Bad Boy [Part 2]

wpid-2013-06-26-11-38-13_deco1

BAD BOY Part 1

Title : BAD BOY PART 2
Author : hwngssi
Genre : Sad, romance
Length: Chaptered
Rating : T teenager [ 13+]
Main cast: wu yi fan
Lee Kara [ OC]
And u can find it

Summary: DEG, jantung kara berdegup kencang melihat Kris memasuki rumah nyonya wu, kara kehabisan akal, siapa sebenarnya yifan yang di maksud nyonya wu? Dan mengapa kris ada disini? “ Yi fan Oppa!! Yi fan oppa!”panggil yi mei sambil berlari ke luar rumah, HAH? Yifan? Yi fan itu kris? Jadi aku tidak tahu bahwa nama kris sunbae adalah wu yi fan, OMO aku pusing sekali, rasanya ingin pingsan bila memikirkan bajingan itu, tapi ternyata kris/ yifan tidak datang sendiri, ia datang bersama seorang namja di sampingnya, namja putih yang tidak terlalu tinggi dengan wajah cute nya… MWO? Apa aku tidak salah lelaki itu adalah Luhan Sunbae, jadi kris sunbae datang bersama luhan sunbae?, lelaki itu semakin mendekat masuk kehalaman rumah,aku hanya bias mengawasi mereka dari balik pintu kamarku, nyonya wu dan tuan wu menghampiri mereka, “selamat datang namja namjaku, hahaha” ucap tuan wu sambil terkekeh, “Ya kalian memang best friend forever ne, bahkan kalian sama sama bersekolah di Canada, luhan apa kabarmu?” ucap nyonya wu sambil tersenyum,”baik ahjumma,sangat baik” luhan pun menjawabnya sambil tersenyum juga, “Yakk eomma mengapa kau tidak menanyakan kabar anakmu ini? “ rengek kris, tak kusangka kris sunbae yang dingin bias sangat lucu begitu merengek, tapi aku tetap membencinya, karena dia hidupku menjadi seperti ini. “Oh iya kris mama akan perkenalkan kamu kepada salah seorang perempuan yang bekerja disini, dia sangat cantik” ucap nyonya wu , tiba tiba tulangku terasa lemas, apakah ini saatnya aku bertemu dengan bajingan itu? Tuhan tolong aku… “Siapa?” Tanya kris sambil menaikkan alisnya, “Karaaa….Karaa cepat keluar” panggil nyonya wu, dengan kaki lemas, dan wajah yang tertutup oleh poni-poni rambutku aku menggeret kaki ku menuju ruang tamu, aku tidak tahu , perasaanku bercampur aduk, takut, kesal, sedih,dan resah.
*KRIS POV*
Aku melihat wanita itu, YA! Lee kara, dia berada dirumahku, sejak dari tadi aku melihatnya mengintip dari balik kamar, mengapa gadis itu bias ada di rumahku? Bahkan ia sekarang menggeret lemas kakinya menuju tempat kami berkumpul, aku…. Aku merindukanya.., aku merindukan lee kara.
*KARA POV*
Sekarang aku tepat berdiri di depan nya seisi ruangan hening, , “bisa ku lihat dari balik poniku, luhan menatapku iba, kris mem bisu sambil menatapku tajam, aku membuang pandanganku, tapi tiba tiba kris menggengam tanganku, ia mengangkat kepalaku dan merapihkan poni-poniku, “Lee kara..” ucapnya lirih, seluruh otot-ototku tegang aku gugup sungguh gugup, spontan aku berlari menuju kamarku tapi kris lebih dulu menangkapku dan tiba tiba aku terjatuh, semuanya menjadi gelap.
Saat aku terbangun, aku sudah berada di sebuah kamar besar yang berisi poster-poster mobil, dan miniature-miniatur mobil, tidak salah lagi, ini adalah kamar kris, ku toleh kepalaku seperti ada yang mengganjal di tangan kiriku, dan benar saja,seorang namja tertidur di tanganku, dan namja itu adalah luhan ,” ah…. Karassi kau sudah bangun” ucap namja cute tersebut sambil membelai kepalaku, aku hanya terdiam menatapnya, lalu dia melanjutkan pembicaraanya, “selama ini kau kemana saja? Sejak hari terakhir MOS SMA lalu kau hilang, kau hilang hingga 3 tahun lamanya, sedangkan aku dan kris harus pindah sekolah ke Canada, jujur saja aku sangat menghawatirkanmu saat itu karassi” ucap luhan terus terang, “Kau kemana saja? Tunggu menurutku setelah 3 tahun kita tak bertemu perutmu membesar kara, hahaha” lanjut luhan sambil tertawa renyah, hiks tiba saja air mataku keluar dari matak,luhan terbelalak kaget dan langsung memelukku, “Kau mengapa kara ? kau tersinggung dengan omonganku?” Tanya luhan lagi aku hanya terdiam, dan aku langsung menceritakan semuanya ke luhan, “Siapa yang menghamilimu?” Tanya luhan panik sambil membelai wajahku, “aku…. Aku taakkan memberitahu kamu, aku membencinya, biarkan saja orang yang menghamiliku hanya menjadi bayang-bayangku saja” ucapku sambil mengeluarkan benih air mata, luhan mengusap pipiku pelan, lalu meninggalkanku membiarkan aku tenang.
*ANOTHER SIDE* *Kris POV*
Saat aku berjalan untuk membawa obat-obatan ke kamarku, aku melihat luhan dan kara berbicara sangat serius, karena takut menggangu pembicaraan mereka, akupun menguping pembicaraan mereka, “Siapa yang menghamilimu?” sekilas suara luhan tampak terdengar, aku kaget…. Jadi selama ini kara hamil? Apa ia hamil karena ulahku dulu? Apabila iya, berarti anak yang di kandung kara itu anaku…, tiba-tiba saja lamunanku buyar saat luhan keluar dari pintu kamarku “Eh hyung? Sudah lama berada disini?” Tanyanya, “anni, aku baru mau masuk ke kamar ini, wae?” tanyaku sambil menyembunyikan kebohonganku,”Ooooh baiklah hyung, kara sudah bangun, hyung nanti malam temui aku di balkon” ucap luhan dengan nada cukup serius,”ne” ucapku, lalu masuk ke kamarku, kara yang terbaring lemas pura-pura tidak menyadari kedatanganku, “Kara, minumlah obat ini” ucapku sambil menyodorkan obat-obatan, dia hanya terdiam dan terus melihat ke jendela, tanganya mengelus lembut perutnya, akupun ikut mengelus perutnya, “kara… bayi ini, bayi ini anak siapa? Apa dia anakku?”ucapku lembut, aku takut menggangu ketenanganya, tiba-tiba dia menangis, tanganya mendorongku keluar, “pergi kamu kris sunbae, aku tidak mau bertemu denganmu, aku membencimu” teriak kara, aku pun merasa bahwa anak itu benar anakku, janin yang dikandung kara adalah anakku, aku terhenyak sebentar , perasaanku sedih, kara membenciku sekarang, lalu aku keluar untuk meninggalkan kara, aku meninggalkan dia sampai ia merasa tenang.
Setelah keluar dari kamar, aku segera ke balkon untuk menemui luhan, kulihat dia sedang duduk tenang sambil menatap bulan, “Jadi kau sudah tau semuanya?” tanyaku sambil menghampirinya, “Mengetahui? Mengetahui apa hyung?” Tanya nya “Kara hamil…” ucapku lirih, “iya hyung, apa kau tau kenapa kara hamil? Oleh siapa dia di hamili? Hyung apa kau ingat waktu setelah MOS hari ketiga kara menghilang? Waktu itu kau ada janji untuk menemuinya kan? Tapi keesokanya dia menghilang… hyung jawab aku” Tanya luhan, dia benar benar serius, matanya menatap tajam mataku, seolah-olah ia tahu bahwa aku yang menghamili kara,”nee aku ingat” ucapku, “lalu apa yang terjadi?” tanyanya, aku menceritakan seluruh kejadian waktu itu,luhan hampir tak percaya kepadaku, “HYUNG?! Apa kau benar-benar mencintai kara? Atau kau hanya ingin mempermainkanya? Hyung serahkan saja kara kepadaku, dia sudah membencimu, biarkan aku mengurusi dia dan janinya” ucap luhan, “TIDAK! Bagaimana pun juga aku mencintainya sepenuh hati, aku taakkan menyakitinya lagi, dan bagaimanapun juga anak yang dikandungnya adalah anakku” ucapku lirih, aku tidak rela bila kara, wanita yang kucintai harus menikah dengan luhan sahabatku, aku tidak rela bila anakku memanggil luhan dengan sebutan “appa” dan panggilan itu untuk luhan, bukan untukku. “Lalu bagaimana? Kara sudah membencimu” ucapnya,”berikan aku waktu, kalau sampai seminggu ini kara masih membenciku aku akan merelakan dia untukmu, apabila dia sudah tidak membenciku dan mencintaiku sepenuh hati dia akan menikah denganku, dan kamu masih boleh tinggal disini semaumu” ucap ku, “Baiklah” luhan menyetujuinya.
*AUTHOR POV*
“Kara…” panggil kris pelan, kris menyadari bahwa kara sudah tertidur lelap di kasurnya, “Jadi kau sudah tidur ya?” Tanyanya lagi, “ baiklah… sekarang aku bingung harus tidur dimana, sepertinya aku harus menjaga kamu, agar kamu tidur dengan nyaman, yaa, aku akan menjaga mu sampai pagi kara” ucapnya pelan, semalaman ini kris hanya mondar mandir bolak balik sambil senam di dalam kamar, agar kara tidak terbangun dia menutup telinga kara dengan penutup telinga yang hangat dan menyelimuti kara dengan selimut tebal, sesekali ia pun membelai wajah kara, “ hah, badan kara panas sekali” ucap kris panik, tapi ia tetap menjaga ketenangan kara, ia menempelkan jidatnya ke jidat kara “ wah panas sekali, sebaiknya aku mengopresnya” ucap kris sambir berlari mengambil kompres dan mengopres kara, kara… cepat sembuh, agar bayi kita tenang di dalam sana ucap kris dalam hati. Sambil menjaga kara kris sibuk menulis- nulis sesuatu di dalam buku hariannya buku harian kesayangan kris yang sudah 3 tahun ini tak pernah ia tulis lagi.
*KARA POV*
Pagi pun tiba tak terasa sinar matahari memasuki kamar kris, omo aku baru ingat semalaman aku tidur di kamarnya, dan sekarang aku masih tidur dikamarnya, omo apa ini yang ada di telinga dan jidatku, sejak kapan penutup telinga ini dan tunggu, handuk basah apa ini yang menempel di kepalaku, “Morning~ Selamat makan” tiba tiba kris muncul dari balik pintu sambil membawa makanan untuk sarapan, “ Wanita cantik kau harus makan ya, kalau tidak nanti aegi kita tidak sehat”Ucap kris sambil tersenyum, “Cih, tidak usah sok berbuat kepadaku kris” ucap ku, “Ini agar kau tak membenciku, aku janji kara aku akan menikahimu, hanya saja…. Kau tidak tau perasaanku yang sebenarnya”ucapnya dengan bahasa yang benar-benar dibuat buat, ini tidak seperti kris yang aku kenal, dia tidak pernah semanis ini,ahhh lee kara, dia yang sudah mebuat hidupmu begini, dia yang membuat ayahmu meninggal. “TIDAK!! Kris pergilah aku tak mau bertemu dengamu, pergi!” ucapku sambil menangis, aku tak sadar atas dasar apa aku memarahinya, padahal keluarganya sudah sangat baik kepadaku, tapi hati ini….. belum bias memaafkanya. Kris pun keluar dan meninggalkan sarapanku di meja kamar “baikalh tapi kau harus makan ini untuk aegi kita” ucap kris lirih lalu ia pergi keluar kamar. aku terdiam dan termenung di kamar, kupandangi sekeliling kamar itu, apakah aku harus memaafkan kris? Hmmm sulit sekali untuk mengambil keputusan. Tiba-tiba ponsel kris berbunyi, aku kaget sekali karena mengapa bisa ponsel kris berada di samping bantalku padahal daritadi kris tidak pernah mendekati ku, ku coba membuka ponsel kris, ah sial ponsel kris memakai kata kunci, hmmm aku sangat penasaran apa kata kuncinya ya, “ Lee kara” ucapku dan Jreeng ponsel kris langsung terbuk, kata kuncinya namaku… kris apa kau mempermainkanku? Sebenarnya kau mencintaiku atau tidak?

3 comments

  1. susiani21 · April 27, 2014

    Just for evaluation. Banyak typo saya kira. Many story not related with logic. First: Si kara ktemu lag sama kris kan berselang 3 tahun karena hrus pindah studi. Dsitu kok usia kandungane kara cuma 4 blan. Seharuse kalo ditinggal selama itu kan anake malah ud gede, ud lahir. Thats not possible if the last time they had ML when last student orientation.
    Second: Alur ceritanya too fast. Pembaca jadi tidak bisa menikmati or ikut terhanyut dalam cerita kamu. Third: Bahasanya lebih diolah lah. Forth: Tata letak antara dialog pelakunya kurang rapi. Kalo baca tulisan di atas mata jadi kesane penuh. Fifth: Pemenggalan antara paragraf must be diperhatikan. Intine bahasa dan tampilan di upgrade lah. Dirapiin.
    Just for evaluation aja. Jangan patah semangat. Tetep semangat nulis. Nulis emang gak gampang kok. Sering latihan aja d:b
    Hwaiting everyone^_^

  2. kanagaki · May 3, 2014

    alurx kecepetan,
    trus dsini kn kara hamilx 4 bulan trus brtemu lagi d thun kmudian bukankah dlam jngka wktu itu seharusnya anak kara da berumur 2,5-3 thun, tapi kok dsini kara msih mahil 4 blan lagi lok bgitu kn anak yg dkandung bkan anakx kris coz mreka bru ktmu lagi 3 thun kmudian.

  3. panda_kyu · June 11, 2014

    alurnya terlalu cepat thor
    lanjut menulis ya thor

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s