Part 4 : Love From Heaven

Title : Love From Heaven
Author : Ichen Aoi (Kim Seoyeon)
Request from : Fara (leehyura) dan Dholpin_Sic
Cast : Jung Sooyeon Jessica SNSD / Kim Jaejoong DBSK/JYJ
Lee Donghae Super Junior / Stephanie Hwang Tiffany SNSD
Genre : Mistery, Romantic, Angst

==

Taeyeon mengecek sisa waktu yang dimiliki oleh Jessica. Sampai saat ini belum ada kabar lebih lanjut dari sahabatnya itu. Ia semakin khawatir kalau sampai Jessica belum sempat menyelesaikan urusannya sedangkan waktunya hanya sisa sebentar lagi.
Ia hanya bisa berdoa semoga semuanya akan baik – baik saja.

Pagi ini Donghae langsung meminta Jessica untuk bangun lebih awal karena Donghae akan turut membantu dalam persiapan pertunjukkan music dikampusnya. Semua karena paksaan Heechul. Namun bagaimana lagi? Kalau sudah menyangkut Heechul ia tidak bisa menolak sedikitpun. Kibum sudah bersiap didepan pintu gerbang keluarga Lee.

“Eomma, aku berangkat dengan Kibum dan Jessica… Dia bilang dia mau ikut”
“Ne, ajak saja! tidak masalah~” Mrs. Lee tampak senang dengan keputusan itu.

Sementara itu, Jessica dibelakangnya sudah memakai baju terusan yang manis. Baju yang dulu pernah dipakai Mrs. Lee dimasa mudanya. Jessica datang tanpa membawa apa – apa, jadi kehidupannya semua tergantung pada keluarga Lee.

“Ah! Sudah ahjumma bilang kan? Itu akan cocok untuk mu!” seru Mrs. Lee dengan bahagia lalu menghampiri Jessica dengan antusias sedangkan Donghae memutar kepalanya untuk melihat Jessica. Ia sedikit terperangah, Jessica yang biasanya sporty dan berpakaian santai sekarang malah mengenakan dress selutut yang menunjukkan kaki putihnya yang jenjang.

“Kau lihat apa? Ayo berangkat!!” ajak Jessica yang langsung menarik tangan Donghae dengan cepat menuju bagasi mobil. Namun Donghae menahan langkah mereka.

“Kibum datang untuk menjemput”

Jessica tampak tidak mengerti namun ia langsung tersenyum begitu melihat ada namja tampan berkacamata yang baru saja keluar dari mobil hitam mewah dihadapannya.

“Ah, kau… kekasihnya? Yeojachingu?”
“Eh? Aku?”

Jessica menunjuk dirinya sendiri, namun hanya ada dia disana bersama dua namja yang sebenarnya sama – sama asing untuknya.

“Dia adik sepupu ku” sela Donghae dengan cepat namun langsung di lanjutkan dengan anggukkan riang Jessica. Kibum hanya mengangkat bahunya toh itu bukan urusannya juga, ia langsung memilih mengajak keduanya untuk memasuki mobilnya sebelum mereka terlambat datang.

Jaejoong melirik jam tangannya, sebentar lagi ia dan keempat teman musikalnya akan membuka pertunjukkan dengan acapela. Setelah itu baru giliran iringan piano dari Yoochun. Changmin sendiri tampaknya sudah siap untuk pertunjukkan suara tinggi usai acapela nanti bersama teman – teman clubnya yang lain.

“Dimana tim dekorasi?”
“Tampaknya si ikan itu terlambat”
“Ikan? Hyung, apa kita memerlukan dekorasi air?” tanya Jaejoong dengan polos kearah Heechul yang langsung membalasnya dengan cengiran kecil.

“Hyung!!” Donghae datang tergesa – gesa bersama Kibum sedangkan tampaknya Eunhyuk dan yang lainnya sudah mulai mendekorasi sejak tadi.
“Ppali!! Kerja! Kerja!!” teriak Heechul dengan nyaring.
Donghae langsung mengangguk, namun ia langsung menatap Heechul dengan tatapan pertimbangan.

“Ada apa?”
“Hyung, aku boleh titip adik sepupu ku pada mu kan?”
“He?! Kau pikir aku tempat penitipan anak?!”

Heechul berpikiran kalau Donghae membawa anak kecil namun ia akhirnya melihat Jessica yang baru saja muncul dibelakang Donghae dengan wajah sinisnya. Ia merasa kalau Heechul baru saja menolaknya untuk hadir.

“Aku juga bukan anak – anak jadi aku tidak perlu dititipkan!!” balas Jessica tidak mau kalah.

Jaejoong yang awalnya sedang sibuk membaca not not dicatatannya langsung menoleh dengan cepat karena ia merasa terganggu dengan suara nyaring Jessica. Namun sedetik kemudian ia terkejut dan terperangah melihat siapa gadis yang berada dihadapannya.
Changmin yang semula diminta untuk memanggil Jaejoong langsung terdiam dan menatap Jaejoong serta Jessica bergantian. Ia berharap semuanya akan berjalan dengan lancar.

“Kau…”
“Jessica! Perkenalkan, nama ku Jessica”

Ia langsung memotong kata – kata Jaejoong dan mengulurkan tangannya. Jaejoong membalasnya dengan perlahan, ia berharap semua ini hanya mimpi.

“Nama mu?”
“Jaejoong. Kim Jaejoong”
“Jae… Argh!!”

Tiba – tiba saja kepala Jessica terasa sakit. Jaejoong yang masih bersalaman dengan Jessica langsung bergerak dengan cepat. Ia langsung menahan tubuh gadis itu. Donghae menatap mereka berdua, entah kenapa ada perasaan aneh dihatinya.

“Mian, biar aku mengurusnya” ucap Donghae sambil mendekati Jaejoong namun Jessica langsung menahan tangan Jaejoong yang hendak melepaskannya.

“Anieyo, aku… Jaejoong oppa…”
“Ne. Aku mengerti, tenanglah” ucap Jaejoong dengan lembut. Ia langsung menatap Donghae dengan tatapan mohon pengertian. Donghae hanya mengepalkan tangannya lalu memilih untuk menyibukkan dirinya sendiri dan membiarkan Jessica bersama dengan Jaejoong.

***

Keadaan Jessica sudah kembali pulih. Ia kini duduk di bangku penonton dan tepat berada disamping Donghae yang menatapnya dengan kesal.

“Kenapa memandangiku seperti itu?”
“Apa maksud mu tadi bersama senior ku?”
“Molla. Aku hanya refleks melakukannya. Lagipula setidaknya aku tidak merepotkan mu kan?”

Donghae memutuskan diam lalu memandangi kedepan. Didepan sana tirai sudah dibuka dengan perlahan. Jaejoong berdiri ditengah, Jessica langsung meneggakkan duduknya. Entah kenapa namja satu itu sangat menarik perhatiannya.

shigeobeorin jageun son jigeukhi tteollineun ibsul
amuildo eobseotdago gyeondil su itji
nugon gareul chueokhaneun ne moseub duryeoun geoni
ibaneseo maemdoneun mal aesseo samkigo

Jessica terperangah. Ia memandangi Jaejoong yang saat ini mengenakan setelan dengan sangat rapi. Butiran air mata menetes dengan begitu saja di kedua pipinya. Entah kenapa ada perasaan rindu dan kenal dengan suara lembut milik Jaejoong.
Ia merasa dadanya semakin sesak dan semakin menyakitkan. Ia benar – benar mengenali suara lembut ini. Tidak… Tidak hanya mengenali tapi juga merindukannya dengan sangat.

Donghae terkejut melihat gadis disampingnya menangis. Kemudian ada sebersit perasaan khawatir dalam benaknya. Ia menghela nafas dengan susah payah sambil bertanya dengan pelan.

“Apakah… Namja yang kau cari itu… Jaejoong sunbae?”

Jessica sama sekali tidak menjawab pertanyaan itu. Ia sibuk menahan tangisnya dan mengontol emosinya dengan susah payah. Kemudian ia memutuskan untuk pergi ke toilet. Donghae menawarkan diri untuk mengantar yeoja itu, namun Jessica menolaknya dengan lembut.
Gadis itu masih bisa mendengar suara Jaejoong mengikuti dibelakangnya. Ia harus melakukan sesuatu sebelum kesempatannya di dunia ini habis. Ia harus menemui Jaejoong dan mengatakan semuanya… Semua yang ia rasakan terhadap namja itu…

eoduwojin bamhaneureul tteonaji anheun pyeorcheoreom
sarangiran mideumeuro yeongwonhi hamkkehaneun kkum
geu saram naega dwil su itdamyeon dashi hanbeon gudeobeorin geudae mameul
yeongwonui ttaseuhameuro kamsa aneulgeoya

***

Jessica kini mulai bisa mengingat kejadian – kejadian yang lalu. Saat ia masih hidup dan nyata, bukan seperti sekarang. Hanya sekedar wujud terlihat yang datang untuk menyelesaikan urusannya yang tertinggal di dunia.

-flashback-
Hari ini Jessica sengaja untuk melewati jalan memutar menuju kampusnya. Sesekali ia tersenyum kecil sambil memandangi high heels yang ia kenakan. Bukan karena harganya yang memang mahal, tapi seseorang yang memberikannya.
Seorang mahasiswa Korea sepertinya yang harus menuntut ilmu dinegeri asing ini.

Kim Jaejoong

Nama yang terus ia ucapkan agar ia bisa cepat menghapalnya sambil diam – diam berdoa dalam hati semoga takdir mempertemukannya dengan namja asing itu. Namun tampaknya takdir berkata lain. Sudah tiga hari ini Jessica tidak bisa bertemu namja asing itu.

Ia sempat putus asa namun ia berubah pikiran, ia akan merubah takdir. Jika takdir tidak mengizinkannya bertemu dengan namja itu kenapa tidak ia sendiri saja yang mencari namja itu? di mulai dari tempat awal mereka bertemu tentunya,

“Haduhhh~~ terpaksa harus bolos~~ Semoga dosen bawel itu tidak bersusah payah untuk mencari keberadaan ku”

Jessica menatap jam tangannya sambil membuat kerucut kecil pada bibirnya. Ia menghentakkan kakinya dengan kesal dan lelah. Ia sudah hampir tiga jam berada disana.

“Jangan menundukkan kepala ketika kau sedang berjalan. Gadis ceroboh”

Jessica langsung mengangkat wajahnya untuk memaki – maki orang yang mengata-ngatainya. Bahkan ia sama sekali tidak mengenal lelaki asing itu. Jessica bersiap membuka mulutnya namun segera ia katupkan rapat ketika lelaki itu membuka kacamata hitamnya dan menatap Jessica dengan sinis.

“… Jaejoong –ssi?”
“Kenapa menatap ku begitu? Seperti melihat ke ajaiban saja. Ah iya, tapi aku ini memang memukai jadi wajar saja kalau kau diam – diam mencari ku dan menyukai ku dalam hitungan jam”

Jessica langsung meringis dengan ucapan panjang lebar Jaejoong yang seolah bisa membaca sikap dan pikriannya. Namun ia tidak akan kalah dari namja galak dan jutek dihadapannya ini.

“Apa kau bilang? Mencari mu?”
“Ya, tentu saja. Kalau tidak kenapa kau ada disini sejak 2 jam atau mungkin tiga jam yang lalu kan? Mengaku sajalah~”
“Aku tidak… WAIT! Kau tahu? Kau memperhatikan ku? Jangan bilang… Kau mengaharpkan kehadiran ku?” tanya Jessica dnegan hati – hati.

Jaejoong langsung mendelik semakin sinis. Meski ya ia akui ia tiba – tiba ingin bertemu gadis bawel dan lemot serta sembrono ini. Makanya ia memutuskan untuk keluar dan pergi ketempat awal mereka bertemu.

Bingo!

Ternyata ia menemukannya… ah.. tidak! Gadis itu menemukannya.. atau lebih tepatnya mereka saling menemukan satu sama lain?Mereka saling bertatapan satu sma lain di pinggir jalanan New York cukup lama sampai sebuah nada telepon dari ponsel Jessica menyadarkan keduanya. Jessica langsung melirik siapa yang meneleponnya.

“Ya!! Donghae~~ neomu bogoshipoyo~~… Aku tidak akan melupakan sahabat terbaik seperti mu ya kan? … Liburan nanti aku akan membawakan mu oleh – oleh dari New York tenang saja~”

Gadis itu langsung hanyut dengan ponselnya dan seseorang diseberang sana. Namun Jaejoong tampaknya tidak terganggu akan hal ini, ia malah tersenyum kecil melihat ekspresi Jessica yang berubah 0 ubah, dari ceria, berpura – pura sedih, manja dan terkejut.

“Gadis yang penuh dengan ekpresi. Lucu sekali~”

-flashback end-

“Gwaenchana?”

Seseorang menyadarkannya dari lamunan. Jessica langsung tersenyum dan menggeser duduknya, memberikan ruang untuk Donghae agar bisa duduk. Acara musikalisasinya sudah selesai satu jam yang lalu. Ia tidak ada keberanian untuk mendekati Jaejoong. Entah kenapa perbedaan dunia yang sekarnag, membuatnya semakin enggan untuk bertemu namja itu.

Jika sudah bicara dan menatapnya dengan kondisi yang sekarang ini, mungkin Jessica tidak akan bisa meninggalkan Jaejoong untuk kembali ke atas sana. Sebenarnya ada cara lain, yaitu reinkarnasi. Namun untuk hal itu ingatannya akan diambil dan dimulai dari awal.
Ia tidak ingin melupakan kenangan manisnya dan yang terpenting lagi ia tidak ingin melupakan Jaejoong.

Jessica menatap Donghae engan seksama kemudian tersenyum kecil. Ia sekarang mengerti kenapa Lee ahjumma sangat menyayanginya. Karens Donghae yangs ekarang ini bersamanya adalah sahabat kecilnya. Lee ahjumma sudah menjadi bagian dalam keluarganya sejak dulu.
Sejak Jessica meninggalkan Kanada dan pertama kali pindah ke Seoul bersama keluarganya. Orang pertama yang ia temui dan ia kenal adalah Donghae dan kakaknya, Donghwa.

“Apa kau mengenali ku?” tanya Jessica tiba – tiba.

Donghae membuat kerutan pada alis matanya dan menatap Jessica dengan kebingungan, Ia tidak mengerti kenapa Jessica menanayakan hal aneh semacam ini padanya.

“Aku…”

Kata – kata Jessica terhenti dan senyumnya memudar ketika ia melihat dari kejauhan kalau Jaejoong baru saja memeluk dan mencium dahi seorang gadis yang tidak ia kenal.

“… Apakah ia sudah memiliki kekasih dan… melupakan ku?” bisik Jessica pelan, lebih terhadap dirinya sendiri sedangkan Donghae menatap ke arah yang sama. Entah kenapa ada perasaan takut kehilangan dalam diri namja itu. Namun ia masih hanya diam, menunggu lanjutan dari kata – kata Jessica yang terputus.

To Be Continued

10 comments

  1. JungHyunSik · August 10, 2012

    Seru. . . Cepet di lanjut nie ff yak, admin.🙂

  2. Love Sica · August 14, 2012

    keren🙂 daebak thor
    lanjutin ya…
    thor tambah ff2 yang cast nya sica ya🙂

  3. junglian99 · August 24, 2012

    Seru thor, baru tau kalau ni udh sampe 4 chapter, udah lama gk kesini sih, jadi komen ff sebelumnya langsung disini aja yyy.
    Next yang cepat y

  4. firaaaa · August 30, 2012

    lanjut thor…

  5. fafajung · August 30, 2012

    Idih jeje cepet amat sih berpalingnya!!ini ceritanya jessica itu arwah ya chingu?semangat ya chingu!aku suka cerita dan pair jaesica nya

  6. 5princebigeast · October 14, 2012

    doh! baru tau kalo part ini udah keluar -____-
    telat bacanya lama banget T^T

    ceritanya semakin keren dan bikin penasaran >,<
    tapi tapi tapi…. nanti jessica tetap sama jejung kan???????
    Tetap yah…. :3

    lanjuuuuuuutttttt
    fighting!^^

  7. Satria Ridho Fransisco · October 23, 2012

    wahhh Seru2 ^^

    Lanjut Thor

  8. Park Ah Rin · October 29, 2012

    Lanjutt thor
    makin penasaran

    updatenye jgn lama2 y thor, .

  9. magnaecouple · November 4, 2012

    llanjut thor,,

  10. jejekyu · December 13, 2012

    masih TBC ya…?😦 Ayo deh,cepet dilanjut,okey?!

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s