[Part 7] Aurea Love

Title : Aurea Love
Author : Ichen Aoi
Cast : Lee MyungHae, Kri Wu, Park Jiyeon dan Lee Ji Eun
Support Cast : No Minwoo Boyfriend & Choi Min Ki NU’EST
Special Cast : Lee Donghae & Kim Seoyeon
Genre : Friendship, Romance
Sequel of : Dormitory High School and Domus Aurea Romance

==

Jiyeon melangkahkan kakinya dengan ragu ke atas pentas sedangkan Myunghae sudah lebih dulu berakting ditengah panggung. Ia mendelik ke arah Jiyeon yang tidak kunjung keluar. Tatapan matanya yang tajam mengisyaratkan kalau Jiyeon harus segera keluar dengan gaun putri istananya. Ia mendecak kesal karena tatapan mata tajam itu seolah perintah untuknya. Namun untuk saat ini ia mau tidak mau memang harus maju kesana. Keduanya memakai topeng, sesuai dengan aturan dalam naskah drama.

Myunghae tersenyum lalu mengulurkan tangannya, menyambut kedatangan sang putri. Jiyeon sama sekali tidak tersenyum, ia malah balik menatap Myunghae dengan kesal. Tampaknya penonton bisa merasakan aura tegang disana. Dengan cepat Myunghae menarik gadis itu kedalam pelukkannya. Jiyeon langsung menjaga jarak dengan tangannya yang memegangi dada bidang Myunghae.

“Ku kira kau calon entertainer yang profesional. Ternyata aku salah. Baru begini saja kau sudah menunjukkan ketidak profesionalan mu” bisik Myunghae tajam tepat ditelinga Jiyeon.
“Kau…”

Jiyeon menahan amarahnya. Ia paling tidak suka ketika ada orang yang bilang kalau dirinya tidak profesional atau semacamnya. Terkesan sekali kalau orang itu meragukan kemampuannya dalam berakting. Jiyeon langsung tersenyum dengan lembut, ia akan menunjukkan siapa dirinya pada namja menyebalkan dihadapannya ini.

Kali ini latar belakang drama berubah menjadi arena dansa. Myunghae tampaknya benar – benar memiliki sebuah mainan yang menarik. Entah kenapa ekspresi Jiyeon yang berubah – ubah membuatnya tertarik. Namja itu dengan cepat meraih tangan kiri Jiyeon dan menggenggamnya dengan telapak tangan kanannya sednagkan tangan kirinya meraih pinggang langsing Jiyeon. Gerakan cepat itu membuat Jiyeon sedikit terkejut. Penonton sudah bertepuk tangan dengan riuh melihat adegan ini.

Ji Eun menatap ke arah pentas dengan tersenyum kecil. Kedua pemeran utama yang menggunakan topeng itu tampak serasi dan mendalami perannya dengan baik. Keromantisan, kecanggungan, ketegangan dan keserasian mereka membuat semua penonton yang ada disana menikmati acara ini.
Disampingnya, Kris sedang sibuk mengotak – atik ponselnya. Kemudian ia mengarahkan kamera ponselnya ke arah panggung lalu kembali melakukan sesuatu dengan ponselnya entah sedang apa.

Musik dansa sudah selesai dan kini giliran bagian klimaks dalam drama. Myunghae tersneyum dengan penuh kemenangan, ia tahu kalau Jiyeon kemungkinan besar akan menolak adegan selanjutnya namun ia tetap ingin tahu tindakan apa yang akan ia ambil. Namja itu membuka topengnya, seperti yang sudah diduga sebelumnya, semua penonton dari kalangan pelajar wanita langsung berteriak histeris.

“Myunghae oppaa~~”
“Andwaeee opppaaa!!!”

Ditengah teriakan histeris itu, Seoyeon memandang sekelilingnya dengan takjub lalu meraih tangan Donghae dan meminta suaminya itu untuk mengamati sekitarnya.
“Aku tidak tahu kalau putra kita sangat populer”
“Aku tidak heran” balas Donghae lembut sambil menggenggam tangan Seoyeon, membuat wanita itu menunduk dan bersemu merah.

Sementara itu Myunghae terus melangkah maju ssedangkan Jiyeon terus melangkah mundur. Ia benar – benar belum siap. Mungkin dalam hitungan ketiga ia akan berlari meninggalkan panggung itu dan membiarkan dirinya dibunuh sekumpulan pelajar dari Domus Aurea High School dan dengan terpaksa ia harus membawa impainnya kedalam kubur. Ok! Mungkin ini memang sangat berlebihan, tapi Jiyeon benar – benar tidak mau melakukannya karena ini adalah first kiss –nya. Bagaimana bisa ciuman pertamanya terjadi didepan umum, dengan aturan dari naskah drama bersama dengan namja yang menyebalkan.
Tampaknya Myunghae bisa membaca tindakan Jiyeon. Ia langsung meraih pergelangan tangan yeoja itu, lalu melepaskan topeng Jiyeon dengan perlahan sambil mendekatkan wajahnya dengan perlahan.

“Pejamkan saja mata mu”
“Tapi…”
“Mereka tidak akan melihat apa yang terjadi, aku akan menutupnya dengan topeng mu ini”
“Jangan…”

Myunghae memegang topeng itu dengan tangan kanannya dan menempatkannya tepat pada bagian bahwa wajahnya dan Jiyeon sehingga tidak satupun penonton yang bisa melihatnya. Jiyeon langsung memejamkan matanya. Myunghae tersenyum kecil lalu mencium gadis itu tepat pada ujung bibirnya. Ia bisa mendengar suara teriakan yang semakin histeris dari kursi penonton, mungkin mereka mengira sudah terkadi kissing lips disana. Jiyeon membuka matanya dan bernafas lega, Myunghae langsung memakaikan topeng pada gadis itu lagi.

Semua pemeran drama dan staff drama keluar dari backstage lalu membungkukkan tubuh mereka sebagai tanda terimakasih atas respon yang luar biasa itu.
Ji Eun mematung ditempat duduknya. Kris tersenyum emlihat Myunghae, teman semasa kecilnya yang ternyata baru saja menjadi pemeran utama drama tersebut. Kris langsung berdiri dan merapikan kemeja putih polosnya lalu kembali mengenakan luarannya. Ia melirik ke arah Ji Eun lalu kembali tersenyum sambil bergumam pelan.

“Tampaknya gadis ini juga salah satu dari fans Myunghae…” ia melirik jam tangannya lalu menghela nafas sebentar dan mengetik sesuatu pada ponselnya.

To : Myunghae Lee
Hei bro! Im back from Canada. Hanya untuk beberapa bulan. Aku akan menginap dirumah mu selama liburan ku. Akan ku ceritakan selengkapnya nanti kenapa aku harus ke Seoul. Now, Where are you? I want to meet you now~

Kris menunggu untuk beberapa saat sambil memasang earphonenya pada posisi yang tepat ditelinganya. Ponselnya bergetar dan layar sentuh itu menuliskan nama Myunghae.

From : Myunghae Lee
Backstage panggung. Aku sudah menduga kau ada diantara penonton. Warna rambut mu yang pirang itu sangat mencolok kkkkk~~ No problem. Aku akan bersabar dan berbagi rumah dengan mu untuk beberapa bulan kedepan.

Kris memutuskan untuk mengajak Ji Eun bersamanya. Ia sedikit membungkukkan badannya lalu memenggerakkan telapak tangannya didepan mata Ji Eun. Gadis itu tersadar lalu menoleh dengan canggung.

“Aada apa?”
“Kau mau ikut dengan ku ke backstage untuk menemui Myunghae?”
“Tidak perlu! Aku…”
“Daripada kau sendirian disini. Ayo!”

Tampaknya Kris sama sekali tidak butuh jawaban maupun penolakkan. Ia langsung menarik tangan Ji Eun menuju backstage.

*

“Wu Fan?!”
“Jangan terkejut seperti itu” desis Kris kesal ketika Myunghae melihatnya dengan ekspresi seperti melihat makhluk halus yang baru saja muncul dengan mendadak. Mereka langsung berjabat tangan dan saling bertukar senyum.

“Padahal kau sudah melihat ku tadi”
“Tapi dalam jarak sedekat ini jauh lebih jelas dan berbeda. Tinggi, putih dan tampan. Biar ku tebak! Kau model disekolah mu?”
“Kau? Ketua OSIS disekolah mu?”
Keduanya langsung tertawa. Myunghae menepuk bahu Kris dengan bersahabat lalu ia melirik ke arah Ji Eun yang berdiri mematung disamping Kris. Ia tidak tahu kalau Myunghae sangat dekat dengan lelaki asing itu.

“Ji Eun?”
“Kalian saling kenal?”
“Dia kan pelajar disekolah ku, seharusnya aku yang bertanya begitu pada mu”

Kris mengangguk pelan, menyadari kesalahannya. Ia nyaris lupa kalau sekarang ini ia ada dikota orang, bukan tempat biasa ia bergaul. Myunghae menatap Ji Eun dan Kris bergantian. Melihat ekpresi penasaran Myunghae membuat Kris jengah dan memutuskan untuk menjelaskannya.

“Tadi aku duduk disampingnya. Dan hanya itu kursi kosong yang tepat mengarah ke panggung dengan jelas. Lalu aku lihat dia agak shock dengan adegan ciuman mu itu”

Setelah Kris selesai bicara, Jiyeon datang sambil menjinjing sepasang high heelsnya dengan kesal. Ia siap melemparkan heels itu pada Myunghae seandainya saja ia tidak melihat Kris yang tengah berdiri mematung dengan cantiknya disana. Jiyeon membulatkan matanya tidak percaya.

“Kris Wu?”
“Ah? Jiyeon? Park Jiyeon?”

Kali ini Myunghae langsung mengambil perhatian lebih kepada keduanya. Kris langsung menghampiri Jiyeon dan memeluk gadis itu dengan erat. Jiyeon tersenyum miris karena ia mengalami kesulitan bernafas.

“K-Kris… I cant breath… K-Kris?”

Kris melepaskan pelukannya lalu tersenyum canggung dia kemudian mengacak rambut panjang Jiyeon dengan gemas lalu mencubit kedua pipi gadis itu hingga Jiyeon terpaksa menarik tangan Kris agar menjauh dari pipinya yang mungkin kini sudah memerah.

“Kalian saling mengenal?” tanya Myunghae dengan heran.

Kris mengangguk pelan lalu senyumannya kembali terkembang ketika melihat Sulli keluar dari backstage sambil mengatur poninya yang sedikit berantakan.

“Cho? Cho Jinri?”

Sulli langsung menoleh dengan cepat dan berlari dengan riang kepada Kris lalu memeluk namja itu dengan erat. Ia kemudian melepaskannya dan mengukur tinggi badan mereka yang kini berbeda terlampau jauh.
“Kris Wu? Bukankah kau di Kanada?”
“Hhaa… Aku tidak menyangka bisa bertemu dengan kalian. Kau dan Jiyeon”

Ji Eun menatap orang – orang dihadapannya dengan canggung. Kali ini ia merasa asing. Ia baru menyadari kalau disana ia hanya mengenal Myunghae. Atau setidaknya begitu. Setidaknya mereka pernah bicara walau hanya beberapa kali.

“Bagaimana bisa?”
“Akan ku jelaskan nanti dirumah. Sebaiknya kita pulang sekarang karena Seo auntie tidak suka menunggu lama”

Myunghae mengangguk lalu mengikuti langkah Kris yang sudah lebih dulu keluar dari ruangan itu menuju parkiran. Sedangkan Jiyeon menatap Ji Eun yang tampaknya akan segera pergi meninggalkan tempat itu.

“Ji Eun –ya!”

Ji Eun menoleh dan menatap Jiyeon dengan sedikit bingung. Ia tidak menyangka gadis itu masih mengingat namanya padahal mereka baru saja bertemu beberapa jam tadi.

“Untuk merayakan kesusksesan drama ini, mari makan diluar bersama ku. Sulli sedang sibuk dan Kris pergi bersama orang menyebalkan itu. Masa kau tega membiarkan ku sendirian humph?”

Tidak ada pilihan lain, Ji Eun mengangguk pelan sambil mengembangkan senyumnya sebagai tanda setuju. Setidaknya ia pernah bicara dengan oranglain selain Myunghae.

***

“Jadi, jelaskan pada ku!”

Myunghae menuntut penjelasan sambil menyuap sesendok es krim kedalam mulutnya sedangkan appa dan eommanya sudah menghilang entah kemana. Katanya sih menghadiri acara yang dibuat oleh Eunhyuk, entah acara merepotkan apalagi itu.

“Aku ini pelajar yang cerdas, kau ingat itu?”
“Ya aku tahu, tapi kau sangat tidak pandai dalam hal menggambar”
“Ok! Lupakan bagian yang itu Myung –a. Di Kanada, aku menjalani yang namanya study banding ke China saat itu aku bertemu Sulli dan Jiyeon serta seorang teman kami yang lain. Kami selalu berempat kemanapun kami pergi. Hingga akhirnya semua study banding itu selesai. Kenapa? Kau cemburu aku mengenal Jiyeon –mu itu?”

Kris menggerakkan alis matanya dengan penuh arti. Myunghae langsung tersedak dan mengambil segelas air putih terdekat. Ia langsung meneguknya dengan cepat, Kris tertawa melihat Myunghae seperti itu.

“Jangan bilang tebakan ku benar?”
“Soal apa?”
“Your relationship?”
“Tidak! Aku tidak kenal dengan gadis menyebalkan itu!”
“Tapi adegan tadi itu benar – benar romantis. Kau tahu? Gadis – gadis dikursi penonton menangisi mu seolah tidak merelakan mu dengan Jiyeon. Dia cantik, baik dan menarik. Setidaknya itu menurut ku”
“Dia menyebalkan!”
“Ya ya ya, karena kau sama sekali tidak mengenalnya”

Myunghae menghela nafas berat. Ia pasrah dan menyerah kalau harus berdebat dengan Kris yang benar – benar tidak mau kalah dan selalu tepat sasaran. Ia memilih diam daripada perdebatan ini tidak akan selesai nantinya.

***

Jiyeon mengajak Ji Eun jalan – jalan disekitar Myeongdong berharap ada sesuatu yang bisa mereka beli atau lebih tepatnya Jiyeon beli. Mereka sudah keluar masuk toko entah untuk yang keberapa kalinya.

“Ji Eun, bagaimana menurut mu soal earphone ini?”
“Kenapa tidak memakai headphone saja?”
“EEarphone lebih simpel ku rasa”

Ji Eun mengangguk pelan lalu ia menatap berkeliling dan melihat sebuah earphone berwarna merah terang disana ada tulisan kecil IU. Ji Eun teringat sesuatu. Ia dan Myunghae di rooftop sekolah. JJi Eun tersenyum kecil. Jiyeon menyadari sesuatu dan langsung menatap kearah earphone yang sedang ditatap Ji Eun.

“Apa menurut mu ini bagus?”

Jiyeon mengambil earphone itu dan mneunjukkannya kearah Ji Eun yang langsung mengangguk dengan canggung. Jiyeon tersenyum kecil lalu mengambil earphone itu dan membawanya ke kasir. Mereka keluar toko itu dengan riang, Jiyeon membelikan Ji Eun earphone yang sama. Katanya sebagai tanda persahabatan mereka.

“Sekarang giliran mu, kau mau kemana Ji Eun –a?”
“Ini sudah malam apa tidak sebaiknya kita pulang?”
“Go home now? Uhm… Okay!! Sambil mampir ke toko es krim dulu ya, bagaimana?”

Ji Eun mengangguk dengan penuh semangat. Mau tidak mau ia tersenyum karena sikap Jiyeon yang benar – benar penuh semangat dan riang.

***

Hari ini Myunghae memutuskan untuk mengajak Kris ke Domus Aurea High School. Ia ingin meminta bantuan Kris untuk ritme musiknya. Mereka melangkahkan kaki sepanjang koridor dan seperti biasa semua siswi disekolah itu langsung menatap dengan penuh kekaguman. Kali ini Kris mengakui kalau ia benar – benar risih.
Keduanya kini berada diruang musik. Myunghae menatap sekelilingnya kemudian ia teringat sesuatu. Mungkin Ji Eun bisa membantunya.

“Kris aku akan menghubungi Ji Eun untuk maslaah nada tinggi”

Myunghae langsung mengambil ponselnya. Kris mengangguk pelan lalu tersneyum dengan tenang sambil menatap Myunghae.

“Aku tahu seseorang yang bisa membantu kita dalam gerakan dance”
“Jjinja? Undang dia kalau begitu!”
“Kau yakin?”
“Tentu saja!”

Myunghae langsung bersemangat. Mereka akan menggelar acara bakti sosial dengan mengadakan pertunjukkan kecil. Untuk masalah tempat, mereka belum tahu pasti dimana. Myunghae langsung mengetikkan sesuatu dengan cepat pada ponselnya.

To : IU
Hei, ini aku. Myunghae Lee. Bisakah kau membantu ku lagi? Aku menunggu mu diruang seni sekolah kita.

Sementara itu Kris juga mengetikkan sesuatu pada layar sentuh ponselnya.

To : Jiyeon
Ji, it’s me. Kris. Can you help me? You MUST help me! Hhaa… Sekarang juga di ruang seni Domus Aurea High School.

…. TBC

“Aku tidak tahu kau bisa bermain musik?”
“Suara mu bagus juga”
“Hhaa… Aku ini pelajar terbaik lho!”

8 comments

  1. chokyulate7 · September 11, 2012

    Akhirnya kluar jga.ni prtma klinya ak mampir ke blog ni hehe.myunghee -jiyeon.kris – ji eun.siip
    Tdnya khawatir da cnta segi empat,tp kayaknya gak deh*sotoy
    D tunggu next partnya.hwaiting ^_^

  2. parkleni · September 11, 2012

    hwaaahhhh… Akhirnya update juga ff ini.. Haha..😀 Myunghae JiYeon udah jodoh tuhh.. Haha.. Ahhh… Gk sabar nunggu Myunghae JiYeon moment lainnya lagi…. Ahahaha…😀
    daebak!!! Update soon😀

  3. Julitha_MyungYeon · September 11, 2012

    Hwaahh, akhr’x d’post jga nihh FF d’tungguin bngetzz stiap mampir ke blog ini sllu cek FF ini akhr’x publish jga. . !!!

    MyungHae-Jiyeon, Kris-JiEun. . .
    Duhh ngebayangin drama MyungHae-Jiyeon romantiezz bngetzz. . .
    Jadi gak sbar nntiin next part’x. . .

    Thor, next part’x jgn lama2 lagi donkk. . !!! Pnsaran bngetzz sama lnjutan’x nihh. . !!!

  4. haebin · September 11, 2012

    kependekan.akankan terjadi cinta segiempat.kekeke g sabar next partnya

  5. Saasaa · September 12, 2012

    Wuah karakternya rame..
    Next part banyakin adegan romantisnya ya-
    Hahaha

  6. Wiwid · September 12, 2012

    hadeuhhh… lama banget ni ff.
    tp sekali rilis memuaskan.
    next part jgn lama2 ya…

  7. ika · September 12, 2012

    daebak….
    tp maunya myunghae sm iu…

  8. Dear Dhiyah · October 3, 2012

    Jiyeon – Iu ???
    tentu z,, BESTFRIEND FOREVER !!! ^^
    brhubung da Kris, Jiyeon ma Myunghee or Kriss g da masalah
    wkwkwk

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s