[FREELANCE] Break Down (Let Me Forget You)

sebuah fanfiction yang sengaja aku buat untuk sahabat tercintah saya, ihda magfirah. (ihda: sejak kapan kita sahabat? Me:heheheh cengengesan).
Ff yang dengan cast sooyoung (karna ihda suka banget nyebut nama sooyoung kalo kaget. Jadi saya pake cast ini) dan donghae (karna ihda juga suka ama abang ikan). Fanfiction yang menceritakan sekilas ‘story love’ tentang ihda dan ‘damar’ (takut digebukin ihda kalo nyebutin nama aslinya). Tapi ff gak mirip 100% koq. Ff ini cuman mengambil alur cerita dari true love story nya ihda, dan sisanya alur cerita ff ini saya sendiri yang menentukannya.
Berceritakan tentang kisah cinta sooyoung dan donghae yang harus terputus. Sehingga sooyoung menjadi sedih sampai seseorang yang lebih baik menggantikan posisi donghae dihati sooyoung.
Siapakah namja tersebut?
Just read

©Kim Joo Hyun, 2013
Fanfiction for ‘Ihda’
“Break Down (Let Me Forget You)”
Genre: Hurt, Comfort, about true love.
Oneshoot sepertinya kependekan

Choi Sooyoung, wanita cantik, tinggi, periang dan ramah. Dia adalah gadis yang sangat mudah bergaul sehingga mempunyai banyak teman. Ia juga dikenal banyak orang. Namun, hari ini sooyoung tidak seriang biasanya.
Wajahnya terlihat sedih dan auranya juga seram. Bisa dibilang ia sedang badmood.
Seusai pulang sekolah sooyoung langsung pulang kerumah dan mengurung dirinya dikamar sendiri. Hari ini entah kenapa merupakan hari yang menyedihkan bagi dirinya, apalagi setelah pernyataan dari kekasihnya, Lee Donghae.
#flashback
“sooyoung- ah” panggil suara donghae dan membuat sooyoung menoleh menatap donghae. Donghae adalah kekasihnya sejak beberapa bulan yang lalu.
“nae, oppa. Waeyo?” tanya sooyoung kemudian menatap donghae.
Donghae kemudian menundukkan kepalanya dan tidak menatap mata sooyoung.
“mianhe” kata donghae pelan. Sooyoung mengernyitkan alisnya, tidak biasanya kekasihnya itu minta maaf, padahal kekasihnya itu sama sekali tidak membuat kesalahan padanya.
“aku ingin kita putus” kata donghae pelan kemudian memberanikan diri menatap mata sooyoung.
Sooyoung terdiam. Pernyataan seperti ini sama sekali diluar dugaannya. Bagaimana bisa kekasihnya Lee Donghae yang ia kenal sangat menyayanginya itu bisa memutuskan nya secepat ini. Rahang sooyoung mengeras, wajahnya juga nampak kaku.
“mianhe. Aku hanya ingin sendiri. Mianheyo, memutuskanmu” kata donghae lagi kemudian berbalik bersiap meninggalkan sooyoung. Tiba- tiba saja sooyoung teringat saat ia melihat donghae bersama wanita lain yang ia ketahui bernama Jessica Jung. Ah, pasti itu penyebabnya. Penyebab donghae memutuskannya, sepertinya donghae menyukai gadis Jung itu, batin sooyoung.
“oppa menyukai jessica onnie, bukan?” perkataan sooyoung membuat langkah donghae terdiam. Sepertinya perkiraan sooyoung tepat.
“mianhe” kata donghae kemudian melanjutkan langkahnya dan meninggalkan sooyoung yang tengah menitikkan air mata nya.
#flashback end
Mengingat itu semua membuat sooyoung kembali menitikkan air matanya sama seperti sekarang. Donghae yang dulu selalu menyayanginya kini telah menorehkan luka yang lebar dihatinya. Sakit. Tentu saja itu sekarang yang ia rasakan.
Sooyoung mungkin bukan wanita yang bisa dengan mudah menerima laki- laki yang menyukainya, dan donghae adalah namja special yang telah ia pilih. Tapi sekarang, namja itu menyakitinya.
Ia masih ingat dulu bagaimana pertama kali donghae menembaknya, bagaimana donghae dulu membisikkan kata sayang padanya, dan bagaimana donghae selalu menghiburnya.
Tapi itu semua kini hanya tinggal kenangan. Semua hanya angan- angan dimasa lalu.
Sooyoung juga bukan wanita manja atau wanita centil yang akan dengan mudah mengatakan suka. Ia juga bahkan juga sangat jarang mengatakan suka pada donghae, saat ia masih bersama. Dan sekarang ada secercah rasa penyesalan pada diri sooyoung yang tak pernah mengatakan suka pada donghae dulu
Sooyoung kemudian menyembulkan wajahnya dari bantal yang tadi menutupi wajahnya. Wajahnya nampak basah berkas cucuran air mata yang tadi membasahi pipinya.
Sooyoung beanjak bangun, ia kemudian menghapus air matanya dengan trlapak tangannya sendiri. Setelah itu ia merapikan penampilannya. Ia bermaksud pergi ketaman dekat rumahnya sekedar untuk melupakan rasa sakitnya ini.
~ ~ ~
Sooyoung duduk disalah satu bangku taman. Sepertinya pilihannya untuk ketaman agar ia bisa melupakan donghae sama sekali salah. Pasalnya sekarang ini ia malah melihat beberapa pasangan yang sedang berduaan duduk dibangku dekat dengan tempat nya saat ini. Dan ni malahan membuat nya menjadi iri dan teringat kembali.
Tes
Tes
Tes
Air mata sooyong jatuh lagi tanpa bisa ditahannya. Ia merutuki dirinya sendiri yang begitu bodoh menangis didepan umum. ‘air mata bodoh’ maki sooyoung dalam hati. Padahal air matanya memang tak ada salah bukan?
Sooyoung kemudian menundukkan kepalanya dan menatap kebawah, mengamati bekas basahan air matanya yang tadi jatuh ditanah.
Tiba- tiba saja seseorang memegang pundaknya pelan. Sooyoung menoleh dan mendapati wajah namja tempan dan tinggi yang menghampirinya,
Itu adalah Hangeng, teman sekelasnya.
“hei, kenapa menangis?” tanya hangeng pada sooyoung yang tadi ia lihat sedang menangis. Sooyoung menggeleng kemudian tersenyum untuk meyakinkan hangeng bahwa ia baik- baik saja.
“nah pakai ini. Bekas air matamu masih ada tahu” kata hangeng kemudian menyerahkan sebuah sapu tangan biru muda pada sooyoung.
DEG
Sooyoung kembali merasakan perasaan itu. Perasaan dimana jantungnya berdebar. Perasaan yang pernah ia rasakan dulu saat bersama donghae. Namun perasaan ini sepertinya lebih kuat. Sooyoung tersenyum kemudian menerima sapu tangan tersebut dan dibalas senyuman ramah dari hangeng.
Dan sejenak sooyoung berpikir mungkin saja hangeng bisa menggantikan posisi donghae dihati nya dengan cepat. Bagaimanapun juga ia adalah laki- laki yang baik pikir sooyoung menerawang jauh kedepan.
Dan yang perlu mereka lakukan hanyalah mengikuti alur takdir kemana mereka akan pergi. Apakah bersahabat atau sesuatu yang lebih mendalam. Misalnya seperti sepasang kekasih, mungkin? Biarlah waktu yang akan menjawab misteri takdir tersebut, dan mereka berdua yang akan menjalaninya.
Aku berjalan dikesendirian.
Tanpa ada kamu lagi disisiku.
Kau pergi tinggalkan aku tuk yang lain.

Aku berjalan dalam kehampaan
Tanpa dirimu yang dulu memenuhi aku
Bodohnya dulu ku tak pernah bilang suka

Aku berjalan dalam kesunyian
Tanpa kamu yang menemaniku
Aku yang sempat gila sendiri tanpamu.

Terus mencoba berjalan mengikuti alur takdir.
Sampai pada aku menemukan secercah cahaya.
Dan menemukan seseorang yang lebih tulus
~ ~ ~ END ~ ~ ~
Gimana pendek kan? Jelek ya? Maaf ya, ihda ff nya mengecewakan. Ff nya pastilah tidak sama dengan kisah kamu yang asli, tapi intinya walaupun kamu putus dengannya kamu pasti dapatkan cowok yang lebih baik dan setia darinya. Walaupun pertama aku dengar agak gak rela kamu putus dengannya. Tapi aku dukung kamu terus koq, tuk dapetin yang terbaik oke? ihda aku harap kamu coment dan like ya?

One comment

  1. Yufasa · July 5, 2013

    pasti pas diputusin rasanya sakit soo eon, tapi… untung aj ada penggantinya yang lebih baik.
    Ditunggu karya yang lain🙂

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s