Part 19 : Midnight Sun

554165_501920753153862_223769899_n

Title
Midnight Sun

Author
Ichen Aoi

Length
Chaptered

Rating
General

Genre
Romance, Sad, Friendship, Angst

Cast
Jessica Jung
Tiffany Hwang
Kim Taeyeon
Seo Joo Hyun

 Wu Yi Fan
Xi Luhan
Park Chanyeol
Do Kyungsoo
Oh Se Hoon

Other Cast
Zhang Yi Xing
Byun Baek Hyun

Backsound
Why Did I Fallin’ Love With You? (Doushite?) by TVXQ

Disclaimer
this story is mine and all cast is my biased

“Kau harus menemui eomma… hyung?”

Baekhyun mengucapkan kalimat itu dengan sedikit canggung. Orang-orang yang ia bayar sudah berhasil menemukan anak lain ibunya. Baekhyun tidak begitu suka dengan kenyataan ini, ia bukanlah satu-satunya harapan yang dimiliki ibunya. Masih ada orang lain yang sama sekali tidak ia kenal terlebih lagi ia masih mengingat jelas bagaimana laki-laki itu menarik Jessica -yang sudah ia anggap seperti kakaknya sendiri- dengan sedikit pemaksaan ketika rapat yang lalu.

“Eomma? Hyung? Apa yang kau maksud itu aku?”

Kris menunjuk dirinya sendiri dengan ekspresi yang dingin. Ia tahu yang lalu hanyalah sekedar kesalah pahaman namun ia masih ingat bagaimana laki-laki didepannya ini berbicara dengan akrab dan merapikan rambut Jessica. Ia tidak terlalu suka hal itu.

“Kevin Li…”
“Aku bukan Kevin, nama ku Kris. Sebaiknya kau ingat itu baik-baik.”

Rahang Kris mengeras.
Ia tidak terlalu suka dengan nama lamanya dimana ia bisa kembali mengenang masa-masa sulitnya yang seolah tiada akhir. Ia ingin lahir kembali. Lahir sebagai seorang kris Wu yang sebatang kara dan hidup dengan belas kasih orang-orang yang tidak memiliki hubungan darah dengannya.

Demo kimi ga irandarou wa chigau michi~

Baekhyun langsung meraih ponselnya yang berada didalam saku. Ia menatap kearah Kris sekilas lalu berbalik. Keduanya berdiri dipinggiran jalan, tepat didepan sebuah toko pakaian yang tidak terlalu besar.

“Aku akan membantu persiapan pernikanaan Sica noona… ne, aku akan menyusul.”

Baekhyun berbalik dan menatap Kris sambil menghela nafas lelah.

“Hyung, aku ada keperluan dan ingat kalau eomma yang membutuhkan mu. Bukan aku.”

Baekhyun langsung pergi meninggalkan Kris yang mematung ditempatnya. Kini pikiran Kris bercabang dua antara pernikahan Jessica dan ibunya yang dirawat dirumah sakit. Ia masih mencintai keduanya, ibunya yang telah meninggalkannya didepan panti asuhan dan Jessica yang sudah ia putuskan akan bersama Luhan pada akhirnya. Kris berharap ia bisa meraih salah satunya. Hanya itu.

**

Tiffany masih menatap Chanyeol yang berada diseberangnya. Gundukan tanah yang menjadi tempat peristirahatan terakhir Kai yang menjadi pemisah keduanya. Gadis itu menatap Chanyeol dengan sedikit kebingungan.

“Apa yang kau lakukan disini?” tanya Tiffany lemah.

Chanyeol menarik nafas sejenak lalu memasukan kedua tangannya kedalam saku celananya. Ia memandangi nisan Kai sejenak lalu tersenyum miris. Kai sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri.

“Kai, dia sudah ku anggap sebagai adik ku sendiri. Dan… aku tidak tahu kalau kau mengenalnya.”
“Aku…”

Tiffany menghenyikan kata-katanya ketika ia merasa kepalanya sedikit pusing. Tubuhnya limbung dan Chanyeol bergerak dengan cepat. Ia langsung menangkap tubuh Tiffany kedalam pelukannya sebelum jatuh ke tanah. Gadis itu mengerjapkan matanya dengan lemah. Dan yang ia lihat bukanlah kenyataan, hal yang terakhir ia lihat adalah Kai yang sedang tersenyum lembut ke arahnya.

“Kim Jong In… saranghaeyo,” bisiknya lemah sebelum benar-benar jatuh pingsan.

Chanyeol berusaha mencerna kalimat tadi dengan otaknya yang rasanya sudah tidak mampu lagi menampung masalah lebih dari ini. Namun masalah-masalah itu lenyap begitu saja ketika ia menyadari sesuatu.

Tiffany Hwang menyukai laki-laki lain.

**

Jessica memandang cermin didepannya dengan pandangan kosong. Besok ia akan menikah dengan orang yang sama sekali belum pernah ia temui. Bahkan ia heran bagaimana bisa laki-laki asing itu menyetujui perjodohan seperti ini.

“Nona, Tuan Muda Lee akan datang malam ini.”
“Suruh dia pergi!”
“Tapi nona dia sedang dalam perjalanan kesini.”
“Katakan padanya aku sudah mati.”
“Tap…”
“JESSICA JUNG!!”

Suara sopan pelayan itu berganti menjadi suara bentakan ibunya. Jessica menatap kearah pintu sambil mendengus nafas kesal. Ia sudah lelah terus-terusan terlibat dalam skenario yang diatur ibunya dan segala macam hal lainnya. Ia juga sudah lelah mencari jalan keluar kesana-kemari karena semuanya akan berakhir dengan akhir yang sama. Menyedihkan.

“Kenapa tidak eomma saja yang menikahinya kalau memang eomma menyukainya?!”

#plak!

Sebuah tamparan keras mendarat dipipi kanan Jessica. Pipinya memerah, air matanya turun dengan perlahan. Pelayan itu segera meninggalkan kamar Jessica. Ia tidak tega nona mudanya diperlakukan layaknya keluarga tiri.

“Pakai ini!”

Wanita paruh baya itu melemparkan sebuah tas kertas keatas meja Jessica. Gadis itu mengambilnya dan mengeluarkan isinya, sebuah gaun pendek diatas lutut dengan punggung yang terbuka dan tanpa lengan. Ia menatap ibunya dengan pandangan kosong.

“Eomma menjual ku?”
“Tidak ada lagi yang perlu ditutupi kan? Kau sendiri sudah memperlihatkan segalanya pada kedua anak ingusan yang menyedihkan itu. Dan ini yang harus kau bayar agar ada orang yang mau menikahi mu. Beruntung sekali kau ini cantik, kalau tidak? Aku tidak tahu harus menaruh muka ku dimana karena aib yang kau ciptakan.”

Wanita itu mendengus meremehkan lalu melangkahkan kakinya, ketika ia sampai diambang pintu dengan cepat Jessica bicara.

“Aku tidak akan memakainya.”
“Terserah, berarti kau mau Kris Wu dan Luhan berakhir dalam kehidupan yang penuh dengan penderitaan. Kau lupa Jessica Jung, kalau keluarga ini berada diatas segalanya?”

Jessica mengepalkan tangannya dengan kuat. Sementara itu ibunya pergi meninggalkan kamar itu dengan senyuman kemenangan. Jessica memandangi gaun itu baik-baik, warna merahnya akan membuatnya semakin terlihat mencolok terlebih lagi bahkan gauh itu hanya bisa menutupi sepertiga bagian tubuhnya. Ini mengerikan.

**

Luhan masih berada dikamar asramanya, ia memutuskan untuk menunda kepergiannya ke China. Ia menunggu kedatangan Kris. Entah kenapa rasanya temannya itu terlalu lama berada diluar. Luhan hanya ingin cepat-cepat menyelesaikan misi ini dan membiarkan Kris bahagia bersama Jessica.

Ia memandangi televisi didepannya dengan pandangan kosong sampai sebuah berita siaran langsung muncul disana dengan seorang reporter wanita yang sangat terlihat serius memburu beritanya.

[Dilaporkan dari kediaman keluarga Jung, kalau malam ini akan diadakan acara makan malam antara keluarga besar Lee dan keluarga besar Jung. Pernikahan ini akan menjadi pernikahan termewah karena merupakan penyatuan dari dua perusahaan besar di Korea bahkan Asia]

Luhan menatap layar didepannya dengan terkejut terlebih ketika ia melihat apa yang dikenakan Jessica. Ia sempat melihatnya beberapa detik sebelum para petugas keamanan berkerubung agar para media berita tidak mengambil gambar apapun. Ia bisa melihat gadis itu tertunduk dan melangkah dengan hampa, hanya mengikuti seorang gadis muda lainnya yang bisa ia duga sebagai pelayan keluarga Jung.

“Kris, dia harus…”
“Aku harus apa?”

Luhan terkejut dan menoleh kearah Kris dengan cepat. Temannya itu sudah berdiri didepan pintu sambil melihat kearah layar televisi. Ia menutup pintu dibelakangnya dan melangkah masuk sambil mendengus nafas kesal dan menghempaskan tubuh jangkungnya diatas tempat tidur milik Sehun, dulu.

“Keluarga Jung menjualnya.”
“Kri, kita…”
“Kita tunggu sampai besok, Lu”

Luhan menghentikan langkahnya lalu mengangguk pelan. Ia memang selalu kalah dari Kris. Laki-laki itu selalu bisa bertindak sebagai seorang pemimpin dan pelindung. Kris-lah yang dibutuhkan oleh Jessica untuk melindungi gadis itu, bukan dirinya. Menyadari kenyataan itu membuat Luhan sendiri susah menelan air ludahnya.

Ia telah kalah jauh dari Kris.

**

Taeyeon memandang Lay dengan tajam. Laki-laki itu terlalu sibuk untuk mengurus pernikahan Jessica besok. Bukan itu yang ia permasalahkan, ia tidak cemburu tapi ia merasa Lay keterlaluan. Jessica tidak terlalu suka dipaksa dan sekarang ia sedang dipaksa.

“Kau keterlaluan, Lay!”
“Besok itu hari berbahagia kan?”
“Kau pikir teman ku bahagia?! Kau bahkan tidak mengenalnya sama sekali Lay!”

Taeyeon kehabisan kesabarannya, ia membentak Lay lalu pergi meninggalkan laki-laki itu begitu saja. Satu hal tidak pernah ia sangka sampai sekarang, ia harus bertunangan dengan laki-laki tanpa perasaan seperti itu membuatnya merasa semakin tidak percaya.

Taeyeon memutuskan untuk keluar dan menghabiskan waktunya untuk bermain ditaman yang berada disamping kediamannya. Ia memandang taman itu sejenak lalu tersenyum kecil ketika ia melihat ada seseorang disalah satu ayunan yang menggantung disana. Pasti akan sangat lucu, seorang Kyungsoo yang seperti anak kecil itu bermain disana. Taeyeon tersenyum lalu menghela nafas berat, menatap langit kemudian kembali menatap kearah ayunan itu.

Jantungnya seolah berhenti berdetak ketika orang itu balik menatap kearahnya. Mata bundar dan wajah kekanak-kanakan yang sangat ia kenal dengan baik.
Kyungsoo menatapnya disana.

“Kau…”

Taeyeon bisa merasakan tiba-tiba saja tenggorokannya terasa kering. Ia melangkahkan kakinya dengan perlahan sampai ia benar-benar berdiri dihadapan Kyungsoo dengan mata yang basah. taeyeon menangis. Ia tidak pernah menangis didepan orang lain, ia selalu bertingkah kuat kapanpun dimanapun dan dengan siapapun. Namun ia bisa dalam sekejab lemah jika sudah berada dihadapan Kyungsoo.
Memalukan.

“Uljima…” ucap Kyungsoo pelan nyaris seperti sebuah bisikan.
“Kau meminta ku jangan menangis ketika mereka menarik ku menjauh dari orang yang berarti untuk ku?”

Kyungsoo menghela nafas sejenak lalu tersenyum kecil.

“Kau bisa berusaha menyukai Lay, kau bisa bersama orang yang berarti untuk mu kapan saja karena mereka adalah orangtua mu.”
“Bodoh… aku memiliki orang lain untuk masa depan ku.”

Kyungsoo tertawa kecil.
Ia berdiri, menghapus air mata Taeyeon dengan ibu jarinya lalu mencubit kedua pipi Taeyeon dan menariknya berlawanan arah. Mencoba membuat gadis itu tersenyum. Namun yang terjadi malah kebalikannya, Taeyeon semakin menangis dengan kencang.

“Noona~ orang-orang bisa mengira kalau aku yang membuat mu menangis.”
“Memangnya kau tidak menyadarinya?”
“Aku…”

Kalimat Kyungsoo terpotong karena tiba-tiba saja Taeyeon mencium bibirnya dengan lembut. Menimbulkan sensasi basah karena ia masih terus menangis. Kyungsoo bisa merasakan wajahnya memerah. Ia tidak ingin gadis itu melihatnya dalam keadaan memalukan seperti ini. Kyungsoo langsung menarik Taeyeon kedalam pelukannya.

“Jangan lihat wajah ku!”
“Kenapa? Kau pasti sedang memerah dan itu sangat cute.”
“Tidak! Aku ini namja, aku tidak cute!”

Taeyeon tertawa kecil dalam pelukan Kyungsoo, lalu ia memejamkan matanya. Setidaknya ia bisa bersama gadis itu untuk saat ini. Ia tidak memerlukan apapun selain Kyungsoo untuk saat ini. Karena tanpa ia sadari kehidupan cinta manisnya hanya berotasi pada laki-laki itu.

–TBC

Next will be LAST PART!
Thanks for support and enjoy this story ^^

..

STORY LINE BY ICHEN AOI.

8 comments

  1. lestrina · April 26, 2013

    Waah tinggal 1 part lg, ga sabar nunggu endingnya. Berharap happy ending…jessica milih sapa ya, penasaran nieh. Dtunggu ya next partnya

  2. hepidiana · April 27, 2013

    Ehhh makin complicate xo tinggal 1 part ya? Hm, gak sabar thor .. Cepet ya, asli deh makin seru X_X

  3. sarinurhanifah · April 27, 2013

    Apa? Cepet banget eon next chap jadi Last chap.. Ga terasa…
    Eiguuu disini chanyeol kasihan amat sih… Bertepuk sebelah tangan…
    Jessie sabar yaaa…. Nanti abang Kris sama abang luhan menolongmu😀
    Semoga Happy ending…. Aminnnn…
    Dan aku terserah deh soal KrisSicaHan… Mau dibuat Jessie ga milih keduanya juga gapapa😀
    Ditunggu kelanjutannya onee-San

  4. Pretty Hana · April 27, 2013

    TBC nya cepet amat -_-
    Sehun ma Seo Hyun belum jelas ya thor?
    Trus kenapa tinggal 1 part lagi? >,<
    FF ini terlalu seru😀
    Next partnya cepet yah thor ^^

  5. misskkab · May 5, 2013

    Jessica pling dilema bnget berada diantara 3cowo ckck
    Taeng kyungsoo unyu banget hahaha
    Maknae couple gada kabarnya gini
    Meluncur ke next part ahh

  6. @Seojung.ELF · May 6, 2013

    nyesek baca FF ini thor.
    DAEBAK thor!

  7. christiejaena480 · November 2, 2014

    Part ini sedih banget thor…terlalu banyak sakit hatinya.

  8. Han Soon Hee · April 7, 2015

    aaaaaaaa ><
    tinggal satu part ya? wah seru!! aku suka krissica. aku suka mereka!!! semangat ya thor. author jjang!!

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s