[FREELANCE] Prince Devil (Part 1)

~ ~ ~ ~ ~
Seorang pria paruh baya duduk disinggasana hitamnya. Jubah mewahnya berwarna merah dengan corak abstrak hitam disepanjangnya. Didepan singgasananya berjejer puluhan pengawal dengan jubah hitam yang berdiri dengan tegaknya. Kini pria itu tengah menunggu kedatangan anak- anak nya. Pria itu sama sekali bukan manusia biasa, ia merupakan perwujudan manusia alias ia adalah ‘Lucifer’
Lucifer. Itu sebutan bagi Raja Iblis. Dan pria tersebut merupakan Raja Iblis. Ia tinggal di sebuah kastil mewah yang suram, warnanya merah darah dan selalu dijaga Iblis pengawal. Keadaan kastilnya yang suram juga menandakan bahwa pemilik kastil ini tidak biasa. Tentu saja dirinya tidak biasa, bagaimanapun juga seorang ‘Lucifer’ pasti tidak akan biasa bukan?
BRAAK
Pintu besar ruang singgasana itu menjeblak terbuka seiring dengan kedatangan pemuda yang juga merupakan bangsa Iblis bangsawan. Akhirnya, sang Raja Iblis kedatangan orang- orang yang tadi ditunggunya sesaat.
Pemuda- pemuda tersebut masuk seiring dengan bungkukan dari pengawal yang juga bangsa Iblis. Dibarisan awal, ada seorang pemuda jangkung, dengan kulit pucat dan rahang tirus yang membuatnya sangat tampan malah. Mata onyx- nya yang tajam memandang lurus kedepan seiring langkahnya. Jubah kerajaannya yang berwarna merah itu juga ikut berkibar akibat ayunan langkahnya.
Pemuda dengan wajah baby face mengiringi dibelakangnya. Pemuda tinggi dengan rambut hitam yang acak- acakkan itu mengiringi langkah pemuda dibelakangnya. Jubahnya berwarna putih dengan corak merah darah menandakan bahwa ia adalah salah satu anggota yang mengabdi pada kerajaan Iblis.
Sang pemuda dengan jubah merah berhenti, begitu pula dengan pemuda berjubah putih. Kedua nya membungkuk sesaat.
“maaf menunggu kami ayah. Ada keperluan apa anda memanggil saya?” tanya sipemuda berjubah merah yang merupakan anak tunggal dari Raja Iblis Lucifer. Cho Kyuhyun, pangeran Iblis dari klan Cho. Klan Iblis paling besar dan berkuasa.
“kau kuperintahkan untuk segera turun kebumi bersama dan jemput wanitamu” suruh Raja Iblis, ayahnya.
“baik, ayah” kata sipemuda yang bernama Kyuhyun itu kemudian membungkuk sekali lagi.
“dan kau Yesung. Selaku pengawal anakku temani dia turun kebumi” kata Raja Iblis lagi kini ditujukan pada pemuda bejubah putih yang ada dibelakang Kyuhyun.
“baik, Yang Mulia” kata sipemuda berjubah putih yang dipanggil Yesung itu dan kemudian ia membungkuk.
Setelah itu kedua pemuda tersebut berbalik dan keluar dari ruangan sang Raja Iblis seiring dengan tertutupnya pintu besar itu.

~ ~ ~ ~ ~
~Kim Joo Hyun~
_SeoKyu Fanfiction_
chapter 1
Genre : Fantasy, Little Mystery, Romance, Life, Darkness.
~ ~ ~ENJOY~ ~ ~
~ ~

Kreek
Gorden jendela berwarna hijau lumut sukses dibuka oleh seorang yeoja pagi itu. Kilauan keemesan sang surya menembus kejendela kamar yang baru saja dibuka gordennya. Sang yeoja menghirup aroma tumbuhan pagi hari yang tumbuh disekitar kamarnya. Sejuk. Itulah yang dirasakan sang yeoja saat menghirup udara pagi hari yang segar.
Sedangkan teman sang yeoja, yang masih meringkuk dalam selimut dan menyelam dalam samudera mimpinya terlihat terusik dengan cahaya surya yang sudah mulai terik. Yeoja tersebut kemudian memutar balikkan badannya memunggungi jendela agar tak terjamah cahaya mentari pagi itu.
Sedangkan si yeoja ‘pembuka gorden’ yang melihat temannya kembali terlelap hanya menggelengkan kepalanya. Dalam hati ia berucap bagaimana temannya itu sangat suka tidur bahkan saat pagi hari yang cerah seperti ini.
Si yeoja mendekati kasur temannya, dan duduk disisi kasur. Diguncangnya pelan bahu temannya itu untuk membangunkannya.
“onnie…kajja bangun…taeyeon onnie”
Sedangkan taeyeon, begitu temannya tadi memanggilnya. hanya menggumam tidak jelas dan sesekali menggeliat dalam selimutnya. Sang yeoja yang mencoba membangunkannya tadi hanya tersenyum kecil melihat teman sekamarnya yang malas itu. Bagaimana pun juga taeyeon adalah sahabatnya dan teman sekamarnya di asrama sekolahnya saat ini. Jeonju Highschool. Sekolah elit dengan murid dari kalangan orang kaya dan terpandang, mempunyai asrama bagi siswa laki- laki dan perempuan yang ingin tinggal.
Akhirnya setelah mengguncangkan bahu taeyeon berturut- turut, perjuangannya tidak sia- sia. Setidaknya taeyeon akhirnya menyerah juga dan memutuskan untuk keluar dari selimutnya. Taeyeon mendelik tajam pada temannya yang sudah menganggu acara tidurnya.
“nah, aku sudah bangun bukan,Seo? Sekarang puas kan” kata taeyeon tajam pada temannya yang tadi membangunkannya.
Sedangkan yeoja yang membangunkannya tadi hanya tersenyum polos. Dan yeoja yang dipanggil seohyun tadi hanya nyengir saat mendapat tatapan tajam taeyeon. Taeyeon kemudian beranjak menuju kamar mandi. Sedangkan Seohyun beranjak dan menuju jendela yang tadi baru saja ia buka.
Seohyun kemudian duduk dipinggir jendela dan termenung. Saat itu juga ia teringat dengan pertemuannya dengan seorang namja tampan pada saat hari pertamanya masuk asrama sekolah ini.
#flashback
Setelah upacara penerimaan siswa baru di Jeonju Highschool, Seohyun kemudian beranjak dan membawa koper serta barang- barang nya menuju kamar asarama disekolah barunya saat ini. Ia mendapatkan keberuntungan dengan berkesempatan sekolah disini gratis, karna ia mendapat beasiswa untuk bersekolah disini.
Ceklek~
Setelah membuka kunci kamar asramanya, seohyun masuk kedalam kamar barunya yang akan ia tempati selama bersekolah disini.
Seohyun kemudian membersihkan kamr yang sedikit berdebu itu menurutnya, setelah itu ia mengeluarkan barang- barang nya dan menyusunnya dengan rapi. Setelah memberskan semuanya seohyun merebahkan dirinya sebentar disalah satu ranjang kamarnya. Itu dikarenakan kamar asrama nya memilki 2 ranjang untuk 2 orang penghuni kamarnya, dan beruntung teman sekamarnya baru akan datang besok pagi.
Setelah membersekan kamar tadi membuat seohyun kelelahan dan tak terasa memejamkan matanya. Tak lama dengkur halus terdengar dari seohyun yang sudah sampai disunia mimpinya.
Seohyun tertidur sampai waktu menunnjukkan pukul 8 malam. Tuntutan perut dan suara berisik dari dapur membuat semua rasa kantuk seohyun terkalahkan. Ia segera bangun dan memeriksa dapur.
Saat didapur betapa terkejutnya seohyun saat mengetahui ada seorang pemuda didalam dapur asramanya.
“kau siapa?” tanya seohyun tanpa ketakutan. Dan ia sendiri juga tidak mengetahui mengapa dirinya sama sekali tidak taku untuk berbicara dengan orang asing tadi.
Sedangkan pemuda tersebut hanya memandanginya dan berjalan mendekat menuju dirinya. Seohyun tidak bergeming, bahkan raut wajahnya tampak biasa saja.
“aku Cho Kyuhyun. Calon pangeranmu” kata orang asing tadi. Seohyun mengernyitkan keningnya bingung. Pangeran? Sejak kapan ia punya seorang pangeran? Bahkan ia sama sekali tidak dekat dengan laki- laki.
Pemuda bernama kyuhyun tadi tersenyum tipis dan membuat seohyun untuk pertama kalinya merasakan getaran aneh dihatinya, darahnya berdesir cepat dan ia merasa seperti seseuatu yang hangat menyelimuti dirinya.
Pemuda aneh tersebut mengatakan 1 kalimat yang membuat seohyun membeku mendengarnya untuk pertama kalinya.
Pemuda dengan jubah hitam dan kulit putih mulus bak porselen, rahang tirus dan lekuk wajahnya yang tegas membuatnya sangat tampan. Rambutnya kean, begitu pula dengan matanya yang berwarna madu.
Setelah perkenalan yang singkat, seohyun dan kyuhyun memutuskan untuk berjalan- jalan dibawah cahaya bulan purnama yang keemasan. Mereka berdua memutuskan untuk duduk direrumputan taman belakang sekolah yang tersiram chaya keemasan rembulan malam itu. Sesekali mereka mengobrol dan kembali terhanyut dalam keheningan malam, sama seperti saat ini.
Kyuhyun memandangi bulan yang bersinar dengan terang tersebut, dan setelah itu ia tahu waktunya telah habis. Seohyun hanya memperhatikan wajah kyuhyun yang semakin tampan saat bermandikan cahaya rembulan yang keemasan.
Disaat perbincangan singkat mereka tadi, kyuhyun selalu saja menyebutnya dengan sebutan ‘princess’, meskipun seohyun sudah memperingatkannya untuk memanggilnya dengan sebutan ‘seohyun’ bukan ‘princess’ lagi.
“princess” panggil kyuhyun menatap wajah putih seohyun yang sangat jelas dibawah cahaya bulan. Seohyun menoleh dan menatap kyuhyun yang tadi memanggilnya.
“waktuku telah habis.” Gumam kyuhyun pelan namun cukup jelas ditelinga seohyun mengingat sunyinya malam itu.
Kyuhyun berdiri begitu pula dengan seohyun. Sebelum berbalik kyuhyun menyerahkan sebuah kalung dengan bandul seperti permata berwarna merah marun, ia kemudian tersenyum tipis dan menatap mata onyx seohyun
“aku akan menjemputmu lagi, princess” kata kyuhyun kemudian mengusap pelan pipi seohyun dan berbalik pergi. Gumpalan awan terlihat mulai menutupi cahaya bulan yang keemasan tadi seiring dengan langkah kepergian kyuhyun.
Dan disaat kyuhyun benar- benar pergi, bulan telah tertutupi sepenuhnya oleh awan gelap itu dan seketika suasana yang tadi terang oleh cahaya rembulan menjadi gelap dan sosok kyuhyun menghilang ditelan kegelapan yang pekat.
Seohyun kemudian kembali kekamarnya dan setelah itu ia merebahkan dirinya di atas ranjang nya. Disentuhnya pipinya yang tadi dibelai oleh kyuhyun dan seketika wajahnya menghangat dan menimbulkan rona kemerahan dipipi chubby nya.
Sedetik setelah itu seohyun segera sadar dan ia langsung bangun dan mengambil sebuah foto yang masih ada dikopernya. Seohyun mengeluarkan foto tersebut dan memandanginya. Seohyun membatin tidak karuan, pikirannya kembali bernostalgia kemasa lalu. Saat dimana ia masih bersama kekasihnyanya waktu SMP, Gyuhyun.
‘dia’
Gyuhyun. Kekasihnya sewaktu SMP yang sempat sangat dicintainya begitu pula sebaliknya, namun apa daya setelah upacara kelulusan SMP, Gyuhyun tertabrak sebuah truk yang melintas dan akhirnya meninggal dunia. Kepergian Gyuhyun yang mendadak sempat membuat seohyun putus asa, namun berkat teman- teman serta keluarganya ia berangsu- angsur sudah melupakannya.
Namun pertemuannya tadi dengan pemuda aneh yang bernama kyuhyun, dan untuk pertama kalinya namja lain membelainya selain ayahnya dan gyuhyun. Baik wajah, postur tubuh maupun sentuhan dan suaranya adalah duplikat asli dari gyuhyun. Hanya saja pemuda tadi bernama kyuhyun bukan gyuhyun, kekasihnya,
Dan sejak itu seohyun selalu berpikir mungkin saja yang mengunjunginya waktu itu memang gyuhyun.
#end of flashback
“hei”
Seohyun akhirnya kembali sadar dari lamunannya saat taeyeon menyapanya. Seohyun memandangi taeyeon kemudian berpikir. Sepertinya ia terlalu lama melamun, buktinya kini taeyeon sudah mandi dan berpakaian santai, aroma spyrus menguar dari tubuh taeyeon dan tercium bagi seohyun, dan saat kau mencium aromanya kau akan merasa seperti berada di hutan tropis yang sejuk. Mungkin aroma ini efek dari sabun yang dipakai taeyeon pikir seohyun.
“gwaechana seo?” tanya taeyeon yang dari tadi melihat seohyun sedang melamun. Seohyun mendongak menatap taeyeon dan mengangguk sambil tersenyum tipis menandakan bahwa ia baik- baik saja.
“ayo kita segera ke aula untuk sarapan” kata seohyun mengajak taeyeon dan disambut anggukan oleh taeyeon. Kemudian keduanya bergandengan layaknya sahabat yang lain menuju aula untuk makan bersama.
~ ~ ~ ~
Kyuhyun dan yesung telah sampai ditempat tujuan mereka. Setelah turun kebumi, mereka berdua menaiki bus menuju tempat tujuan pertama mereka dan bersikap layaknya manusia biasa. Kini mereka telah ada didepan gerbang tempat tujuan mereka yaitu, Jeonju Highschool.
Setelah itu mereka memasuki wilayah sekolah dan segera menuju keruang guru untuk mengurus beberapa masalah sebelum tinggal di asrama dan bersekolah disini.
Setelah mengurusi beberapa masalah, keduanya langsung menuju kamar asrama mereka. Mereka sengaja memilih kamar asrama laki- laki yang oaling dekat menuju asrama perempuan.
Ceklek~
Setelah yesung membuka kunci kamar mereka yesung mempersilakan kyuhyun terlebih dahulu masuk karna bagaimnapun juga kyuhyun adalah pangeran di kerajaan mereka. Kyuhyun masuk kekamar asrama mereka. Mata onyx kyuhyun menatap sekeliling kamar, yang bagi nya sangat kecil jika dibandingkan dengan kamar pribadinya di kastil. Belum lagi kamar ini meuat banyak perabotan, seperti 1 kasur bertingkat, 2 meja belajar, 2 lemari pakaian, 2 rak buku, 2 buah kursi dan 1 buah meja ditengahnya, serta sebuah rak yang bertengger disamping kursi membuat kamar ini sangat sesak. Yesung yang mengerti apa yang ada dipikiran kyuhyun saat ini langsung menghampiri kyuhyun kemudian berucap.
“mungkin lebih kecil dibandingkan kamar pribadi anda dikastil, tapi mohon lebih bersabar disini. Bagaimanapun juga ini dilakukan agar anda bisa menjemput princess anda, bukan” kata yesung memperingatkan kyuhyuhn akan tujuan awal mereka kesini. Kyuhyun mengangguk pelan kemudian duduk disisi ranjang bertingkat yang ada dibawah. Sedangkan yesung mulai membereskan barang- barang mereka dan menatanya.
~ ~ ~ ~
~ ~ ~
~ ~
~
Kringgg~
Sebuah jam weker yang bertengger diatas lemari kecil disisi tempat tidur seohyun berbunyi nyaring memecah keheningan subuh itu. Seohyun yang ada disamping nya, kemudian terbangun dan mematikan alarm jam weker tersebut. Setelah itu ia melaksanakan kegiatan rutinnya setelah bangun tidur, yaitu membuka gorden.
Dibuka seohyun gorden hijau lumut tersebut dan seperti biasa ia akan membuka jendelanya dan menghirup aroma tumbuhan dipagi hari. Seohyun kemudian masuk kekamar mandi dan segera melakukan ritual mandi paginya.
Setelah keluar dari kamar mandi seohyun kemudian membangunkan taeyeon seperti biasa yang sangat susah bangun pagi. Dan setelah itu brpakaian lengkap seraya menunggu taeyeon yang masih ada didalam kamar mandi.
~ ~ ~ ~ ~
Setelah menyelesaikan sarapan mereka, seohyun dan taeyeon kemudian beranjak menuju kelas yang akan segera dimulai. Namun, baru saja mereka berdua melangkah, taeyeon terhenti dan membuat seohyun juga terhenti. Penasaran dengan apa yang akan dilakukan teman sekamarnya itu.
“buku matematika ku ketinggalan” kata taeyeon kemudian menepuk jidatnya yang tertutupi poni.
Dan tanpa pamit apapun taeyeon langsung berlari menuju kamar asramanya meninggalkan seohyun yang mengernyit heran dengan tingkah laku sahabatnya itu.
“hah. Aku harus segera kembali sebelum Heechul- nim datang dan menghukumku” kata taeyeon setelah mengambil bukunya dan berbalik menuju kelasnya. Ia sama sekali tak mau terlambat mengingat bagaimana ngerinya hukuman bagi siswa yang terlambat dari guru matematikanya itu, Heechul- nim. Taeyeon kemudian kembali berlarian dikoridor sekolah yang mulai sepi karna ini sudah masuk pelajaran pertama. Taeyeon yang berlarian sama sekali tidak memperhatikan jalannya dan ia tertabrak dengan seseorang.
Bruk~
Taeyeon terjatuh dengan pantat mendarat mulus terlebih dahulu, ia meringis kesakitan. setelah itu ia mendongak untuk melihat siapa orang yang bertabrakan dengannya tadi.
Dan kemudian ia menemukan seorang pemuda yang ternyata bertabrakan dengannya tadi. Taeyeon sedikit terkesima dengan pesona pemuda yang tidak biasa itu menurutnya. Pemuda tinggi, dengan proporsi wajah yang bisa dibilang sangat tampan, mata onyx nya tajam dan tengah memandangi taeyeon. Rambut hitam dengan poni miring yang digaya acak- acakan membuatnya sanagat keren. Dan bagaimana bisa taeyeon bisa menolak pesona pemuda ini?
Pemuda tersebut memandangi taeyeon intens dan selama beberapa detik dan kemudian menjulurkan tangan kekarnya untuk menolang taeyeon. Dengan jantung berdebar, taeyeon menerima uluran tangan pemuda tersebut dan bangkit berdiri, taeyeon mendongak dan menatapa onyx pemuda tersebut.
“gamsahamnida” gumam taeyeon sambil sedikit membungkukan badannya pada pemuda tadi. Sedangkan pemuda tadi hanya tersenyum tipis dan memasukkan kedua tangannya kesaku celananya. Dan saat melihat senyum itu, entah kenapa rasanya ia akan jantungan.
Namun, kejadian itu tak bisa berlama- lama karena seorang pemuda berkulit pucat datang dari arah belakang pemuda yang tersenyum pada taeyeon tadi.
“bisakah kita hentikan basa- basi disini?” tanya pemuda itu dingin. Berbeda dengan persaan taeyeon pada pemuda yang sebelumnya. Taeyeon merasa pemuda yang kedua ini lebih cuek dan dingin dan saat menatap taeyeon, ia tahu bahwa pemuda tersebut punya tatapan angkuh.
Bagaimanapun ia jadi punya rasa sebal pada pemuda sok cool itu. Hei taeyeon bukankah ia memang cool?
“aku permisi dulu noona” kata pemuda baik hati yang sebelumnya dan berbalik pergi besama pemuda angkuh yang mengikuti dibelakangnya.
Dan setelah sadar taeyeon kembali menepuk jidatnya dan bergumam
“babo” ia merutuki diriya sendiri yang berlama- lama diam disini dan segera saja ia kembali berlari menuju kelasnya.
~ ~ ~ ~
Taeyeon memasuki ruang kelasnya dan ia disambut tatapan cemas dari sahabatnya sekaligus teman sekamarnya, seohyun.
“kau dari mana saja? Kenapa lama sekali. Untung saja hari ini Heecul- nim terlambat” kata seohyun khawatir dengan sahabatnya itu. Taeyeon dengan nafas tersengal karna berlarian disepanjang koridor sekolah mengambil tempat duduk disamping seohyun.
“tak biasanya Heecul- nim terlamat. Apa ia sedang memberi makan kucing kesayangannya” gumam taeyeon dan membuat seohyun sedikit terkikik mendengar gurauan taeyeon. Namun, taeyeon dengan cepat perhatiannya teralih pada pertemuannya dengan pemuda baik hati tadi. Taeyeon sedikit tersenyum saat mengingatnya dan ada sedikit semburat merah dipipinya.
Ceklek~
Heechul- nim masuk diiringi dua pemuda dibelakangnya.
“kita kedatangan murid baru hari ini” kata heechul- nim membuat seluruh kelas menoleh menatap 2 pemuda baru dikelas mereka. Seohyun dan taeyeon mendongak dan seketika saja keduanya terperanjat.
Salah satu pemuda dengan rambut acak- acakan disana menoleh menatap taeyeon, sedangkan taeyeon hanya salting dengan tatapan pemuda baik hati yang tadi ia temui. Baginya ini suatu anugerah bisa bertemu lagi dan bahkan sekelas dengan pemuda baik hati sepertinya. Dan pemuda tersebut tersenyum tipis menatap taeyeon, membuat sisiwi dikelas berteriak histeris akibat pesonanya. Sedangkan keadaan taeyeon sendiri jangan ditanya karna sekarang wajah nya semerah kepiting rebus Busan.
Sedangkan seohyun menegang melihat pemuda satunya yang terlihat dingin dan cuek. Si pemuda tersebut secara tak sengaja bertemu pandang dengan seohyun dan seketika saja, tatapan si pemuda yang semula dingin dan cuek berunah melembut saat menatap mata seohyun. Mata coklat sipemuda yang terlihat dingin berubah menjadi coklat madu yang melembut. Dan seketika saja keduanya merasakan gejolak aneh didadanya. Dan seohyun merasakan sesuatu yang lembut dihatinya.
‘Tuhan, perasaan apa ini?’
~ ~ ~ TBC ~ ~ ~
~ ~
~
Gimana menurut kalian chapter 1 nya? Jelek kah ato malahan lebay? Tolong kritik dan masukannya yah lewat coment kalian
Abis baca seperti biasa
WAJIB COMENT DAN LIKE!^^
Word: 2.642

11 comments

  1. mrs cho · May 3, 2013

    bgus thor,tapi gmana bdain kyu ma gyu? dikorea kan ‘k’ sma ‘g’ sama aja?!
    next

  2. ciwciwkyu · May 8, 2013

    kreeeend ffny!!! aplg castny seokyu❤
    dtnggu bgd klnjutannya

  3. Silvia Rosa · June 2, 2013

    keren ,,, di tunggu lanjutannnya

  4. Amelia · June 19, 2013

    Kerenn! Lanjut thor♥!!!!!!

  5. yeonta · June 25, 2013

    fanficnya keren… lanjut ya….

  6. riani · August 13, 2013

    lanjutannya belom bikin yaa??
    nungguin bgt nihh sama cerita selanjutnya..

  7. Believe_SeoKyu · September 15, 2013

    Kyaaaaa lanjut lanjut. Itu Kyu semacam hidup lg tapi jd wujud lain? Ahhh sweet, hanya Seobb yg bikin Kyu menghangat. Huuu, ditunggu part slanjutnya.

  8. fiona_elf · September 24, 2013

    kereeen kapan di lanjut nich ??/

  9. indri · January 13, 2014

    tak tggu kelanjutannya,tp knp carinya sulit ya..biasanya part 2 d cari ga ketemu2..

  10. dewiq · February 3, 2014

    kapan di lanjut???

  11. seo_yeppo · June 14, 2014

    ini lnjutanxa ada gk?
    hwaiting

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s