New Years Present

pizap.com13565310045781

Title
New Years Present

Author
Ichen Aoi

Cast
Jaejoong TVXQ
Jessica SNSD
Daniel Hyunoo

Disclaimer
All story is mine and cast is my bias

Backsound
Into Your World (Angel) instrumen ver by EXO

Note
Just another version ^^ available to Kris-Jessica version

..

..

Gadis blonde itu membereskan berkas – berkasnya sambil menggerutu tiada henti. Hari ini pekerjaannya sudah terlalu banyak dan ia tidak ingin ada tambahan lagi setelah ini. Ia melirik kearah jam dinding yang menggantung dengan manis.

“Mr. Kim tidak akan…”
“Tidak akan apa, Jessica?”
“Ouch!”

Jessica tersenyum dengan getir sambil dengan perlahan memutar kebelakang untuk menatap Kim Jaejoong, atasannya yang kini sudah berdiri manis didepan pintu ruangannya tersebut. Jessica menggeleng pelan lalu menunjukkan cengiran terpaksanya.

“Jangan memasang wajah jelek seperti itu didepan ku, Nona Jung!”
“M-MWO?!”
“Dan jangan berteriak. Periksa berkas – berkas ini untuk ku tandatangani besok”

Jessica terkejut dan mulutnya membundar dengan sempurna.
Ia salah, pikirannya salah. Jaejoong memang sangat kejam terhadapnya namun tidak kepada yang lain. Lelaki itu mempekerjakannya sebagai sekretaris lalu menimpanya dengan timbunan berkas – berkas yang lama – kelamaan menumpuk dan membuatnya muak. Jaejoong meletakkan berkas – berkas itu diatas meja lalu meninggalkan Jessica yang langsung meringis pasrah. Ok! Setidaknya semua ini sepadan dengan gaji akhir bulan yang akan ia dapatkan nanti. Uang jatah lembur biasanya bernilai tinggi.

**
Jessica, untuk kesekian kalinya terlambat untuk datang ke kantor. Berkas yang harus ditanda tangani atasannya sudah rapi dan berada diatas meja kerjanya. Tapi apa mungkin ia meminta atasannya untuk mengambil berkas – berkas itu sendiri? Kesannya sangat tidak sopan.
Langkah Jessca terhenti ketika ia melihat ada seorang anak kecil berusia sekitar lima tahun tengah berdiri didepan pintu masuk kantor besar nan mewah itu.

“Apa ia tersesat? Tapi mungkin saja kan?”

Jessica mendekatinya lalu menatap anak laki – laki bertopi itu. Ia tersenyum kearah Jessica. Gadis itu membalasnya dengan canggung. Ia kini jongkok dihadapan anak kecil itu untuk menyesuaikan tinggi mereka.

“Annyeong~”
“Annyeong~”
“Siapa nama mu?”
“Daniel”

Jessica memekik senang sekaligus gemas karena ia ternyata menjumpai anak kecil yang sangat cute, lucu, tampan, manis dan segalanya. Jessica menyukai anak kecil, namun entah kenapa anak kecil kadang suka menangis tanpa sebab ketika berhadapan dengannya.

“Daniel, nama yang bagus dan terkesan tampan”
“Gomawo noona”

Jessica langsung melompat kegirangan mendengar anak se –cute itu memanggilnya noona. Ini pertanda kalau ia masih terlihat sangat muda meski usianya sudah menginjak 23 tahun. Daniel menatap gadis asing dihadapannya dengan sedikit menyunggingkan senyum. Kemudian ia menarik ujung rok yang dipakai Jessica, emmbuat gadis itu kembali berjongkok.

“Noona, nuguya?”
“Ah~~ Iya aku lupa! Jessica Jung! Panggil saja Jessica”
“Ne, Jessica noona”

Jessica menarik naafs dalam lalu menunjukkan senyuman lebarnya. Dia baru saja mengingat sesuatu. Ia harus membantu anak manis itu secepatnya karena ia sudah amat sangat terlambat. Ia tidak ingin mendengar Jaejoong, atasannya yang cerewet itu berkicau hari ini. Ia tidak akan sanggup mendengarnya.

“Daniel –ah, dimana orangtua mu?”
“Aku hanya punya appa”

Jessica tersentak, pandangan matanya yang ceria dan penuh dengan cahaya kini meredup. Ia menatap anak laki – laki itu dengan senyuman lembut lalu meraihnya dan memluknya sambil membelai lembut kepala anak itu.

“Mianhae”
“Gwaenchana noona. Kata appa, aku harus menjadi namja yang kuat”
“Ne, appa mu benar”

Daniel mengangguk dengan penuh semangat lalu menyunggingkan senyum bahagianya. Jessica meraih tangan mungil Daniel. Ia memutuskan untuk mengenyampingkan Jaejoong, atasannya yang cerewet itu. Entah kenapa, saat ini Daniel jauh lebih penting baginya.

“Aku akan mengantarkan mu kepada appa mu. Dimana dia?”
“Dia pemilik perusahaan ini, noona”

Jessica mengangkat sebelah alis matanya sejenak. Pemilik perusahaan? Kim Jaejoong? Rasanya tidak mungkin lelaki setengah baya, ok Jaejoong baru berusia 26 tahun. Setidaknya lelaki cerewet, merepotkan dan segala sikapnya yang jelek itu tidak mungkin memiliki seorang anak semanis Daniel. Lagipula setaunya lelaki itu tidak mempunyai istri, ya memang dia tidak tahu pasti. Namun begitulah gosip yang beredar dikalangan karyawati diperusahaan itu. Mungkin saja ayah Daniel salah satu karyawan disana dan bagaimanapun juga Daniel masih anak – anak. Ia tidak mengerti tentang pekerjaan.

“Uhmm… Ok! Noona akan mengantarkan mu untuk bertemu appa mu. Kajja!”

Daniel tersenyum ketika Jessica menggenggam tangan kecilnya, menuntunnya memasuki gedung besar itu. Jessica hanya bisa berdoa dalam hati semoga Jaejoong tidak beranggapan aneh ketika melihat dia membawa seorang anak kecil berkeliaran didalam gedung kantornya.

**

Jaejoong menghela nafas kesal. Sleeping beauty tetaplah seorang sleeping beauty. Jaejoong harus mencari berkasnya sendiri diatas meja sekretarisnya yang tukang tidur dan terlambat itu. Ini adalah hal yang biasa terjadi pada dirinya dan Jessica. Jaejoong enggan mengganti gadis itu dengan yang lain, karena Jessica memiliki nilai plus. Gadis itu akan tampak ceria mengerjakan pekerjaannya, serius dan teliti meski kadang suka mengeluh. Tidak ada satupun hasil kerja Jessica yang mengecewakan dirinya.

Jaejoong baru saja keluar dari lift ketika ia mendapati Jessica, diujung pintu masuk sedang berdiri dengan santainya. Jaejoong melirik jam tangannya lalu kembali menggelengkan kepalanya namun ia langsung terdiam ketika melihat ada seorang anak kecil dalam genggaman gadis itu.

“Dan?” bisiknya pelan.

Jaejoong kemudian memutuskan untuk mengikuti Jessica dan anak kecil itu dengan jarak beberapa meter dibelakangnya. Ia bisa mendengar percakapan diantara keduanya.

“Noona bekerja disini?”
“Tentu saja. Kenapa?”
“Apa tempat ini bagus dan nyaman?”
“Sebenarnya seperti itu. Ya hanya saja ada satu kekurangannya”
“Apa?”
“Direktur utamanya sangat menyebalkan”
“Direktur?”
“Ne, pemilik perusahaan”

Jaejoong mendengus kesal. Bagaimana bisa ia dibilang sangat menyebalkan oleh sekretarisnya sendiri terlebih lagi menjelekkan dirinya didepan seorang anak kecil.

“Appa ku menyebalkan?”
“Bukan appa mu, tapi direktur perusahaan ini”
“Tapi appa…”
“Jangan berharap kau menjadi anak lelaki menyebalkan itu Daniel –ah! Ia tidak baik menjadi appa mu. Bisa – bisa kau tidak diurus dengan baik olehnya. Dia sangat cerewet, menyebalkan dan ahh… masih banyak lagi! Noona yakin kau tidak akan suka dengannya!”

Jaejoong mengernyitkan alis matanya. Seburuk itukah dia dimata seorang Jessica Jung? Namun ia memutuskan untuk tidak bicara sepatah katapun sampai gadis itu sendiri yang menyadari kehadirannya.

Daniel tertawa mendengar penjelasan Jessica. Ia baru tahu kalau ada seorang gadis yang sangat tidak menyukai ayahnya sampai seperti itu. Setahunya wanita disekeliling appa –nya akan mencari perhatian Daniel lalu memuji ayahnya dengan sedemikian rupa. Namun Jessica sebaliknya. Ia membicarakan hal yang buruk tentang Jaejoong. Daniel memutar tubuhnya untuk menoleh kebelakang dan mendapati Jaejoong sudah berdiri tegak dengan jasnya dibelakang mereka.

“Appa!”

Genggaman tangan Jessica terlepas, Daniel berlari ke arah Jaejoong yang menyambutnya dengan senyuman lembut. Jessica menghela nafas berat, Daniel sudah bertemu ayahnya dan ia harus kembali bekerja.

“Ok. Daniel kau sudah menemukan… appa mu?”

Mata Jessica terbuka lebar ketika melihat Jaejoong meraih Daniel dan menggendongnya dengan penuh rasa kasih sayang. Jaejoong menatap Jessica dengan senyuman mengancam. Rasanya Daniel benar. Ayahnya adalah pemilik perusahaan tempat ia bekerja saat ini. Ini benar – benar bahaya.

“Eh… sajangnim…”
“Jessica Jung! Kau terlambat satu jam dan berkeliaran dikantor lalu membicarakan hal yang buruk tentang ku kepada putra ku sendiri?”
“HEH?!”

Jessica merasa membeku ditempat.
Habislah dia! Jaejoong mendengar semuanya. Pekerjaannya bisa saja hilang. Daniel menyunggingkan senyumnya lalu mencolek pipi ayahnya dengan lembut.

“Appa, Jessica noona membantu ku untuk menemui appa”
“Noona? Dan? Kau memanggilnya noona?”
“Ne, appa”
“Dia ini ajeomma!”

Jessica langsung membuka mulutnya dengan tidak percaya. Bagaimana bisa Jaejoong mengatakan kalau ia seorang ajeomma? Apa Jaejoong tidak bisa melihat wajahnya yang licin tanpa kerutan dan usianya yang masih muda?

“Ajeomma?!” pekik Jessica tidak percaya.
“Lalu apa? Haelmeoni?”
“WHAT?!”

Jessica langsung mendengus kesal dan mendekati Jaejoong. Sedangkan lelaki itu menurunkan Daniel dari gendongannya, menggenggam tangan putranya lalu kembali menatap tajam kearah Jessica.

“Yeah~~ auntie?”
“WHAT?! Im still young Mr. Kim and… grandmother?! Aish! Jinjja!”
“Still young? You?”

Jessica mengangguk dengan pasti. Namun Jaejoong hanya menggelengkan kepalanya dan membawa Daniel untuk pergi dari tempat itu. Jessica tercengang, ia tidak pernah tahu kalau Jaejoong bisa lebih menyebalkan daripada yang selama ini.

“YA!! MR. KIM!!!”

Jaejoong sama sekali tidak menoleh. Ia hanya tersenyum kecil mendengar teriakan jengkel Jessica dibelakangnya. Sedangkan Daniel menengadah untuk melihat wajah ayahnya dan ikut tersenyum senang.

“Sudah lama appa tidak tersenyum seperti itu. Appa dia calon eomma ku?”
“Dan, hal itu masih terlalu jauh. Kita lihat saja nanti”
“Appa, boleh aku minta hadiah tahun baru?”
“Tentu saja, kau mau apa?”
“Aku mau Jessica noona menjadi eomma ku”

Jaejoong tersenyum lalu mengusap kepala Daniel dengan lembut dan penuh rasa kasih sayang. Sementara itu Jessica masih menggerutu ditempatnya sambil mengeluarkan tissue dari tasnya lalu menyobeknya dengan kesal.

-END-

8 comments

  1. Sicachu · December 27, 2012

    Bikin sequelnya . .

    endingnya gantung , ,

    over all daebak ffnya. .

    _salam kenal reader baru

  2. Park Ah Rin · December 27, 2012

    bikin sequelnya dong thor,,
    endingnya berasa kya ngegantung,,

    oh y thor, ff be my shine nya dilanjutin y thor,,

    nice ff

  3. gorjessNa · December 27, 2012

    iya RT buat sequelnya dong,pengen tau kelanjutannya..
    gimana nanti reaksi jessica ? kan seru nih kalo dilanjutin,ga mengundang kesan cerita ‘nggantung’
    itu daniel anak jaejoong ama siapa ? –v
    suka sama karakter jessica,apa adanya,dan lucunya masa ada direktur sama sekretaris nya saling mengolok-olok..
    author keren (y)
    sama di FF ini banyak humor nya jadi baca FF sambil senyam-senyum nge banyanginnya
    ga ada bad comment.tolong bikin sequel nya yah,jebaal~

  4. DELI dewi · December 27, 2012

    SEQUEL-SEQUEL-SEQUEL!!!!!!!!!

  5. GorjessFishy · December 28, 2012

    aahhhhh.. bagus..seru ><
    need sequel
    kalo bisa ditambahin jessica sedih atau apalah(?)
    pokoknya NEED SEQUEL ._.v

  6. fafajung · July 7, 2014

    I love jaesica couple. Like this story!so much!

  7. Naengmyun · September 30, 2014

    wah bagus bagussss nih kekekekkekee kok bisa jae appa punya son

  8. chi-sant · December 9, 2014

    Huhuhu😦 gantuung bangeet.. padahal seru looh.. squel dong.., maaf klw comennya di ff jaesica nya aja..!
    Jess nya lucu.. jaenya nyebelin..😀
    N ini daniel nya anak jaejoong sama siapa..!?

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s