Meaning of You

ulcblueberry-cheesecake-slice_¸±±¾_¸±±¾

Title : Meaning of ‘You’
Author : ChristineLie / Ms.HyukKyu
Genre: Romance/Friendship
Rating : General
Length : Oneshoot
Main Cast :
– Kim Ryeowook (Super Junior)
– Kang Hyo Yoo (OC)
– Lee Chae Rin (OC)
– Other cast as cameo
Notes : Annyeong~ I’m back with a new story. Dedicated to my friend , Gardenia Augusta ^^ Hope you like it sistt
Disclaimer : DO NOT COPY OR RE-POST THIS FANFIC/POSTER WITHOUT PERMISSION.

Story’s Start

Hyo Yoo menahan napasnya begitu suara denting sendok terdengar di ruangan sepi itu. Ia berusaha agar tidak jatuh pingsan –okay ini berlebihan- atau minimal mengalami sesak napas yang berakibat fatal.
Terdengar suara yang khas ditelinga gadis kelahiran Seoul itu.
“Sedikit kelebihan gula , tapi dapat diampuni karena tidak membuat seseorang langsung menderita penyakit kelebihan gula,”suara nyaring itu milik seorang laki-laki berusia 30-an awal bernama Kim Dong Wook , pemilik café tempat Hyo Yoo bekerja , Fraîche Café.
Nama café yang terdengar asing di telinga masyarakat , mengingat Fraîche Café berarti kafe sejuk yang berasal dari bahasa Prancis. Pemiliknya atau Kim Dong Wook adalah seorang laki-laki dengan sikap yang kurang menyenangkan. Agak cerewet tapi baik hati , agak pelit tapi suka bersedekah , agak kuno tapi up to date tentang segala sesuatu di sekitarnya. Yah , agak rumit memang pemilik kafe ini. Tapi itu hanya satu dari sekian banyak alasan yang tidak masuk akal untuk tidak berkunjung ke kafe ini.
Dong Wook yang menamatkan studi di Paris memutuskan pulang ke Korea untuk membuka sebuah kafe yang bertema Negara tersebut di Seoul. Ia mendekor kafe nya senyaman dan sesejuk mungkin , sesuai dengan nama kafe ini.
Terletak di pusat kota Seoul bukan berarti ia tidak bisa berkreasi dengan kafenya. Infinitely Yours , itulah moto hidupnya seperti Seoul. Ia memanfaatkan daerah Cheonggyecheon untuk kesejukan yang dicarinya.
Lain bos lain lagi pegawainya.
Kang Hyo Yoo , seorang gadis berusia 21 tahun yang masih berada di bangku kuliah sangat tertarik dengan dunia pastry. Ia memutuskan bekerja disini baru sekitar 1 minggu dan Dong Wook yang penasaran , memutuskan untuk menguji gadis ini.
Ia ceria , mudah bergaul dan tentu saja fangirl. Dunia fangirl sudah tersebar ke seluruh penjuru dunia. Tidak laki-laki , perempuan , anak kecil , remaja , bahkan kakek nenek sekalipun menyukai music modern korea atau K-Pop.
Dan sudah sewajarnya gadis seumuran Hyo Yoo juga menjadi salah satu diantarannya. Alasan berikutnya kenapa Hyo Yoo tertarik bekerja disini adalah karena Dong Wook adalah kakak dari idolanya , Kim Ryeowook.
Ryeowook adalah namja dengan sifat 180 derajat dengan kakaknya. Ia seorang member dari sebuah grup kelas dunia Super Junior. Memiliki wajah imut dan senyum yang bisa membuat orang tidak dapat marah padanya.

Kang Hyo Yoo menghembuskan napas dengan lega begitu mendengar komentar Dong Wook yang walau agak pedas , tapi cukup membuatnya senang.
“Gamsahamnida , kalau begitu apa yang harus kubuat besok ?”tanya Hyo Yoo.
“Tidak sulit , hanya sebuah vanilla crème brulee saja. Mudah bukan ?”jawab Dong Wook sambil tersenyum simpul memamerkan lesung pipi nya.
“Crème brulee ?”gumam Hyo Yoo tak percaya.
“Ne. Vanilla crème brulee. Kau tidak mampu ? Mau mundur ? Tidak mau jadi patissier disini ?”pancing Dong Wook.
“Baiklah baiklah , aku akan membuatkan vanilla crème brulee besok.”
“Great ! Besok ku tunggu pukul 7 pagi dan kuberi waktu 3 jam untuk membuatnya. Kau bisa pulang sekarang,”ucap Dong Wook sambil berdiri dan menepuk bahu Hyo Yoo.
Hyo Yoo hanya mengangguk-ngangguk mengerti dan ia memutuskan untuk pulang dan membuat crème brulee.

Another side of Seoul,
Midnight 00.12 a.m KST

“Yak ! Kyuhyun-ah ireona ! Kau ini berat tau ,”omel Ryeowook sambil memapah Kyuhyun masuk ke dorm mereka.
Kyuhyun tampak tak sadar , sepertinya mabuk dan Ryeowook terkena imbasnya untuk mengantarkan Kyuhyun ke kamarnya.
“Aish jinjja~ Dasar magnae menyusahkan,”gerutu Ryeowook lagi.
Sepertinya Kyuhyun tak mendengar dan Ryeowook berhenti merutuki dongsaengnya itu.
Ia membanting tubuh Kyuhyun ke kasur dan menyelimutinya. Ia menatap Kyuhyun sekilas sambil menggeleng pelan lalu keluar dari kamar Kyuhyun.
Baru saja ia duduk di sofa ruang tengah sambil memejamkan mata , sebuah suara menghentikan kegiatannya itu.
Ia meraih ponselnya yang berkedip-kedip dengan bunyi yang menurutnya berisik di malam hari.
“Ne Hyung ?”sapanya pada Dong Wook yang menelpon.
“Kau belum tidur ?”
“Kalau kau berpikir aku sudah tidur kenapa kau masih menelponku ?”
“Hehe , mian. Aku hanya iseng setelah seharian lelah dengan pekerjaanku. Kau pasti baru pulang kan ?”
“Geurae , aku juga sangat lelah. Ada sebuah stasiun TV yang meminta kami hadir di talkshow malam ini,”jelas Ryeowook singkat.
“Oh , arraseo. Berkunjunglah besok ke kafe-ku kalau ada waktu. Salah seorang calon pegawaiku membuat crème brulee kesukaanmu,”ucap Dong Wook diseberang.
“Calon pegawai ? Apa maksudnya itu ?”
“Ah , jadi begini….”
Obrolan kakak-beradik itu berlangsung hingga 1 jam kemudian sampai akhirnya Ryeowook memutuskan sambungan telepon itu dan memutuskan beres-beres lalu tidur.

Seoul , 08.30 a.m KST

“Wookie-ya ! Ppali ireona ! Mana kimchi bokkeumbap yang kau janjikan kemarin ?” suara Eunhyuk memenuhi dorm pada pagi hari ini. Ia berderap masuk ke kamar Ryeowook untuk membangunkan eternal magnae itu.
Suara member lainnya juga terdengar memenuhi dorm kala mendengar ucapan Eunhyuk.
“Wook-ah , ireona ! Aku lapar !”suara Donghae kali ini.
“Eomma Wook , apa kau tega melihatku kelaparan begini ?”rengek Kangin yang ikut-ikutan sambil memegang perutnya.
Suara demo lainnya menyusul ketiga orang yang telah lebih dulu memenuhi dorm. Hanya Siwon yang tampak tenang dan menyesap kopi sambil membaca Koran pagi ini.
“Ryeowook sudah pergi tadi pagi-pagi. Dan kenapa kalian protes sebelum melihat meja makan ? Ia sudah menyiapkan sarapan kita tadi pagi. Bahkan akulah yang membantunya tadi pagi,”ucap Siwon tenang sambil menatap para hyung dan dongsaengnya.
“Jinjja ?”tanya Shindong sambil berjalan menuju meja makan dan membuka penutup makanan.
“Eunhyuk-ah , ini kimchi bokkeumbap mu. Donghae-ya , ini kkimbap-mu…”suara Shindong terdengar membagi-bagi makanan sesuai dengan notes kecil di masing-masing piring dan mangkok.
Eunhyuk sedikit menyesal dengan perlakuannya barusan. Ia melirik Siwon yang tersenyum tenang ke arahnya.
“Ryeowook pergi ke kafe Dong Wook-hyung. Ia bilang takut kena macet jadi ia pergi tadi pagi,”jelas Siwon singkat.
Semua hanya menganguk-ngangguk dan tidak berkomentar apapun.
“Siwon-ah , kau tidak sarapan ? Tidak ada sarapanmu disini,”tanya Shindong.
“Aku sudah sarapan Hyung,”Siwon mengedikkan kepalanya kearah meja.
Tampak sebuah piring dengan serpihan roti bakar dan secangkir kopi yang tadi diminumnya.
Shindong tersenyum dan memakan sarapannya.
“Aku sedikit merasa bersalah pada Ryeowook. Walau dia tidak tau aku tadi seperti itu , tapi tetap saja. Nan jeongmal paboya , sudah tau kalau Ryeowook yang selalu bangun pagi dan menyiapkan semuanya untuk kita tapi aku tetap saja berpikiran kalau dia telat bangun dan tidak menyiapkan semuanya,”ucap Eunhyuk di meja makan.
Siwon mendengarnya dan hanya tersenyum samar.
“Dia memang yang selalu menjadi eomma untuk kita semua. Dan lagipula seharusnya kita tidak marah padanya walau ia bangun siang. Kalian sadar badannya semakin kurus ?”tutur Donghae.
“Mungkin aku harus membantunya rileks sejenak dengan meminjamkan PSPku padanya,”gumam Kyuhyun.
“Aku jarang berkumpul disini tapi aku tau kalau Hyung selalu mengerti kita. Aku tau dia yang paling perhatian pada kita selain Leeteuk Hyung,”ucap Henry sambil memakan sandwich-nya.
Mereka sedikit menyesal atas perlakuan mereka barusan. Kalau saja mereka tidak terburu-buru dan memeriksa meja makan terlebih dahulu.
“Sudahlah , kalian tidak salah. Semuanya lelah dan kita semua juga tau kalau selelah apapun Ryeowook ia akan tetap memaksakan diri untuk membuatkan sarapan untuk kita. Lagipula ia juga tampak santai. Tapi mungkin masalah kelelahan , ia hanya mencoba untuk tidak terlihat lelah karena ia merasa punya tanggung jawab untuk memerhatikan kita. Bebannya juga bertambah karna harus mengisi vocal Yesung hyung,”ucap Siwon sambil bergabung dengan member lain.
“Kurasa kita perlu liburan. Mungkin bukan hanya Ryeowook tapi kita semua juga lebih lelah dari biasanya. Dalam setahun kita kekurangan 2 member dan kita harus latihan ulang untuk penampilan kita. Siwon-ah , apa kita punya jadwal kosong dalam minggu ini ?”tanya Eunhyuk.
“Sebentar aku akan menelpon prince manager,”jawab Siwon sambil memencet layar handphonenya.

*****

Fraîche Café
10.00 a.m KST

“Hyung !”panggil Ryeowook pada Hyungnya begitu masuk keruangan Dong Wook.
Tapi detik berikutnya Ryeowook menyadari ruangan itu kosong.
Tidak ada siapapun disana.
Ryeowook keluar dan bertanya pada seorang pegawai yang sedang merapikan meja dan kursi sebelum kafe buka.
“Kenapa Hyung ada di dapur ?”tanyanya bingung pada diri sendiri.
“Dong Wook Hyung !”panggil Ryeowook dari luar pintu dapur.
Dong Wook yang baru saja akan menyicipi crème brulee milik Hyo Yoo terhenti dan menoleh kearah pintu. Ia tersenyum lebar begitu melihat Ryeowook disana.
“Eo ! Ryeowook-ah !”serunya lalu berlari dan membukakan pintu untuk Ryeowook, meninggalkan Hyo Yoo yang bengong mendengar nama yang diserukannya.
“Ryeo..wook ? Kim Ryeowook ? Ryeowook Oppa ? Super Junior ?”gumamnya pelan sambil masih tidak percaya dengan pendengarannya.
Ia memutar badannya menghadap pintu masuk dan hanya bisa menganga sebagai wujud terkejutnya.
1-2 meter didepannya ada sesosok namja imut yang dikenalnya sebagai adik Dong Wook , Kim Ryeowook , idolanya.
Hyo Yoo hanya diam tak mampu berkata-kata setelah melihat sang superstar didepannya.
“Ah , Ryeowook-ah , ini Kang Hyo Yoo yang kuceritakan kemarin ,”kata Dong Wook mengenalkan adiknya pada Hyo Yoo.
“Mwo ? Dia menceritakan apa pada Ryeowook Oppa ?”batin Hyo Yoo yang lalu tersadar dan berdiri.
“Ryeowook imnida,”ucap Ryeowook sambil tersenyum dan memperkenalkan dirinya pada Hyo Yoo. Mungkin ia tidak akan mengira kalau gadis dihadapannya adalah seorang Ryeosomnia (fans Ryeowook).
“Kang Hyo Yoo imnida. Bangapseumnida,”balas Hyo Yoo sambil membungkuk member salam.
Dong Wook hanya tersenyum melihat tingkah Hyo Yoo. Walau ia tak mengatakan , ia sudah mengira kalau Hyo Yoo juga seorang fangirl.
“Wookie-ya , berhubung kau sudah disini bagaimana kalau kita mencicipi crème brulee buatan Hyo Yoo-ssi ?”tawar Dong Wook sambil mengedikkan kepalanya kearah meja. Diatasnya terdapat 2 cup vanilla crème brulee buatan Hyo Yoo.
“Crème brulee ? Aku sangat menyukai crème brulee jadi kurasa aku akan mencobanya,”ucap Ryeowook ringan.
Hyo Yoo tak mampu berkata apa-apa , ia hanya berdoa dalam hati agar crème brulee buatannya tidak membuat Dong Wook apalagi Ryeowook mati keracunan.
Sejauh ini , fisik kue itu meyakinkan , tapi tak tau rasanya.
Hyo Yoo menahan napas seperti kemarin ketika melihat kakak-beradik itu mulai menyendok crème brulee sambil berbincang-bincang.
Suapan pertama ditelan keduanya dengan raut wajah yang baik-baik saja , begitu pula suapan lainnya.
Dong Wook meletakkan sendoknya dan menatap Hyo Yoo yang masih membeku di tempatnya.
“Vanilla crème brulee mu….”Dong Wook belum menyelesaikan ucapannya ketika suara ponsel Ryeowook terdengar mengudara.
“Ah , mianhae , aku permisi sebentar,”ucap Ryeowook berdiri dari kursinya saat melihat nama di LCD ponselnya.
Ia bahkan sempat melempar senyum tipis pada Hyo Yoo yang hampir pingsan dibuatnya.
Dehaman Dong Wook menyadarkan gadis itu kalau masih ada yang akan dikatakannya.
“Jadi , vanilla crème brulee mu harus kuakui sangat lezat , sedikit kurang coklat dibagian atasnya. Mungkin harus dipanggang 5 menit lagi tapi ini sudah cukup. Kau lulus , kau akan menjadi pattisier disini minggu depan. Oh ya , buatkan 100 buah macaroons berbagai warna dan rasa , jangan lupa beri dekorasi untuk kafe ini. Aku tunggu pukul delapan besok pagi untuk macaroons nya,”tutur Dong Wook tegas.
“Oh iya , kalau boleh , aku ingin kau membuatkan beberapa crème brulee hari ini. Ryeowook terlihat menyukainya. Kau bisa memakai dapur ini untuk membuatnya,”tambah Dong Wook sambil tersenyum.
“Ne sajangnim , gamsahamnida,”ucap Hyo Yoo dengan senyum lebar sambil membungkuk pada bos nya itu.
“Gunakan banmal (bahasa informal) saja denganku,”jawab Dong Wook sambil berjalan keluar dapur menyusul Ryeowook. Hyo Yoo sepertinya sangat gembira hari ini. Ia bertemu Ryeowook dan ia diterima sebagai pattisier disini. Ia berlari ke rak-rak tempat memasak dan meletakkan alat-alat lalu mulai membuat pesanan bos nya , vanilla crème brulee.

“Indonesia ? Untuk apa ?”
“Liburan dong. Prince manager mengizinkan kita liburan setelah Super Show 5 Indonesia. Kita punya waktu 2 hari untuk Super Show dan 3 hari untuk liburan. Jadi daripada kita repot , kita liburan di Indonesia saja. Lagipula aku ingin bertemu seseorang disana,”ujar Eunhyuk diseberang.
“Aish ! Aku tau kau mau bertemu dengan kekasihmu itu kan Lee Hyuk Jae ?”
“YAK ! Jangan memanggilku tanpa embel-embel Hyung. Kau pulanglah segera untuk membereskan barang-barangmu. Kita akan berangkat besok pagi,”cerocos Eunhyuk.
“Ne arra arra. Dasar cerewet. Kau tidak pantas jadi leader pengganti tau , lebih baik Siwon Hyung saja,”ejek Ryeowook.
“Jangan banyak protes. Eeteuk Hyung melihat potensi besar dalam diriku jadi … YA ! Ryeowook-ah ? Wook-ah ? Aish jinjja anak ini mematikan telpon seenaknya,”omel Eunhyuk pada telponnya.
Ryeowook hanya tertawa senang , ia sedang membayangkan ekspresi sebal Eunhyuk ketika ia menutup telponnya sepihak.
Ia melangkah masuk ke ruangan Hyungnya dan membanting tubuhnya di sofa empuk milik kakaknya.
“Musun il-yo (Ada apa) ?”
“Anio , hanya Hyukjae Hyung yang mengingatkanku untuk berkemas. Besok pagi kami akan berangkat ke Indonesia untuk Super Show dan akan kembali minggu depan,”jelas Ryeowook singkat.
“Kau akan pulang ke dorm sekarang ? Tunggulah , Hyo Yoo sedang membuatkan crème brulee untukmu,”ucap Dong Wook.
“Jinjja ? Kalau begitu aku akan senang hati menunggu. Kau menerimanya ?”
“Ya , bagaimana tidak. Kue-kuenya selalu lezat walau terdapat kesalahan. Tapi itu hanya kesalahan kecil dan kue itu tetap lezat. Dia akan menjadi pattisier utamaku.”
“Aku menyukai crème brulee nya , tidak terlalu banyak gula tapi manisnya terasa di lidahku,”balas Ryeowook sambil mengingat-ngingat rasa crème brulee Hyo Yoo.
“Dia fansmu. Apa kau tau ?”
“Mwo ? Jinjja ? Dia ELF ?”
“Ryeosomnia juga,”jawab Dong Wook yakin.
“Ahh , berarti dia akan meminta tanda tanganku atau foto bersama. Hyung apa jangan-jangan dia bekerja disini karena dia tau ini kafe milikmu ?”
“Mollaseoyo , tapi mungkin juga. Itu tidak penting bukan ? Yang penting ia bisa membuat kue yang enak untuk ku jual. Hehe ,”cengir Dong Wook.
Ryeowook hanya mengangguk-ngangguk.
“Kang Hyo Yoo , akan kuingat nama itu,”gumam Ryeowook pelan sambil tersenyum.

3 jam kemudian , Ryeowook sudah berada dalam perjalanan pulang menuju dorm. Ia melirik paper bag disampingnya yang bertuliskan “Fraîche Café – Café and Lounge with Creative and Yummy Pastry for our King & Queen”.
Ryeowook tersenyum melihat tulisan itu. Hyung-nya terlalu kreatif dalam membuat suatu hal. Nama kafe sampai paper bag pun sangat lucu.
Ryeowook meraih paper bag itu , mengamati kantong berwarna pink dengan dekorasi vintage bertema Paris klasik itu. Ia mengeluarkan isinya dan tersenyum melihat puluhan crème brulee ditata dengan apik dalam sebuah keranjang mini. Dibawahnya ada sekotak macaroons anggur , strawberry dan coklat.
Hyo Yoo berhasil membuat semuanya dalam waktu kurang dari 3 jam.
Ryeowook mengambil sebuah macaroons anggur dan matanya menangkap sebuah kartu ucapan didalamnya.

To : Kim Ryeowook
Terima kasih kau telah menyukai crème brulee yang pertama kubuat. Semoga kau suka dengan puluhan crème brulee dan macaroons ini.
Aku membuat macaroons anggur kesukaanmu.
Selamat makan,
Kang Hyo Yoo

Ryeowook tersenyum membacanya.
“Akan kuingat gadis ini,”gumamnya sambil melahap macaroons anggur itu.

*****
Super Junior’s Dorm
08.00 a.m KST

“Kyuhyun-ah ! Ppalli ireona !”Ryeowook membangunkan Kyuhyun yang masih tertidur.
Semalam magnae itu tidur pukul 2 pagi karna keasikan bermain game.
“Nghh.. Aku masih mengantuk Hyung,”protes Kyuhyun sambil kembali bergelung dalam selimut.
“Lanjutkan tidurmu di pesawat ! Kita harus berangkat Kyuhyun-ah ,”suara Eunhyuk sekarang terdengar dikamar itu.
“Aish jinjja,”gerutu Kyuhyun sambil bangun dan berjalan malas ke kamar mandi.

*****

“Ne yeoboseyo ?”sapa Hyo Yoo begitu menekan tombol answer di ponselnya.
“Ne eomma , aku sudah dibandara sekarang. Sekitar 15 menit lagi boarding,”lanjutnya lagi.
Terdengar suara berisik dari arah belakangnya.
“Ah eomma , sudah dulu ne. Aku harus masuk ruang tunggu,”ucapnya memutuskan sambungan.
Ia menoleh kearah suara-suara berisik tadi namun tidak ada orang-orang berteriak disana.

*****
“Kita langsung kembali ke hotel saja. Aku mau istirahat ,”ucap Kyuhyun diikuti anggukan setuju dari member lainnya.
Mereka baru saja selesai melangsungkan Super Show 5 day 2 yang terasa sangat special karena dilaksanakan bersamaan dengan ulang tahun ELF yang ke 7.
Eunhyuk sedang sibuk membaca mention-mention para fans dari iPad putihnya.
Hal yang sama dilakukan dengan Sungmin , Kangin , Donghae , Siwon dan Ryeowook sementara Shindong , Zhoumi , Kyuhyun dan Henry memilih istirahat sejenak di dalam mobil.
Prince manager duduk disamping supir yang mengemudikan mobil dengan pelan karena para fans tampak menunggu didepan gerbang.
“Yeoboseyo ?”suara Eunhyuk terdengar memecah keheningan didalam bus itu.
“Ne chaggi , Oppa sudah dalam perjalanan menuju hotel. Neo eodiya (Kau dimana) ?”
“Ah arraseo , kau tunggu saja di lobby utama ne ?”
“Ne , saranghae,”ucapnya lalu memutuskan sambungan telepon.
“Hyung , pasti tadi Chae Rin nuna bukan ?”tebak Ryeowook.
“Ne, wae geuraeso ?”
“Anio. Enak sekali , ketika lelah setelah bekerja , ada seseorang yang menunggumu,”tutur Ryeowook merasa iri pada Hyungnya.
“Kalau begitu kenapa kau tidak mencari yeoja chingu ?”
“Kau mau aku dibunuh Soo Man ahjussi ?”
“Haha , bukankah tidak apa-apa ?”
“Yah , mungkin ia tidak akan membunuhku tapi minimal mengintrogasiku,”ucap Ryeowook sambil terkekeh.

“Oppa !”suara seorang gadis terdengar di lobi hotel mewah itu.
Eunhyuk dan member lain menoleh dan mendapati 2 orang yeoja berdiri dengan sebuah paper bag di masing-masing tangan.
Eunhyuk segera berlari menghampiri gadis itu dengan senyum sumringah. Kelelahannya menguap seketika melihat yeoja yang dicintainya berdiri didepannya. Beberapa detik berikutnya , Eunhyuk tersadar dan menatap yeoja dibelakang yeojachingunya.
“Nuguseyo ?”tanyanya.
“Oppa-ya , kenalkan ini temanku , Kang Hyo Yoo,”ucap Chae Rin memperkenalkan temannya itu.
Ryeowook yang tadi masih sibuk dengan ponselnya langsung mendongak dan menoleh kearah suara tadi.
Matanya terpaku pada sosok Hyo Yoo yang sedang berkenalan dengan Eunhyuk walau ia yakin Hyo Yoo sudah tau siapa mereka.
Tiba-tiba mata keduanya bertemu dan bertatapan beberapa saat.
“Chaggi-ya , kau dan temanmu ikut ke kamar kami saja. Oh , apa yang ada dalam paper bag itu ?”tanya Eunhyuk pada kekasihnya.
“Di paper bag ku ada makanan Indonesia kesukaan kalian , ditangan Hyo Yoo berisi beberapa jenis kue. Dia pattisier,”jelas Chae Rin bersemangat.
*****

“Ahh mashitaaa~”gumam Kyuhyun sambil menepuk perutnya yang sudah penuh oleh makanan.
Didepannya terdapat beberapa makanan khas Indonesia seperti nasi goreng , sate ayam , soto ayam bahkan gorengan.
Chae Rin tau mereka semua menyukai makanan Indonesia dan berinisiatif membawakan mereka makanan. Yeojachingu Hyuk ini adalah gadis keturunan Indonesia-Korea , sama seperti Hyo Yoo. Kebetulan ia sedang liburan kuliah dan memutuskan berlibur ke Indonesia. Hyo Yoo sendiri pulang ke Indonesia dengan alasan bahwa eommanya akan berulang tahun ke 50 dan ia harus pulang untuk merayakannya.
Ia tidak mengira bahwa pacar Chae Rin ternyata adalah Eunhyuk Super Junior.
Matanya tadi sempat terpaku pada sosok Ryeowook , tak mengira mereka akan bertemu kembali di Negara berbeda. Ia ikut kesini karena ia berharap agar bisa bertemu dengan Ryeowook karena menurut berita di twitter , Super Junior menginap disini.
“Nuna , boleh aku minta ice cream crepes ?”tanya Henry pada Hyo Yoo yang sedang menghidangkan ice cream crepes dan cemilan lainnya.
“Ne , igeo,”ucap Hyo Yoo sambil menyodorkan seporsi crepes yang sudah jadi.
Henry berlalu dan sosok berikutnya yang mendekati Hyo Yoo adalah Ryeowook.
“Hyo Yoo-ssi , apa kau membawa crème brulee ? Mm , aku sangat suka crème brulee buatanmu,”ucap namja kyeopta itu pelan.
“Tentu saja. Sebentar kuambilkan,”ucap Hyo Yoo sambil berjalan ke sisi lain pantry untuk mengambil crème brulee.
Ryeowook menunggu sambil melihat kue-kue yang dibawa Hyo Yoo dan terkagum-kagum dengan karya gadis itu.
Ia menyingkap paper bag yang terpisah di pojok pantry dan terkesiap melihat isinya. Seloyang crème brulee dan blueberry cheesecake kesukaannya.
Ia melirik sesaat ke Hyo Yoo yang masih sibuk menyiapkan crème brulee untuknya lalu mengambil kertas memo didalam paper bag itu.

To : Kim Ryeowook
Selamat makan dan selamat beristirahat
Saranghae Oppa-ya~

“Ryeowook Oppa , ini crème …”ucapan Hyo Yoo terhenti ketika melihat kertas memonya berada ditangan Ryeowook.
“Ah , mianhae Hyo Yoo-ssi,”ucap Ryeowook buru-buru sambil melipat kembali kertas itu lalu memasukkannya ke paper bag tadi.
Ia segera mengambil crème brulee di tangan Hyo Yoo dan berjalan menuju meja tempat member lain sedang berkumpul.
“Hyo Yoo-ya ,waeyo?”
“Ah , ani. Chae Rin-ah , aku harus pulang duluan , eommaku tiba-tiba menelpon,”ujar Hyo Yoo berbohong.
Wajahnya memerah mengingat Ryeowook pasti sudah membaca memo itu.
“Tidak apa-apa pulang sendiri ? Aku pulang juga kalau begitu,”ucap Chae Rin sambil mengambil tasnya.
“Andwae ! Kau disini saja , Eunhyuk Oppa pasti masih merindukanmu. Aku tidak apa-apa Chae Rin, percayalah,”tutur Hyo Yoo meyakinkan.
“Baiklah , hati-hati ne. sampaikan salamku pada eomma-mu,”ucap Chae Rin.
Setelah pamit dengan para member Super Junior , Hyo Yoo berlalu. Ia tidak berani menatap Ryeowook yang duduk disebelah Sungmin.
Mata namja itu juga sepertinya tidak bisa menatapnya. Ada yang aneh pada dirinya. Ada sebuah perasaan yang menyelinap ketika membaca tulisan Hyo Yoo itu.
Sekitar 1 jam kemudian , Chae Rin pamit dengan diantar Eunhyuk setelah berdebat cukup lama.
“Ah , Ryeowook-ssi , Hyo Yoo membawakanmu bingkisan. Ada di pantry ,”ucap Chae Rin sebelum melangkah keluar bersama Eunhyuk.
“Kau kenal dengan teman Chae Rin ?”tanya Kangin pada Ryeowook setelah Eunhyuk dan Chae Rin pergi.
“Mm , dia pattisier di kafe Dong Wook Hyung. Dia juga seorang ELF,”jawab Ryeowook sambil menatap paper bag Hyo Yoo di pantry.

“DONGHAE !
“RYEOWOOK !”
“EUNHYUK !!!”
Suara teriakan para fans terdengar jelas di telinga para member Super Junior yang sedang berjalan-jalan di Taman Rekreasi Dufan.
Mereka hanya menanggapi dengan tersenyum pada para fans dan sesekali berteriak mengucapkan ‘saranghae’.
Sesekali juga mereka mengangkat tangan dan membentuk love sign di kepala mereka.
Beberapa fans beruntung juga bisa bersalaman dengan para member Super Junior.
“Aku tidak menyangka bahwa fans di Indonesia sangat mengagumkan. Lebih daripada fans Negara lainnya,”ucap Sungmin sambil tersenyum pada para fans yang dilewatinya.
“Apa kabar ??”teriak Eunhyuk dengan bahasa Indonesia yang terdengar aneh.
Ia membentuk love sign bersama Donghae yang disambut dengan teriakan histeris para fans.
“Aku senang mereka tertawa ketika melihat kita,”ucap Kangin.
“Ryeowook-ah , kau bawa makanan bukan ? Aku lapar,”ujar Shindong sambil tersenyum bodoh.
“Ne Hyung , ini ,”jawab Ryeowook sambil mengeluarkan muffin yang dibawa Hyo Yoo semalam.
Crème brulee dan blueberry cheesecake yang dibawanya tidak diberikannya pada Hyo Yoo.
“Andai dia ada disini,”batin Ryeowook.
“Hyuk Oppa !!”suara teriakan seorang yeoja membuat kesembilan member itu menoleh dan mendapati Chae Rin berlari menghampiri mereka.
“Chaggi-ya,”seru Eunhyuk senang.
Kesenangan itu dirasakan juga oleh Ryeowook yang melihat Hyo Yoo berlari mengejar Chae Rin.
“Hyo Yoo-ssi , lebih baik kau ikut kami. Kedua orang itu pasti tak akan ingat kau ada disini,”ujar Siwon sambil menunjuk Chae Rind an Eunhyuk yang tampak asyik sendiri.
Hyo Yoo hanya tertawa kecil dan bergabung dengan para superstar itu.
“Aku mimpi apa belakangan ini sampai bisa bertemu Super Junior bahkan berjalan-jalan bersama mereka,”batin Hyo Yoo sambil senyum-senyum sendiri.
Ryeowook melihat senyuman Hyo Yoo itu dan terkikik.
Para member lain sudah berjalan didepan dan kembali memberikan beberapa fan service dan sibuk berfoto-foto.
“Kenapa kau tertawa seperti itu ?”tanya Ryeowook.
“Ah ? Eoh , akuu…”jawab Hyo Yoo terbata.
Ryeowook hanya tertawa kecil dan menatap Hyo Yoo.
Hyo Yoo yang ditatap hanya bisa salah tingkah , apalagi fakta mengenai jantungnya yang berdegub tidak karuan membuatnya risih.
“Hyo Yoo-ssi , ah ani , Hyo Yoo-ya , gomapta untuk kue yang kau buatkan untukku,”ucap Ryeowook sambil tersenyum.
“Ah , cheonmaneyo Oppa. Aku senang kalau kau menyukai kueku,”sahut Hyo Yoo.
“Bagaimana kalau aku mengajakmu bermain di arena bermain ini sebagai ucapan terima kasihku untuk kuemu yang lezat itu ?”tawar Ryeowook.
“Ah aku.. tidak perlu Oppa.”
“Anio , itu perlu. Kajja , kita bermain sampai sore. Kalau Eunhyuk Hyung bisa , kenapa kita tidak ?”ucapan itu keluar begitu saja dari mulut Ryeowook.
Hyo Yoo membatu sesaat sebelum kembali tersadar saat Ryeowook menarik tangannya dan berlari kecil menuju beberapa wahana permainan.
“Hyung ! Aku pergi bermain dulu !”serunya pada Siwon yang menatap genggaman tangan mereka berdua.
Hyo Yoo merasa wajahnya sangat panas dan Siwon hanya mengangguk kecil sambil tersenyum.
“Sepertinya Soo Man ahjussi akan serangan jantung setelah ini,”celetuk Donghae yang juga melihat adegan tadi.
“Haha , aku suka kalau melihat Soo Man ahjussi marah-marah seperti Eunhyuk waktu itu,”ujar Shindong.
“Kajja , kita juga harus menemani dongsaeng evil kita bermain,”ucap Zhoumi ketika melihat Kyuhyun berteriak didepan mereka.
“YAK ! HYUNG DURHAKA ! AYO TEMANI AKU MAIN ROLLER COASTER !!”teriak Kyuhyun dari kejauhan yang dibalas member lain dengan anggukan pasrah.

Hotel
07.45 p.m WIB

Ryeowook tampak sedang mencari bajunya , bersiap untuk mandi. Setelah menemukan baju yang dicarinya ia masuk ke kamar mandi dan menatap dirinya di cermin. Wajahnya berseri-seri. Ia sangat tau pasti perasaannya ini. Hanya saja ia belum bisa berharap terlalu banyak.
“Ne ahjussi,”suara Eunhyuk terdengar di luar.
“Tidak , kurasa Ryeowook tidak ada hubungan apapun dengan gadis itu.”
Ryeowook mengerutkan dahinya , tanda bingung.
“Percayalah ahjussi , Ryeowook tidak akan berbuat seperti itu,”ucap Eunhyuk meyakinkan.
“Ne ahjussi , arraseo,”ucap Eunhyuk lagi lalu tidak ada bunyi apapun.
“ARGH ! KIMM RYEOWOOOKK KAU MENYUSAHKAN SAJA !!!”teriak Eunhyuk di dalam kamar itu. Ia mengira Ryeowook tidak ada dikamar.
Ryeowook diam memikirkan apa kira-kira akan dilakukannya.
Tiba-tiba suara berisik lainnya terdengar.
“Hyuk-ah , gwenchana ?”
“Ne gwenchana , Soo Man ahjussi hanya kaget dengan berita tiba-tiba itu. Lagipula apa yang dipikirkan Ryeowook sampai berani berduaan bersama gadis itu di arena bermain ?”
“Mianhae , kami yang mengizinkannya. Kami kira tidak akan ada wartawan Korea disini,”ujar Donghae merasa bersalah.
“Oh ya , masalah kemarin , kau sudah minta maaf padanya ?”tanya Siwon.
Ryeowook bingung , masalah apa yang dibicarakan Siwon kali ini.
“Anio , aku lupa. Apa menurut kalian aku masih harus minta maaf ? Kurasa kita tidak sepenuhnya salah. Lagi pula itu hanya masalah sarapan ,”ujar Eunhyuk acuh tak acuh.
“Tapi kau hampir memaki anak itu. Padahal kita yang salah,”ucap Kangin.
“Mollaseoyo , aku tidak tau. Mungkin aku harus mandi untuk menenangkan pikiran,”ucap Eunhyuk yang berjalan ke kamar mandi.
Ryeowook hanya terdiam di kamar mandi.
“Hyung memakiku ? Apa aku salah padanya ?”gumamnya.
Baru ia ingin melangkah keluar , kenop pintu sudah dibuka oleh Eunhyuk yang tampak terkejut melihat Ryeowook ada disana.
“Wookie-ya,”ucapnya pelan tapi member lain dapat mendengarnya.
Semua menoleh ke kamar mandi dan memandang Ryeowook bersalah.
“Mianhae Hyung kalau aku menyusahkanmu,”ucap Ryeowook lalu berderap mengambil ransel dan ponselnya lalu keluar dari kamar hotel.
“Matilah kita Lee Hyuk Jae,”gumam Kangin pasrah.
Eunhyuk hanya diam dengan tangan terkepal di kedua sisi tubuhnya.
“Yak ! Hyukjae bodoh ! Apa yang kau lakukan ? Kejar Ryeowook !”teriak Siwon marah. Ia berlari kearah pintu , bermaksud mengejar Ryeowook.
“Biarkan saja,”ucap Eunhyuk pelan.
Siwon terhenti di pintu dan member lain menatap Eunhyuk dengan tatapan terkejut.
“Biarkan saja anak itu pergi. Dia hanya menyusahkan kita semua. Aku yakin dia akan segera kembali. Ini Indonesia , dia tidak tau arah,”ucap Eunhyuk dingin lalu masuk kamar mandi.
“Kau..”Siwon menatap Eunhyuk tak percaya dan berderap maju , hendak menghajar wajah tampan itu namun ditahan member lainnya.
“Hyung kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah kita,”ucap Henry pelan.
“Lebih baik kita cari Ryeowook sebelum terjadi sesuatu,”ucap Shindong sambil menarik Siwon keluar dari kamar itu.

2 hours later…

Ryeowook berjalan menyusuri jalanan kota Jakarta yang terasa sangat asing baginya. Beruntung , banyak orang yang sulit mengenalinya malam-malam begini.
Ia sudah memakai kacamata dan topinya,.
Topi.. topi ini diberikan Eunhyuk ketika ulang tahun Ryeowook tahun kemarin.
Ryeowook menatap topi itu dengan tatapan kosong.
Ia sangat menyayangi semua member dan berusaha menyenangkan mereka walau ia sangat lelah. Ia menyayangi mereka lebih dari ia menyayangi dirinya sendiri.
Ia akan bangun tengah malam sekalipun kalau ada member yang kelaparan. Ia merawat mereka ketika mereka sakit dan ia akan memastikan jadwal makan yang baik agar mereka cepat sembuh.
Ryeowook menghela napas lelah.
Kalau memang kehadirannya malah membuat member lain susah , ia tak akan merepotkan mereka lagi. Ryeowook berjalan terus kedepan dan matanya menangkap sebuah papan nama travel.
Ia melirik ke dalam kantor travel itu tapi ia tidak dapat melihat apapun karena kaca hitam kantor itu.
Ryeowook membuka pintunya dan tidak sengaja menabrak seorang gadis yang tidak lain adalah Hyo Yoo.
“Oppa ? Kau sedang apa disini ?”tanya Hyo Yoo kaget melihat Ryeowook yang menabraknya.
“Hyo Yoo ?”tanya Ryeowook tidak percaya.
Hyo Yoo menarik Ryeowook dan tak lama mereka duduk disalah satu coffee shop di mall yang agak sepi.
“Kau tersesat ?”tanya Hyo Yoo pada Ryeowook.
Ryeowook menunduk dan menggeleng.
“Oppa , neo gwenchana ?”
Ryeowook mengangkat kepalanya dan menatap Hyo Yoo dengan tatapan lelah.
Hyo Yoo terkesiap menatap Ryeowook yang tampak habis menangis.
“Uljjima,”ucap Hyo Yoo pelan.
“Eunhyuk Hyung bilang aku menyusahkan. Jadi aku pergi. Dan tadi aku melihat papan nama travel dan beinisiatif memesan tiket pulang ke Korea,”tutur Ryeowook pelan.
“Eunhyuk ? Kenapa begitu ?”
“Ceritanya panjang. Ah , jangan ceritakan pada Chae Rin nuna , nanti dia pasti akan marah pada Eunhyuk Hyung,”ucap Ryeowook.
“Oppa mau kembali ke Korea ?”
“Ne. waeyo ?”
“Tadi aku memesan tiket pulang ke Korea. Kalau kau mau kau bisa berangkat bersamaku,”ucap Hyo Yoo pelan.
“Jinjja ? Tapi aku tidak punya mata uang Indonesia.”
“Kau bisa memakai uangku dulu. Kajja , sebelum kantor travel nya tutup,”ujar Hyo Yoo yang lalu berdiri.
“Hyo Yoo-ya , gwenchana ?”tanya Ryeowook ragu.
“Gwenchana. Kajja ,”ucap Hyo Yoo sambil menarik Ryeowook.

“MWOO ??”
“Ne. aku tidak tau mau tidur dimana malam ini. Apa aku boleh menginap dirumahmu ?”
“Aigo , apa kata netizen kalau tau member boyband paling top sedunia malah terkatung-katung di Indonesia ?”
“Netizen ? Aku tidak peduli. Atau kau pinjamkan saja aku uang agar aku bisa menginap semalam di hotel,”usul Ryeowook.
Mereka sedang berjalan menuju hotel tempat Super Junior menginap ketika Ryeowook mengatakan ia tidak mau pulang ke hotel.
“Hotel ? Bagus juga , tapi tidak. Kau seorang artis , hal buruk bisa saja terjadi padamu kapan saja. Kalau kau mau menginap di hotel lebih baik pulang ke hotel semula.”
“Jebal , aku tidak mau kembali ke hotel,”ucap Ryeowook memohon.
“Baiklah. Kau menginap dirumahku. Aku hanya berharap keluargaku bukan ELF,”ujar Hyo Yoo pelan.

*****

Incheon International Airport , Korea
03.00 p.m. KST

“Gomaweoyo Hyo Yoo-ah,”ucap Ryeowook.
Beruntung ternyata keluarga Hyo Yoo menerima Ryeowook dengan ramah. Mereka bahkan tidak menyadari kalau Ryeowook adalah seorang hallyu star.
“Ne Oppa. Apa perlu kuantarkan ke dorm ?”goda Hyo Yoo.
“Haha , tidak perlu. Dan terima kasih untuk saranmu. Aku merasa lebih baik,”kata Ryeowook tulus.
“Mm,” gumam Hyo Yoo sambil mengangguk.
Mereka berjalan bersama mencari taksi.
“Kau langsung pulang ?”
“Ne. waeyo ?”tanya Hyo Yoo.
“Aku mau mengantarmu. Kita naik taksi yang sama saja,”ucap Ryeowook sambil menyetop sebuah taksi.
“Hyo Yoo-ya , kau bekerja dengan Hyungku sekarang?”tanya Ryeowook ketika mereka sudah berada didalam taksi.
“Ne. aku berterima kasih padamu. Dia bilang kau sangat menyukai crème brulee ku dan ia juga sangat menyukainya. Jadi aku dianggap lulus dan bisa bekerja beberapa hari lagi,”jelas Hyo Yoo senang.
“Baguslah. Oh ya , aku perlu bantuanmu dan sepertinya kau tidak bisa pulang langsung,”ujar Ryeowook misterius.

“Taraaaaaaa !!”seru Hyo Yoo begitu cupcakenya selesai.
“Wuah , yeppeoda,”kagum Ryeowook.
3 loyang penuh cupcake warna-warni baru saja selesai dibuat Hyo Yoo.
Ia menyiapkan beberapa bahan untuk menghias cupcake-cupcake itu.
Ryeowook mengambil sebuah cupcake berwarna ungu dan menyimpannya di lunch box bawah meja.
“Yak ! Oppa , kau memakan cupcakenya ?”hardik Hyo Yoo.
Ryeowook hanya nyengir bersalah.
“Ayo kita hias cupcakenya,”ajak Ryeowook bersemangat.

*****

Eunhyuk , Donghae dan member lainnya duduk di ruang tamu dorm mereka menatap Ryeowook yang duduk di sisi lain.
“Ryeowook-ah , mianata. Aku tidak bermaksud menyebutmu sebagai orang yang menyusahkanku. kita semua lelah dan aku hanya terkejut ketika tiba-tiba Soo Man ahjussi menelpon dan bertanya tentang Hyo Yoo. Aku tau itu bukan salahmu , tapi kuharap lain kali jangan bersikap seperti itu,”ucap Eunhyuk.
“Ne Hyung , nado mianhae. Tidak seharusnya aku pergi tanpa pamit dan langsung pulang ke Korea,”ujar Ryeowook menyesal.
Semalam ia diceramahi Prince Manager habis-habisan ketika ia mengangkat telponnya. Liburan yang direncakan juga dibatalkan ketika mengetahui Ryeowook sudah di Korea. Beruntung para wartawan tidak mencium keganjilan diantara para member.
“Aku tau sikapku kekanakan tapi aku tidak mau menyusahkan kalian kalau kalian hanya akan terbebani dengan sikapku. Tadinya kupikir pilihanku untuk menghindari kalian adalah pilihan yang tepat tapi menurut gadis itu , lari bukan jalan keluar,”tutur Ryeowook.
“Aku hanya berusaha untuk menjadi sosok seperti Leeteuk Hyung yang memahami dan member perhatian pada kalian. Aku berusaha sebaik mungkin untuk kalian semua. Aku belajar dance susah payah agar tidak mengecewakan Eunhyuk Hyung.”
Para member hanya menatap Ryeowook dengan tatapan pengertian.
“Sudahlah. Kami mengerti. Kita semua sama-sama lelah dan sedikit terbebani dengan schedule yang padat , apalagi dalam satu tahun ini anggota kita berkurang dua. Latihan menjadi lebih padat apalagi dengan perubahan koreografi serta pengambilalihan bagian,”ucap Siwon menutup perbincangan yang kaku ini.
“Kau tau Wookie-ya , kau sangat berarti bagi kami semua. Tidak ada kau disini sama saja kami mati kelaparan. Kami sakit kau yang merawat , kami lapar kau yang memasak. Kau sangat memperhatikan kami semua. Jadi kami sangat berterima kasih. Monyet bodoh ini kemarin panik mencarimu. Gengsinya hanya bertahan semalam dan kemarin dialah yang paling menderita saat menyadari kau tidak kembali,”ucap Donghae mencairkan suasana.
“Hyungnim , aku punya sesuatu untuk kalian,”ucap Ryeowook sambil berlari ke dapur.
Ia mengambil cupcake-cupcake yang sudah jadi kemarin dan meletakkannya di meja tengah.
Masing-masing cupcake terdapat hiasan berupa wajah para member Super Junior dan beberapa ucapan maaf di beberapa cupcake.
“Ryeowook-ah ,”panggil Eunhyuk.
“Ne ?”
“Gomapta,”ucap Eunhyuk tulus lalu memeluk dongsaengnya itu.
Ryeowook tersenyum dan menepuk punggung tegap Hyuk.

*****

“Yeoboseyo ?”
“Hyo Yoo-ya , apa kau sibuk ?”
“Ani , waeyo Oppa ?”
KLIK ! Ryeowook memutuskan sambungan dan meraih sebuah kotak kue berwarna ungu di meja makan.
Ia meminta supir untuk mengantarkannya ke Fraîche Café dan sesampainya disana ia langsung menerobos masuk ke dapur.
“Ryeowook-ah ,”sapa Dong Wook.
“Eo ! Hyung , Hyo Yoo eodiseo ?”
Dong Wook hanya menunjuk ruang ganti pegawai dengan tatapan bingung.
Ryeowook berderap menuju ruang ganti namun Hyo Yoo telah lebih dahulu keluar dari ruang ganti.
“Eo , Oppa. Wasseoyo ?”
“Mm , kajja,”ucap Ryeowook lalu menarik Hyo Yoo keluar.
“Ryeowook-ah ,”panggil Dong Wook sesaat sebelum mereka keluar.
Ryeowook menoleh.
“Saengilchukahae,”ucap Hyungnya singkat.

“Yak ! Kim Ryeowook !! Jangan menarikku begitu ,”ucap Hyo Yoo kesal.
“Mianhae Hyo Yoo-ya , aku tidak punya banyak waktu,”ucap Ryeowook sambil duduk di salah satu kursi Cheonggyecheon.
“Ada apa ?”
“Aku membawakan ini untukmu,”kata Ryeowook membuka kotak kue itu.
Hyo Yoo duduk dan menatap penasaran apa yang dibawa Ryeowook itu.
“Wuah,”kata Hyo Yoo kagum.
Sebuah blueberry cheesecake terhidang didepannya.
“Kau membuat ini ?”
“Ne. ini , cobalah,”ujar Ryeowook sambil menyodorkan sebuah sendok.
Hyo Yoo memakan sendokan pertama dan merasakan sesuatu yang keras didalamnya. Ia memuntahkannya di tissue dan mengernyit ketika sebuah cincin dengan permata ungu ada di tissuenya.
“Hyo Yoo-ya , maukah kau menjadi kekasihku ? Soo Man ahjussi sudah mengizinkanku untuk memiliki kekasih,”ujar Ryeowook.
Hyo Yoo hanya bisa terbelalak tak percaya.
“Aku serius. Maukah kau menjadi kekasihku ?”
“Aku..aku..”ucap Hyo Yoo terbata.
Akhirnya ia hanya mengangguk.
Ia tak mungkin membohongi dirinya sendiri kalau belakangan wajah Ryeowook selalu terbayang dan ia harus menahan diri agar tidak menelpon Ryeowook hanya untuk mendengar suaranya.
“Gomaweo. Kau kado terindah untuk ulang tahunku,”ucap Ryeowook sambil mencium pipi gadis itu lalu berlari meninggalkannya.
Tinggal Hyo Yoo yang menatap bingung Ryeowook yang pergi. Sedetik kemudian ia sadar dan meraba pipinya sambil tersenyum.
TRING ! Denting ponselnya membuat Hyo Yoo terburu-buru mengeluarkan poselnya.

Fr : Kim Ryeo Wook
Saranghae. Aku ada siaran sekarang. Maaf meninggalkanmu chaggi~

Pesan itu hanya meninggalkan senyuman manis di wajah Hyo Yoo.

The End.

Epilog
“Ahjussi , aku sudah 27 tahun hari ini. Apa aku boleh meminta hadiah darimu ?”tanya Ryeowook pada Soo Man ketika lelaki paruh baya itu berkunjung ke dorm mereka untuk mengucapkan selamat ulang tahun pada Ryeowook.
Para member lain juga ada disana dan mendengar pembicaraan mereka.
“Mwoya ? Katakan saja Ryeowook-ah,”ujar Soo Man.
“Apa aku sudah boleh memiliki kekasih ?”
Soo Man terdiam dan menatap Ryeowook sungguh-sungguh.
“Ini pasti , gadis itu kan ?”tanyanya.
Ryeowook hanya mengangguk dan menatap balik Soo Man.
Lelaki berjas itu menghela napas lalu mengangguk.
Tepukan tangan meriah dari member lain memenuhi dorm itu. Ryeowook memeluk Soo Man lalu masuk ke kamarnya mengambil jaket dan kotak kue itu.
“Yak ! Ahjussi , aku bagaimana ?”protes Kyuhyun.
“Memang kau sudah punya calon ?”tanya Soo Man.
“Aku bisa mencari satu,”keluh Kyuhyun.
“Tidak ! Kau masih dibawah umur Kyu-ya,”ucap Soo Man kemudian.
Para member lain hanya tertawa mendengar jawaban Soo Man ditambah dengan wajah cemberut Kyuhyun yang mulai menyumpah-nyumpahi Soo Man dengan bahasa aliennya.

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s