[FREELANCE] Super Semar

sebuah fanfic request dari ihda dengan genre comedy~ ENJOY
©Kim Joo Hyun, present
Super Semar (Surat Perjanjian Sebelas Maret)
Request by: ihda
Comedy (gk tahu lucu ato gak nya soalnya masih amatiran) heheh XDD
Author cuman coba peruntungan di ff genre comedy😄

~~~~

Pagi-pagi buta, SMA Seoul sudah dikejutkan oleh teriakan seorang pemuda ganteng bernama Eunhyuk. Dari teriakannya yang meso sopran bisa ditebak Eunhyuk sedang menikmati tangannya yang terjepit pintu. Pemuda berambut jabrik itu mengumpat dan menyebutkan nama-nama binatang penghuni Ragunan dengan bercucuran air mata.
“LOE BEGO YA!” teriak Eunhyuk emosi. Yang diteriaki adalah gadis berambut pirang yang ketawa puas melihat jari tangan Eunhyuk remuk. Eh, gak segitu juga kali, setelah dilihat baik-baik tangan Eunhyuk cuma lecet-lecet dikit.
“Rasain loe! Sekali lagi loe berbuat kayak kemaren, loe bakal pulang pake kursi roda!” kata Hyoyeon sambil sedakepin tangan di depan dadanya.
“Emang apa urusan loe?”
“Apaan lu? Belagak insomnia?”
“AMNESIA!” teriak Eunhyuk.
“Iya, itu maksud gue,” kata Hyoyeon sambil melindungi wajahnya dari air hujan yang disemprotkan Eunhyuk. “lu masih inget kan, kalo lu berani macem-macem sama gue, gue bakalan bocorin rahasia ter-”
Eunhyuk mendekap mulut Hyoyeon, kemudian melihat keadaan di sekitarnya dengan agak lebay.
“Oke! Oke! Gue janji gak bakalan macem-macem lagi! Gue dan lu akan hidup dengan tenang di sekolah ini. Tanpa saling mengganggu dan gue bakal menuruti apa aja mau loe. Cuma satu permintaan gue, jangan bocorin rahasia gue! Oke?”
“EBBHHBLAB!”
“Apa?”
“BBLBBB!”
“Hah?”
“TANGAN LU BEGOO! GUE GAK BISA NAPPASS!”
“Oh sori.. sori..”
::::
Saat istirahat, adalah saat-saat terindah bagi Eunhyuk. Selain bisa sejenak melupakan pelajaran dan guru killer, ia juga bisa menuntaskan hasrat yang selama 2 jam ia tahan, yakni buang air kecil.
“Kenapa sih loe selalu ngajak gue kalo mau buang aer?” tanya Donghae yang kelihatan lebih bete dari hari-hari buang air bersama yang biasanya.
“Ya iyalah, masa gue musti ngajak cewek!”
“Gak gitu juga kale, lu gak bisa sendirian gitu apa?”
“Udahlah Hae, lagian gak afdol kalo buang air gak ada loe,”
“Kampret! Emangnya gua apaan?”
“Udah deh, jangan ngomongin buang aer terus!” kata Eunhyuk. “gue mau crita tentang kejadian tadi pagi, gue abis berantem sama Hyoyeon!”
(Emang gue pikirin!) batin Donghae.
“Dia ngejepit tangan gue! Anjrit sakit banget!”
(Rasain lu!)
“Terus-”
“Lu berantem sama Hyoyeon Sas?” kata YeSung, yang entah sejak kapan sudah mendobrak pintu kamar kecil dan mendarat di antara Eunhyuk dan Donghae yang sedang..
“Iye..”
“Terus lu apain tuh Hyoyeon?”
“Gak gue apa-apain, gue kan gak mungkin tega mukul cewek,”
“Hoy Sung! Heran amat sih dengerin cerita berantemnya mereka berdua? Mereka kan udah gontok-gontokan dari kelas satu,” kata Donghae.
Eunhyuk jadi inget, waktu pertama masuk kelas dan iseng-iseng Kakashi Sensei menunjuk Hyoyeon dan bertanya siapa yang paling tidak disukainya. Hyoyeon spontan menunjuk Eunhyuk. Sejak saat itu, mereka jadi musuh besar. Eunhyuk selalu berusaha menjegal Hyoyeon dan mereka bersaing untuk dapat ranking tertinggi dan kejahilan-kejahilan yang dilakukan Eunhyuk membuat mereka terkenal sebagai rival sepanjang masa.
Semua orang di sekolah juga tahu, kalau mereka sudah saling membenci sejak saat itu juga.
“Harusnya lu udah gak seheboh itu Sung,” kata Donghae. “kalo lu denger mereka jadian, lu boleh deh tuh tereak-tereak pake toa,”
“Najis lu, lu ngedoain gue?” kata Eunhyuk. “lagian terserah gue mau cerita apa juga,”
Donghae nyengir.
“Eh! Ngapain lu Yesung!” kata Donghae.
“Ya pipis lah!” jawab Yesung.
“Bukannya lu biasanya jongkok?”
:::::
Setelah puas pipis, Eunhyuk dan 2 temannya langsung menuju perpustakaan. Niat awalnya sih mau baca buku, daripada ke kantin dan Eunhyuk Cs musti menghadapi ibu kantin yang pasti bakal nagih utang bakso mereka. Jadi daripada bengong di kelas dan ketahuan lagi gak punya duit, mendingan mereka memanfaatkan fasilitas sekolah untuk menimba ilmu.
“Ya ampun, perpustakaan ini gak lengkap banget deh! Masa komik aja kagak ada,” kata Yesung yang akhirnya mengambil buku biologi dan melihat-lihat gambarnya saja.
“Emangnya taman bacaan?” kata Donghae yang dengan mantap mengambil buku filsafat yang tebelnya sampe 20 cm dan meletakkannya di atas meja kemudian menyandarkan kepalanya di atas buku dan langSung ngorok.
“Lu ngambil buku apa Hyuk?” tanya Yesung.
“Sastra donk,” kata Eunhyuk yang sebenernya gak ngerti-ngerti banget, pengennya sih biar kayak adegan Rangga Ada Apa Dengan Cinta yang sok cool baca buku sastra. Tapi ujung-ujungnya malah Eunhyuk sobek-sobekin buat bikin pesawat-pesawatan dari kertas. Yeah, yang ini jangan ditiru.
“Hyuk, lu udah ngerjain PR matematika lum?” tanya Yesung, belum sempat Eunhyuk jawab, mereka kedatangan tamu yang hampir membuat Eunhyuk keselek.
“Eunhyuk,” kata Hyoyeon dengan ekspresi datar. “ntar bantuin gue ya, ngambil properti buat pentas drama Cinderella Nyolong Sandal,”
“WHUATS!” teriak Eunhyuk sambil menggebrak meja. Donghae yang lagi tidur mangap langSung bangun dan teriak-teriak latah.
“EH MALING! EH MALING! EH SANDAL!”
Eunhyuk, Hyoyeon dan YeSung menatap sejenak pada Donghae, kemudian melanjutkan percakapan.
“Iya, ntar jam 3 sore ya!”
“Emangnya gue siapa loe? Pembantu loe?” teriak Eunhyuk emosi.
“Ya ampun Hyuk, jangan sampe gue tereak juga nih di perpus ini,” kata Hyoyeon sedikit mengancam.
“Pokoknya ntar bantuin gue oke?” kata Hyoyeon sambil nowel dagu eksotis Eunhyuk, kemudian jalan sambil mengibaskan rambutnya. YeSung dan Donghae mangap melihat kejadian yang gak biasa ini. YeSung nengok ke jendela dengan cengok.
“Hari ini gak hujan kan?”
“Mimpi apa lu hyuk? Kok Hyoyeon minta bantuan sama loe? Pake nowel-nowel lu lagi,” tanya Donghae.
“Mana gue tahu! Gue kan ketua OSIS dan ganteng pula, jadi wajar kalo sering diminta bantuannya,” kata Eunhyuk.
“Ngangkat-ngangkatin properti gitu?” tanya Donghae. “jadi lu ntar dateng jam 3?”
“Emang gue pikirin! Gue gak bakal dateng!”
::::
“Akhirnya dateng juga!” kata Hyoyeon. “lu telat 2 menit!”
“Brisik loe!” kata Eunhyuk. “mana barang-barang yang musti gue angkatin?”
“Ntuu di mobil,” kata Hyoyeon, nunjuk mobil ijo lumutan pake bibirnya.
“Busyet! Lu gila ya?” kata Eunhyuk. “banyak banget gila! Ogah gue!”
Eunhyuk sudah mau melangkah dan ngibrit, Hyoyeon kembali mengingatkannya.
“Inget surat perjanjian kitaa..”
Urat kening Eunhyuk berkedut, ia kemudian mulai ngangkat-ngangkatin meja, kursi, kendi, dispenser, lemari, kulkas dan semua barang sampai mobil ijo lumutan tinggal lumut-lumutnya doank.
“Udah selesai kan, gue mau pulang!”
“Tunggu Eunhyuk,”
“Apa lagi?”
“Besok kita kesini lagi ya, temenin gue latihan,”
“KITA? Lu aja kali sama kawan-kawan lu!” kata Eunhyuk.
“Pokoknya lu kudu dateng, temenin gue latihan!”
Melihat Hyoyeon yang sudah mendelik, mencekik, dan menendang dirinya. Eunhyuk tak bisa menolak lagi.
“Oke deh, mimpi apa gue semalem,” kata Eunhyuk menghembuskan napas dengan berat.
“Horeee!” teriak Hyoyeon dan spontan langSung memeluk Eunhyuk. “makasih ya!”
Eunhyuk cengok. Gak tau musti ngapain. Mau meluk balik, takut bukan muhrim. Mau dilepasin, tapi sayang juga. Akhirnya Eunhyuk cuma diem, gak berani gerak sementara jantungnya berdegup sangat kencang.
::::
“Hari ini tumben banget lu nraktir kita?” kata Donghae yang masih memandangi bola bakso yang mengambang di mangkoknya.
“Iya, lu baik banget pake ngebayarin utang kita semua juga,” kata YeSung yang sudah habis dua mangkok.
“Lu dapet upah ngangkat-ngangkatin properti ya?” kata Donghae.
“Gak lah, udah dimakan cepet! Gue gak kasih racun kok di bakso lu!” kata Eunhyuk.
“Gak mungkin lah lu kasih racun,” kata Donghae. “seenggaknya gak di tempat serame ini,”
“Udah makan! Lama-lama gue kasih racun beneran lu!” kata Eunhyuk emosi.
“Eh hyuk, ntar sore maen futsal kan?”
“Kayaknya gak bisa,” kata Eunhyuk. “gue musti nemenin Hyoyeon latihan,”
YeSung dan Donghae melongo, kemudian saling bertukar pandang.
“Lu ngebatalin rencana kita demi latihan bareng sama musuh terbesar lu?” kata Donghae, menatap Eunhyuk seakan Eunhyuk sudah gila.
“Iye, tapi gak usah lebay gitu deh,” kata Eunhyuk. “ntar gue ganti jadwalnya, oke?”
“Oke deh, gue sih gak keberatan,” kata YeSung, sementara Donghae diam.
“Gue bayar ke kasir dulu ya,” kata Eunhyuk meninggalkan meja dengan tertib.
“Apa lu liat tadi Eunhyuk senyum-senyum pas ngomongin Hyoyeon?” tanya Donghae ke YeSung.
::::
“Kita mulai aja latihannya,” kata Hyoyeon.
“Cuma berdua?” tanya Eunhyuk.
“Gak, ntar sama keluarga gue! Ya iyalah berdua,” kata Hyoyeon. “gue cuma minta bantuan lu ngapalin dialog, soalnya Heechul lagi gak bisa latihan,”
“Heechul?”
“Iya, dia yang jadi pangerannya. Gue jadi Cinderella yang nyolong sendalnya pangeran,” kata Hyoyeon. “sekarang lu baca naskah ini, kalo gue salah tolong diingetin ya,”
“Oke,”
“Pangeran, ada apa gerangan? Kenapa engkau datang ke tempat ini?” kata Hyoyeon.
“Saya sedang mencari sandal ajaib,” kata Eunhyuk membaca teks nya. “seseorang telah memakai sandalku ketika pesta dansa, ia berdansa denganku dan ketika aku menyadari ia memakai sandalku, gadis itu malu dan lari.. Cerita macam apa ini!”
“Diem! Ini kan parody!” kata Hyoyeon. “udah terusin bacanya!”
“Ternyata gadis itu menjatuhkan satu sisi sandalnya, ketika aku memungut sandal itu gadis itu sudah menghilang. Aku sadar aku jatuh cinta padanya.. HUWEEEK!”
“TERUSIN!”
“Aku telah mencarinya ke seluruh penjuru negeri, tetapi tak ada yang memiliki satu sisi sandalnya.. Ya iyalah, mana ada maling ngaku!”
Urat kening Hyoyeon berkedut.
“Apakah engkau Sungguh mencintai gadis itu?” kata Hyoyeon.
“Ya,” kata Eunhyuk, ia sekarang mendongak menatap Hyoyeon.
Hyoyeon mengeluarkan sandal jepit dari balik bajunya dan memperlihatkannya.
“Apakah sandal ini?” kata Hyoyeon.
“Ya! Tidak salah lagi,” kata Eunhyuk. “aku telah mencarimu kemana-mana. Kau gadis yang ada di pesta dansa?”
“Ya,” kata Hyoyeon.
“Dalam kurung, pangeran kemudian mencium Cinderel- UAPPAH! CIUM?”
“Biasa aja kali hyuk,”
“Jadi ntar lu ciuman sama Heechul?”
“Iya, tapi kan gak beneran! Gak nempel!” kata Hyoyeon. “sekarang cium gue,”
“Heh?”
Hyoyeon mendelik.
“O-oke..” kata Eunhyuk. Ia memajukan wajahnya dan memegang dagu Hyoyeon. Eunhyuk menatap Hyoyeon yang merem dan entah kenapa langSung menempelkan bibirnya ke bibir Hyoyeon. Cup!
Hyoyeon kaget dan langSung menatap Eunhyuk dengan bingung.
“BEGOO! Kok lu cium gue beneran?”
“Kan lu tadi yang minta!”
“Gue bilang pura-pura doank! PURA-PURA!”
Dan Eunhyuk menghabiskan sorenya dengan lari dikejar-kejar Hyoyeon.
::::
Sementara itu, di balik panggung. Donghae dan YeSung saling bertatapan dengan ekspresi bingung bercampur shock.
“Gue tadi gak salah liat kan Sung?”
:::::
Super Semar
(Surat Perjanjian Sebelas Maret)
Yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa :
1. Sdr. Eunhyuk bersedia menuruti perintah sdr. Hyoyeon, apa saja, meskipun itu hal yang mustahil. Dengan ketentuan yang jelas dari sdr. Eunhyuk, bahwa sdr. Hyoyeon bersedia merahasiakan hubungan mereka dalam waktu yang diperlukan.
Sdr. Eunhyuk dan sdr. Hyoyeon dilarang mempertontonkan keakraban di depan umum, kecuali dalam situasi darurat atau terpaksa, dan masih dalam batas-batas yang wajar dan dengan ketentuan yang sudah ditetapkan.
Sdr. Eunhyuk dan sdr. Hyoyeon dilarang membeberkan tanggal jadi hubungan kepada siapapun di SMA Konoha. Demi ketentraman penghuni SMA Konoha.
Demikian surat ini kami tulis dengan sebenar-benarnya dan dalam keadaan sadar, hal-hal yang berhubungan dengan pemindahan kekuasaan akan ditentukan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
Seoul, 11 Maret 1945
(TTD)
Eunhyuk Hyoyeon
THE END
Gimana ihda ff nya? Comedy nya udah berasa belum? Mianhe, masih amatiran dalam hal membuat ff comedy XDD mohon coment nya….

2 comments

  1. 13elieve · April 29, 2013

    Hahahh… Suer thor bkin lagi ne?? Cast’a hyohyuk z lg,,, hehehhh
    pokok’a kren thor,,,,🙂 q suka!!

  2. ANNAJAE · November 8, 2013

    hehehe……………. lucunya dpet..ku mpe ngakak bcanya… thanks

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s