[FREELANCE] Stop, Please!!

Tilte: STOP, PLEASE !!!

Main Cast :
You as Hwang Young Hee
Tiffanny Snsd as Hwang Mi Young

Other Cast :
Eommamu
Choi Siwon
Lee Sung Min

Genre : Sad

Rating: General

Author : Febrianty Febi

Okeii kita pembukaan dulu hahaha.,Ini FF kedua saya, agak amatiran saat saya membuatnya, jadi maap maap ya kalo baca FF saya akan membuat para hadirin jadi puyeng kepalanya karena ini FF gaje. Hahah. Sebelumya maap ya kalo ada kesalahan dalam penulisan. Dan setelah membacanya mohon tinggalkan jejak anda wkwkw ^^.

Cekidot


Bismilah…

Author Pov
Kau adalah Hwang younghee seorang anak tiri dari ayahmu, ayah dan eomma kandungmu sudah meninggal, dan kini kau hidup bersama istri ayahmu yang tampak tak suka akan kehadiranmu tapi kau selalu bahagia karena kau memiliki eonnie yang bernama Hwang miyoung yang sangat menyayangimu. Ditambah kehadiran Choi siwon, anak dari teman ayahmu yang kini sudah akrab dengan keluargamu. Kau, miyoung dah siwon begitu dekat, sampai kini kau memiliki rasa yang lebih terhadap siwon, tapi rasa itu kau pendam karena kau tau siwon selalu memperlakukanmu sebagai adiknya.

“ Pernikahan?” Tanyamu kaget dengan nada keras.

“Iya, ini demi perusahaan…kau tau sendiri bagaimana keadaan perusahaan setelah ayahmu meninggal, belum lagi eomma aku harus membiayaimu dan Miyoung” Ucap eommamu yang adalah eomma tirimu.

“Aku tidak mau, aku tak mau menikah” Tolakmu. Sementara Miyoung hanya duduk terdiam tak mampu berbuat apa-apa saat eommamu berbicara.

“Tak ada alasan untukmu menolak, kau akan tetap ku nikahkan dan keluarga Tn. Lee pun sudah setuju.” Ucap eomma kekeuh(?).

“Kenapa harus aku” Tanyamu.

“Hah? lalu siapa? Miyoung? kau fikir aku akan menikahkan putriku pada orang yang tak dicintainya…dengar…aku tak mau putriku tak bahagia karena menikah dengan orang yang tak dicintaiya dan aku tak peduli padamu aku akan tetap menikahkanmu” Ucap eommamu tajam. Matamu mulai berkaca setiap kali eommamu berkata seperti itu, kata-kata yang amat menyakitkan perasaanmu. Kau menatap mata eommamu tajam dan eommamu pun membalas tatapan tajammu, karena tak kuat dengan keadaan ini kau pun pergi kekamar dan menggerbrak pintu.

“Kenapa eomma lakukan ini? seharusnya eomma minta persetujuan padanya dulu” Kata Miyong.

“Eomma tak perlu miminta persetujuannya” Balas eomma datar.

“Eomma, kumohon batalkan pernikahan ini, biarkan Younghee memilih jalannya sendiri”

“Ini demi perusahaan, setelah ayahmu meninggal perusahaan semakin terpuruk, hanya dengan pernikahan dengan keluarga Lee perusahaan kita akan mendapat kesuksesan kembali”

“Apa tak ada cara lain eomma? aku tak tega pada Younghee, bagaimana hidupnya nanti jika menikah dengan orang yang tak dicintainya?”

“Eomma tak peduli… yang sekarang eomma pedulikan hanyalah bagaimaa cara mengembalikan kejayaan perusahaan”

“Cukup…apa hanya demi perusahaan, eomma tega mengorbankan kebahagian putrimu sendiri?” Miyoung berdiri dan memandang eommanya dengan kesal.

“Putriku? siapa putriku? putriku hanya kau Hwang Miyoung…dia? dia hanyalah…” Ucap eommamu terpotong.

“Eomma” Bentak Miyoung. Tanpa diketahui kau mendengar semua yang mereka katakan dan tanpa sadar kau mengeluarkan airmata karena rasa sakit hati yang kau tahan.

“Dia hanya anak dari kekasih gelap ayahmu yang dibawa masuk kedalam kekuarga kita dan aku dengan rasa sakit harus merawat anak haram itu…hah dia bukan purtiku.”

“Eomma” Lirih Miyoung.

“Dan sekarang setidaknya dia harus membayar atas semua yang kebahagian yang telah direbutnya dari kita.”

“Sudah eomma… jangan katakan apa-apa lagi…dia adikku, aku sangat menyayanginya,aku tak peduli siapa dia, apa masa lalunya, yang jelas dia tetap adiku.” Ucap Miyung lalu pergi. Kau segera menghapus airmatamu lalu menuju ranjang dan berpura-pura tidur saat Miyoung berjalan menuju kamarmu. Miyoung membuka perlahan pintu kamarmu dan mendapatimu yang sedang tertidur. Miyoung duduk ditepi ranjangmu dan membelai lembut rambutmu.

‘Maafkan aku, aku tak bisa membuatmu bahagia, siapapun kau, dimataku kau tetap Hwang younghee adikku yang sangat manis’ Ucap batin Miyoung.

‘Terimakasih eonnie, kau sudah cukup membuatku bahagia, walaupun kau tau siapa aku, kau tetap menyayangiku dengan tulus, aku menyayangimu Hwang Miyoung eonnieku yang sangat cantik.” Ucap batimu, kau mulai meneteskan airmata, Miyoung yang melihat tetes air matamu langsung berkata.

“Heiii kau pura-pura tidur ya?” Tanyanya. Kaupun membuka matamu.

“Hehehe iya, aku merasakan belaian lembutmu dan jika aku terbangun aku takut kau akan berhenti membelai rambutku, aku tak mau itu terjadi”

“Tidak, aku takan berhenti membelaimu, dengar…aku eonniemu, kau adikku, kita bersaudara, sebagai eonnie aku harus membuatmu tersenyum” Miyoung mulai meneteskan airmata.

“Bagaimana aku bisa tersenyum jika kau sendiri menangis” Kau tersenyum dan mengusap airmata miyoung dengan ibu jarimu. Miyoung memelukmu dan perlahan kau terlelap dalam pelukannya. Miyoung membaringakanmu di ranjang lalu menyelimuti tubuhmu lalu mematikan lampu dan membiarkanmu tidur nyenyak.

SKIP
Miyoung berlari mencari keberdaamu, setelah melihatmu duduk dibangku halaman belakang, Miyoung langsung memnghampirimu. Kau yang menyadari kedatangan Miyoung sontak kau langsung berdiri dari tempat dudukmu. Tiba-tiba Miyoung langsung memelukmu.

“Ada apa eonnie?” Tanyamu bingung.

“Kau tau? aku akan menikah…aku sangat bahagia…”

“Menikah? dengan siapa?”

“Kau pasti kaget…aku akan menikah dengan Choi Siwon”

DEGGG kau terkejut, kau terdiam saat Miyoung masih memelukmu.

‘Yatuhan…benarkah itu..eonnie akan menikah dengan Siwon oppa, bagaimana bisa…kenapa seperti ini’ Batinmu.
Tanpa sadar kau meneteskan air mata. Miyoung merasakan basah dibahunya yang ternyata itu airmatamu.

“Kau menangis?”

“Mmm…iya karena aku sangat terharu, tapi…bagaimana bisa eonnie dan Siwon?” Ucapmu bohong. Tangis bahagia? tentu saja bukan, melainkan tangis kesedihan. Orang yang kau cintai akan menikah dengan orang yang kau sayangi.

“Apa kau tau?, selama ini aku menyembunyikan persaan cintaku pada Siwon, suatu hari aku beranikan diri untuk menyatakan semuanya pada Siwon, dan ternyata aku tak sia-sia…Siwon juga punya persaan yang sama kepadaku”

‘Benarkah itu? eonnie dan Siwon salinh mencintai? lalu bagaimana denganku, apakah harus selamanya aku memendam perasaan ini’

Kau mencoba untuk tenang, dan terus memendam perasaan itu demi menjaga senyuman yang sudah terlanjur menghiasi wajah Miyoung, karena kau tak mau melihat Miyoung terluka saat tau bahwa kau juga mencintai Siwon. Tiba-tiba eommamu datang.

“Gomawo eomma, kau telah merestui pernikahanku dan Siwon” Ucap Miyoung berbaur dalam pelukan eomma. Eomma melepas pelukan itu dan menatap wajah Miyoung.

“Menikahlah dengan orang yang kau cintai dan orang yang mencintaimu, jangan sampai di ganggu oleh siapapun dan buatlah keluarga yang bahagia” Ucap eomma tersenyum kecut pada Miyoong seolah eomma sedang menyindirmu. Kau hanya menunduk dengan rasa perih yang mendalam.

“Oh ya Younghee, kemari” Perintah eomma, kau langsung mendekat.

“Ada apa eomma?”

“Kau dan Miyoung akan melaksanakan pernikahan secara bersamaan 2 bulan lagi, jadi kuharap kau tak mengecewakanku, arraseo?” Ucap eomma ketus padamu lalu berlalu pergi. Kau hanya diam tak mampu menolak ataupun menerimanya.

“Sudahlah…aku yakin calon suamimu itu orang baik, aku pernah dengar bahwa putra dari Tn.Lee itu sangat baik dan ramah apalagi dia juga tampan, aku yakin dia akan membahagiakanmu” Miyoung mencoba membuatmu tenang.

SKIP
Besok adalah hari dimana pernikahan dilaksanakan. Rasa gugup dan rasa bimbang menyelimuti fikiranmu. Kau terus berfikir apakah kau akan bahagia setelah menikah dengan orang yang tak kau cintai, apalagi kalian tak saling mengenal, kau sangat takut hal itu akan mambuatmu lebih tersiksa setalah menjalani pernikahan itu. Terlebih orang kau cintai akan menikan dengan eonniemu sendiri. Walau rasa perih karena kenyataan ini, kau tetap akan memendam perasaan cintamu itu terhadap Siwon demi kebahagiaan Miyoung orang yang sangat menyayangimu dengan tulus. Kau terduduk dilantai menopang tubuhmu di tepi ranjang sambil mendekap kedua lututmu.

“Tuhan…apa kau membeciku? apa karena aku anak hasil perselingkuhan? apa karena itu kau tak memberiku kebahagiaan…apa engkau tau betapa perihnya hati ini? sampai kapan kau akan menghukumku atas kesalahan yang tak kuperbuat?” Ucapmu didampingi deraian airmata.

TOK TOK TOK
suara ketukan pintu kamarmu, tapi kau tak menyadarinya karena masih terjaga dalam lamunuanmu. Krena tak ada jawaban, akhirnya seseorang masuk kedalam kamarmu sambil mambawa handuk berwarna putih. Ia membantumu berdiri dan mendudukanmu di tepi ranjang.

“Ahh eonnie” Ucapmu yang menyadari kedatangan Miyoung dan segera mengusap airmatamu.

“Kau menangis?”

“Ahh tidak, ada apa eonnie ke kamarku?”

“Jangan bohong, kau adikku jadi aku tau sifatmu…ingat besok adalah hari pernikahan kita, kita akan menjadi mempelai wanita yang sangat cantik, jadi jangan rusak mata indahmu dengan bengkak karena tangisan, dan satu hal, aku yakin setelah nanti kau menikah kau juga aka hidup bahagia, percayalah padaku” Ucap Miyoung lalu memberimu handuk yang tadi dibawanya.

“Ini…mandilah, aku sudah siapkan air hangat di kamar mandi, karena besok kita harus tampil cantik” Ucap Miyoung lalu meninggalkanmu
Setelah Miyoung pergi, dengan lunglai kau melangkahkan kakimu menuju meja kerjamu. Kau ambil kertas dan sebuah bolpoin, lalu dengan gemetar kau menuliskan sesuatu di atas kertas putih itu.

You Pov
***
Di kamar mandi tanpa membuka sehelai baju, aku berendam di air hangat yang tadi disiapkan eonnie. Aku benar-benar frustasi, sungguh aku tak menginginkan pernikahan ini, tapi mengapa eomma terus memaksaku dengan alasan harus membayar kebahagiaan yang telah direngggut eomma kandungku, yang jalas-jelas itu bukan kesalahanku. Sungguh tak ada kebahagiaan lagi untukku, aku lelah dengan semua ini, kapan ya Tuhan kau akan mengakhirinya. Apa aku mati saja? apa denga cara ini aku bisa melepas semua penderitaan hatiku. Orang bilang, bahwa manusia yang bunuh diri itu akan di murkai Tuhan, tapi…kepada manusia yang telah lelah dan ingin beristirahat apakah Tuhan berhak memberi hukuman?.

Author Pov
Perlahan kau menenggelamkan kepalamu di air hingga benar-benar tak terlihat dipermukaan sehingga membuatmu tak mampu lagi menghela nafas. Nafas yang hilang bersama menenggelamya seluruh tubuhmu kedalam air. Tak ada lagi nafas, tak ada lagi penderitaan, semuanya lenyap bersama nyawamu yang malang.

SKIP
Sebuah batu nisan yang bertuliskan Hwang Young Hee terpampang disebelah makam ayahnya disebuah pemakaman. Semua keluarga, relasi dan pegawai perusahaan tampak menghadiri pemakamanmu, tak terkecuali Lee Sungmin, calon suamimu turut hadir bersama keluarganya, dan lapang dada menerima pembatalan pernikahan ini dan akan tetep membantu perusahaan. Miyoung tak henti-hentinya menangis dalam pelukan Siwon saat melihat batu nisanmu sambil menggengam erat sepucuk surat yang kau tulis sebelun kamu mengakhiri hidupmu. Surat yang berisi…

“Eomma, kau tau aku sangat menyayangimu walau aku tau kau tek pernah suka apalagi menyayangiku, tapi aku berterima kasih karena kau telah marawatku hingga sebesar ini…Choi Siwon aku mencintaimu, walau aku takakn pernah mengatakanya, percayalah hanya kau yang kau cintai, tapi kenyataanya kau mencintai eonnieku, walaupun begitu, kumohon jaga baik-baik eonnieku jangan kau sakiti dia apalagi membuatnya menangis, dan kau Hwang Miyoung eonnie ku yang sangat baik, terimakasih kau telah memberiku kasih sayang yang tak pernah kudapatkan dari eomma, mian aku belun bisa membalas kebaikanmu, karena kurasa aku sudah terlalu lelah hidup didunia ini, biarkan aku menemani appa di sana.

Hwang Younghee.”

Sementara eommamu berdiri di samping makammu tanpa ada rasa sedih sedikitpun.

“Eomma, Siwon, ajjussi, ahjuma, bolehkah aku meminta sesuatu” Ucap Miyoung yang masih berderai.

“Katakan saja” Ucap ajjussi, appanya Siwon.

“Bolehkah kita melaksanakan penikahan disini?” Pinta Miyoung. Semua terdiam bingung.

“Aku mohon, aku hanya ingin melaksanakan pernikahan dengan disaksikan oleh orang-orang yang kusayang, aku ingin appa da juga Younghee menyaksikan pernikahan kita, aku yakin mereka juga ingin menyaksikannya, merkap pasti senang melihat kita menikah…aku mohon” Pinta Miyoung yang tak berhenti mengerluarkan airmata. Karena tak tega dengan kesediha Miyoung, akhirnya semua sepakat melaksanakan pernikahan di depan makan Appa dan makammu.

END

8 comments

  1. yuni · December 14, 2012

    bagus, meskipun agak gaje.

  2. cellatwd · December 26, 2012

    nice ff ^^

  3. dell elfexotics shawolvip · January 18, 2013

    sad ending ,, -_______- ,, daebbak lumayan ,, lah hehehehe🙂

  4. Gak bisa bikin aku nangis tapi tak apalah yang penting endingnya Siwon ama Fany nikah….yey!!!

  5. rin · May 12, 2013

    Bagus,,

  6. Rena Fanytastic · May 30, 2013

    Sedih banget

  7. Tita (^O^) · July 16, 2013

    Pingin nangis sedih tapi dikit ga nyambung*akunya kali ya

    Perfect aku kasih
    ☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆ aku kasih 20 bintang*kya anak TK aja

  8. Hwang Gyuri · December 28, 2013

    haha aku meninggal yeeee!😀
    ahh tiffany eonni memang eonniku yg terbaik, aku jdi brasa kayak adiknya tiffany beneran. hihi. tpi kenapa hidup aku miris banget ya? udah ga dpt kasih syng eomma, orng yg dicintai malah cinta sama kakanya. tpi ga apa” sih justru itu yg aku pngen. sifany jjang! ttp bikin ff sifany trus ya.

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s