pada jalanan di depannya.

“Makanya jelaskan!”

“Aku kan sudah bilang, tadi aku kehabisan ide”

“Kenapa nasib ku sial sekali, ELF lain mendapat perlakuan manis di hari pertama pertemuan mereka dengan oppadeul yang lain”
Mobil berhenti, Haejin turun dari mobil dan di ikuti Ryeowook di belakangnya.

“Perlakuan manis? Hey, apa kau sedang berharap yang di hadapan mu ini Donghae hyung?” sindir Ryeowook to the point.
“Kalau iya, kau mau apa?” ancam Haejin.

Namun tampaknya Haejin salah. Ryeowook langsung mendorong yeoja itu ke sisi tembok dan menguncinya dengan kedua tangannya yang berada disisi kiri – kanan yeoja itu.

“Kenapa tidak pergi dan tolak semua ini?” ucap Ryeowook tajam dan jaraknya sangat dekat. membuat Haejin sedikit merinding.
“Kau gila? aku sudah bersusah payah agar terpilih di acara ini,meskipun denganmu tapi selama acara ini berlangsung tentu aku akan bisa sering-sering bertemu Donghae oppa” jelas Haejin dengan seluruh keberaniannya! karna sebenarnya ia ketakutan.

“Jangan terlalu berharap lebih, lihat saja nanti” seru Ryeowook menyeringai misterius sembari melepaskan kungkungan tangannya, Haejin mendesah lega.

“Maksudmu?”

“Aku tidak akan memberi mu celah untuk mendekati hyung ku”

“Ya! kau….”

“Apa?”

“Akan ku buktikan aku pasti bisa mendapatkan perhatian Donghae oppa”
Mereka berdua saling beradu pandang. berusaha menekan yang lain dengan tatapan matanya, sedangkan para crew menatap mereka sambil menggelengkan kepalanya.

**

Seoyeon baru saja menyelesaikan check upnya. Ia melirik kertas kecil yang berisi resep dokter. Ia mempertimbangkannya sesaat lalu menghela nafas berat.
Ia meraih ponselnya yang berada didalam tas dan langsung mencari nomor ponsel Ryeowook untuk menghubungi namja itu lalu meminta bantuan.
sayangnya ponselnya tidak kunjung diangkat.

“Kemana dia?” desis Seoyeon dengan kesal.

Ia terus melangkahkan kakinya dilorong rumah sakit. Setiap langkahnya menimbulkan bunyi yang khas karena heelsnya.
**
“Oppa?” gumam Seoyeon kala matanya menangkap sosok yang begitu di kenalinya di balik sebuah tikungan,Seoyeon mulai melangkah dengan tersenyum.

“Yeoja itu…..” Seoyeon terhenti melihat seseorang yang berada di samping Ryeowook. Pikirannya menerawang ke waktu lalu saat seorang yeoja berhasil membuat heels kesayangannya patah.

di sisi lain Ryeowook dan Haejin masih berdiam diri dengan tatapan saling tak terima. Suasana hening ketika tiba-tiba
BRUUUKK

AWWW

Haejin terjatuh ke lantai,seseorang mendorong punggung nya dari belakang. Ryeowook berbalik mendengar ringisan itu.

“Seo…” ucap Ryeowook tersedat sekaligus kaget
“Oppa.. karena yeoja ini kau bilang aku pengganggu?” balas Seoyeon sambil membentaknya dan sesekali menunjuk kearah Haejin. Ryeowook membulatkan matanya lalu menatap Seoyeon dan Haejin bergantian. Ia baru ingat soal kesalahan pagi lalu.

“Bukan begitu Seo -ah…”
“STOP IT!! Jangan beralasan lagi oppa!” bentakan Seoyeon sukses membuat semua crew dengan serentak mematikan kamera dan microfon perekam yang sedang digunakan untuk acara blind date itu.

“Hajiman…”
“Aku benar-benar kecewa, aku sudah kembali jauh – jauh dari Tokyo ke Seoul dan oppa malah menelantarkan ku. Bagus sekali!”
“Bukan begitu…”

Haejin berdiri lalu memandangi kedua orang yang sedang berdebat itu. Ia sangat mirip dengan Ryeowook, Haejin menduga-duga kalau yeoja ini artis juga dan apakah mungkn diaaa…

“TIDAK MAU!! Urusi saja yeoja itu!!” tunjuk Seoyeon kearah Haejin sambil melontarkan pandangan marahnya dan pergi meninggalkan semua orang yang mematung disana. Haejin menatap Ryeowook dengan tidak enak. Namja itu tampaknya sangat shock dan kebingungan juga merasa bersalah dalam satu waktu.

“Mianhae” ucap Haejin pelan.
“Ne”

Ryeowook membalasnya dengan singkat sambil menarik nafas dalam – dalam.
**
Ryeowook pulang ke dorm di sana tampak beberapa member duduk melingkar di ruang tv. Pandangan Ryeowook langsung tertuju pada Donghae.
“Wae? kenapa memandang ku begitu Wookie-a?” sentak Donghae merasa dirinya di pandangi.

“Dia cinta padamu hyung” sahut Kyuhyun asal-asalan. Ryeowook langsung melempar tatapan membunuhnya pada sang maknae.

“Ani…hyung” jawab Ryeowook menoleh pada Donghae.

Para member masih asyik menceritakan kisah pertemuan blind date pertama mereka, tanpa berniat mengikutinya Ryeowook langsung masuk ke kamarnya.

@morning

“Wah benarkah ini Ryeong kita?”

“Gentle sekali si koki”

“Lihatlah cara nya mengangkat”

Terdengar banyak suara dari ruang tengah. Di meja berserakan artikel ,majalah bahkan koran heatline news yang memberitakan.
” Betapa romantisnya Kim Ryeowook ‘Super Junior’ ”

“Super junior Ryeowook mengangkat pasangannya yang pingsan”

“Sisi romantis seorang Kim Ryeowook”

TBC

One comment

  1. Arient Riestiana · September 28, 2012

    Authorr.. FF nyaa keren B)

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s