Part 6 : Aurea Love

Title : Aurea Love
Author : Ichen Aoi
Cast : Lee MyungHae, Park Jiyeon dan Lee Ji Eun
Support Cast : No Minwoo Boyfriend & Choi Min Ki NU’EST
Special Cast : Lee Donghae & Kim Seoyeon
Genre : Friendship, Romance
Sequel of : Dormitory High School and Domus Aurea Romance
Backsound : Nothing’s Over – Infinite

==

Seoyeon baru saja kembali dari toilet. Seharian ini kondisi tubuhnya benar – benar lemah karena ia terlalu lelah mengurus segala macam hal untuk menyambut hasil karya Myunghae –nya tersayang. Ia jadi merasa kalau dirinya kurang tidur dan makan tidak beraturan.

“Haduh~~ rasanya jadi sakit semua” keluhnya sambil menelusuri koridor sekolah mewah itu. Ia tersenyum kecil sambil mengamati sekelilingnya, dulu ia berada disekolah itu dan mengalami banyak hal menarik termasuk pertemuannya dengan Donghae bersama teman – temannya yang ternyata saudara namja itu.

*Bruk!*

Seoyeon tidak sengaja menabrak seseorang. Ia langsung jatuh terduduk dilantai koridor sambil mengusap pinggangnya yang terasa sakit.
“Mianhae” ucap namja asing itu sambil membungkuk untuk membantu Seoyeon berdiri.

Ia menatap Seoyeon sesaat lalu tersenyum dengan tenang.
“Ny. Lee?”
Seoyeon hanya mengangguk sambil memandangi namja tampan yang mungkin seusia putranya itu. Namja ini memiliki wajah yang sangat tampan, kulit yang sangat putih bahkan lebih putih dari Donghae dan lebih tinggi dari Donghae. Seoyeon jadi menerka – nerka anak didepannya ini makan dengan menu apa hingga tingginya menjulang begitu.

“Perkenalkan, aku Kris Wu. Keluarga ku adalah salah satu rekan kerja dari keluarga Lee”

Seoyeon kembali mengingat – ingat soal marga Wu yang mungkin ia kenal. Lalu ia tersenyum riang ketika menyadari sesuatu.
“Kau?! Ya!! Wu Fan Kris? Kau putra Victoria eonni?”
“Ya. Senang anda bisa mengenali saya dengan baik”
Keduanya berjabat tangan dengan baik. Seoyeon tampak senang bertemu dengan anak bernama Kris itu dan sesekali ia bertanya bagaimana namja itu bisa begitu tinggi, putih dan tampan dalam satu waktu yang sama.

Seoyeon melihat Donghae dari kejauhan, ia melambaikan tangannya dengan penuh semangat. Tampaknya Donghae sedang menerima telepon dari seseorang. Ujung matanya menangkap Seoyeon yang tengah melambaikan tangannya dengan penuh semangat. Donghae menghampiri Seoyeon lalu menggenggam tangan yeoja itu.

“Kau darimana saja?”
“Toilet!”

Kris memandangi keduanya dengan tersenyum kecil. Ia ingat kata – kata eommanya beberapa hari yang lalu sebelum ia berangkat ke Seoul, keluarga muda Lee sangat periang dan romantis. Awalnya Kris tidak begitu tertarik dengan pasangan yang sudah memiliki anak seusianya bermesraan didepan umum, namun setelah ia bertemu dengan aslinya ia berubah fikiran. Bahkan mungkin saat ini ia berjalan dengan Seoyeon disebuah mall, semua orang akan beranggapan mereka adalah sepasang kekasih. Seorang noona – noona dan kekasihnya. Karena tidak ada tanda – tanda wanita itu telah menikah kecuali cincin yang melingkar di jari manisnya, sama dengan milik Donghae.

“Oh iya, tadi Victoria menelepon ku kalau putranya akan tinggal bersama kita untuk sementara waktu. Katanya ia dan suaminya akan bepergian ke Eropa dan… Kris? Sejak kapan kau disini?”
Donghae bertanya dengan heran ketika ia mendapati Kris, anak laki – laki yang ia maksud, sudah berdiri dengan manis disamping Seoyeon. Kris membungkukkan tubuhnya lalu tersenyum dan menjabat tangan Donghae.
“Sejak tadi. Aku dan Seo ajeomma sudah saling tukar cerita sejak tadi”
“Eh? Kenapa tidak bilang kalau kalian sudah bertemu?”
“Karena kau langsung bicara panjang lebar tanpa memperhatikan kami” jawab Seoyeon dengan santai.

Donghae berdehem pelan lalu menggandeng tangan Seoyeon. Ia mengajak Kris dan istrinya untuk segera menonton pertunjukkan drama musikal yang paling ditunggu dalam festival sekolah tahunan ini.

***

Jiyeon langsung menuju ke tempat yang disebutkan oleh Sulli. Ia sangat tergesa – gesa karena Sulli menuliskan kata ‘darurat’ dalam pesan singkatnya. Ia tidak ingin terjadi apa – apa dengan sahabatnya yang satu itu.

*bruk!*

Jiyeon tanpa sengaja menabrak seseorang yang ternyata sedang membawa banyak kostum panggung. Jiyeon langsung mengutuk dirinya sendiri didalam hati dan berkali – kali memperingatkan dirinya agar berhenti bersikap ceroboh.

“Mianheyo” ucap Jiyeon dengan takut – takut sambil membantu siswi itu untuk merapikan semua kostum panggung yang kini berserakan dilantai keramik itu.
“Gwaenchana”

Yeoja yang ditabrak Jiyeon tadi mengamati wajah Jiyeon dengan seksama, karena tampaknya wajah itu sudah tidak asing lagi untuknya.
“Park… Jiyeon?”

Merasa namanya disebut, Jiyeon langsung menengadahkan kepalanya sambil menyodorkan kostum panggung yang berhasil ia kumpulkan.
“Luna?”
“Ahhh~~ Ternyata benar!! Jiyeon –a~~ Kau sudah besar~~”
“Kau jugaa!!”
Keduanya langsung berpelukan dengan banyak kostum yang sedang dipegang oleh Luna, kemudian keduanya saling bertukar senyum dengan ekspresi bahagia. Keduanya adalah teman semasa kecil. Hanya saja Luna sempat pergi ke Paris untuk melanjutkan pendidikannnya dan ia tidak pernah tahu kalau Luna sudah kembali ke Seoul.

“Kau mau kemana?”
“Sulli, aku ingin menemui Sulli”
“Kau kenal dengannya?”
“Dia sahabat ku di Junior High School, setelah aku kehilangan dirimu yang pergi jauh ke negeri orang”
“Mianhae, Jiyeon –a. Kalau begitu biar ku antar kau untuk menemui Sulli”

Keduanya saling bertukar cerita untuk beberapa saat sampai mereka menemui Sulli yang tidak banyak bicara malah langsung memberikan sekumpulan kertas yang diatasnya bertuliskan ‘Naskah Drama Musikal Domus Aurea’. Sedangkan Luna sudah sibuk untuk memberikan kostum – kostum itu pada para pemeran drama.

“Ini? Untuk apa?”
“Jeballl~ bantu aku. Nicole, pemeran utama putrinya sedang ada sedikit masalah jadi aku ingat kalau kau sangat pandai dalam menghapal naskah jadi…”
“Arraseo! Tapi tidak gratis, eothe?”
“Kau mau apa?”
‘’Traktir aku sushi Jepang?”
“OK! Deal?”
“Sip!”

Setelah melakukan sedikit negosiasi akhirnya Jiyeon menyetujui tugas dadakan itu. padahal planningnya hari ini adalah duduk manis menikmati cerita drama bukan menjadi pemeran drama. Sulli langsung memeluk Jiyeon dengan erat.

“Sulli! Jadi bagaimana?”
Myunghae tiba – tiba datang sambil membaca naskahnya dengan kacamata berbingkai hitam. Ia tidak mengalihkan perhatiannya dari naskah itu saat bicara sedangkan Jiyeon sendiri sudah menatapnya dengan bingung. Wajah itu rasanya pernah ia lihat entah dimana.

“Aku sudah menemukan lawan main mu!” ucap Sulli dengan bangganya.
“Lawan main?” bisik Jiyeon sambil mencoba berfikir, jangan – jangan namja dihadapannya ini adalah pemeran pangeran dalam naskahnya. Jiyeon langsung melirik naskahnya dan membacanya dengan seksama. Kisah yang lucu sekaligus romantis dalam satu waktu. Ada banyak lirik lagu yang ia kenal disana. Lagu – lagu yang biasa ia pakai untuk latihan namun beberapa diantaranya ia tidak mengenalinya.

“Baguslah! Mana orangnya?”
Myunghae mengangkat kepalanya lalu melepaskan kacamatanya dan menatap yeoja didepannya dengan sedikit terkejut.
“KAU?!”

Jiyeon langsung mengalihkan perhatiannya dari naskah. Matanya langsung membulat dan menatap Myunghae dengan tidak percaya.
“KAU?! Bagaimana bisa?!”

“Kalian sudah saling kenal?”
Sulli mengamati keduanya dengan bingung lalu ia melirik jamnya. Tidak ada waktu untuk bertanya lebih lanjut karena waktu sudah mepet.

“Luna~~ kostumnya mana?”
“Sulli, ini! Eh? Jiyeon jadi putrinya?”
“Kau kenal Jiyeon?”
“Sahabat kecil ku”

Sementara Luna dan Sulli bercengkrama, Myunghae dan Jiyeon saling bertukar dengan tatapan tajam satu sama lain. Jiyeon sebenarnya agak takut, mengingat kejadian tempo lalu adalah kesalahannya sedangkam Myunghae entah kenapa jadi merasa bahunya yang sempat dipukul Jiyeon dua kali lebih sakit karena kesal.

“Ini kostum kalian! Yang paling special dan indah!”
Luna menyodorkan kostum itu sehingga menyadarkan keduanya dari lamunan mereka masing – masing.

“Jadi?! Aku akan berpasangan dengan dia?!”
Pertanyaan itu keluar benar – benar secara bersamaan dari mulut Myunghae dan Jiyeon membuat Luna dan Sulli semakin senang, ini namanya chemistry sebelum berperan dan itu benar – benar penting.

“Iya! Sudah sana ganti baju!!” teriak Ren dengan nyaring, entah ia sudah berada dibackstage sejak kapan yang jelas ia kesal karena Myunghae sepertinya melupakan drama penting mereka dan sibuk terkejut dengan gadis asing yang akan membantu drama mereka itu.
Dengan serentak keduanya langsung berlarian keruang ganti.

***

Ji Eun duduk dengan tenang di kursinya. Ia duduk di deretan ke6 dari depan. Karena 4 deret kursi depan hanya ditunjukkan untuk para staff pengajar dan tamu – tamu penting. Ia menatap kesisi kanannya, seharusnya ada Jiyeon yang duduk disitu. Padahal beberapa menit yang lalu ia sempat bernafass lega dan senang karena akan memiliki teman untuk acara nonton ini namun sekarang ia kembali merasa sendirian.

“Mian, apa aku boleh duduk disini?”

Menyadari ada seorang namja sedang bicara dengannya, membuat Ji Eun langsung menundukkan kepalanya.

“Apa aku… menganggu mu?”

Ji Eun kembali mendengar suara namja itu, tampaknya asing dan bukan salah satu pelajar dikelasnya. Ia memberanikan diri untuk menoleh, ternyata ada namja komik disebelahnya. Ji Eun hanya bisa mengangguk dengan kaku.

“Thanks. Oh iya, aku Kris. Lalu, siapa nama mu?”

Ji Eun melirik sekilas, tampaknya namja disampingnya ini seorang namja baik – baik. Tapi saat ini yang ia bisa percaya hanya Myunghae. Ji Eun kembali melirik namja dengan pakaian kasual itu, bukan seragam sekolah seperti kebanyakan pelajar disana. Seolah mengerti, Kris langsung bersandar dengan kursinya sambil tersenyum kecil.

“Aku palajar SMA juga. Hanya saja aku sekolah di Kanada dan sekarang sedang masa liburan. Seharusnya aku di Beijing hanya saja orangtua ku pergi ke Eropa, jadi untuk sementara waktu ini aku akan tinggal di Seoul bersama keluarga teman baik eomma ku. Apa kau merasa terganggu akan hal ini?”

Ji Eun menggeleng kecil, sebuah kalimat Jiyeon kembali terbayang dalam ingatannya. Kau tahu? Setiap gadis didunia ini dilahirkan dengan kecantikan yang luar biasa, Ji Eun mencoba tersenyum.

“Nama ku, Lee Ji Eun”
“Aku Kris Wu. Wu Fan Kris. Semua orang memanggil ku dengan nama Kris atau Kevin jadi terserah dengan mu mau memanggil ku dengan nama yang mana. Tidak masalah untuk ku”

Tiba – tiba saja lampu dipadamkan.

“Ah, senang berkenalan dengan mu. Mari kita nikmati drama ini dengan baik” lanjut Kris lalu pandangannya terfokus kedepan sana, ke atas panggung. Ji Eun mengikutinya dengan sedikit rasa tenang.

***

“Ingat! Pada scane ini, jangan terlalu dekat dengan ku. Arraseo?”
“Aku juga tidak ingin dekat – dekat dengan mu!”

Sejak tadi Myunghae dan Jiyeon sibuk berdebat tanpa mempedulikan crew drama yang menatap mereka dengan kesal karena kebisingan ini.

“NO!! Seharusnya tidak ada scane kiss begini!!”
“Aku juga tidak ingin mencium yeoja berisik dan galak seperti mu!”

Jiyeon melemparkan tatapan kesal ke arah Myunghae sedangkan ia langsung melemparkan tatapan membunuh pada beberapa crew yang memandangi mereka sambil berbisik – bisik dan sesekali tertawa kecil.

“Kalau begitu, kita rubah! Sebaiknya ini…”
“Tidak ada yang bisa merubah naskah tanpa seizin ku!!”

Myunghae dan Jiyeon langsung menoleh kearah Amber yang ternyata seorang penulis drama dalam club drama tersebut. Sedangkan Myunghae menangani bagian musik dan beberapa lirik untuk diselipkan dalam naskah.

“Wait! How about this scane?! Aku tidak ingin firstkiss ku dengan namja menyebalkan ini!”
“Bilang saja kalau kau juga tidak keberatan kan?”
“HAH?! Jangan bicara seenak mu Mr. Lee MyungHae!”

Myunghae sudah bersiap untuk membalas ucapan Jiyeon namun Amber lebih dulu bertindak. Ia langsung menyentil dahi Myunghae dan Jiyeon dengan cukup keras, membuat keduanya sibuk mengusap dahi mereka yang kini mungkin memerah.

“Tidak ada yang bisa merubah naskah ku! Jadi lakukan saja atau drama ini akan dihentikan lalu nama sekolah kita akan menjadi buruk. Bagaimana?”

Ucapan Amber barusan langsung membuat semua crew drama memandang kearah Myunghae dan Jiyeon dengan tatapan mematikan. Akhirnya Myunghae dan Jiyeon memutuskan untuk mengikuti naskah itu demi keselamatan dan kelangsungan hidup mereka.

TBC
Teaser for the next part…

“Pejamkan saja mata mu”
“Tapi…”
“Aku tidak tahu kau bisa bermain musik?”
“Suara mu bagus juga”
“Hhaa… Aku ini pelajar terbaik lho!”

11 comments

  1. nashia · July 27, 2012

    kereeeenn bangeettt, ga sabar nunggu lanjutanyaa..
    pasti ada kehebohan dipanggung ni..
    hehehe
    btw, lanjutannya jangan lama-lama ya thoor.. :3

  2. Julitha_MyungYeon · July 28, 2012

    Cerita’x makin menarik n’ makin seru thor. . .

    Q pnsran bnget cerita Drama Myunghae n’ Jiyeon bkal kyak Gmna. . .
    Bru bca Teaser’x aja udh bkin pnsran bnget. . .

    D’tunggu next part’x, jgn klmaan ya thor, coz aq dahh pnsran bnget nihh. . .!!!

  3. Sierra Aiko · July 28, 2012

    Unnie, daebak!!
    Aku udah ngikutin penpik nya dari domus aurea,
    aku ngebayangin kalo mereka bener2 dijadiin nyata. Pasti bakal jadi seru banget..

    Unnie, keep FIGHTING!!

  4. Kan Rin Rin · July 28, 2012

    MAKIN BAGUS!!! ><

    lanjut !

    lanjut!

    lanjut!

    makin penasaran… ^^

  5. Vally · July 28, 2012

    Ko pendek sih, tp gapa2 deh krn udah dilanjutin, buat thor daebak aja deh

  6. parkleni · July 29, 2012

    update soon…..
    Makin seru aja… Penasaran ma next partnya…

  7. Lee Eun Hoon · July 30, 2012

    Q suka bgt sm FF’a smph br pertama x bc FF yg sekuel’a panjang kaya sinetron, IU sm Kris aja, biar Jiyeon sm MyungHae

  8. wichiril · August 5, 2012

    bagus sekali hahaha
    kalo baca ff ini bawaannya lupa segalanya
    lucu seru wkwk
    ditunggu kelanjutannya😀

  9. jessica · September 1, 2012

    Ditunggu kelanjutannya yah thorr serrrruuuu!!!! Jangan lama” yah nge post part selanjutnya ditunggu^^

  10. Julitha_MyungYeon · September 3, 2012

    Knpa blum d’lnjutin lagi ni FF. . .
    Q dahh pnsran bngetzz sama ni FF. . .
    Thor lnjutan’x cpetan d’publish donkk. . !!!

  11. Dear Dhiyah · October 3, 2012

    Jiyeon n Myunghee lucu !!!
    “Setiap gadis didunia ini dilahirkan dengan kecantikan yang luar biasa!”
    itu bener bgt !!!

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s