Bad Boy [Part 1]

wpid-2013-06-26-11-38-13_deco1

BAD BOY Part 1

Title : BAD BOY PART 1
Author : hwngssi
Genre : Sad, romance
Length: Chaptered
Rating : T teenager [ 13+]
Main cast: wu yi fan
Lee Kara [ OC]
And u can find it
Annyeong readers selamat membaca FF buatan saya kkkkk, saya masih newbie jadi mohon bantuanya, kritik / saran ^-^
Hati-hati bayak typo

Summary: aku lee kara, anak dibawah umur yang sudah mengandung anak tanpa ayah, aku hidup sebatang kara, aku hidup hanya dengan kandungan anakku, ibuku sudah meninggal saat aku kecil, ayahku terkena serangan jantung saat ia mengetahuiku hamil, keluarga besarku menelantarkanku, membuangku, dan tidak menganggapku sebagai saudara lagi, bahkan warisan ayahku, ditujukan untuk sahabatnya, bukan untuk anaknya, sehingga aku tidak bisa menikmati harta ayahku, tetangga-tetanggaku semuanya sangat membenciku, tapi sebagian dari mereka menatapku iba. Semua ini terjadi karena ulah bajingan itu, dia yang membuat hidupku seperti ini, keparat itu yang membuatku hidup sengsara seperti ini.
*FLASH BACK*
Kara mengedarkan pandangan ke sekelilingnya. Aula sekolah tampak sangat ramai, hari ini hari yang paling meneganggkan bagi kara karena hari ini hari terakhir MOS, kara sudah sangat gugup, rambutnya yang berkepang dua sudah acak-acakkan sekarang, dia memakai name tag “ Bebek kara” dan name tag tersebut sudah tergeletak miring mengalungi leher kara, keringat kara tak henti hentinya bercucuran karena hari itu sangat panas. “Kara? Kau yang bernama kara? “ tanya seorang salah satu sunbae terkenal galak dan tampan di sekolah, namanya Sehun sunbae, “Ne sunbae” ucap kara dengan gugup “kau di panggil kris, segeralah keruang ketua osis, hitungan ke 10 kau sudah harus sampai sana, One Two Three…..” Baru hitungan ke tiga aku sudah pergi lari pontang panting ke ruang kepala osis. Sampai di ruang ketua osis, “Kau yang bernama kara?” tanya ketua osis dengan wajah dingin, dan suaranya yang serak, siapa lagi kalau bukan Kris sunbae, orang yang terkenal sangat tampan di sekolah, kara tidak berani menatap matanya, kara terlihat gugup, kakinya bergetar mulutnya tak sanggup lagi berbicara, ia hanya diam….. sampai 5 menit kemudian, kris memulai lagi topik pembicaraan “ya, aku tahu nama mu kara, di hari pertama,dan kedua kau selalu lupa membawa barang-barang, kau tidak mematuhiku, kau membuat masalah” ucap kris setengah berteriak, kara yang kaget dan gugup hanya bisa menunduk terdiam,”maafkan saya sun…sun..sunbae” ucap kara gemetaran,”kau pikir kau tidak akan kena hukuman setelah semua ulah mu? Kau tau, aku sangat sibuk untuk urusan seperti ini, dan sekarang aku harus ikut campur tangan karena kamu? Temui aku nanti malam di taman kota” Teriak kris, “nnnnn…..nehh sunbae” .
*Another Side* *Luhan POV*
Saat aku sedang berjalan-jalan di sekitar sekolah aku mendengar teriakkan kris yang sangat keras, yang sontak membuatku kaget, tidak pernah aku mendengar kris teriak sekencang itu padahal biasanya ia jarang sekali berbicara, tapi kali ini aku sangat penasaran dengan apa yang terjadi, suara itu berasal dari ruang ketua osis, langsung saja aku melangkah mendekati ruangan itu, “kau pikir kau tidak akan kena hukuman setelah semua ulah mu? Kau tau, aku sangat sibuk untuk urusan seperti ini, dan sekarang aku harus ikut campur tangan karena kamu? Temui aku nanti malam di taman kota” teriak kris, HAH? Kris dan kara? Taman kota? Apa itu tidak salah, aku mulai curiga, sebaiknya nanti malam aku mengikuti mereka, aku takut kara gadis yang ku sukai baru baru ini terkena masalah karena kris mengajaknya bertemu. “nnnnn…neh sunbae” ucap kara lalu beranjak keluar ruangan.
*Kara Pov*
Jujur sajah udara malam ini sangat dingin, angin angin malam di kota seoul menusuk kulit kulitku, malam ini aku hanya memakai dress setengah lutut dan baju tanpa lengan karena memang kris sunbae yang memintanya, aku berdiri hampir setengah jam di sini, menunggu kris sunbae yang tidak kunjung datang, tiba-tiba datang sebuah motor besar menghampiriku “ikut aku!” ucap kris sunbae setengah membentak sambil melirik wajahnya ke jok belakang motornya, tandanya ia menyuruhku untuk duduk di jok belakang motornya dan ikut denganya, aku hanya menurut.Kris membawa motor dengan sangat kecang, ia melewati jalan-jalan yang tak kuketahui aku akan di bawa kemana olehnya.
*Another side* *Luhan pov*
Sejak dari tadi aku mengawasi kara di taman kota, aku bingung mengapa kara memakai baju yang se mini itu pada saat udara dingin? Aku tak tega melihatnya ingin rasanya aku memberikan jaketku dan memeluknya, tapi aku sadar bahwa nanti misiku taakan berhasil. Sesaat kemudian kris pun datang dan membawanya pergi dengan motornya, aku langsung mengikuti mereka, tapi kris membawa motornya dengan sangat cepat, sialnya aku kehilangan jejak mereka, ya kurasa kris mengetahui keberadaanku.
*Kara POV*
Sekarang aku sudah berada di rumah mewah, yang sangat luas, apa itu rumah kris? Kris menyuruhku untuk turun, aku hanya bisa terpaku menatap rumah yang luas itu, “Kita kesini?” tanyaku, kris hanya diam sambil menarikku, dan ternyata kris bukan mengajakku kerumah besar itu akan tetapi rumah kosong yang seram, “Kris kris….. kris sunbae… kenapa kau mengajakku kesini? Disini sangat gelap..” belom sempat aku melanjutkan pembicaraanku kris langsung mendorongku jatuh kelantai, menghimpitku ketembok, sambil mencium dan melumati bibirku dengan kasar, air mataku berjatuhan selama permainan kris, karena ia bermain sangat kasar, bahkan ia merobek seluruh bajuku. Sampai saat aku terbangun aku hanya sendiri di ruangan rumah kosong itu, tanpa kris dan sehelai benang, sejak saat itu… kris menghilang, bajingan itu menghilang dan tak pernah menunjukkan wajahnya lagi.
*FLASHBACK END*
*KARA POV*
Sekarang tinggal lah aku seorang diri, demi menghidupi diriku dan janinku aku bekerja di sebuah rumah mewah , tepatnya aku menjadi pembantu rumah tangga disana, aku tidak peduli statusku bagaimana, majikan ku sangat ramah dan baik kepadaku, ia mengetahui masalahku, dia juga ikut mengurus janinku, ”Kara, sebaiknya kau beristirahat dulu, kau tidak boleh capek, kau sedang mengandung bayi, kara” ucap nyonya wu, majikanku bernama nyonya wu wang evans, keluarga wu ini yang merawatku, meskipun mereka juga punya anak yang harus mereka rawat, anak mereka bernama Wu Yi mei, sebenarnya mereka mempunyai dua anak tapi anak sulungnya pergi ke Canada untuk kuliah, kata yi mei kakaknya itu adalah seorang namja tampan mereka tak pernah menyebut namanya, membuatku penasaran kkkk, “ne eomma” balasku sambil mengangguk, aku sudah menganggap nyonya wu sebagai eomma ku sendiri, tuan wu juga sangat baik kepadaku. Akupun langsung istirahat di sebuah kamar yang lumayan besar.
Keeseokan harinya akupun bersiap-siap memasak tetapi saat aku bersiap untuk memasak nyonya wu menyuruhku untuk membersihkan kamar yang tak pernah aku bersihkan sebelumnya, yaitu kamar anak sulungnya, aku hanya menurut dan segera berjalan menuju kamar itu, kamar itu tidak pernah aku bersihkan selama aku bekerja disini, biasanya yang membersihkan adalah nyonya wu, jadi aku sangat penasaran oleh kamar yang satu ini, akupun memasuki kamar itu, kamar yang cukup besar, banyak sekali poster mobil di kamar itu, dan banyak juga miniatur miniatur mobil dan motor motor besar, ku bersihkan debu-debu di sekeliling kamar tersebut, aku menemukan sebuah buku catatan yang terjatuh di depan meja belajarnya, aku mengambil buku tersebut, aku sangat penasaran kepada buku itu saat aku hendak membukanya tiba-tiba nyonya wu datang “Kara, ayolah sarapan terlebih dahulu, kami sudah menunggumu” aku kaget sejenak karena nyonya wu datang tiba-tiba reflex aku langsung menjatuhkan buku tersebut, “Oh buku itu, sebaiknya kau jangan berani sentuh buku itu, buku itu buku harian anakku” ucap nyonya wu lagi,aku hanya terdiam,”Ayo sarapan” ucap nyonya wu lagi dan langsung menarikku ke meja makan untuk sarapan bersama keluarga wu. Di meja makan keadaan sangat sunyi, nyonya wu, tuan wu, dan yi mei tidak ada yang berbicara, mereka sibuk menyendok makananya masing-masing padahal biasanya yi mei dan tuan wu selalu membuat seruangan tertawa karena cerita-cerita mereka tapi kali ini tidak, tiba-tiba nyonya wu memulai topic pembicaraan, “ hmmm yifan akan pulang ke korea hari ini, jadi tolong seluruh rumah ini kita bereskan, karena yifan tidak suka kotor, kita akan kerja bakti membereskan rumah ini, tapi karena kara sedang hamil 4 bulan, jadi sebaiknya kara membereskan ruang tamu dan meja makan serta dapur, appa dan yi mei membersihkan halaman dan perkarangan rumah dan eomma hmm saya membersihkan sisanya” jelas nyonya wu, YIFAN? Sepertinya aku pernah mendengar namanya, tapi siapa ya?

3 comments

  1. kanagaki · May 3, 2014

    slam kenal q reader baru^^
    critax seru, tapi kok tega banget sih kris sma kara? mag apa slahx kara? sebel ma kris mrusak msa depanx kara:(

  2. panda_kyu · June 11, 2014

    anyeong
    saya rider baru di sni
    salam kenal

  3. anii · January 10, 2015

    aigoo kasian banget kara

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s