[FREELANCE] As Long As You Love Me [Part 1]

Tittle : As Long As You Love Me chap1
Author : kimkim
Genre : Fantasy(?) Romance dll
Length : Chapter
 Rating : General
 Cast :
– All member of EXO M
– All member of EXO K
– Park Ara
– Park Yoora
– Park Cheonsa
– Park Jung Soo
– Tan Hangeng
– Other
Disclaimer : All story is mine. I Hate plagiat!
Note :
Ini FF pertamaku yg aku publish disini,. Maaf kalo ceritanya jelek atau apalah, dimaklumin aja ya ^^ . maaf juga kalo ada typo. Semua cast disini aku pakein marga Park yah, tapi Cuma member EXO K nya aja.
Oh iya, FF ini terinsfirasi dari lagu sama video klipnya JB yg As Long As You Love Me #ketawan deh thor pernah nonton -_- .
oke lah jgn lama-lama cek this out…

Author P.O.V
Jauh sebelum dibumi ini berdiri jaman modern, dimana masih banyak peperangan antar wilayah, berdirilah 2buah kerajaan yang terpisah oleh hutan, sebut saja Nadhigo dan Nagaro.
Kedua wilayah itu bermusuhan, tidak pernah akur. Nadhigo berdiri disebelah timur dan nalgaro berdiri disebelah barat. Kerajaan Nadhigo hidup dengan menganut dunia kegelapan, yang dipimpin oleh seorang Raja bernama Tan Hangeng yg mempunyai 6 keturunan. Sedangkan nalgaro sebaliknya, mereka hidup dengan tenang dikesejukan alam yg dipimpin oleh Raja Park Jung Soo yang didampingi oleh istrinya, Park Cheonsa. Dan mempunyai 4 keturunan, dan hidup bersama seorang adiknya.

****

“yak oppa!! Kembalikan hiasan rambut milikku!!” ujar seorang yeoja remaja yang sibuk mengambil hiasan rambut miliknya dari tangan kakaknya.
Namun sepertinya ia agak kesusahan untuk mengambilnya, karena yang memang sang kakak laki-lakinya lebih tinggi darinya.
“coba saja kau ambil dari tanganku” sang kakak meledek yeoja itu, memeletkan lidahnya yg dibalas decakkan dari adik perempuannya. Hiasan rambut itu masih diangkat olehnya tinggi-tinggi. Chanyeol, Park Chanyeol.
“yak!! Kembalikan” yeoja itu, Park Yoora, ia masih terus berusaha mengambil hiasan rambutnya. Sedangkan seorang gadis lainnya hanya menertawakan mereka.
Mereka sibuk bermain ditaman dekat dengan hutan ElDorado, hutan terlarang.
Jong dan Sehun berlatih memanah ditaman itu, yoora dan Chanyeol masih sibuk dengan candaan mereka, meskipun Yoora terlihat kesal dengan kakaknya itu.
Sedangkan Joon Myun kakak yang paling tua dan adik laki-lakinya Kyung Soo mengitari taman seperti biasa hanya untuk sekedar mencari angin sore. Baekhyun sibuk membaca buku lusuh miliknya dan gadis itu anak terakhir, Park Ara, ia hanya duduk dibatu besar sambil menatap dua saudaranya yang bercanda dihadapannya.
Baekhyun, sesekali menatap Ara dari tempatnya, posisi mereka berhadapan yang berjarak hanya 10meter saja darinya.
Angin sore menerpa kulit mereka, membuat gaun dan pakaiam yang mereka kenakan beterbangan dan rambutnya menari-nari(?) mengikuti arah angin.

Ara mengalihkan perhatiannya pada seekor kelinci abu-abu yang berjalan menuju semak-semak yang bmengarah pada hutan ElDorado.
Ara yang memang penyuka kelinci itupun mengejarnya sampai ia tak sadar telah memasuki kawasan hutan terlarang itu. Tak ada yang melihatnya pergi, tak ada yang menyadarinya.
Ia terus memasuki kawasan hutan terlarang itu sampai ia berhasil mengambil kelinci abu-abunya dan menggendongnya. Ia mengamati keadaan sekitarnya.
“dimana aku?” gumamnya.
Ia masih mengamati keadaan sekitarnya.
Kelinci yang ada digendongannya memberontak untuk minta dilepaskan, sampai kelinci itu melompat sendiri, ara dibuat kaget olehnya.
Ia terlihat ketakutan. Panik itu yang ia rasakan saat ini.
“hei siapa kau?!” Ara terlonjak kaget saat mendengar seseorang menegurnya dari belakang. Ia membalikkan badannya.
“siapa kau ?! dan kenapa kau bias ada disini?!” itu seorang namja tampan, terlihat gagah karena ia memegang sebuah penembak panah.
Tapi tatapan namja itu terlihat dingin dan sinis, membuat Ara yang melihatnya ketakutan.
“Tao! Aku sudah mendapatkan buruan kita” ujar namja lain yang terlihat berwajah imut seperti anak kecil itu berjalan dibelakang namja yang dipanggil Tao itu. Ia terkaget saat melihat seorang yeoja mengenakan gaun ungu berdiri dihadapan mereka.
“siapa dia?” Tanya namja itu terdengar seperti bisikkan pada namja yang dipanggilnya Tao tadi.
“entahlah aku tak tau hyung” jawab Tao pada namja yang dipanggilnya Hyung.
Namja itu terlihat heran, ia mengernyitkan kedua alis matanya sambil menatap intens Ara.
“kau putrid dari kerajaan Nalgaro?” tanyanya terdengar menyelidiki.
“i..iya” jawab Ara dengan gugup, iya takut dua orang dihadapannya ini, menculiknya atau membawanya pergi.
“kenapa kau bisa ada disini? Bukankah ini hutan terlarang, bagaimana jika kerajaan kami mengetaui keberadaanmu disini” namja itu terlihat baik.
“maaf, tapi aku tidak sengaja memasukki hutan ini” jawab ara, ia merasa bersalah.
“keluarlah dari sini, pulanglah sebelum mereka menemukanmu” titahnya.
“tapi aku tersesat disini, aku tidak tau kemana arah pulang” ujar Ara.
“aishh, kau ini bagaimana? Kau bias masuk sini, tapi kau tidak tau jalan pulang?” tao membullynya.
“maaf” ujarnya singkat.
“aku.. takut” sambungnya, terdengar isakkan kecil darinya.
“kau ini cengeng sekali” tao kembali membullynya. Ia begitu sinis pada yeoja dihadapannya.
Namja itu, mendekati Ara.
“aku akan mengantarmu pulang” ujar namjanya.
“benarkah?” Tanya Ara tak percaya. Bagaimana tidak? Keturunan dari kerajaan Nadhigo, musuh bebuyutan kerajaannya rela mengantarnya pulang yang tersesat dihutan terlarang ini.
“ya” namja itu tersenyum manis, membuat Ara menghapus arimatanya lalu ikut tersenyum
“micheoso hyung? Kau mau mati?” Tao speechless mendengar keputusan hyungnya, ia tak percaya bhawa hyungnya akan mengatar salahsatu putrid dari kerajaan yang menjadi musuh kerajan bebuyutannya.
“hanya sebentar” namja itu memberikan wink pada tao, agar Tao menyetujuinya.
“kajja, lewat sini” ujar namja itu menunjukan arah untuk mereka lewati.
Tao terpaku ditempat, masih tidak percaya pada hyungnya itu.
“kau mau ikut atau tetap disini?” Tanya hyungnya. Tao berdecak.
“baiklah”
****
“hei!! Dimana Ara?” Tanya salah satu dari mereka yang baru menyadarinya hilangnya Ara.
“bukankah tadi dia disini?” jawab namja satunya lagi
“aku juga tau itu pabbo, tapi dia sudah tidak ada disini” namja itu menjitak namja jangkung tadi.
“baekhyun, apa kau melihatnya?” Tanya namja yang terlihat rupawan itu #thor semua member EXO kan rupawan -_-
“aku tidak melihatnya”jawab banekhyun agak ragu. Semua saudara itu berdecak.
“kemana dia?”gumam salahsatu dari mereka.
****
“siapa namamu?” tanya namja itu berusaha mencairkan suasana hening disana. Tao terus-terusan berdecak kesal.
“aku Park Ara, panggil saja aku Ara” jawab Ara, ia tersenyum. Ia merasa namja tampan ini baik dan ramah. Tidak seperti yang dibilang para saudaranya kalau semua keturunan dari Nadhigo kejam dan jahat.
“nama yang indah” puji namja itu, yang lagi-lagi membuat Tao berdecak untuk kesekian kalinya.
“kau?” Ara bertanya balik, namun terlihat ragu.
“Xi Luhan, panggil aku Luhan” jawab namja baik nan tampan itu yang bernama luhan.
Ara lalu tersenyum manis. Mereka masih berjalan melalui hutan terlarang itu.
Suasana kembali hening, tidak ada yang berbicara, semuanya terlihat kaku.
“hei!! Kapan kita sampai” Tao akhirnya mencairkan suasananya dengan suara besarnya itu. Membuat kedua orang yang berjalan didepan kaget untuk mendengarnya.
“hei, apa bisa kau tidak mengagetkanku?” tegur Ara yang sepertinya sudah mulai berani pada Tao.
“hei! Apa kau protes?! Suara ku memang seperti ini” Tao berkomentar.
Ara lalu menggerutu didalam hatinya, agak kesal. Ternyata Tao tak sebaik saudaranya, Luhan.
Luhan yang melihat itu hanya terkekeh.
“sebentar lagi kita sampai” Luhan menjawabnya dengan lembut dan senyuman manis. Ara melihat itu, ia ikut tersenyum karenanya.
****
Joon Myun, Chanyeol, sehun, jong In, Kyung soo, dan Baekhyun masih mengitari taman untuk mencari saudara bingsunya itu, yang hilang entah kemana.
“sebaiknya kita pulang, hari sudah semakin sore” usul yoora
“tapi bagaimana dengan Ara, ia belum ketemu” sahut Chanyeol
“mungkin saja ia sudah pulang duluan” sehun ikut menyahut
“tapi bagaimana kalau belum?” tanya Kyung soo
“ya, kita pasti akan dimarahi Appa dan umma, jika kita tidak pulang bersama” jawab Joon Myun.
“tapi aku lelah oppa, ini juga sudah sore” Yoora merengek kekanakkan pada Oppanya yang paling tua itu.
Joon Myun terlihat berpikir.
“kalian pulanglah, biar aku sendiri yang mencari Ara” usul Baekhyun tiba-tiba.
“tapi…” belum selesai joon Myun berbicara, Baekhyun kembali berbicara hingga memotong pembicaraan Joon Myun.
“sudahlah hyung, kasihan yoora, ia sudah lelah” ujar baekhyun
Joon Myun kembali berpikir.
“yasudah, baiklah. Aku dan yang lain akan pulang. Kau carilah Ara sampai ketemu” putus joon Myun pada akhirnya. Baekhyun tersenyum.
Semua saudaranya pergi meninggalkannya untuk pulang.
Kini tinggal ia sendirian ditaman. Ia mulai berpikir dimana lagi tempat untuk mencari ara.
“ah, anak itu. Menyusahkan saja” batinnya.
Tiba-tiba saja ia terpikirkan sesuatu. Ia memandang hutan terlarang itu.
“hutan itu”pikirnya.
****
“sudah sampai, maaf aku hanya mengantarmu sampai disini” ujar Luhan saat mereka sudah berada dipenghujung hutan eldorado itu.
Ara tersenyum manis. “tak apa Luhan-ssi” jawabnya. Luhan ikut tersenyum.
“kita sudah sampai bukan? Sudahlah kau pulang sana!!” ujar tao seperti mengusir, embuat ara berdecak.
“ya, baiklah, luhan-ssi gomawo” Ucap Ara, sekali lagi ia tersenyum untak namja tamopan dihadapannya.
“ne, pulanglah, hati-hati” balas luhan.
“ kau juga, sampai bertemu” ujar Ara.
Ia lalu berjalan keluar Hutan terlarang itu sambil tersenyum.
“Park Ara!!” seseorang Namja memanggil namanya. Ia lalu melihat saudara sepupunya berlari kearahnya. Ia terlihat panik, apa yang harus ia katakan.
“ba..baekhyun” gumam Ara gugup, gumamannya masih terdengar jelas.
“dari mana saja kau?” tanya baekhyun namja yang menghampirinya tadi
“aku…” jawaban ara dipotong oleh baekhyun.
“jangan bilang kalau kau habis dari hutan itu” tebak baekhyun, membuat ara mendongakan kepalanya yang semula menunduk itu.
“ma..maaf” Ucap Ara, ia kembali menunduk takut.
“yasudah, lebih baik kita pulang, aku hanya takut Jung Soo ahjussi dan Cheonsa ahjumma mencarimu” ujar Baekhyun, ia memang baik pada sepupunya yang satu ini.
“ne” ara berjalan duluan didepan Baekhyun
****
Mereka berdua sampai diIstana. Disana sudah ada Jung Soo dan cheonsa yang duduk dikursi mimbar raja(?). mereka berdua berjalan menghadap sang raja, Jung soo.
“darimana saja kalian?”tanyanya yang sepertinya marah pada putrinya dan keponakannya.
“aku..” lagi-lagi pembicaraan ara dipotong dan didahului oleh baekhyun.
“kami habis berkeliling danau ahjussi” jawab baekhyun, ia menatap Ara yang juga menatapnya dengan tak percaya.
“benarkah?” tanya Jung Soo memastikan.
“ne ahjussi, maaf jika aku lancang membawa Ara pulang telat” ucapnya menunduk pada ahjussinya.
“tak usah meminta maaf baekhyun-ah, kalau begitu segeralah kalian membersihkan diri” titah Jung Soo yang diikuti anggukan dari ara dan baekhyun.
Ara tidak percaya pada baekhyun yang benar-benar menjadi malaikat penolongnya. Bukan hanya kali ini tapi sudah sering baekhyun menolongnya untuk masalah menghadap pada Appanya. Lagi pula beruntung sekali ia, karena baekhyun adalah keponakan kesayangan appanya.

~To be continued~

Gimana nih FF nya? Jelek gak? Kalau bagus mau aku terusin lagi ^^. Dikoment yah chingu ^^. Komen kalian pasti membangun buat aku ^^
Sampai jumpa lagi di chapter berikutnya…..

3 comments

  1. Shin Hee Sung · December 17, 2012

    Kereeeeeeeeen;D
    Lanjur thor:p

  2. lestrina · December 18, 2012

    Ff nya lumayan koq n menggunakan kata2 yg sederhana. Part 1 cukup jelas isi ceritanya. Lanjut ya

  3. kiky · December 31, 2012

    lanjut min

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s