[Part 8] Aurea Love

Title : Aurea Love
Author : Ichen Aoi
Cast : Lee MyungHae, Wu Fan (Kris), Park Jiyeon dan Lee Ji Eun
Support Cast : No Minwoo Boyfriend & Choi Min Ki NU’EST
Special Cast : Lee Donghae & Kim Seoyeon
Genre : Friendship, Romance
Sequel of : Dormitory High School and Domus Aurea Romance

==

Myunghae dan Jiyeon saling bertukar pandang sedangkan Kris tampak sibuk menyambut kedatangan Ji Eun.

“Kau datang lagi? Apa kau dekat dengan Myung –a?”

Pertanyaan Kris membuat JiEun sedikit bingung karena memang ia tidak tahu apakah ia dekat dengan Myunghae atau tidak. Mereka baru beberapa kali berbicara, tidak lebih bahkan tidak saling mengetahui nomor kontak. Apa itu bisa dikategorikan dengan asumsi ‘dekat’?
Sementara itu Jiyeon siap berbalik dan pergi meninggalkan ruangan itu namun Kris segera menyadarinya dan berpaling dari Ji Eun. Ia langsung menahan pergelangan tangan Jiyeon dengan cepat. Gadis itu mendelik kesal. Memang bukan salah Kris, karena kenyataannya Kris memang tidak tahu apa- apa.

“Kenapa kau mau pergi begitu saja? Aku kan mengundang mu karena aku butuh bantuan” ucap Kris panjang lebar dan sukses menarik perhatian Myunghae.

“Kau yang mengundang yeoja ini?”
“Ya, why?”
“Nothing”

Myunghae langsung menarik nafasnya dan memilih duduk dibalik meja piano, ia memilih menyibukkan dirinya dengan not not balok dan semacamnya. Jiyeon menatap lelaki itu sekilas, ia tidak pernah menyangka kesalahpahaman yang dulu akan berujung panjang begini. Sementara itu Ji Eun memutuskan untuk duduk disalah satu kursi yang ada diruang musik tersebut.
Mereka sibuk dengan kegiatan masing – masing selama satu jam. Tidak ada yang saling bicara sama sekali. Hingga akhirnya suara lantunan piano terdengar merdu. Kris, Jiyeon dan Ji Eun bisa melihat kalau jemari – jemari Myunghae tengah bermain disana. Setelah 5 menit berlalu lantunan piano itu selesai. Jiyeon langsung berdiri dan memberikan tepuk tangannya dengan singkat dan riang.

“Aku tidak tahu kau bisa bermain musik?” ucapnya sambil melangkah kearah Myunghae yang langsung mengalihkan perhatiannya dari piano dan menatap Jiyeon lekat – lekat.
“Kau…”
“Aku suka namja yang pandai bermain musik. Sebenarnya aku ini agak pemilih teman lho! Tapi hanya untuk namja, kalau yeoja aku bisa berteman dengan siapa saja”

Myunghae menatap Jiyeon dengan heran. Lalu menatap Kris, ia jadi bingung kenapa Jiyeon bisa dekat dengan Kris yang tampaknya tidak begitu ahli dengan musik. Jiyeon langsung tertawa kecil ketika menyadari arah pandangan Myunghae. ia langsung menepuk bahu Kris yang tampak jengkel dengan tatapan keraguan dari Myunghae.

“Kris Wu. Sangat ahli dalam rap, dance dan sangat ahli menarik perhatian wanita. Dia menguasai 3 bahasa dan 1 logat China, oleh karena itu ia dipilih menjadi ketua internasional musik pada waktu perkumpulan pelajar itu. Dan kau harus tahu! Dia bisa menarik perhatian pengunjung dalam jumlah banyak. Ya kan duizhang?”

Kris mengangguk bangga dan sedikit malu dengan penjelasan Jiyeon yang panjang lebar sedangkan Myunghae malah menatap Kris dari bawah hingga atas. Memang sempurna dari sisi manapun namun benar – benar tidak terlihat ia menyukai musik.

“Kau tidak percaya ya? Hhaa… Dan… Rasanya aku pernah dengar soal Lee Ji Eun, jadi bagaimana dengan mu?”

Jiyeon langsung mengalihkan perhatiannya pada Ji Eun yang tampak tidak siap untuk ditanya. Ji Eun hanya menatap mereka dengan kaku. Jiyeon menyadarinya dan langsung menarik tangan Ji Eun ke sisi cermin bersar yang biasa dipakai untuk latihan dance.

“Ok! Sekarang tatap cermin itu dan lihat disana ada pantulan dirimu. Yakinkan dalam hati mu kalau kau yang terbaik dan beruntung bersama orangtua mu. Jadi jangan segan bergaul dengan siapapun. Kau bisa menjadi teman siapa saja Ji Eun-a”

Ji Eun langsung menatap Jiyeon, baru kali ini ada orang yang bicara begitu dengannya. Myunghae dan Kris memandangi keduanya sambil tersenyum. Ji Eun dengan perlahan tersenyum lalu mengangguk riang, setidaknya sekarang ia sudah memiliki teman baru lagi.

“Kalau ada yang menghakimi mu secara sepihak seperti yang lalu, saat aku pertama bertemu dengan mu. Katakan saja pada ku! Aku yang akan membuat mereka bungkam. Karena aku tahu Myunghae sangat sibuk jadi…”
“Apa maksud mu huh?!”

Myunghae langsung bicara ketika namanya disebut. Jiyeon menatap dengan singkat seolah tidak terjadi apa – apa sedangkan Myunghae mulai menggerutu sendiri namun cukup didengar oleh Kris.
“Baru saja mau ku puji karena dia punya nilai positif ternyata masih saja menyebalkan”
“Kau memperhatikan Jiyeon?” goda Kris sambil menyenggol bahu Myunghae dengan stick drum. Myunghae langsung melotot dan membuat Kris tertawa. Jiyeon dan Ji Eun menoleh dengan heran.

“Hei!! Apa yang kalian bicarakan? Kenapa tertawa?” tuntut Jiyeon.

Tidak ada yang menjawab karena Kris sibuk tertawa dan Myunghae berusaha membungkam Kris agar tidak bicara sepatah katapun. Ji Eun hanya tersenyum melihat tingkah mereka bertiga. Karena Jiyeon mulai menarik – narik lengan baju Kris dan Myunghae. Tampaknya hari – hari akan semakin berwarna karena ketiga teman barunya itu.

*

Ren dan Minwoo mengawasi Myunghae dari meja kerja mereka. Tampaknya hari ini ada kejadian langka dan bermakna yang menimpa Myunghae. Ren dan Minwoo saling pandnag satu sala lain lalu menggeleng dengan tidak mengerti.

“Kau kenapa Myungmyung –a?” tanya Ren dengan to the poin. Hal ini membuat Minwoo berusaha untuk menutup tawanya yang bisa saja meledak.
“Kenapa memangnya?”
“Tampaknya ada yang salah dengan mu”
“Contohnya?”
“Menatap keluar, melamun lalu tersenyum samar sendiri. Aku tidak ingin punya teman yang memiliki gangguan kejiwaan” jelas Ren panjang lebar sambil menumpuk berkas – berkas OSIS diholder yang sudah disediakan.
“Aku juga!” sahut Minwoo sambil mengangguk dengan semangat.

Myunghae langsung menyentil dua gulungan kecil tisu dan langsung mendarat dengan mulus didahi keduanya. Ren dan Minwoo langsung mendelik dengan kesal.

“Kau ini seperti yeoja yang sedang datang bulan saja. aneh dan membingungkan juga emosian” protes Minwoo sambil mengambil berkas OSIS dimejanya dan menyerahkannya pada Myunghae untuk ditanda tangani.
“Kan kalian yang mulai dengan kata – kata kejiwaan”

Ditengah perdebatan itu, Sulli masuk dengan beberapa berkas ditangannya. Ia menyerahkannya pada Myunghae smabil memberi beberapa tanda pada kertas – kertas itu.

“Ini proposal dari club seni untuk usulan bakti sosial nanti”
“Acara amal itu?”
“Iya. Mereka menyarankan kita bisa perform malam hari dibeberapa daerah ramai seperti Apgeujong, Myeondong dan beberapa tempat lainnya”
“Boleh juga. Kita tinggal membuat list performer saja kan?”

Semuanya mengangguk, Sulli mengambil kembali berkas – berkasnya dan tersenyum pada Myunghae sambil mengedikkan kepala ke arah pintu masuk. Myunghae langsung melirik dan mendapati Ji Eun berdiri dengan kaku disana.
“Kau sedang menjalin sebuah hubungan ya?” bisik Sulli namun masih bisa didengar Ren dan Minwoo yang kini menahan senyum mereka serta rasa ingin tahu mereka. Myunghae langsung mengangkat kedua bahunya dan meminta Ji Eun untuk masuk kedalam ruangannya.

Sulli dan yang lainnya hanya memandangi Ji Eun dan Myunghae bergantian, berharap mendapatkan penjelasan disini atas sesuatu yang tampaknya telah terjadi tanpa sepengetahuan mereka.

“Jadi? Untuk apa kalian masih disini ketika aku sedang menjamu tamu?” desis Myunghae dnegan penuh tekanan yang langsung membuat Sulli, Ren dan Minwoo keluar ruangan sambil menggerutu pelan.

Myunghae langsung kembali menatap Ji Eun yang masih mematung. Myunghae memberi kode dengan matanya agar Ji Eun duduk dikursi yang ada dihadapannya.
“Jadi, ada keperluan apa dengan ku?”
“Begini, ku dengar sekolah akan mengadakan baksos dan aku ingin ikut serta didalamnya”

Ucapan Ji Eun yang tegas dan tepat membuat Myunghae tersenyum kecil lalu berdiri dan mengusap kepala Ji Eun dengan lembut layaknya memperlakukan seorang anak kecil. Ji Eun menengadahkan kepalanya untuk menatap Myunghae.

“Kau sudah bergaul dengan Jiyeon dan sikapmu jadi berubah. Tapi aku senang setidaknya kau sudah membuka diri mu untuk bergabung dengan yang lain”
“Gomawo” jawab Ji Eun pelan dengan wajah yang bersemu merah.

Sementara itu Jiyeon sibuk disekolahnya. Ini sudah ke tujuh kalinya ia mengulang dance yang sama. Semua pengajar menatapnya dengan kagum. Jiyeon pelajar yang penuh semangat dan sangat cepat menghafal apa yang diajarkan kepadanya.

“Jiyeon –ah! Hebat! Aku akan mengajukan kepada ketua yayasan untuk mengirim mu keluar negeri. Kau tahukan soal kompetisi yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini?”

Seorang namja manis yang menjadi salah satu pelajar namja favorit disekolah itu langsung berlari kecil kearah Jiyeon sambil melemparkan sebuah handuk putih.

“Zhang Yi Xing ge, Ahhh tidak! Lay ge, aku tidak hebat seperti gege. Aku maish harus banyak belajar dan ku rasa yayasan sekolah akan berfikir seribu kali sebelum membiayai ku dan mengirim ku keluar negeri”

Namja bernama Lay itu malah tertawa saat mendengar jawaban Jiyeon. Sedangkan staff pengajar sibuk mengajari pelajar yang lainnya keculia Jiyeon dan Lay yang diberikan jam istirahat lebih awal karena sempurnanya gerakan mereka.

“Sonsaengnim, kami izin ke kantin ya?” teriak Lay didalam ruang latihan dance itu.
“Ne. Kembali kesini dua jam lagi ok?”
“Siap sonsaengnim~”

Lay langsung menarik tangan Jiyeon menuju kantin. Keduanya memang sangat dekat sebagai senior dan junior bahkan ada yang mengira kalau mereka adalah kakak – adik kandung. Mereka memiliki bakat yang sama dan saling memperhatikan satu sama lain.

“Jadi bagaimana dengan namja yang kau ceritakan tempo lalu itu?”

Lay bertanya sambil menggeser kursi agar ia bisa duduk. Jiyeon sudah siap dengan menu makanan kantin dan memesan beberapa makanan serta jus jeruk. Jiyeon langsung menatap Lay dengan tatapan lelah dan memohon. Jiyeon selalu menolak untuk membahas masalah Myunghae disaat moodnya sedang baik. seperti hari ini misalnya.

“Myunghae Lee?”
“Ne. Ku dengar dia berasal dari keluarga kaya?”
“Molla. Aku tidak pernah melihat orangtuanya”
“Feeling ku mengatakan namja itu adalah anggota keluarga Lee dari pengusaha Domus Aurea Company”
“Kalau begitu aku akan menjauhi saingan bisnis keluarga ku!”
“Hhaaa… Perusahaan keluarga mu dengan DA Company kan tidak ada masalah”
“No! Mulai sekarang ada sejak namja menyebalkan itu sama sekali tidak menerima permintaan maaf ku dan malah bersikap menyebalkan didepan ku”

Lay tertawa. Ia tidak pernah melihat Jiyeon bersemangat seperti ini ketika sedang membicarakan seorang namja. Makanya ini salah satu hal langka sejak beberapa tahun ia mengenal Jiyeon.

“Htai – hati, kau bisa menyukainya”
“Tidak akan ge! Kalau gege mau membuat mood ku semakin hancur lebih baik aku kembali kekelas saja!”

Ancaman Jiyeon kembali mengundang tawa Lay. Ia menggelengkan kepalanya sambil menahan tawa lalu memegang bahu Jiyeon, menenangkan yeoja itu agar tidak meledak – ledak lagi.

“Ne, ne arraseo! Lebih baik kita makan”
“Ge~~ jangan tertawa terus~~”
“Ne~ ku usahakan”

Jiyeon hanya bisa menggerutu kecil tiada henti karena nyatanya Lay masih tetap sama. Berusaha untuk tidak tertawa dengan mimik wajah yang lucu. Dan itu sangat menyebalkan untuk Jiyeon. Namun setidaknya ia tidak harus melihat wajah Myunghae hari ini. Setidaknya begitu.

.. TBC

Please download for the backsound in J Min with Stand Up (ost. To The Beautiful You)

13 comments

  1. Vally · September 27, 2012

    Thor knp pendek?, tp tetep daebak. Gomawo udah dilanjutin ff ny

  2. rini mardiani · September 27, 2012

    Yee akhirnya rilis jg ? Ku hrap myunghee ma ji eun , ,

  3. talithaJiyeonClouds · September 27, 2012

    daebak!!! Publish soon🙂

  4. parkleni · September 27, 2012

    kependekan author… Gk ada Myunghae JiYeon momentnya.. Update soon😀
    daebak!😀

  5. parkleni · September 27, 2012

    kependekan author… Gk ada Myunghae JiYeon momentnya.. Update soon😀
    daebak!😀 .

  6. Dezztidini · September 28, 2012

    Anyeong q reader bru…dini imnida 90line…
    Q bru bca part nie,tpi suka ma crtanya pa lg yg main jiyeon walaupun sdkit bngung karna g tau sosok myunghe tu sapa/brasal dr boyband mana…hehe
    lanjut dech… B-)

  7. Dezztidini · September 28, 2012

    Anyeong q reader bru…dini imnida 90line…
    Q bru bca part nie,tpi suka ma crtanya pa lg yg main jiyeon walaupun sdkit bngung karna g tau sosok myunghe tu sapa/brasal dr boyband mana…hehe
    lanjut dech… B-) ;>

    • idolfanfiction · September 29, 2012

      Yang jadi Myunghae Lee itu namanya Lee Chihoon. Dia ulzzang🙂

      • Dezztidini · October 3, 2012

        Ouch dy ulzzang,,krain boyband…Kkk
        kpan d lanjut chingu??
        Pnsaran nich…
        Sbnernya lbh suka krisyeon…hehe

  8. Julitha_MyungYeon · September 28, 2012

    B’rasa pndek baru aja baca tlisan keramat dahh mncul ‘TBC’. . .
    Tpi, ttp suka. . .
    Moga aja Jiyeon ama MyungHae Jadian trus romantis2an dehh. . .

    Next part cpetan ya thor. . . Pnsran sama lnjutan’x nihh. . .

  9. chokyulate7 · October 1, 2012

    Lucu..tngkah tokohnya bkin gmes.ak ngebyanginnya jd kya nonton manga😀..jiyeon myunghee.awas ya ntar jd ska lo.jieun kris. .ska jga ma mreka.jieunnya mlu2..
    D tnggu next partnya…

  10. Dear Dhiyah · October 3, 2012

    musik n dance ??
    bisa brsatu ko !!
    Myunghee – jiyeon !!!

  11. haebin · October 4, 2012

    di part ini blm ada konfliknya.plus ceritanya masih blm bsa direka mau jdi apa.lanjut thour.fighting

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s