[DRABLE] PHYSCHO GIRL

12

PHYSCHO GIRL

Title : Physcho Girl
Author : rarachan1231
Cast : Xi Luhan and OC
Genre : Thriller, Physcho
Rating : NC 17
Length : Drable
Credits Poster : ZHYAGAEM06 AT Yoora Art Design
Disclaimer : Plot dan OC milik saya Luhan milik Tuhan, agency, orangtua dan fansnya, and don’t copycut without my permission!
Note : ini epep pertama, please don’t bash me
Warning : maybe some typos
^0^
^0^
^0^

Luhan terbangun di tempat yang sangat gelap. Seperti sebuah gudang? Entahlah… kepalanya terlalu sakit untuk berfikir keras. Dia hanya ingat gelas, wanita dan… apa ya namanya? Ahh iya seringaian jahat milik gadis itu.
Karena segelas sherry dia jadi begini. Ternyata wanita itu menjebaknya. Sepertinya benar kata orang – orang bahwa dia tidak seharusnya percaya hanya karena seorang memiliki wajah yang cantik.
Dan sepertinya tidak ada yang lebih buruk dari ini. Setidaknya itu fikiran Luhan, yang harus segera ia hilangkan jauh – jauh. Karena pada kenyataannya dia terbangun dengan badan diikat pada tiang.
Tunggu dulu suara apa itu? Oh baiklah kepalanya mulai sakit karena dia mulai berfikir. Ia yakin bahwa kepalanya pasti sudah dipukul oleh suatu benda tumpul? Baiklah sepertinya dia lupa bahwa dia tidak boleh berfikir atau kepalanya akan sakit lagi.
Cklek!
Terlalu lama, Luhan terlalu lama berdiskusi –atau mungkin berdebat?– dengan fikirannya sampai – sampai sudah ada seseorang di ambang pintu. Sepertinya kali ini dia tidak perlu berfikir tentang siapa orang itu, karena dia sangat ingat siapa yang menyebabkan dia dalam kondisi seperti ini.
Seseorang itu adalah wanita cantik yang membawa sherry tadi. Wanita itu memakai dress mini yang membuat dadanya sedikit menyembul keluar.
“Apa mereka terlalu keras memukulmu? Maaf, aku sudah berkata pada mereka untuk tidak terlalu menyakitimu. Tapi sepertinya mereka tidak mau dengar. Dan tolong jangan salahkan aku, lebih baik kau salahkan apoteker di samping rumahku. Karena dia kehabisan obat tidur, jadi aku terpaksa memakai cara kasar.”
“Kau! Apa maumu? Kita bahkan baru kenal semalam, eh, atau mungkin tadi malam? Entahlah aku tidak ingat. Yang jelas kita baru saja kenal. Dan kenapa kau mengikatku seperti ini?”
“Karena aku menyukaimu. Fufufu… tidakkah kau merasa beruntung? Disukai oleh wanita secantik diriku?” Kata wanita itu sambil berjalan perlahan menuju Luhan.
Luhan mulai berfikir bahwa gadis ini memiliki gangguan mental.
“Mungkin agak sulit, tapi lihatlah kebelakang. Mereka semua karya seniku.” Lanjut wanita itu dengan sedikit tergelak di akhir kalimat, yang menurut Luhan sangat mengerikan.
Dan Luhan kembali merutuki dirinya karena mau-maunya melihat ke belakang. Karena berkat pemandangan itu Luhan menjadi mual. Di belakang, terlihat tiga pria –mungkin memiliki usia yang sama dengannya– terikat dengan posisi yang sama dengan Luhan. Bedanya kepala mereka telah ditancapkan di atas tiang. Mereka semua di taruh dalam kotak kaca, yang menyebabkan baunya tidak sampai ke luar.
Tragisnya, begitu menoleh wanita tadi telah berada di depannya, dengan seringaian anehnya.
Chup~
Tanpa disangka wanita itu menyerang leher jenjang nan mulus Luhan. Meniggalkan bercak – bercak kemerahan di sana. Tidak hanya satu, ia membuat banyak tanda yang serupa di sana. Luhan menggigit bibir bawahnya, berusaha menahan suara – suara menjijikkan itu keluar dari mulutnya. Tapi akhirnya suara – suara itu berhasil lolos dari mulut Luhan.
“B-berhenti. Kumohon hentikan.” Dengan wajah memerah karena malu, Luhan menyelesaikan kalimatnya.
“Kenapa? Padahal aku yakin kau suka.” Ucapnya dengan pandangan menggoda.
“Apa maumu? Kenapa kau ahh~” Luhan kembali mendesah tatkala wanita itu meremas adik kecilnya di bawah sana yang masih berlapis celana. Luhan kembali menggigit bibir bawahnya sambil memejamkan matanya. Luhan mendapatkan sensasi yang menyenangkan dan rasa malu dalam saat yang bersamaan.
Perlahan wanita itu menghentikan pekerjaannya di bawah sana. “Kenapa kau menggigit bibir bawahmu? Lepaskan saja agar kau merasa nyaman.” Mendengar kalimat yang dilontarkan wanita itu, junior Luhan menegang. Ia membuka matanya dan menyesalinya, karena di depannya sekarang terpampang dengan jelas dada wanita itu yang membuat juniornya semakin terbangun.
Tolong jangan salahkan Luhan karena bagaimanapun juga Luhan tetap seorang pria normal yang akan tertarik melihat dada yang begitu besar dan kenyal itu.
Chup~ wanita itu kini mengecup bibir Luhan. Tangannya memegang tengkuk Luhan dan menekannya agar ia dapat lebih dalam mencicipi bibir itu.
Manis. Bibir wanita itu sangat manis. Baiklah Luhan sudah tidak tahan, bagaimanapun juga dia seorang pria normal. Dengan mengabaikan harga dirinya, ia mulai melumat bibir cherry itu dengan sangat ganas. Luhan mulai memasukkan lidahnya dan menjelajahi mulut wanita itu. Mengabsen satu persatu deretan gigi tersebut. Tak lupa wanita itu meremas – remas junior Luhan yang membuat Luhan semakin ganas menghabisi bibir tipis wanita itu.
Wanita itu, yang mulai kehabisan nafas mengakhiri ciuman panas mereka. Well, sebenarnya Luhan ingin menarik wanita itu agar tidak memutuskan kontak mereka, tapi dia tidak dapat melakukannya mengingat kondisinya yang dalam keadaan terikat.
“Kau menyukainya, kan?” Dengan tersenggal – senggal wanita itu menyelesaikan ucapannya. “Kau tahu, semua pria sama saja. Mereka selalu berlagak alim di depan, berpura – pura tidak menginginkannya. Padahal sebenarnya mereka ingin. Dan kau termasuk di dalamnya.” Wanita itu melanjutkan ucapannya dengan sedikit teratur.
Jlebb!!
Secepat kilat sebuah pisau telah menancap di dada kiri Luhan.
Dengan nada dingin dia melanjutkan, “Dan aku membenci orang – orang seperti itu. Selamat tinggal Xi Luhan-sshi.”

[FIN]

Don’t forget to RCL please ^0^

One comment

  1. ridadefitrialxmshs · January 16, 2015

    Pertama komen nih?? Seriusan?? :O FF nya keren.. Tpi sayang, gantung(?) Maukah Author-nim berbaik hati dan membuat Sequel??😀

Leave your comment and like if you like this story XD

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s