[Part 5] Midnight Sun

Title
Midnight Sun

Author
Ichen Aoi @ichen_aoi

Length
Chaptered

Rating
Random (+15)

Genre
Romance, Friendship, Family

Cast
Jessica Jung
Tiffany Hwang
Kim Taeyeon
Seo Johyun
Wu Yifan
Xi Luhan
Park Chanyeol
Do Kyungsoo
Oh Sehun

Support Cast
Kim Jong In
Byun Baekhyun
Choi Jin Ri

Disclaimer
this story is mine and all cast is my biased Hhaaa…

Backsound
Ai Otsuka – Planetarium

Design Cover
Jea

Author Note
fanfiction ini sangat pendek karena saya menulisnya disela jam kerja dan saya memutuskan untuk tidak jadi hiatus tapi jadwal publish menjadi jauh, selain itu fanfiction ini juga dipublish di idolfanfiction.worpdress.com

Jessica langsung berlari keruang tengah dikediaman keluarga Jung yang sangat megah dan mewah. Ia langsung menemui eommanya yang sudah duduk disana dan tampak menandatangani beberapa berkas.

Mommy~~ what are you doing?”

Wanita itu langsung menoleh dan menatap putrinya yang kini sudah berdiri didepannya. Jessica memiliki warisan kecantikan wanita itu. Aura berwibawa dan kuat yang membuat siapapun tunduk dan enggan untuk mencari masalah dengannya. Nyonya Jung. Seorang pengusaha yang sangat menjunjung tinggi segala macam bentuk status kekuasaan. Bahkan suaminya pun tidak bisa berbuat banyak, yang ia tahu isterinya akan memberikan segala yang terbaik untuk Jessica.

“Tentang apa?”
“Menarik semua barang – barang kami dan tiba – tiba menjual apartemen. Mommy ini melihat ku dan teman – teman ku menjadi gelandangan huh?!”
“Nona Jung, bicaralah dengan sokap yang sopan. Duduk dengan tenang”

Jessica menghela nafas kasar lalu duduk dihadapan ibunya. Ia masih menatap wanita itu dengan tajam. Ia tidak terima kalau sampai seorang Cho Kyuhyun yang turun dalam masalah ini karena ini berarti kasusnya sudah sangat rumit.

“Mommy bahkan menugaskan Kyuhyun kan?”
“Dia yang terbaik”
“Tidak! Dia yang terkejam!”

Nyonya Jung langsung tersenyum mendengar ucapan putrinya barusan. Sedangkan dibelakang Jessica, ia bisa melihat Kyuhyun berdiri dengan tenang. Tidak ada ekspresi sama sekali diwajahnya.

“Kau baru saja memujinya?”
“Tidak! Aku mengatakan dia kejam dan yang lain juga!”
“Maksud mu Tiffany, Taeyeon dan Seohyun?”
“Tentu saja!”

Nyonya Jung menganggukkan kepalanya sesaat lalu bersandar pada sofa merah tersebut dan tersenyum kearah Jessica dengan penuh arti.

“Kalau begitu ia berhasil. Ia yang terbaik. Karena telah berhasil menemukan kalian di sebuah club malam”

Jessica langsung menatap ibunya dengan terkejut. Ia berfikiran kalau Kyuhyun masih akan mau membantunya, setidaknya lelaki itu teman masa kecil Tiffany, Taeyeon, Seohyun dan dirinya. Apakah karena status semuanya bisa jadi berubah kejam?

“Mommy yang merubahnya jadi seperti itu!”
“Itu kewajibannya sebagai keturunan buttler terbaik bukan?”
“Kami bukan barang!!!”

Jessica langsung berdiri dan meninggalkan tempat itu. Ia sempat memandangi Kyuhyun sejenak lalu pergi dengan pandangan kecewa. Satu yang Kyuhyun tahu, tindakannya salah. Ia menyakiti teman – temannya yang berharga namun semua ini sudah menjadi bagian dari tugasnya dan ia tidak akan mengecewakan siapapun yang bangga dan berharap padanya.

==

Tiffany memutuskan untuk membiarkan tubuhnya berbaring ditempat tidur kamarnya. Ia kembali kekediaman keluarganya yang berarti ia kembali kepada peraturan – peraturan yang menekan dan memaksa. Ia memeluk boneka beruang berwarna pink yang selalu menjadi teman curhatnya disana. Ia tersenyum memandangi boneka itu.

Ia merubah posisinya menjadi duduk bersandar pada tempat tidur dan tersenyum menatap bonekanya kemudian meraihnya. Ia membelai kepala boneka tersebut dengan lembut.

“Hai, bagaimana kabar mu? sudah sebulan kita tidak bertemu bukan? Kekebabasan ku hanya bernilai satu bulan, itu mengerikan Hhaaa…”

Tiffany menghela nafas panjang lalu pandangan matanya berubah mengekspresikan kesedihan yang teramat dalam. Ia memeluk boneka itu dan membenamkan wajahnya disana kemudian terlihat bahunya sedikit bergetar. Gadis itu menangis.

“Kau tahu Mr. Teddy? Lelaki yang pernah ku ceritakan pada mu beberapa tahun yang lalu tiba – tiba saja kembali. Kedatangannya membuat ku merasa takut dan merindukannya. Dia sudah tumbuh menjadi lelaki yang manis dan tampan. Senyuman hangatnya masih sama”

Tiffany kembali terisak. Ia meraih selimutnya lalu menutupi sekujur tubuhnya yang mulai kembali menggigil. Ia merindukannya. Ia merindukan lelaki itu, sangat merindukannya dan masih mengharapkannya namun disisi lain ia takut. Ia takut kejadian itu terulang lagi karena sampai berapakali pun ia masih tidak akan pernah bisa melupakan kejadian itu.

==

Seohyun berdiri dihadapan ayahnya. Ayahnya entah untuk yang keberapa kali sudah berjalan mondar – mandir diruang kerjanya. Entah apa yang terjadi sehingga Nyonya Jung memutuskan untuk mengembalikan semua putri kekediamannya masing – masing. Yang ia dapatkan bahwa ada kabar tidak baik dan mereka harus menjaga permata mereka sendiri. Nyonya Jung hanya bilang kalau gadis – gadis itu tidak boleh dibiarkan lepas dari pengawasan dan saat ini Seohyun bahkan tidak bicara tentang apapun itu.

“Jadi sebenarnya ada apa?”
“Appa…”
“Baiklah, kau tidak akan bicara. Tapi jika seorang kerluarga Cho sudah turun tangan berarti ini masalah serius. Kau tahukan bagaimana pentingnya keluarga Cho? Tidak hanya buttler etrbaik tapi juga seorang intelejen terbaik milik negara ini”
“Aku mengerti appa”

Tidak ada gunanya meminta Seohyun untuk bicara karena sudah hampir selama dua jam tidak ada kemajuan sama sekali dari permbicaraan mereka ini. Lelaki paruh baya itu menarik nafas dalam – dalam lalu mengambil beberapa berkas.

“Baiklah kalau kau tidak mau bicara, sebaiknya kau kembali membantu perdana menteri untuk mengadakan study kebeberapa negara Asia”

Seohyun langsung menoleh dengan cepat. Ia memang sudah terbiasa dengan tugas – tugas ini dan meninggalkan masa kuliahnya namun itu tidak berefek buruk pada nilai – nilainya karena memang ia gadis yang cerdas. Namun bukan itu masalahnya, tapi hal semacam ini bisa menghabiskan waktu selama sebulan sedangkan ia dan eonnideulnya memiliki sebuah rencana lain dalam waktu dekat.

“Tapi bukankah itu akan memakan waktu berbulan – bulan appa?”
“Memang, tapi hanya kau yang bisa kami harapkan”

Bahu Seohyun melemas. Padahal ia sudah mengatur rencana agar bisa kembali bertemu Sehun usai jam kuliahnya, setidaknya Sehun bekerja ditempat yang benar. Midnight Sun dikala pagi hingga sore hanya merupakan sebuah café biasa. Namun tampaknya ia tidak bisa melakukan hal itu.

“Arraseo” ucap Seohyun pada akhirnya.

==

“Eomma sudah bilang beberapa kali agar kau mengikuti jalur bisnis”
“Tapi menjadi seorang designer juga sebuah bisnis”
“Tidak! Perusahaan telekomunikasi lebih baik daripada gambar – gambar coretan itu!”

Taeyeon memandangi ibunya dengan tidak percaya namun ia sangat kecewa ketika ibunya bilang kalau semua gambar designnya hanyalah coretan yang tidak berarti. Sedangkan ia sangat berminat dibidang itu. Bahkan ia berencana akan membesarkan semuanya di Paris. Ia tidak pernah menyangka kalau semua ini benar – benar penolakan yang tegas.

“Setidaknya aku bisa membuat laporan keuangan dan semacamnya”
“Taeyeon –a, sebaiknya kau belajar lebih banyak lagi”
“Hajiman eomma…”
“Eomma tahu apa yang terbaik untuk mu”

Taeyeon memandangi ibunya sesaat lalu menggelengkan kepalanya. Ia tahu kalau semua ini tidak akan selesai dengan mudahnya. Ibunya dan ibu Jessica memiliki sikap yang tidak terlalu jauh berbeda sehingga ia sudha hafal benar bagaimana sikap keduanya.

“Eomma bahkan tidak mendengarkan penjelasan ku!”
“Taeyeon, eomma akan meminta seseorang yang tepat untuk membantu mu menjadi seorang wanita”

Taeyeon tidak ingin mendengar lebih banyak lagi. Ia langsung memutuskan untuk segera pergi dari tempat itu sebelum segalanya semakin rumit dan menyakitkan.

==

Hari ini semua surat kabar memberitakan hal yang sama dengan huruf yang dicetak tebal dan besar yang menandakan sebuah headline news. Dan pada akhirnya surat itu sampai ketangan – tangan orang yang bersangkutan.

Jessica Jung, Stephanie Hwang, Kim Taeyeon dan Seo Joohyun Ditemukan Sedang Bermesraan Bersama Lelaki di sebuah Club Malam

Banyak foto – foto buram yang terpampang disana namun beberapa jelas menunjukkan wajah keempatnya. Bahkan hal semacam ini pun sampai kepada rekan bisnis dan banyak yang mempertanyakan soal sikap yang tidak terduga dari putri – putri kalangan terhormat itu. ternyata usaha Nyonya Jung untuk menekan berita ini tidak cukup kuat. Bagaimanapun media menginginkan berita yang mengejutkan dan panas.

“Bagaimana sekarang?”
“Kita harus membuat media sibuk”
“Caranya? Batasi pertemua keempatnya dan berikan mereka banyak kegiatan”

Sehun membawa majalah yang ada ditangannya dengan tergesa – gesa. Ia langsung menghampiri hyungdeulnya dengan secapat kilat. Keempat lelaki yang sedang bersiap – siap untuk memasuki kelas itu langsung menatap kearah Sehun dengan bingung.

“Ada apa?”
“Baca saja hyung!”

Kris, Luhan, Chanyeol dan Kyungsoo langsung berkerumun untuk membaca berita yang ditunjuk oleh Sehun. Keempatnya langsung saling bertukar pandang dengan cepat. Mereka benar – benar tidak menyangka kalau noona – noona itu benar – benar putri pengusaha kaya tersebut.

“Ini sama sekali tidak berkeprikemanusiaan!”

Ucapan Chanyeol yang mendadak langsung membuat Kris, Luhan, Kyungsoo dan Sehun menatap sinis. Sejak kapan Chanyeol yang berantakan mengerti soal keprikemanusiaan?

“Baiklah! Cari saja jadwal mereka” usul Kris.

Semuanya setuju dan pikiran mereka langsung pergi dari raga mereka. Tidak ada seorang pangeran pun yang akan membiarkan sang tuan putri tersakiti.

Taeyeon bisa melihat nuansa ruang tengahnya telah didekorasi dengan sedemikian rupa. Keluarganya akan mengadakan pesta pertemuan lagi, ia yakin ini salah satu cara untuk membersihkan nama baik mereka atau lebih teptanya nama baiknya seorang tuan putri Kim Taeyeon yang sempurna.

Tiffany semakin terlarut kedalam lembaran masa lalunya ia semakin merindukan lelaki itu. lelaki yang telah membuatnya hancur dalam satu waktu. Meski begitu perasaannya tidak akan pernah berubah karena ia memang bukan gadis yang mudah menyukai seorang lelaki meski selama ini ia berusaha menutupi sikapnya yang satu ini.

Tiket pesawat sudah berada ditangan Seohyun, gadis itu sudah mengepak beberapa keperluannya. Ia sesekali menghela nafas berat berharap semua ini akan menjadi mimpi. Ketika ia mulai merasa dekat dengan seseorang namun dengan cepat pula ia dihalangi tembok besar yang tebal. Kenyataan tidak semudah yang dibayangkannya.

Jessica sekali lagi harus menghadapi ibunya. Kali ini ia diberikan sebuah tugas yang sudah pasti akan memberatkannya dan ia tolak namun ia tidak memiliki cara lain selain kabur dengan segera karena bagaimanapun ia tidak akan membiarkan dirinya dicabik – cabik dari dalam.

… TBC

The next backsound TVXQ – How Can I?

6 comments

  1. sabrina anugrahi · November 10, 2012

    Lanjut chinguuu, keren ceritanya…

  2. Wonseo4ever · November 10, 2012

    Lanjut chingu…. ceritanya bikin penasaran…
    Seo bakal ninggalin Sehun ea?? kacian.. *sini tak peluk* #plakkk abaikan ..

  3. seohann · November 10, 2012

    lanjut chingu , sebenarnya sih agak kecewa seohyun ga sama luhan , tapi aku juga suka seohyun sama sehun .
    semua exo yg sama seohyun aku suka \(^_^)/

  4. azizah rahma · November 11, 2012

    Aothooorr…harus lanjut ini!
    Duhh,makin penasaran ama kelanjutannya..
    Next chap ditunggu ya thor..😉

  5. yulsicshipper · November 16, 2012

    Penasaran ama lanjutannya ,lanjut thor🙂

  6. Aan's L-hope · November 2, 2014

    Jessi Couple nya 2 Kris sma luhan(?)
    Knapa luhan gak sekalian sma seohyun biar nnti Jadi seohunhan, tapi sma sehun juga gpp soal’y sehun juga cute^^

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s