Part 3 : The New Planet is EXOPlanet

Title : The New Planet is EXO Magic
Author : Ichen Aoi
Genre : Fantasy and many more…
Cast : EXO and many more…
Credit image : on google
==

Hari ini Kris meminta kepada 11 pelajar terpilih itu untuk bersiap – siap. Mereka akan berangkat dan tinggal disebuah bangunan kecil yang akan menjadi asrama mereka untuk membantu penelitian ini entah untuk berapa lama. Yang jelas baik Chanyeol maupun Baekhyun menginginkan hal ini selesai secepatnya. Mereka tidak ingin berada dibawah tekanan Kris terlalu lama.
Sebuah mobil bus panjang sudah terparkir dihalaman sekolah mereka. Disana tertera sebuah tulisan yang cukup jelas ‘Sains Research Agency’. Beberapa pelajar menatap mobil itu dengan kagum, karena siapapun yang dijemput oleh bus tersebut adalah sebuah pertanda kalau ia anak yang cerdas dan sangat dibutuhkan dalam sebuah penelitian sulit.
Mereka bertanya – tanya soal siapa yang akan dikirim untuk tugas penting ini dan pertanyaan mereka terjawab ketika Kris dan beberapa anggotanya turun dengan penuh wibawa dari atas tangga. Semuanya berpakaian rapi, lengkap dengan almamater mereka.

“Perhatian kepada semuanya! Kami akan pergi dalam sebuah tugas, untuk sementara ini yang menggantikan ku adalah kalian. Jadi tolong jaga nama baik sekolah” ucap Kris dengan tegas kepada seluruh pelajar yang berkumpul disana.

Mereka semua tersenyum dan mengangguk. Mendapatkan kepercayaan dari seorang Kris adalah hal yang berarti bagi mereka. Mengingat selama ini Kris lebih memilih mengerjakan semuanya sendiri atau bersama staffnya sehingga pelajar lain hanya menikmati hasilnya saja.
Semuanya langsung bersiap menuju bis yang sudah menanti mereka didepan bus.

“Ya hyung! Kemana celana ku?” teriak Chanyeol kepada Kris yang langsung menatapnya dengan tajam. Chanyeol langsung membungkam mulutnya dan pada akhirnya lebih memilih diam.

Disisi lain Luhan sedang memeriksa barang bawaan Lay. Ia tampak mengacak – acak isi ransel Lay yang langsung dihadiahi tatapan mengancam. Namun sayangnya Luhan sama sekali tidak menyadari hal ini.
“Seharusnya kau bawa handuk yang banyak” usul Luhan sambil membenahi kembali isi tas Lay. Lay hanya mengangkat bahunya sambil menghela nafas berat.

Lain lagi dengan Tao, Xiumin dan Baekhyun yang tampak sibuk berebutan dengan keripik kentang dengan penuh semangat.
“ANDWAE!! Keripik kentang itu milik ku!” teriak Bakehyun putus asa.
“Tidak bisa! Kalau kalian berani mendekati keripik ini, ku pastikan kalian akan bernasib sama seperti mereka!!” ancam Tao tidak mau kalah.

Xiumin langsung menghentikan langkahnya dan menatap keripik itu dengan tidak percaya. Ia akan menjadi bagian dari keripik itu? rasanya jadi menjijikan. Ia langsung menahan Baekhyun yang nyaris saja salto untuk merebut keripik dari tangan Tao yang sudah menunjukkan aura tidak enaknya.
“Sebaiknya kita menyerah, aku kan bakpao tidak ingin menjadi setipis keripik” ucap Xiumin pada Baekhyun yang masih tampak tidak ikhlas melepaskannya namun apa daya.

“Aku tidak ingin pergi dengan mu!” ucap D.O dengan tegas karena ia kesal sejak tadi Suho selalu membututinya hanya untuk mengambil sesuatu yang berharga darinya.
“Jebaall~ buing buing… kkkk~” bujuk Suho lagi.
“Tidak! Aku tidak akan memberikan kaos sale itu pada mu!!!!” balas D.O dengan emosi meluap – luap. Sehun langsung datang dan memisahkan keduanya sebelum terjadi pertempuran sengit disana.

Chen melirik kearah bus dibelakangnya yang kini hawanya semakin tidak enak. Ia menyadari kalau Kris sedang menatap mereka dengan ganas dari dalam bus. Chen langsung mengomandoi semuanya bersama Kai untuk segera masuk kedalam bis itu sebelum Kris mulai emosi.

*

Pusat Penelitian Badan Internasional

Kris memandangi absensinya. Ia kemudian menatap anggota kelompoknya satu per satu. Rasanya akan menjadi sangat sulit untuk mengatur mereka ber-11 sekaligus dalam satu waktu yang sama. Apalagi Chanyeol tampaknya butuh bimbingan khusus.

“Suho?”
“Ne!”

“Luhan?”
“Hadir!”

“D.O?”
“Do Kyungsoo here~~”

“Kam.. Jong?”
“Kai Jongin hyung~”

“Milky bubble tea? Siapa lagi ini?”
“Aku! Aku!! Aku yang cute dan manis hyung!”
Kris langsung menggelengkan kepalanya dan mengganti nama tersebut menjadi Sehun. Ia sekarang merasa membawa segerombolan anak TK.
“Bao Baozi Zi?”
“Aku! Xiumin! Bukan aku yang menulisnya begitu”

“Ok! Ok! Chenchen?”
“Ne, Wuwu?”
*plak!*
Kris memukul kepala Chen dengan gulungan kertas.

“Park Channie? Chanyeol?”
“Ne hyung~ ahh kau mengenal ku dengan sangat baik”
Kris langsung mendengus kesal. Rasanya ia akan kehilangan kesabarannya saat ini juga.

“Byun Baek?” Baekhyun bukan?”
“JANGAN MEMOTONG NAMA KU SEENAKNYA!!” teriak Baekhyun murka.
“Tapi AKU TIDAK MEMOTONG NAMAMU! Kertasnya yang menuliskan begitu!” tuntut Kris dengan tidak kalah sadisnya dan langsung membuat Baekhyun terdiam sambil menunjukkan senyuman innocentnya.

“Laycorn? Jagung?”
“Itu aku ge. Yi Xing”

“Huang Zi Tao?”
“Aku disini. Dan ge pasti melihat ku lebih bersinar”
“Sesuka mu”

Kris langsung memasukkan kertas itu kedalam tas ranselnya sambil berdoa dalam hati semoga mereka tidak membuat kesalahan – kesalahan nantinya. Ia sedang tidak ingin terlibat dalam masalah yang pelik. Sementara itu para ilmuwan senior tampak bimbang.

“Kita menyerahkan tugas ini pada mereka? Tapi mereka aset terbaik yang kita punya”
“Justru karena itu kalau tidak dicoba tidak akan tahu kan?”
“Disana mengandung gas beracun. Dan kita mengirimkan pelajar kesana?”

Semua menghela nafas ebrat. Mereka tidak tahu harus memberitahukan hal ini pada Kris dan teman – temannya atau tidak. Namun misi mereka bisa gagal kalau para pelajar itu batal menyelidiki planet baru ini. Planet EXO.

*

Roket dan segala macam alat keamanan untuk penerbangan telah disipakan. Kris bersama yang lainnya sudah memakai pakaian ruang angkasa itu dengan sempurna. Tabung oksigen juga sudah disiapkan dengan rapi.

“Kris, kembalilah bersama mereka dengan selamat” ucap salah satu ilmuan paruh baya itu dengan tatapan penuh pengharapan. Kris hanya mengangguk sambil mengacungkan ibu jarinya. Ia yakin semuanya akan baik – baik saja.

“Ge~~ Cepat!! Luhan ge dan Xiumin ge sudah siap menerbangkan roketnya!!” teriak Tao dari depan pintu roket. Kris langsung mengangguk dan menyusulnya. Suara deru yang keras menandakan semua mesih sudah menyala. Sejauh ini Luhan, Xiumin dan Suho adalah pengemudi yang handal dalam berbagai transportasi dunia, tidak ada masalah jika mereka yang menanganinya.
Puluhan ilmuan itu menatap kelangit dengan penuh pengharapan.

*

Ke -12nya mendarat dengan selamat keplanet yang dituju. Mereka menatap sekeliling dan hanya menjumpai kabut tebal serta bebatuan. Mereka sudah mulai mengambil potongan sampel untuk diteliti dilaboratorium nanti. Sebuah kumpulan cahaya menarik perhatian mereka.
Vhanyeol berusaha menyentuhnya namun kemudian terjadi hal yang sangat mengejutkan. Cahaya itu seolah pecah. Cahaya itu melesat tidak beraturan dan menyilaukan pandangan ke -12 namja remaja itu. Mereka merasakan kalau cahaya itu seolah menekan dada mereka dan membuatnya terasa sangat menyesakkan.

“ARGHHHHH!!”
“KYAAAAAAAA!!”
“UUGHHHHH!!!”

Mereka saling berteriak dan berusaha menahan sakit yang teramat sangat. Cahaya besaar itu seolah ingin menelan mereka hidup – hidup. Mereka memeluk mereka masing – masing. Lalu cahaya putih keperakan itu terus melebar dan semakin meluas hingga menyelimuti mereka.

*Sing—*

Cahaya itu dengan perlahan hilang dan meninggalkan ke -12 namja itu dalam keadaan tidak sadarkan diri dan jantung mereka berhenti berdetak. Mereka jatuh diatas tanah bebatuan yang tandus dan gelap. Karena EXOPlanet adalah sebuah planet baru yang gelap dan dingin serta jauh dari kehidupan sehingga mustahil ada orang yang bisa bertahan disana kecuali manusia pilihan.

Kabar hilangnya kontak dari ke -12 pelajar itu langsung disambut dengan isakan tangis dari orang – orang terdekat mereka bahkan pemerintahan mengumumkan kalau ke -12nya meninggal dalam misi. Sebuah headline news dengan pokok berita yang sama terus menghiasi berbagai media selama satu bulan penuh.

12 Pelajar Dari International SAINS and Technology High School Dikabarkan Menghilang dan Dinyatakan Meninggal Dalam Sebuah Misi Penelitian.

***

Tiga tahun kemudian, waktu manusia…

Suasana Seoul begitu padat dan hari ini adalah hari peringatan 3 tahun tentang gagalnya para ilmuan dalam penyelidikan kasus mengenai penemuan planet baru. Seorang namja misterius sedang memandangi patung perunggu yang ada didepan gerbang sekolah Sains yang amat terkenal itu. Ia memandangi deretan patung itu. Masing – masing patung diberi ukiran nama.
Namja itu memegang batu tersebut dengan jemarinya. Sebuah nama tertera disana…

-Wu Yi Fan-

Ia tersenyum kecil lalu meletakkan rangkaian bunga didepan ke -12 patung perunggu itu. sedangkan sebuah cahaya muncul dari cincin yang ditinggalkannya begitu saja didalam rangkaian bunga tadi.

.. TBC

6 comments

  1. Sari Nur hanifah · September 18, 2012

    Kyaaa seruuuuuuu~~ sudah lama aku menunggu ini!!
    Apa yang terjadi? Apa yang terjadi? #kepo.
    Mereka beneran mati? Aaaa tidakkk #lebai mode on
    Namja itu siapa? Ahhh pemasaran banget nih..
    Ditunggu part selanjutnya ya~, tapi jangan lama”..
    Hehehe.
    Aku juga masih setia lho nunggu It should be nine nya~
    Fighting!

  2. Orihimeindi · September 18, 2012

    Seruuu
    Pdhal baru baca dtgu lnjutanny

  3. Kan Rin Rin · September 19, 2012

    Serruuuuuu!!!

    Lanjut thor!!!!

  4. Tiikaa · September 25, 2012

    kyaaa…
    Baru nemu nih ff..
    Bru baca part 3 nya udh lngsung suka akunya..
    Thor itu mrka bneran pada meninggal ya??
    Andaweee…
    Sehunie ku…
    Next part nya jngan lama2 ya thor..
    Aku tunggu

  5. CandraChan233 · September 28, 2012

    ini ff favorite ak^^
    lanjut! jangan lama2 ne??

  6. Eun · August 12, 2013

    Cool

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s